Kopma IPB Kunjungi Koperasi “Kopma UGM”

Yogyakarta, Senin(18/01) Koperasi “Kopma UGM” menerima kunjungan dari Koperasi Mahasiswa (Kopma) IPB bertempat di Ruang Sidang Koperasi Kunjungan dari Kopma IPB bertujuan untuk studi banding dalam rangka kegiatan Kopma IPB Goes To Yogyakarta yang diikuti oleh 19 peserta dari Kopma IPB.

Acara kunjungan yang dimulai sekitar pukul 08.40 WIB terdiri dari tiga sesi. Sesi pertama adalah sambutan serta pemutaran company profile kedua belah kopma. Dalam sambutannya, Muhammad Fajri Saptaji selaku ketua umum Koperasi “Kopma UGM” mengaku senang dengan adanya kunjungan kali ini. Fajri mengatakan, “Semoga kunjungan kali ini dapat menjadi wadah bagi kedua kopma untuk belajar bersama serta berbagai informasi seputar manajemen organisasi yang ada di kopma masing-masing”.

Seusai sambutan, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi antar bidang. Tiap-tiap bidang yang sama dari kedua kopma berkumpul dan berdiskusi mengenai manajemen organisasi yang ada di bidang masing-masing serta kendala yang ada selama menjalankan progam kerja.  Terakhir, acara ditutup dengan sesi penyerahan kenang-kenangan dari kedua belah kopma kemudian dilanjutkan dengan keliling divisi usaha yang terdapat di Koperasi “Kopma UGM”

Similar Posts

  • Pelatihan PKL

    Yogyakarta, KOPMA UGM- Bidang Human Resource and Development (HRD) telah mengadakan pelatihan PKL pada hari Sabtu (4/7) bertempat di Ruang Sidang II Gelanggang Mahasiswa UGM. Pelatihan ini bertujuan untuk untuk meningkatkan team building dan kemampuan public speaking peserta PKL.
    Dalam pelatihan ini terdapat dua sesi, yakni materi dan pemaparan CV perwakilan peserta PKL. Pada sesi pertama, materi team building disampaikan oleh Muhammad Fajri Saptaji (Ketua Umum Koperasi “Kopma UGM”). Ketika menyampaikan materi, Fajri juga mengajak peserta melakukan permainan untuk menguji team building yang dimiliki oleh peserta pelatihan. Seusai seusai penyampaian materi, acara dilanjutkan dengan presentasi CV perwakilan peserta PKL.
    Ria Nurmaningsih selaku salah satu peserta pelatihan mengungkapkan, “ Menyenangkan, karena pematerinya tidak hanya sekadar memaparkan materi namun memberikan permainan sebagai aplikasi dari materi yang telah dipaparkan”.
    Selain itu, Nurul Meika Tri Wahyuni selaku staf HRD Koperasi “Kopma UGM” yang diwawancarai via Whatsapp mengungkapkan, “Setelah pelatihan ini harapannya peserta PKL memiliki kapasitas lebih untuk mempersiapkan diri ke dunia kerja, khususnya untuk koordinasi dengan rekan kerja”.

  • Kopma FIB UI berkunjung ke Koperasi “Kopma UGM”

    Yogyakarta – Kopma FIB UI memilih Koperasi “Kopma UGM” sebagai salah satu Koperasi Mahasiswa di Yogyakarta yang dikunjungi dalam rangka studi banding Koperasi Mahasiswa. Kunjungan ini berlangsung di ruang sidang Koperasi “Kopma UGM” pada Sabtu (14/5). Tujuan dari kunjungan ini diantaranya ngepoin Koperasi “Kopma UGM” untuk dijadikan referensi Koperasi Mahasiswa. Rombongan Kopma FIB UI berjumlah enam orang dan merupakan pengurus dari Kopma FIB UI sendiri.
    Kunjungan dibuka dengan perkenalan dari masing-masing perwakilan kopma beserta pengenalan profil masing-masing kopma. Kemudian, diskusi dan sharing antar Kopma menjadi agenda yang tidak dapat dilewatkan. Berkeliling Koperasi “Kopma UGM” pun tak dapat dilewatkan. Namun, Aciko tidak dapat menemani rombongan Kopma FIB UI yang datang berkunjung, sehingga, membuat salah seorang pengurus Kopma FIB UI menanyai kehadiran Aciko.
    “Kunjungan Kopma FIB UI sangat mendukung adanya referpengetahuan baru untuk Koperasi “Kopma UGM”. Ternyata, permasalahan yang hampir sama tentang keanggotaan pun terjadi pula baik di Koperasi “Kopma UGM” maupun Kopma FIB UI,” ujar Zulfatun Ni’mah, Staf PSDA Koperasi “Kopma UGM”. Saat ditanya mengenai pengurus Kopma FIB UI yang berkunjung, Zulfatun Ni’mah menjawab “Orang-orang (pengurus) Kopma FIB UI orangnya asyik dan nggak jaim karena memang niatnya untuk belajar.”

  • Koperasi “Kopma UGM” Ikuti ICA-AP Workshop on Youth and Campus Cooperative 2015

    Yogyakarta-Koperasi “Kopma  UGM” kembali berpartisipasi di forum Internasional yang diselenggarakan oleh International Cooperative Alliance Asia Pacific di Bangkok, Thailand, pada tanggal 16 s.d 20 September 2015. Dalam kesepatan ini Koperasi “Kopma UGM” diwakili oleh Muhammad Fajri Saptaji (Ketua Umum) dan Nur Lutfiana Widiastuti (Kabid. Humas dan Gerakan) memaparkan country report di forum member ICA-AP sebagai best consumer cooperative dari Indonesia.

    Dalam workshop ini ICA-AP berkolaborasi dengan Cooperative League of Thailand dengan mengambil  tema “moving towards sustainable growth and development in the cooperative decade”.Tema ini  diambil untuk bisa memberikan pemahaman kepada pemuda penggerak koperasi agar tetap bisa sustainable ditengah perkembangan zaman abad ke-21. Workshop untuk youth dan campus cooperative ini dihadiri oleh Pakistan, Nepal, Bhutan, India, Thailand, Malaysia, Indonesia, Kamboja,  Filipina, Tiongkok, Korea Selatan dan Jepang.

    Workshop ini dibuka oleh member ICA Board termuda yaitu Mr. Aditya Yadav. Dalam sambutanya, Aditya Yadav mengatakan bahwa koperasi merupakan solusi bisnis yang terbaik dan pemuda harus ikut serta dalam membangun dunia menjadi lebih baik lagi. Hal yang menarik dari workshop ini adalah keynote address dari Mr. Matthieu Cognac, ILO Regional Office Asia-Pacific tentang youth employment.Matthieu mengatakan bahwa koperasi pada zaman sekarang tidak hanya sekedar wadah untuk menghantarkan pemuda menjadi pekerja atau pengusaha tetapi apapun pilihan yang akan diambil, pemuda dapat mempunyai dapak positif  bagi dunia.

     Tidak kalah penting, materi tentang understanding cooperative principles through ICA guidence notes disampaikan langsung oleh Prof. Yashavantha Dongre, Co-secretary ICA-AP. Dalam kesempatan ini, ICA-AP memberikan penjelasan tentang prinsip-prinsip koperasi dan catatan bagaimana menjalankan prinsip tersebut.Sebagai contoh, pada penjelasan prinsip pertama yaitu keanggotaan yang terbuka dan sukarela. Koperasi membuka peluang kepada siapa saja yang ingin menjadi anggota dan menikmati kebermanfaatan yang diberikan oleh koperasi. Namun, hal yang harus diperhatikan yaitu koperasi mempunyai fokus dalam memberikan kebermanfaatan kepada anggota. Semisal, koperasi petani memberikan kebermanfaatan kepada anggota berbentuk 1 karung pupuk gratis setiap bulan untuk 1 orang anggota. Apakah jika ada seorang dosen yang ingin menjadi anggota koperasi petani tidak diperbolehkan? Tentu saja boleh, namun yang menjadi peranyaan kebermanfaatan apa yang akan diperoleh oleh dosen tersebut, saat koperasi hanya menyediakan 1 karung pupuk gratis setiap bulan untuk 1 orang anggota. Saat koperasi petani fokus pada pemberian pupuk gratis, tidak menutup kemungkinan pada tahun selanjutnya koperasi tersebut dapat memberikan tidak hanya 1 karung, tapi 2 hingga 10 karung pupuk gratis setiap bulan untuk 1 orang anggota. Itu artinya, homogenitas membership itu bukan diartikan sebagai pembatasan, tetapi merupakan bentukpemfokusan koperasi dalam memberikan kebermafaatan kepada anggota.

    Dalam workshop ini terdapat 3 subtema yang menjadi bahan diskusi, sharing ide dan pengalaman antar delegasi dari tiap negara. Tema pertama yaitu tentang youth and campus cooperative in promoting ethical consumption diawali dengan presentasi dari delegasi Korea Selatan.  Tema kedua yaitu financial literacy diawali dengan laporan perkembangan dari delagasi Nepal. Kemudian tema ketiga yaitu career development support dengan studi kasus yang telah dilakukan oleh university co-op in Japan. Di kesempatan ini Koperasi “Kopma UGM” berdiskusi tentang tema ketiga bersama dengan delegasi dari India, Malaysia, Jepang dan didampingi oleh International resource person, Dina Faoziah dari NFUCA Jepang.

    Para delegasi juga diajak untuk melihat langsung praktek koperasi kampus di Chulalongkorn University dan Kasetsart University. Selain itu ada perlombaan poster yang bertujuan untuk mengetahui seberapa paham para aktivis muda koperasi tentang koperasi di abad ke-21 ini. Secara keseluruhan banyak hal yang bisa kita ambil dari workshop kali ini. Tidak hanya dalam pengembangan strategi koperasi pemuda di Indonesia, tetapi juga memperbarui kembali pemahaman identitas dan jati diri koperasi.

  • Audiensi cabang Koperasi “Kopma UGM” dengan FMIPA

    Yogyakarta – Selasa (24/5), berlangsung audiensi antara Pengurus-Staf Koperasi “Kopma UGM” dengan dengan Prof. Drs. Mudasir, M.Eng., Ph.D. (Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengembangan, dan Kerja Sama FMIPA UGM) dan Bapak Mantoro (Bidang kerja sama kantin FMIPA UGM). Bertempat di Ruang Sidang FMIPA UGM, audiensi ini bertujuan untuk melaporkan perkembangan foto kopi cabang Koperasi “Kopma UGM” di di Fakultas MIPA.

    “Kami berterima kasih karena Koperasi “Kopma UGM” telah berkontribusi untuk kami dan mahasiswa kami. Mudah-mudahan kerja sama yang saling menguntungkan ini terus berlanjut,” ujar Prof. Drs. Mudasir, M.Eng., Ph.D. saat menutup audiensi.

  • Koperasi “Kopma UGM” Terbitkan Majalah ACIKO Edisi 1 2015

    Yogyakarta-Bidang Humas dan Gerakan Koperasi “Kopma UGM” telah menerbitkan majalah ACIKO Edisi 1 2015. Terbitnya Majalah ACIKO dilatarbelakangi oleh kebutuhan zaman yang semakin maju, informasi telah menaikan level dirinya menjadi salah satu kebutuhan pokok manusia, terutama semua pegiat koperasi mahasiswa yang ada di Indonesia.

    Majalah ACIKO merupakan sebuah majalah yang menyediakan garis besar informasi serta pencapaian yang telah didapat oleh Koperasi “Kopma UGM” pada tahun 2015 dari berbagi fungsi, antara lain: fungsi manajemen organisasi, keanggotan, bisnis, gerakan, pendukung, dan kepengawasan. Tidak hanya itu, majalah ACIKO juga memuat prestasi yang telah diraih oleh anggota dan alumnus Koperasi “Kopma UGM”.

    Muhammad Fajri Saptaji selaku ketua umum Koperasi “Kopma UGM” mengatakan, “Majalah ACIKO merupakan wujud nyata Koperasi “Kopma UGM” terhadap pendidikan, pelatihan, dan penginformasian di bidang koperasi. Kini, majalah ACIKO mencoba menjadi salah satu partner para pegiat koperasi dalam hal penyediaan informasi sekaligus sebagai sumber inspirasi. Besar harapan saya untuk majalah ini agar kedepannya dapat terus berkembang menjadi sebuah lentera yang terang bagi Koperasi “Kopma UGM” sebagai koperasi kader dan pencetak kader-kader koperasi berprestasi.”

    “Dengan adanya majalah ACIKO Edisi 1 2015, harapan saya kedepan Koperasi “Kopma UGM” dapat mewujudkan misinya sebagai pusat rujukan belajar koperasi bagi mahasiswa Indonesia,” tandas Rusli Akhmad Junaedi selaku pimpinan redaksi majalah ACIKO Edisi 1 2015.

    Download di sini