Beasiswa Aku Cinta Koperasi

Yogyakarta – Pada tahun ini, dalam rangka memperingati hari pendidikan Nasional Koperasi “Kopma UGM” menyelenggarakan Program Beasiswa Aku Cinta Koperasi. Beasiswa ini ditujukan untuk mahasiswa-mahasiswi ugm untuk membantu kebutuhan finansial dalam menunjang pendidikan. Penyeleksian beasiswa ini berlangsung selama satu bulan.

Tahap penyeleksian beasiswa ini terdiri dari dua tahap. Tahap pertama adalah seleksi administrasi, dimana para pendaftar beasiswa ini mengumpulkan berkas-berkas seperti formulir, sertifikat kegiatan, dan esai mengenai biodata diri pendaftar yang pengumpulannya berlangsung dari 2 sampai dengan 25 Mei 2016. Para pendaftar pun berasal dari hampir seluruh fakultas yang ada di Universitas Gadjah Mada. Selanjutnya adalah tahap wawancara yang berlangsung sejak 26 sampai dengan 30 Mei 2016. Terdapat 20 pendaftar yang mengikuti seleksi pada tahap ini.

Dari penilaian kedua tahap diatas, pada 31 Mei 2016 terpilihlah 12 calon penerima beasiswa Aku Cinta Koperasi. Rencananya, penyerahan resmi ini akan diadakan pada tanggal 17 Juni 2016. “ Antusiasme para mahasiswa terhadap beasiswa ini sangat baik, terlihat dari jumlah para pendaftar. Segala proses penyeleksian pun berlangsung lancar. Semoga beasiswa ini memberikan kebermanfaatan,” Ujar Woro Imas P selaku Staf Humas dan Gerakan.

Similar Posts

  • Oprec Pengelola Perpus

    [Open Recruitment]

    Oprec pengelola Perpustakaan Koperasi Kopma Ugm periode Juli -September 2016
    Persyaratan :
    1. Anggota Koperasi “Kopma UGM”
    2. Lunas simpanan wajib s/d September 2016
    3. Berkomitnen tinggi

    Yang berminat jadi puskawan, yang ingin nambah uang jajan, boleh banget mendaftarkan diri..

  • |

    Dear Internet, Ini Sekilas Tentangmu

    Dewasa ini, kehadiran teknologi dan internet sudah bukan menjadi hal asing bagi sebagian besar masyarakat. Tidak dapat dipungkiri bahwa teknologi dan internet yang terus berkembang, hampir menyentuh setiap sendi kehidupan. Hampir semua kebutuhan masyarakat dapat ditemui dalam bentuk digital karena adanya internet. Internet membuat kita tetap terhubung, bahkan seakan menghapus batasan ruang dan waktu yang ada. Globalisasi yang dikenal masyarakat merupakan buah hasil kehadiran internet yang amat besar dampaknya. Masyarakat perkotaan, generasi milenial, generasi Z, bahkan sudah menganggap internet sebagai sebuah kebutuhan primer, menyamai kebutuhan sandang, pangan, papan yang tidak bisa diabaikan. Oleh karena begitu pentingnya kehadiran internet di era sekarang, pemerintah Indonesia dan juga pihak swasta tengah gencar-gencarnya mengembangkan jaringan internet di negeri ini. Di tengah kondisi pandemi yang membuat mobilitas masyarakat terbatas di ruang nyata, tentu sangat terbantu dengan keberadaan internet.

    Internet sendiri merupakan sebuah jaringan luas yang menghubungkan komputer di seluruh dunia untuk saling terhubung, dengan bantuan beberapa jenis perangkat yang dapat diakses oleh banyak orang. Kemunculan internet menyimpan sejarah dan fakta unik dalam perjalanannya menemani dan hadir di tengah masyarakat. Internet telah digunakan oleh sebanyak 4,5 milyar orang di seluruh dunia berdasarkan data dari WeareSocial dan Hootsuite per-2020. Ini berarti pengguna internet telah mencapai lebih dari 60% populasi penduduk dunia. Indonesia sendiri masuk ke dalam daftar lima negara pengakses internet terbanyak di dunia, setelah Tiongkok di posisi pertama, kemudian dilanjutkan India, Amerika Serikat, dan Brazil. Fakta terkait jumlah pengakses internet di Indonesia sendiri tidak dibarengi dengan tingginya tingkat penetrasi yang ada. Di dunia sendiri, dari 200 lebih negara, hanya ada lima negara dengan tingkat penetrasi internet mencapai angka 99%.

    Ternyata di balik kehebatannya, internet mengalami perjalanan panjang sebelum menjadi seperti adanya sekarang. Konsep jaringan internet diawali pada tahun 1969 sebagai ARPANET yang dibangun oleh United States Department of Defense Advanced Research Projects Agency (ARPA). Kemudian pada tahun 1983, ARPANET menukar protokol rangkaian pusatnya, dari NCP ke TCP/IP, yang mana merupakan awal dari internet sebagaimana kita kenal hari ini. Internet masuk pertama kali ke Indonesia pada tahun 1988 melalui sebuah Internet Protocol (IP) yang didaftarkan oleh Universitas Indonesia. Istilah berselancar di internet atau surfing in the internet pertama kali muncul pada tahun 1992 oleh Jean Armour Polly. Dengan browser pertama yang diperkenalkan adalah Mosaic pada tahun 1993. Vinton Cerf dan Bob Kahn mulai mengembangkan protokol pertukaran data, dengan terciptanya banyak Domain Name System (DNS) yang dapat disesuaikan, seperti .edu, .gov, .com, .mil, .org, .net, dan .int. Berkat jasanya ini Cerf dan Kahn disebut-sebut sebagai Bapak Internet Dunia.

    Media sosial merupakan salah satu bentuk inovasi karena adanya internet. Munculnya jejaring sosial ini dimulai dari kemunculan Friendster pada tahun 2002, kemudian semakin berkembang setelah di tahun 2004 Facebook lahir. Dari 4,5 miliyar pengguna internet dunia, 3,8 milyarnya sudah menggunakan media sosial. Data ini telah menunjukkan bahwa hampir seluruh pengakses internet mengenal dan memiliki sebuah akun media sosial. Berbagai informasi dan fitur menarik yang dihadirkan media sosial membuat sebagian besar penggunanya betah dan nyaman berjam-jam berselancar di dalamnya. Pengguna internet rata-rata dunia menghabiskan waktu selama 6 jam 43 menit, dengan waktu online pada media sosial selama 2 jam 24 menit setiap harinya. Jika disamakan dengan waktu belajar, itu setara dengan dua sampai tiga SKS di perkuliahan. Terkadang kemudahan dan kemenarikan berbagai fitur yang dihadirkan internet membuat masyarakat ketergantungan hingga kecanduan akannya. Bahkan internet acap kali disebut telah menjadi “penguasa” dunia masyarakat modern.

    Tidak dapat dipungkiri, internet memberikan kontribusi yang sangat besar kepada kehidupan masyarakat modern. Dampak positif yang ada juga dibarengi dengan dampak negatif di sisi lainnya. Keberadaannya sekarang ini jelas semakin dirasakan oleh masyarakat dunia. Hadirnya membuat keadaan selama pandemi Covid-19 menjadi tidak seburuk yang dibayangkan. Masyarakat yang terpaut akan jarak, tetap bisa bertemu dan menyapa di ruang virtual. Kegiatan belajar dan bekerja tentu dimudahkan dengan bantuannya. Internet bak penyelamat di tengah pandemi untuk tetap dapat terhubung dengan cepat dan mudah. Keterhubungan yang diciptakan oleh internet membuat masyarakat di tengah pandemi tetap dapat menjalankan rutinitas dan mendapat hiburan. Berbicara mengenai internet sepertinya tidak akan pernah ada habisnya. Mungkin ke depannya berbagai inovasi lain akan terus datang guna mempermudah kehidupan manusia. Bayangkan jika saja hari ini internet belum hadir, besar kemungkinan kalian tidak akan pernah membaca tulisan ini.

    (ayu pratiwi)

    Sumber foto: baktikominfo.id

  • |

    Menyikapi Covid-19 di Antara Kita ke Depannya

           

    Semenjak Virus Corona datang menghampiri akhir tahun 2019 hingga kini, sebagian besar masyarakat masih merasakan ketakutan, kebingungan, dan perasaan negatif lainnya. Virus Corona yang berasal dari Kota Wuhan, China merupakan virus jenis baru dari keluarga virus yang menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan. Virus Corona jenis baru ini diberi nama Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-COV2), dengan penyakitnya dikenal dengan nama Coronavirus Disease-2019 (Covid-19), yang menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan, infeksi paru-paru berat, hingga kematian. Virus ini bisa menyerang siapa saja, mulai dari anak kecil, ibu hamil, hingga lansia. Penyakit Covid-19 diyakini oleh para ahli kesehatan tidak begitu tinggi tingkat persentase kematiannya dari pada virus lain seperti SARS dan MERS, namun menjadi sangat berbahaya karena tingkat penyebarannya yang sangat mudah dan cepat dibandingkan virus lainnya. Hampir seluruh negara di dunia turut menjadi korban dari penyebaran Covid-19, dengan jumlah kasus per-1 Juli 2020 telah mencapai sebanyak 10.583.878 orang.

    Covid-19 bukan hanya menjadi masalah kesehatan, namun juga menyerang berbagai sektor kehidupan masyarakat dunia. Permasalahan kesehatan menjadi hal utama yang diutamakan penanganannya, guna dapat menangani permasalahan lain yang membuntuti. Covid-19 turut mengubah struktur sosial masyarakat, karena turut mengacaukan tatanan perekonomian. Seperti dalam salah satu artikel berita Tirto.id (10/07/2020) menyebutkan bahwa perilaku sosial masyarakat berubah, begitu pun kohesi sosial, cara (usage), kebiasaan (folkways), tata kelakuan (mores), dan adat istiadat (custom) turut beradaptasi di tengah kondisi pandemi ini. Penekanan laju penyebaran virus sejauh ini dilakukan dengan melakukan pembatasan sosial. Namun, pembatasan sosial yang dianjurkan pemerintah telah memaksa sebagian masyarakat berada di rumah saja, menyimpan permasalahan dalam hal ekonomi sosial masyarakat. Banyak pihak merasa dirugikan dengan dilakukannya pembatasan sosial.

    Telah berbulan-bulan kita dipaksa untuk berdiam diri di rumah sebagai bentuk pembatasan sosial, mencegah penyebaran yang makin meluas. Interaksi dilakukan sebagian besar secara daring dengan bantuan teknologi internet. Kegiatan seperti saling sapa, mengobrol, belajar, bekerja, kegiatan hiburan seperti penyelenggaraan konser, dan seminar dilakukan dari rumah masing-masing. Masyarakat yang masih dibuat kebingungan dengan ketidakpastian kapan semua permasalahan kesehatan ini dapat berakhir, mulai menganggap enteng hingga menjadi apatis dan sudah melakukan banyak kegiatan di luar secara bebas. Karena itulah pemerintah di banyak negara telah mengusung konsep hidup darurat pandemi dengan menerapkan tatanan kehidupan normal baru atau new normal sebagai jawaban alternatif dari kondisi ini.

    Kenormalan baru atau new normal adalah transformasi perilaku hidup masyarakat dalam menjalankan aktivitas normal, namun dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Di Indonesia sendiri masih banyak terjadi polemik terkait kebijakan diterapkannya tatanan kenormalan baru atau new normal. Pasalnya, banyak pihak seperti ahli kesehatan yang merasa pelaksanaan new normal akan meningkatkan jumlah kasus. Hal ini dikarenakan masih banyaknya pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan masyarakat ketika melakukan kegiatan di luar rumah. Kebijakan terkait protokol kesehatan yang dimaksud pemerintah di sini adalah berupa kewajiban dalam mengenakan masker di tempat umum, menjaga jarak aman, rajin mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, hindari menyentuh wajah, menerapkan etika batuk dan bersin, isolasi mandiri, dan menjaga kesehatan fisik dengan penerapan pola hidup sehat.

    Masyarakat dalam memasuki tatanan kehidupan normal baru dituntut untuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Peran pemerintah sangatlah penting sebagai aktor utama dalam penanganan masalah pandemi, namun kedisiplinan masyarakat juga turut menjadi kunci suksesnya penerapan kenormalan baru. Langkah-langkah tepat dan terencana patut dipertimbangkan dalam meninjau pelaksanaan kenormalan baru di negara kita, mengingat kurva laju kasus sampai saat ini masih belum melandai.  Bimbingan dari pemerintah melalui setiap kebijakannya sangat diharapkan masyarakat menjadi penyelamat. Kerentanan sosial yang terjadi di masyarakat diharapkan dapat berangsur membaik dengan mulai dibukanya kembali berbagai sektor yang sebelumnya ditutup. Jangan sampai penerapan tatanan kenormalan baru atau new normal akan berbalik menjadi pisau yang menambah peliknya bencana. Tatanan kenormalan baru diingatkan bukan sebagai euforia, namun lebih kepada pembaharuan adaptasi yang harus disiplin dilakukan.

    Terapkan protokol kesehatan yang dianjurkan di mana pun kita berada, termasuk ketika akan berbelanja ke Koperasi “Kopma UGM”. Selalu memakai masker dan bawa hand sanitizer kalian ke mana pun kalian pergi. Jaga jarak aman juga penting. Tidak apa aku dan kamu berjarak secara fisik karena Covid-19, asalkan batin kita selalu dekat. Seperti kata Pak Jokowi dalam pidatonya kemarin “Perasaan kita harus sama” dalam memerangi Covid-19, agar bencana pamdemi segera berlalu. Ke depannya tetap disiplin dan patuhi anjuran kebijakan pemerintah, hingga vaksin atau obat untuk penyakit Covid-19 berhasil ditemukan, dan bisa didapatkan di rumah sakit terdekat. Untuk itu, aku, kamu dan kita semua harus tetap optimis dan yakin dapat melewati ini ke depannya.

     

    Sumber foto: Inisiatifnews.com

    (Ayu Pratiwi)

  • HTM Mei

    poster cetak

    [HTM MEI]

    Lirikan matamu, menarik hati…

    Lirik apa tuh?? Dari pada lirik sana lirik sini, yuuks… lirik Gamashirt!

    Merchandise exclusive khas UGM Gamashirt diskon 10% khusus untuk Anggota Kopma UGM!

    Kamu anak kopma? ayo segera beli, sebelum kehabisan karena dilirik orang lain!

    #kopmaclosetoyou #makincinta #htmmei #Gamashirt

    Laprak+proposal+makalah semakin numpuk menjelang UAS? Hiks

    Kuyy.. siapkan amunisimu!
    Beli alat tulis ke Swalayan Kopma UGM aja. Ada diskon 10% untuk barang-barang tertentu ATK lhooo dan ada diskon 5% untuk produk tertentu. Setiap hari lhooo…

    #kopmaclosetoyou #amunisiATK #htmmei #SwalayanKopmaUGM

    Wahai anggota Kopma yang sedang kelaparan
    Untuk sejenak saja
    Singgahlah engkau ke rumahmu
    Melepas rindu dan mengisi perutmu

    Tapi tetap sayangi dompetmu wkwk

    Potongan harga di Kafetaria untuk anggota Kopma yang dulu cuma weekend kini hadir setiap hari lhooo

    #kopmaclosetoyou #kenyang+hemat #htmmei #KafetariaKopmaUGM

    Mengirim barang baik melalui JNE atau POS mahal?

    Ke Warpostel Kopma UGM aja….
    Karena kamu (Anggota Kopma UGM) akan dapat diskon 5% setiap hari lhooo

    Tidak hanya janji tapi ada bukti. Buktikan saja!

    #kopmaclosetoyou #Kirimurah #htmmei #WarpostelKopmaUGM

    Tadaaaaa
    Gak puas kalo diskonnya cuma weekend? Calm guys..

    Berlaku mulai hari ini! Selama bulan Mei diskon HTM semua divisi Kopma UGM berlaku setiap hari!!!!

    Cuma buat kamu.. Iyaaa kamu..
    Kopma member

    Buktikan ke-Kopma-an mu wahai kopmania wkwkwk

    #kopmaclosetoyou #makincinta #htmmei #Gamashirt #KafetariaKopmaUGM #WarpostelKopmaUGM #SwalayanKopmaUGM

  • | |

    Sedang Tidak Baik-baik Saja? Inilah Beberapa Hal yang Harus Kamu Lakukan

    Sumber: https://www.istockphoto.com/id/foto-foto/stressed-student

    Belakangan ini kita dikejutkan dengan peristiwa yang sangat menyayat hati. Salah satunya adalah insiden bunuh diri yang menewaskan mahasiswa UGM pada Sabtu, 8 Oktober 2022 silam. Dilansir dari beberapa sumber, korban memiliki riwayat pemeriksaan psikologis dan sempat melakukan konseling. Melalui pernyataan ini, pihak kepolisian menyimpulkan bahwa korban memiliki mental issue yang sudah terpendam lama dan ini menjadi salah satu faktor korban melakukan tindak bunuh diri. Pihak kampus dan fakultas pun mengambil tindak selanjutnya untuk lebih memperkuat pelayanan konseling bagi mahasiswa.

    Berkaca dari peristiwa tersebut, kita dapat melihat bahwa hidup di masa sekarang begitu sulit dan tekanan yang dihadapi juga meningkat. Masalah sosial ini juga terus menerus menjadi parah seiring dengan meningkatnya ekspektasi dan standar masyarakat untuk mencapai kesuksesan. Sehingga, tidak heran jika banyak orang yang mengeluhkan bahwa hidup mereka tidak berjalan sesuai harapan. Akibatnya, timbul stress hingga gangguan mental yang menyebabkan hidup mereka tidak tertata. 

    Ketika sedang tidak baik-baik saja, ada beberapa hal yang mungkin dapat membantu kita untuk melepas stress yang sedang dialami. Hal paling esensial yang harus kita lakukan adalah menenangkan diri. Kita dapat memulainya dengan menghindar dari keramaian dan mencari tempat yang sunyi dan nyaman. Tarik nafas dalam dan keluarkan secara perlahan. Kemudian, kita tidak perlu melakukan apa-apa, namun tetap berusaha untuk tidak overthinking atas segala hal yang telah terjadi. 

    Menenangkan diri juga dapat dilakukan dengan meditasi ataupun beribadah agar perasaan menjadi lebih tenang. Kegiatan ini melatih kita untuk menjadi lebih fokus, berpikiran positif, dan menjaga kestabilan emosi. Selain itu, kita perlu menanamkan mindset untuk tidak bereaksi berlebihan terhadap suatu hal. Ini dapat disebut dengan praktik mindfulness. Praktik ini dilakukan dengan memfokuskan diri kita pada hal yang terjadi saat ini tanpa mengkhawatirkan secara berlebih tentang masa depan dan masa lalu. 

    Langkah selanjutnya yang juga sangat penting dilakukan adalah dengan mengungkapkan perasaan dan emosi. Dalam hal ini, kita dapat melakukannya dengan berbagai cara seperti berbicara dengan orang terdekat, menulis di buku harian, menggambar, dll. Bentuk-bentuk pengungkapan emosi begitu banyak dan dapat disesuaikan dengan kondisi dan kenyamanan tiap orang. Apabila cara-cara di atas belum dapat sepenuhnya membantu, pergi ke psikolog atau psikiater menjadi langkah yang tepat. Mencari bantuan profesional dapat membantu menyederhanakan pikiran-pikiran buruk dan masalah yang sedang dihadapi. Saat ini, kampus menyediakan layanan konseling psikologi bagi mahasiswa yang membutuhkan pertolongan. Salah satunya adalah di Unit Konsultasi Psikologi di Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada. Selain itu, beberapa fakultas lainnya juga membuka layanan psikologi.

    Cara-cara di atas merupakan beberapa tips yang diharapkan dapat membantu teman-teman untuk meringankan beban dan masalah yang sedang dialami. Tidak perlu merasa takut dan sedih ketika hari-hari kita menjadi buruk dan tidak sesuai ekspektasi karena suatu saat nanti kita akan mendapatkan kebahagiaan dengan cara dan waktu yang tidak disangka-sangka. Jangan ragu untuk mulai mengungkapkan emosi dan keluh kesah karena kita tidak sendirian.