Yogyakarta – Menyambut hari koperasi dunia pada 2 Juli 2016, Koperasi “Kopma UGM” menyelenggarakan kuis bertemakan: Kenali Aciko, Kenali Koperasi “Kopma UGM”. Kuis ini bertujuan untuk mengenalkan peserta kepada koperasi khususnya Koperasi “Kopma UGM” melalui Aciko. Aciko si lebah merupakan maskot Koperasi “Kopma UGM” yang telah ada sejak tahun 2014. Melalui kuis ini, peserta diajak untuk lebih ngepoin tentang Aciko dan Koperasi “Kopma UGM”.
Voucher belanja senilai Rp 150.000 untuk dua orang merupakan hadiah dari kuis ini. Adapun ketentuan mengikuti kuis ini yaitu:
1. Susun huruf acak yang tertera pada poster dan jawab pertanyaannya.
2. Lihat cooperative profile Koperasi “Kopma UGM” untuk dapat jawabannya di Cooperative Profile Koperasi “Kopma UGM”
3. Kirim jawabanmu ke FB/IG Koperasi “Kopma UGM” @kopmaugm beserta hashtag #AkuCintaKoperasi #kopmaUGM
4. Tag temen kamu sebanyak-banyaknya
Batas pengiriman sampai 30 Juni 2016, pengumuman pemenang tanggal 1 Juli 2016 di media sosial Koperasi “Kopma UGM”. Pemenang akan dihubungi lebih lanjut oleh Bidang Humas dan Gerakan.
Yogyakarta- 22 Maret 2015, bidang Pengembangan Sumber Daya Anggota (PSDA) mengadakan follow up diksar di Ruang Anggota Koperasi “Kopma UGM” pada tanggal 21 Maret 2015 pukul 15.30—17.30 WIB dan dihadiri oleh sepuluh orang yang terdiri dari panitia dan peserta pendidikan dasar koperasi (diksarkop) 110.
Acara follow up diksar pada kali ini diisi dengan kegiatan Kopma One atau K-One. Kegiatan K-One sendiri adalah suatu kegiatan merangkum ulang materi-materi yang telah disampaikan pada saat diksar sebelumnya mengenai pengetahuan dasar seputar koperasi dan Koperasi “Kopma UGM”.
Menurut Anjar Pramesty selaku staf PSDA Koperasi “Kopma UGM” periode 2015/2016 mengatakan, “Tujuan diadakannya follow up diksar yakni untuk lebih memperkuat tali persaudaraan antara panitia, peserta diksar serta mengingat-ingat kembali yang telah diperoleh seputar koperasi dan Koperasi “Kopma UGM.”
Pukul 15.30 WIB acara dimulai pembukaan dan dipandu oleh MC dari perwakilan dari gugus komunitas Speaking Club (SC) Koperasi “Kopma UGM”. Seusai pembukaan, acara dilanjutkan dengan acara inti yakni K-One.
Setelah melalui proses seleksi yang cukup panjang akhirnya terpilihlah juara pertama dan kedua dalam ajang K-One yakni Annisa Ulfa Rahma sebagai juara pertama dan Merryna Anggriani sebagai juara kedua.
Selamat untuk juara K-One dalam rangka follow up diksarkop 110. Semoga ke depannya menjadi kader-kader koperasi yang militant dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat luas. (Humas Koperasi “Kopma UGM” / Rusli Akhmad Junaedi).
Yogyakarta-Kamis, 26 Februari 2015 bidang Pengembangan Sumber Daya Anggota (PSDA) Koperasi “Kopma UGM” periode 2015/2016 kembali mengadakan acara yakni berupa upgrading untuk Pandiksarkop (Panitia Pendidikan Dasar Koperasi) ke-110. Upgrading untuk Pandiksar 110 dilaksanakan pada tanggal 25 Februari 2015 di Ruang Sidang Koperasi “Kopma UGM” pukul 18.30-selesai dan diikuti oleh 13 orang.
Mengapa upgrading untuk Pandiksar 110 perlu diadakan? Menurut Anjar Pramesty selaku Staf PSDA Koperasi “Kopma UGM” periode 2015/2016 yang diwawancara via facebook menyatakan “Setiap kepanitiaan pasti ada titik jenuhnya, padahal seharusnya job desk masih terus diselesaikan. Titik jenuh itu cukup bisa menurunkan kinerja panitia. Maka dari itu, upgrading menjadi sarana refreshing yang dapat memotivasi panitia untuk terus meningkatkan kinerja panitia”.
Upgrading Pandiksar 110 kali ini diisi oleh Anindityo Dwiprakoso (Mas Tyo) dan Prasetya Kurniawan (Wawan) dari Trainer Community (TC) Koperasi “Kopma UGM”. Materi yang disampaikan pertama-tama adalah ice breaking yang disii oleh Wawan lalu dilanjutkan dengan game dari Mas Tyo untuk mengurutkan jati diri koperasi (sejarah dan identitas) dan nama-nama kepengurusan-staf Koperasi “Kopma UGM” periode 2015/2016.
“Pandiksar seru banget bisa masuk ke dalam game dengan baik. Mereka tampak antusias meskipun ngantuk-ngantuk,” ungkap Anjar Pramesty. Selain itu, Anjar Pramesty juga berharap “Setelah upgrading ini, harapannya pandiksar semakin kompak dan bisa lebih maksimal dalam menjalankan job desk,” tuturnya. (Humas Kopma UGM/Rusli Akhmad Junaedi).
Kuliah Kerja Nyata atau KKN menjadi salah satu mata kuliah yang wajib diikuti oleh beberapa mahasiswa di kampus tertentu. Mata kuliah ini dapat dikatakan berbeda dengan mata kuliah lainnya. Biasanya mahasiswa dalam mata kuliah tertentu hanya diminta untuk mendengarkan kuliah, melakukan presentasi, mengerjakan kuis dan tugas, dll. KKN adalah bentuk nyata dari apa yang telah mahasiswa pelajari selama di bangku kuliah sejak semester awal. Tidak hanya mencakup mata kuliah yang diajarkan, namun kemampuan sosial yang telah dipelajari selama kuliah akan terpakai selama KKN. Tentunya, mahasiswa perlu memperhatikan beberapa hal dalam mempersiapkan KKN. Berikut tips dan trik yang harus diperhatikan bagi mahasiswa dalam menyambut KKN.
1. Mempersiapkan fisik dan mental
Fisik dan mental adalah dua hal fundamental yang harus diperhatikan oleh seorang manusia. Tanpa kekuatan fisik, manusia tidak dapat melakukan pekerjaan dengan baik. Begitu pula dengan kondisi mental. Kesehatan mental juga menjadi hal yang wajib dimiliki karena kesehatan mental sangat mempengaruhi kondisi fisik seseorang.
2. Mempelajari sungguh sungguh materi kuliah dan kemampuan non akademik
Percaya tidak percaya, materi ataupun hal yang selama ini kita pelajari di kuliah akan sangat berguna bagi hidup kita kelak. Tentu juga akan diterapkan dalam mata kuliah KKN. Dalam hal ini, kita diminta untuk mengikuti perkuliahan dan belajar dengan sungguh-sungguh serta memperdalam kemampuan non akademik.
3. Belajar mengurus urusan rumah tangga
Dalam menjalani KKN, ada tuntutan pekerjaan rumah tangga yang harus dilakukan mahasiswa seperti memasak, mencuci, membersihkan rumah, dll. Hal ini dikarenakan KKN menjadi sarana bagi mahasiswa untuk melatih kemandirian dan merendahkan ego masing-masing.
4. Banyak berinteraksi dengan berbagai kalangan
Memperbanyak interaksi menjadi salah satu wadah untuk meningkatkan kemampuan komunikasi. Terutama ketika kita bertemu dengan banyak orang yang berasal dari berbagai kalangan. Kemampuan berbicara dengan anak kecil, orang seumuran, ataupun dengan yang lebih tua akan berguna ketika digunakan dalam bermasyarakat.
5. Melatih emosi dan kedewasaan diri
Sebagai seorang manusia, pasti tidak pernah luput dari emosi. Namun, sebagai seorang manusia, kita harus bisa menempatkan dan mengatur emosi. Begitupula dengan kedewasaan dalam berpikir dan rasa tanggung jawab.
Nah, 5 hal di atas adalah beberapa tips yang harus diperhatikan dan dipersiapkan sebelum menyambut KKN. Walaupun hanya sekadar mata kuliah dengan 3 SKS, tentunya ada usaha lebih yang harus dilakukan untuk mencapai nilai baik dalam mata kuliah ini.
Kabar membahagiakan datang pada hari Minggu lalu (8/4), Koperasi “Kopma UGM” berhasil meraih Juara III dalam rangkaian acara Kopma Fair di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki Malang) pada tanggal 5-7 April 2018.
Delegasi Koperasi “Kopma UGM” yang terdiri dari Abimanyu A. Ramadhan, Noviana E. C. Dewi, dan Dewi Arifia mendapatkan Juara III setelah mendapatkan peringkat kedua dalam Lomba Cerdas Cermat dan peringkat ketiga dalam Lomba Debat.
Kopma Fair yang digelar oleh Koperasi Mahasiswa Padang Bulan UIN Maulana Malik Ibrahim berlangsung selama tiga hari. Hari pertama, Kopma Fair mengadakan Seminar Nasional yang berisi tentang koperasi, wirausaha, dan pengalam wirausaha salah satu pembicara. Adapun pembicara yang hadir dalam seminar tersebut adalah Dinas Perkoperasian dan UMKM Malang, Yasa Paramita Singgih, dan Mike Ragnar. Pada hari tersebut pula Lomba Cerdas Cermat Kopma Fair berlangsung dimana Koperasi “Kopma UGM” berhasil meraih peringkat kedua. Pada hari selanjutnya, rangkaian acara Kopma Fair dilanjutkan dengan Lomba Debat dimana Koperasi “Kopma UGM” meraih peringkat ketiga. Acara dilanjutkan dengan kegiatan malam keakraban panitia dan para peserta. Pengumuman juara sendiri dilaksanakan pada hari terakhir Kopma Fair.
Delegasi Koperasi “Kopma UGM” merasa senang dan bangga dapat meraih juara. Mereka menghadapi sepuluh tim dalam Lomba Cerdas Cermat dan mengadapi sembilan tim dalam Lomba Debat. Abi, panggilan akrab Abimanyu A. Ramadhan, mengaku merasa santai namun agak tegang selama mengikuti rangakain kegiatan tersebut. “Suasananya santai namun agak tegang. Setiap peserta memiliki potensi untuk mendapatkan juara dan berambisis juga. Tetapi, kami tetap tenang dan optimis dapat masuk ke tiga besar. Hasil yang kami terima juga kami syukuri”, ungkap Bima. Dewi dan Noviana, delegasi Koperasi “Kopma UGM” yang lain, juga mengaku senang dengan hasil yang telah mereka capai. “Pas itu barengan Perayaan HUT Kopma UGM 36. Hadiah buat kopma ya!” ungkap mereka.
Abi memberikan pesan kepada anggota-anggota yang suatu saat akan menjadi delegasi Koperasi “Kopma UGM” pada kompetisi-kompetisi lainnya untuk selalu belajar dan selalu optimis. “Siapapun lawannya yang terpenting dihadapi dengan tenang dan selalu percaya diri”, tambahnya.