Audiensi cabang Koperasi “Kopma UGM” dengan FMIPA

Yogyakarta – Selasa (24/5), berlangsung audiensi antara Pengurus-Staf Koperasi “Kopma UGM” dengan dengan Prof. Drs. Mudasir, M.Eng., Ph.D. (Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengembangan, dan Kerja Sama FMIPA UGM) dan Bapak Mantoro (Bidang kerja sama kantin FMIPA UGM). Bertempat di Ruang Sidang FMIPA UGM, audiensi ini bertujuan untuk melaporkan perkembangan foto kopi cabang Koperasi “Kopma UGM” di di Fakultas MIPA.

“Kami berterima kasih karena Koperasi “Kopma UGM” telah berkontribusi untuk kami dan mahasiswa kami. Mudah-mudahan kerja sama yang saling menguntungkan ini terus berlanjut,” ujar Prof. Drs. Mudasir, M.Eng., Ph.D. saat menutup audiensi.

Similar Posts

  • |

    Perwira Muda sebagai Kunci Indonesia Emas 2045

    Diselenggarakan oleh Koperasi “Kopma UGM”, Webinar Gebyar Perwira Nasional 2020, menghadirkan dua bahasan tema yang relevan dengan wirausaha dan perekonomian masa kini. Mengusung tema “Mencetak Wirausahawan Muda Sukses dan Berkualitas dalam Menyongsong Indonesia Emas 2045”, sebagai webinar kedua, yang berlangsung pada 28 November 2020. Ditemani moderator webinar, Wildan Dwi Cahyadi, pembicara Dr. Rangga Almahendra, S.T., M.M menyampaikan materi menarik selama kurang lebih 1,5 jam.

    Dr. Rangga berbagi tips dan trik terkait strategi kewirausahaan untuk para peserta webinar, yang kerap disapanya sebagai “perwira”. Wirausahawan ialah orang-orang pemberani layaknya jendral atau perwira dalam dunia bisnis. Penting untuk seorang wirausahawan mengetahui kunci untuk memenangkan sebuah kompetisi, yaitu perihal mengenal diri sendiri dan situasi. Bisnis bukan sekadar keinginan pribadi, tapi lebih kepada melihat situasi dan juga peluang. Menurut Dr. Rangga bisnis lebih mudah mencapai sukses ketika berhasil menghasilkan solusi dari permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat.

    Skala prioritas menjadi penting untuk dimiliki wirausahawan, dengan susunan skala urgensi dan skala important. Bisnis adalah tentang bagaimana seorang wirausahawan memposisikan dirinya di pasar. Memposisikan diri di tempat yang memiliki peluang pendukung keberlangsungan usaha. Kerja sama dan kolaborasi dapat menjadi pilihan untuk mengoptimalkan peluang pasar yang ada.

    Banyak bercerita tentang pengalaman beliau dalam bekerja, baik sebagai tenaga pendidik, ataupun wirausahawan, Dr. Rangga berbagi banyak sebagai pembelajaran. Berwirausaha bukan sekadar untuk hidup, tapi lebih pentingnya adalah untuk menghidupi. “Jangan terlalu fokus pada produk, tapi fokuslah pada kompetensi. Karena kompetensi itu layaknya akar yang kuat untuk menunjang hasil setelahnya” terang Dr. Rangga dengan tegas. Seorang wirausahawan diharapkan fokus pada benefit bukan hanya berpacu meraih profit.

    Ketersediaan modal menjadi faktor penghambat utama dalam berwirausaha. Uang, aset bangunan, sumber daya alam, mesin dan lainnya menjadi modal, namun bukan yang utama. Modal yang paling berharga adalah human capital, yang tidak akan terdepresiasi bahkan ketika ia sering digunakan. Sebaliknya, ketika semakin diasah, human capital akan semakin memiliki nilai. Inovasi dan kreativitas menjadi dasar keunggulan yang dimiliki human capital. Seorang wirausahawan harus bisa menciptakan value atau nilai dalam bisnisnya. Formula yang dapat diterapkan dalam mengembangkan human capital yang berkualitas adalah dengan mencari cara unik dan berbeda, serta mendekatkan diri kepada masyarakat untuk melihat peluang.

    Berbagai usaha yang dirintis oleh Dr. Rangga banyak berkaitan dengan peningkatan ilmu dalam berwirausaha dan mengelola keuangan untuk menuju kehidupan yang lebih sejahtera. Kekuatan take and give dapat mendukung dalam menjadi landasan berbisnis. Semakin banyak solusi yang ditawarkan untuk masyarakat akan membawa lebih banyak kebaikan untuk pengembangan bisnis yang didapat dari masyarakat pula.

    Kunci pendukung dan pembangunan perekonomian Indonesia agar dapat menuju Indonesia Emas 2045 adalah tetap pada bagaimana human capital yang ada. Inovasi dan kreativitas yang dimiliki oleh generasi muda bangsa dapat menjadi senjata menuju perwujudan hal tersebut.  Cita-cita mulia Indonesai Emas 2045 harapannya bukan hanya sekadar angan, namun mimpi yang harus direalisasikan. “Cara untuk mewujudkan semua mimpi adalah dengan cara bangun terlebih dahulu” menjadi pesan penutup Dr. Rangga untuk para perwira, peserta webinar.

     

    (ayu pratiwi)

     

     

  • Laporan Tri Wulan Koperasi “Kopma UGM”

    Yogyakarta – Prinsip ketiga Koperasi “Kopma UGM” yaitu pengawasan secara demokratis oleh anggota. Prinsip tersebut diimplementasikan, salah satunya, dengan menyelenggarakan laporan setiap tri wulan (laptri) yang diadakan oleh pengawas Koperasi “Kopma UGM”. Pengawas, dalam menyelenggarakan laptri dibantu oleh tim kerja pengawas (TKP) yang dibawahi langsung oleh pengawas.
    Laporan tri wulan pertama dilaksanakan pada 23 April 2016 bertempat di Ruang Anggota Koperasi “Kopma UGM”. Laptri bertujuan untuk mengetahui progress Kepengurusan-Staf Koperasi “Kopma UGM” selama tiga bulan. Terutama, karena laptri ini merupakan laptri pertama dalam Kepengurusan-Staf Koperasi “Kopma UGM” 2016/2017.
    Laptri dibuka oleh salah satu anggota tim kerja pengawas. Laporan pertama disampaikan oleh Ufairoh Nurulhayah, Ketua Umum Koperasi “Kopma UGM”, yang menyampaikan laporan fungsi manajemen organisasi dan laporan departemen risbang yang dibawahi langsung oleh Ketua Umum. Laporan bidang yang pertama disampaikan oleh Kabid PSDA, Rizka Siwi Margianti. Laporan selanjutnya diikuti oleh Bidang Bisnis, Bidang HRD, Bidang Keuangan, Bidang Humas dan Gerakan, dan Bidang Administrasi. Laporan tersebut disampaikan oleh masing-masing kepala bidang.
    Peserta laporan tri wulan tentunya merupakan anggota Koperasi “Kopma UGM”. Laptri akan sah bila jumlah peserta memenuhi quorum. Anggota yang hadir pada laptri pertama melebihi quorum yang telah ditentukan. Suasana tertib dan nyaman mendukung terlaksananya laptri yang kondusif. Banyak pertanyaan muncul dari anggota, terutama karena keingintahuan anggota akan progress yang dilakukan Kepengurusan-Staf yang baru dan apa yang akan mereka lakukan selanjutnya.
    Setiap laporan tri wulan mempunyai penghargaan bagi bidang yang telah melaksanakan pekerjaannya dengan baik. Berdasarkan hasil quesioner yang dibagikan sebelum laptri, Bidang Administrasi meraih perolehan bidang terbaik pada tri wulan pertama. Selain itu, pemenang sayembara pengawas dimenangkan oleh Anjar Pramesty dan Fiky Nihayatu Muna.

  • Jambore Koperasi Nasional

    Bogor (10/09), Bulan September ini Koperasi “Kopma UGM” mendapatkan kesempatan untuk mengikuti kegiatan Jambore Koperasi Nasional yang diselenggarakan oleh Deputi Kelembagaan Kementrian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. Delegasi dari Koperasi “Kopma UGM” diwakili oleh Akhmad Mudhaqir (Ketua Bidang Bisnis) dan Alan Griha Yunanto (Ketua Pengawas). Delegasi  dari D.I. Yogyakarta selain Koperasi “Kopma UGM” diwakili juga oleh TPKU SMK PIRI 1 Yogyakarta dan TPKU SMK Muhamadiyah Playen Gunung Kidul. Kegiatan Jambore Koperasi Nasional diselenggarakan tiga hari 8-10 September 2015. Acara Jamkopnas 2015 ini dilaksanakan di Jambuluwuk Boutique and Resort Ciawi Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

    Kegiatan Jamkopnas 2015 ini membidik sasaran yang berbeda dari tahun lalu, yakni koperasi pemuda dan TPKU (Tempat Praktek Kerja Usaha). TPKU ini merupakan program dari Kementrian Koperasi dan UKM untuk sekolah-sekolah yang dimaksudkan agar meningkatkan ketrampilan kerja. Hari pertama, diisi oleh materi-materi in class yang diisi oleh Kementrian Koperasi  dan UKM. Materi-materi yang disampaikan terkait dengan kondisi koperasi sekarang ini hingga persiapan menghadapi MEA, koperasi sebagai badan hukum.  Hari kedua, peserta Jamkopnas 2015 diberikan materi bisnis plan dan dilakukan lomba bisnis plan antar peserta. Acara puncak Jamkopnas 2015 ini diadakan pada malam hari ditutup oleh Asisten Deputi Bidang Kelembagaan Koperasi dan UKM dan dilanjutkan acara perenungan dan ramah tamah.

    Beberapa informasi penting juga disampaikan pada acara Jamkopnas 2015 yang diikuti oleh 40 TPKU seluruh Jawa dan 40 koperasi pemuda seluruh Jawa. Kementrian Koperasi dan UKM mempunyai program-program strategis untuk mengembangkan wirausaha-wirausaha baru seperti memberikan bantuan untuk membentuk TPKU. Harapannya sekolah-sekolah juga dapat mengakses program-program ini untuk praktek kerja siswanya. Selanjutnya program-program kewirausahaan nasional yang setiap tahun akan diadakan dan disebarkan keseluruh provinsi di Indonesia. Selain itu kementrian juga mempunyai program-program untuk membantu sokongan modal melalui dana bergulir. Kesemuanya ini dapat diakses melalui Kementrian Koperasi dan UKM

    Acara Jamkopnas 2015 ini penting diadakan setiap tahunnya karena manfaat dari acara seperti ini bagi koperasi bisa sharing satu dengan yang lain, sehingga perputaran informasi antar koperasi di Indonesia terjadi dengan baik. Namun beberapa catatan penting untuk perbaikan acara ditahun berikutnya salah satunya adalah bagian koordinasi event organizer yang perlu diperbaiki karena persiapan-persiapan yang kurang matang. Selain itu supaya dampaknya lebih luas undangan juga ditujukan untuk seluruh provinsi di Indonesia. Karena Indonesia tidak hanya Jawa, tetapi Indonesia adalah kita semua dari 34 provinsi.

  • Diskusi Terbuka Pengawas

    Yogyakarta, KOPMA UGM, Pengawas Koperasi “Kopma UGM” telah mengadakan diskusi terbuka pada hari Selasa (16/6) di Green Grass Gelanggang UGM. Diskusi terbuka ini bertujuan untuk menjaring aspirasi anggota berkaitan dengan permasalahan yang ada di Koperasi “Kopma UGM”, khususnya fungsi keanggotaan.
    Diskusi yang dimoderatori oleh Alan Griha Yunanto selaku ketua pengawas Koperasi “Kopma UGM”. Pada diskusi kali ini juga menghadirikan Anjar Pramesty, Intan Chandra Al Hakim, dan Rizka Siwi Margianti selaku staf PSDA. Diskusi Terbuka kali ini secara spesifik membahas mengenai publikasi dan konten acara yang diselenggarakan oleh bidang PSDA masih kurang menarik dan belum dapat dijangkau oleh seluruh anggota, baik itu anggota lama maupun baru.
    Menurut Rusli sebagai salah satu peserta diskusi mengatakan, “Diskusi yang diadakan pengawas merupakan salah satu progam kerja yang cukup baik dan harapannya acara ini dapat terselenggara tidak hanya beberapa kali saja, namun rutin dilakukan tiap bulan agar terjalin kedekatan antara kepengurusan-staf dengan anggota”.
    Output dari diskusi terbuka kali ini berupa rekomendasi yang akan diberikan pada bidang PSDA guna meningkatkan kinerja sehingga target-target yang terdapat dalam BSC dapat tercapai,” ujar Alan Griha Yunanto yang diwawancarai seusai acara diskusi.

  • | | |

    Sangat Memudahkan dan Nyaman, Ayo Simpan Uang Kalian ke Bank!

    Sumber: Videvo

    Dalam kehidupan sehari-hari, keuangan adalah salah satu aspek paling penting yang harus diperhatikan. Keuangan sangat berkaitan dengan bagaimana kita mengatur segala pengeluaran dan pemasukan untuk memenuhi kebutuhan dan bertahan hidup. Sehingga sangat diperlukan konsep “menyimpan uang” dalam sebuah wadah yang aman. Apabila kasusnya adalah uang dengan jumlah sedikit, menabung melalui celengan adalah solusinya. Namun, bagaimana jika kita memiliki uang yang jumlahnya mencapai jutaan rupiah? Akan sangat tidak mungkin bagi kita untuk menyimpannya di dompet atau hanya dalam celengan gerabah. Dengan begitu, kita sangat membutuhkan bank sebagai lembaga untuk menyimpan uang.

    Dengan segala kemudahan dan kenyamanannya, bank menjadi salah satu lembaga yang selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. Tidak dipungkiri, bahkan di daerah yang jauh dari keramaian kota pun, bank juga sangat diperlukan kehadirannya. Seiring dengan perkembangan zaman, pemindahan uang dalam jumlah besar menjadi hal yang krusial saat ini. Tentu saja hal ini tidak dapat dilakukan secara manual mengingat uang yang akan dibawa menuju ke bank sangatlah banyak. Sehingga hadirnya bank menjadi salah satu solusi untuk masalah ini. Selain, berguna untuk menyimpan dan mengamankan uang, bank juga memiliki beberapa manfaat dan kelebihan yang memudahkan nasabahnya dalam hal yang berkaitan dengan keuangan.

    Dari segi keamanan, bank dapat menjadi tempat penyimpanan uang yang aman dan dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan. Masyarakat tidak perlu meragukan lagi keamanan dari bank apabila terdapat masalah. Dari segi fitur dan fasilitas, bank menyediakan fitur transfer melalui mesin ATM. Selain itu, kita juga bisa melakukan pemindahan uang tanpa pergi keluar seperti menggunakan aplikasi M-banking ataupun internet banking. Dengan menggunakan fitur ini, kita dapat mengelola pengeluaran dan pemasukan walaupun dalam keadaan terburu-buru.

    Bank juga kerap kali menawarkan benefit bagi para nasabahnya. Selain uang kita menjadi terkumpul dalam kondisi aman, nasabah juga mendapatkan bunga ataupun bagi hasil dalam setiap waktu tertentu. Dalam beberapa kesempatan pun, bank juga memberikan undian hadiah bagi nasabahnya agar tertarik untuk tetap bertahan untuk menabung di sana.

    Nah, itu tadi beberapa manfaat dan benefit yang didapat oleh nasabah ketika menabung. Jangan ragu-ragu untuk menyimpan uang di bank ya!