Dikorg 27

Yogyakarta- 7 April 2015, bidang Pengembangan Sumber Daya Anggota (PSDA) Koperasi “Kopma UGM” telah mengadakan acara pendidikan organisasi (dikorg) ke-27 pada tanggal 4—5 April 2015 di Gedung Youth Center Jombor, Sleman. Acara ini diikuti oleh delapan belas orang anggota yang sebelumnya sudah mengikuti pendidikan dasar (diksarkop).

Menurut Novi Isnaeni selaku salah satu panitia dikorg ke-27, “Tujuan diadakan acara ini adalah untuk memberikan pendidikan dan pelatihan tentang keorganisasian”.

Hari Pertama

Pendidikan organisasi secara keseluruhan terdiri dari enam materi yang disampaikan yaitu materi pertama tentang manajemen organisasi yang disampaikan oleh Alan Griha Yunanto dimulai pukul 08.15—10.15 WIB, materi kedua mengenai kepemimpinan yang disampaikan oleh Muhammad Fajri Saptaji pukul 10.15—12.15 WIB, Acara jeda sejenak untuk istirahat, shalat, dan makan.

Setelah ishoma, acara dilanjutkan dengan materi ketiga tentang manajemen konflik yang disampaikan oleh Akhmad Mudhaqir pukul 12.15—15.00 WIB. Acara kembali jeda sejenak untuk istirahat dan shalat.

Seusai istirahat dan shalat, acara dilanjutkan dengan dengan materi keempat tentang komunikasi organisasi oleh Nur Lutfiana Widiastuti pukul 15.20—17.20 WIB, materi kelima mengenai life plan disampaikan oleh Muhammad Rizky dari gugus komunitas Trainer Community (TC) pukul 18.30—20.30.

Sesudah materi, acara dilanjutkan dengan pensi pada pukul 20.30—21.30 WIB dan acara terakhir pada hari itu yakni heart to heart yang dilaksanakan pada pukul 21.30—22.15 WIB.

Hari Kedua

Pada hari kedua, materi keenam adalah out class yang berupa out bound yang digunakan sebagai wadah mengaplikasi materi yang telah didapatkan sebelumnya dalam bentu permainan. Out bound dilaksanakan pada pukul 07.00—11.00 WIB. Setelah out bound, acara dilanjutkan istirahat, shalat, dan makan.

Terakhir, pada pukul 13.30 peserta dan panitia berkemas untuk kembali pulang menuju Koperasi “Kopma UGM”. (Humas Koperasi “Kopma UGM” / Rusli Akhmad Junaedi).

Similar Posts

  • Konsolidasi Gugus Lembaga Penerbitan

    Yogyakarta, KOPMA UGM, Gugus Lembaga penerbitan telah mengadakan acara konsolidasi berupa buka bersama dan upgrading dalam bentuk sharing mengenai medikopma pada hari Jum’at (26/6) di Kalender Jajajan Ombenan. Acara ini bertujuan untuk menjalin silaturahim antar anggota dan alumni gugus Lembaga Penerbitan.
    Acara yang berlangsung selama tiga setengah jam ini juga turut dihadiri oleh Muhammad Fajri Saptaji selaku ketua umum Koperasi “Kopma UGM” yang dahulu juga merupakan anggota gugus Lembaga Penerbitan. Selain Fajri, acara tersebut juga dihadiri oleh Nur Amalia Majid (Puput) selaku ketua gugus Lembaga Penerbitan periode 2014/2015.
    “Harapannya setelah acara ini anggota gugus Lembaga Penerbitan makin solid dan medikopma lancar,” ujar Ani Fitriani selaku ketua gugus Lembaga Penerbitan periode 2015/2016 yang diwawancarai via Whatsapp pada hari Rabu (01/7).

  • Koperasi Masa Kini: Menolak Eliminasi dengan Adaptasi

    Ketidakpastian di berbagai sektor telah dialami masyarakat kurang lebih selama empat bulan terakhir. Permasalahan sosial ekonomi turut menyerang sendi kehidupan masyarakat, mengekori isu kesehatan yang belum kunjung mereda di negara ini. Sektor ekonomi terpapar dengan keras akibat pandemi. Dampak pandemi mengimbas tidak hanya industri atau sektor ekonomi besar, namun juga usaha kecil. Koperasi dan UKM yang merupakan industri kelolaan skala kecil, merasakan pukulan hebat, dan tengah mengusahakan agar tetap bertahan. Demi mencari jawaban bersama di tengah keresahan pandemi dan menyambut era baru di esok hari, Koperasi “Kopma UGM” menggelar webinar wawasan perkoperasian. Webinar diselenggarakan secara daring via Google Meet pada Rabu, 15 Juli 2020, dengan pendaftaran gratis yang dibuka untuk umum. Adapun narasumber yang berkesempatan berbagi wawasan kali ini adalah Ir. Srie Nurkyatsiwi, M.MA, selaku Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi DIY. Dengan dipandu moderator cakap Asep Mahendra, salah satu Staf Humas Koperasi “Kopma UGM”, webinar ini bertemakan “New Normal bagi Koperasi dan UKM: Adaptasi atau Eliminasi?”

    Mendiskusikan seputar dinamika perkoperasian dan UKM khususnya di DIY, webinar berlangsung kurang lebih selama satu setengah jam, dan diikuti 70 peserta. Ir. Srie Nurkyatsiwi, M.MA. memaparkan mengenai kondisi koperasi yang ada di DIY, beserta permasalahannya. Diskusi mengupas strategi yang akan digunakan oleh koperasi dan UKM untuk menghadapi pandemi sekarang, begitu juga era baru di kemudian hari. Dikatakan bahwa koperasi akan dapat maju dengan bantuan dan komitmen anggotanya. Koperasi di masa sekarang ini bukan lagi berbicara perihal kuantitas, namun lebih kepada kualitas. DIY diharapkan dapat menjadi Kota Koperasi, yang merupakan kebanggaan para warganya. Generasi muda diajak untuk turut bersinergi dalam menjalankan dan memajukan koperasi. Perkembangan koperasi di DIY sendiri lebih banyak bergerak di bidang Koperasi Simpan Pinjam, sehingga pemerintah saat ini lebih mendorong untuk terbukanya Koperasi Sektor Rill, demi dapat mengurangi ketimpangan yang ada.

    Berbagai permasalahan yang dihadapi oleh koperasi dari waktu ke waktu adalah seputar kompetensi, kemitraan, pengambilan keputusan, keuntungan, kapasitas, dan informasi. Mengikuti perkembangan zaman yang sudah menyebabkan globalisasi masuk ke hampir setiap sendi kehidupan, koperasi juga diharapkan dapat merespon dengan baik. Era digital menjadi pilihan baik yang turut dapat diterapkan koperasi. Apalagi di tengah kondisi pandemi, keterbatasan ruang gerak secara langsung dapat dialihkan dengan gerak di ruang virtual. Kehadiran teknologi seharusnya dapat mempermudah koperasi, menuju ke arah koperasi modern. Namun tidak dapat dipungkiri, bahwa permasalahan sulitnya sarana dan akses beberapa koperasi di wilayah DIY masih menjadi PR bersama. Era digital akan membantu dalam transaksi keuangan dan pengelolaan koperasi secara internal dan eksternalnya. Sehingga membangun sistem yang memadai merupakan kebutuhan wajib koperasi masa kini. Pemerintah DIY saat ini tengah mengadakan perombakan pada regulasi perekonomian yang ada. Agar harapannya koperasi bisa mewadahi para anggota untuk mengembangkan kemampuan jiwa usaha. Adapun rancangan desain koperasi masa depan harus mempertimbangkan visi bersama, leadership, sistem yang adaptif, inovatif, networking, dan kapasitas SDM. Sangat ditekankan, sebuah koperasi harus dapat fleksibel dalam mengahadapi situasi perkembangan zaman agar kesan kuno yang melekat pada koperasi dapat berangsur-angsur memudar dan hilang.

    Kegiatan pendampingan dan pelatihan perkoperasian yang ada saat ini turut menjadi peluang koperasi untuk dapat mengembangkan diri. Modifikasi dalam penguatan para pelaku usaha ataupun koperasi diusahakan dapat mengikuti kebutuhan dan merespon setiap kondisi. Pesan dari Ir. Srie Nurkyatsiwi, M.MA., selaku narasumber adalah bagaimana kemudian Koperasi “Kopma UGM” harus siap dan memiliki strategi dalam mengembangkan jiwa koperasi, sebagai tempat rujukan utama mahasiswa UGM mencari setiap kebutuhannya. Komitmen dan sikap jujur harus selalu dipegang setiap anggota koperasi dalam merespon inovasi baru di kemudian hari. Karena yang patut diperjuangkan adalah koperasi tangguh dengan sikap siap beradaptasi untuk tidak dieliminasi situasi dan kondisi apapun.

    (Ayu Pratiwi)

  • |

    Pendidikan Organisasi Koperasi “Kopma UGM”

    Sabtu (7/9/2019) lalu Koperasi “KOPMA UGM” menyelenggarakan Pendidikan Organisasi (Dikorg) yang ke 42. Pendidikan organisasi yang merupakan lanjutan dari pendidikan dasar ini bertempat di Ruang Latihan Judo Gelanggang UGM. Selain membahas tentang bagaimana cara berorganisasi yang baik khususnya di Koperasi “KOPMA UGM”, pendidikan organisasi ini juga menekankan pentingnya kemampuan komunikasi organisasi, kepemimpinan, manajemen konflik dan juga life plan dengan pemateri dari Kepala Bidang PSDA, Eriva, Kepala Bidang Bisnis, Cahyani, Kepala Bidang HRD, Agung, dan Kepala Bidang GA, Amin.

    Sebagai tindak lanjut dari pendidikan organisasi ini, peserta yang terdiri dari kurang lebih 20 anggota dibagi menjadi beberapa kelompok yang selanjutnya akan melakukan action plan dengan harapan dapat memberi kebermanfaatan bagi masyarakat di lingkungan sekitar Koperasi “KOPMA UGM”.

    Salah satu bentuk dari action plan adalah mencat ulang Ruang Anggota Koperasi “KOPMA UGM”. Hanif, anggota dari kelompok action plan tersebut menjelaskan alasan mengapa memilih  mencat ulang Ruang Anggota. “Karena ruang anggota merupakan tempat berkumpulnya para anggota Koperasi “KOPMA UGM” sehingga perlu warna baru agar semangat para anggotanya pun terbarukan terlebih cat sebelumnya sudah mulai luntur.”

    Action plan dilaksanakan pada Minggu (13/9/2019) diawali dengan mempersiapkan peralatan cat hingga memindahkan barang atau perabot yang menutupi dinding yang akan dicat. “Semangat anggota koperasi Kopma UGM terbarukan seperti ruang anggota yang terbarukan,” ujar Hanif menambahkan saat ditanya mengenai harapan setelah selesai melaksanakan action plan.

    Selain action plan mencat Ruang Anggota Koperasi “KOPMA UGM”, ada juga action plan lain seperti membagikan susu, mengajar, atau membagikan totebag sambil mempromosikan Koperasi “KOPMA UGM”. (Naufal)

  • |

    Recruitment Staf Koperasi “Kopma UGM” Dibuka, Yuk Daftarkan Dirimu.

    Koperasi “Kopma UGM” menjadi salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa yang banyak diminati dari segi benefit ataupun relasi. Pasalnya, banyak keuntungan yang akan kita peroleh ketika bergabung dengan Koperasi “Kopma UGM”. Di antaranya, kita dapat belajar banyak mengenai kewirausahaan, terjun ke lapangan kerja langsung, dan pastinya menciptakan relasi dari berbagai fakultas maupun dari pihak luar universitas. Menariknya, untuk menjadi anggota tidak perlu menunggu periode tertentu pendaftaran, kita dapat masuk kapan aja kita mau hanya dengan membayar uang simpanan per bulan. Namun, apabila kalian suka tantangan dan ingin tahu lebih dalam mengenai Koperasi “Kopma UGM”, kalian bisa mendaftar menjadi Staf Koperasi “Kopma UGM” yang saat ini sedang dibuka hingga 3 Februari 2021 melalui formulir bit.ly/formoprecstaf2021.


    Timeline pendaftaran sebagai berikut.
    3 Februari 2021 : Pengumpulan berkas terakhir
    4 Februari 2021 : Tes tulis
    5-6 Februari 2021 : Tes wawancara
    12 Februari 2021 : Pengumuman staf terpilih

    Lalu, apa saja sih syarat untuk dapat mendaftar menjadi staf Koperasi “Kopma UGM”?

    Berikut syarat-syaratnya:
    1. Merupakan anggota Koperasi “Kopma UGM”
    2. Sudah atau akan mengikuti DIKORG (Pendidikan Organisasi) Koperasi “Kopma
    UGM”
    3. Wajib mengikuti DIKMAN (Pendidikan Managemen) Koperasi “Kopma UGM” pada
    periode menjadi staf (jika belum)
    4. Mengisi formulir pendaftaran online di bit.ly/oprecstaf2020
    5. Surat Lamaran Kerja ditujukan kepada ketua bidang SDM dan dikirimkan langsung
    ke email bidang SDM “Kopma UGM” Sumberdayamanusia@kopma-ugm.net
    6. Curriculum Vitae
    7. Transkrip nilai semester terakhir
    8. Membayar simpanan wajib sampai Februari 2021 (jika belum, segera dilaksanakan
    setelah menjadi staff)
    9. Foto 3 x 4 berwarna (1 lembar)
    10. Sertifikat kegiatan lain (jika ada)
    11. Follow akun instagram dan Subscribe channel youtube “Kopma UGM”
    Staf merupakan seseorang yang berperan sebagai roda penggerak dan bertugas membantu pengurus dalam mengelola Koperasi. Ada delapan pilihan bidang ketika kita mendaftar staf Koperasi “Kopma UGM”, yaitu:

    1. Keanggotaan (Pengadaan Pelepasan Administrasi, Pengembangan, Pemeliharaan)
    Mengurusi hal-hal yang berkaitan dengan keanggotaan seperti penerimaan anggota baru,
    mengadakan kegiatan-kegiatan keanggotaan, mengurus hal terkait gugus komunitas, dsb.
    2. Bisnis (Swalayan, Warparpostel, Konveksi Sablonase)
    Mengurusi hal-hal yang berkaitan dengan divisi usaha yaitu Swalayan, Warparpostel, dan
    Konveksi Sablonase.
    3. Sumber Daya Manusia (Rutin, Non-Rutin)Mengurusi hal-hal yang berkaitan dengan karyawan seperti pengadaan karyawan (oprec
    dan seleksi), pelatihan-pelatihan, dsb.
    4. Keuangan (Pajak, Laporan Keuangan)
    Mengurusi hal-hal yang berkaitan dengan keuangan seperti pajak, laporan keuangan,
    penganggaran, dsb.
    5. Hubungan Masyarakat (Kehumasan, Gerakan)
    Mengurusi hal-hal berkaitan dengan hubungan internal maupun eksternal seperti audiensi,
    kunjungan, serta hal terkait gerakan koperasi, seperti berperan dalam HKMY (Himpunan
    Koperasi Mahasiswa Yogyakarta), FKKMI (Forum Komunikasi Koperasi Mahasiswa
    Indonesia), dsb.
    6. Media Kreatif (Produksi, Media centre)
    Mengurusi hal-hal yang berkaitan dengan pengembangan brand Koperasi “Kopma UGM”
    sesuai dengan perkembangan zaman seperti pembuatan video tentang kopma, poster, dsb.
    7. Riset dan Teknologi (Riset, Teknologi)
    Mengurusi hal-hal yang berkaitan dengan riset yang mendukung kebijakan-kebijakan yang
    akan diambil serta pengelolaan dan pemanfaatan IT.
    8. Administrasi Umum (Sarana & Prasarana, Administrasi)
    Mengurusi hal-hal yang berkaitan dengan pengelolaan aset, infrastruktur, administrasi
    organisasi, dan lain-lain.
    Tentu saja, banyak keuntungan yang didapatkan ketika menjadi staf. Di antaranya:
    pengalaman kerja, sertifikat, beasiswa, insentif, pelatihan-pelatihan, relasi, dan
    keterampilan. Tak hanya itu, kita juga akan menjalankan peran partisipasi aktif sebagai
    anggota Koperasi “Kopma UGM” dan terjun langsung dalam pengelolaan berbagai bidang di
    Koperasi “Kopma UGM”. Menarik, bukan? Tunggu apa lagi, yuk daftarkan dirimu menjadi staf Koperasi “Kopma UGM”.