Kopma UGM: Looking for Delegation

Poster 2

Halo Kopmania! Masih pada semangat puasanya? Atau udah gak sabar nunggu dapet angpau pas lebaran? Atau galau karena pengen produktif selagi menikmati liburan panjang?

Nah, daripada gabut mending ikut open recruitment delegasi Koperasi ”Kopma UGM’ di International Cooperative Alliance – Asia Pacific yang akan diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia pada tanggal 13-17 November 2017. Asique.

Benefitnya apa aja nih?
a. Jalan-jalan keluar negeri gratis
b. Dapet international exposure yang akan menambah pengalaman dan wawasan
c. Kesempatan menjadi delegasi di konferensi tingkat internasional
d. Dapet pengetahuan yang baru mengenai perkembangan gerakan koperasi di dunia
e. Relasi internasional
f. Masih banyak lagi pastinya

Mau dong kak jadi delegasi nya Koperasi ”Kopma UGM”. Syaratnya apa aja nih?
a. Anggota Koperasi ”Kopma UGM”
b. Mengisi form online di bit.ly/DelegasiICA
c. Bukti pembayaran simpanan wajib sampai dengan Maret 2018
d. Foto berwarna ukuran 3 x 4
e. Sertifikat Diksar (bisa menyusul)
f. Curriculum Vitae
g. FC Kartu Identitas dan KTM
h. Essay yang berisi alasan mengapa kamu pantas dipilih untuk menjadi delegasi ICA dan bagaimana cara kamu berbagi wawasan yang kamu dapatkan selama menjadi delegasi kepada anggota lain Koperasi “Kopma UGM” sebanyak 750 – 1000 kata
i. Paper bertemakan “Putting People at the Center of Development” yang dituliskan dalam Bahasa Inggris minimal 2.500 kata dan bebas dari tindakan plagiarisme. Softfile essay dan paper dikirimkan paling lambat Jumat, 28 Juli 2017 pukup 23.59 WIB ke publicrelation@kopma-ugm.net
j. Pada saat wawancara diharapkan sudah siap melakukan presentasi menggunakan Bahasa Inggris dan membawa media yang dibutuhkan (ppt, poster, video, dll)

Timeline:
23 Juni 2017 – 23 Juli 2017 Registrasi online
28 Juli 2017 Dateline pengiriman essay dan paper
1 Agustus 2017 – 14 Agustus 2017 Wawancara
17 Agustus 2017 Pengumuman

Jika ada yang kurang jelas bisa lho kepoin cp nya Ika Rizky (0898622050) atau lineID rizkykhaaa17

Gimana? Seru kan? Selain liburan jadi lebih produktif ada kesempatan buat dikirim keluar negeri lagi. Nah tunggu apa lagi? Buruan daftar! Siapa tau kamu adalah delegasi yang kami cari!

Btw, tetep semangat ya puasanya gengs❤❤

Similar Posts

  • |

    Semarak Hari Kemerdekaan dalam Kesederhanaan

    “Tujuh belas Agustus tahun empat lima. Itu lah hari kemerdekaan kita…”

    Sepenggal lirik lagu yang pasti dan akan terus dinyanyikan oleh kita rakyat Indonesia setiap tahunnya. Tepat di tanggal 17 Agustus 2020, 75 tahun yang lalu, para pendiri bangsa ini mengumandangkan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Peristiwa bersejarah yang tidak akan pernah dilupakan dan akan selalu diteruskan ke anak, cucu, cicit generasi bangsa. Kediaman Ir. Soekarno pada tanggal 17 Agustus 1945 menjadi saksi bisu momen Bangsa Indonesia lepas dan tidak lagi menjadi budak bangsa lain. Upacara kemerdekaan rutin dilakukan setiap tahun setelah kejadian tersebut. Bentuk selebrasi dengan upacara pengibaran Sang Saka Merah Putih, dilakukan tidak hanya di tingkat pusat atau negara, namun juga di daerah. Selain upacara bendera, berbagai kegiatan seru lain dilakukan sebagai bentuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia.

    Di tahun 2020, perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia sedikit berbeda dari perayaan usia sebelum-sebelumnya. Badai pandemi Covid-19 di negeri tercinta belum kunjung usai. Perjuangan bangsa untuk bisa terbebas darinya, agaknya masih susah untuk tercapai. Demi tidak menambah penyebaran wabah, penerapan protokol kesehatan, untuk tidak berkumpul dan membuat massa yang ramai sebisa mungkin dilakukan. Adaptasi di tengah kondisi ini secepat mungkin diharuskan. Dari hal inilah, perayaan Hari Kemerdekaan di tahun ini memiliki ceritanya sendiri. Hal mencolok yang amat terlihat seperti pada beberapa kegiatan berikut:

    1. Upacara Bendera di Tengah Pandemi

    Hari Kemerdekaan identik dengan upacara pengibaran Bendera Merah Putih di berbagai tempat, utamanya yang menjadi sorotan adalah upacara bendera di Istana Negara. Setiap tahun, momen upacara bendera di Istana Negara ditayangkan secara langsung di hampir seluruh stasiun TV Indonesia. Dengan upacara bendera dihadiri oleh banyak tokoh penting dan undangan resmi kenegaraan. Namun pada perayaan usia ke-75 tahun, kemeriahan upacara bendera di Istana Negara tidak digelar. Upacara bendera di tengah pandemi, dilakukan secara sederhana, terbatas, dan dengan tetap memenuhi protokol kesehatan. Mereka yang hadir mengikuti upacara di lokasi sangat dibatasi, dengan hanya dihadiri oleh enam pimpinan dan pejabat negara. Upacara bendera tetap turut melibatkan tamu undangan, melalui media daring. Hal ini telah tercantum sebagaimana dalam Surat Edaran Menteri Sekretaris Negara tentang Pedoman Peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI.

    Selain tidak dihadiri oleh tamu undangan di Istana Negara, upacara pengibaran Bendera Pustaka, dilakukan secara terbatas oleh hanya delapan Paskibraka, yang sebelumnya telah dikukuhkan langsung oleh presiden. Kedelapan Paskibraka ini, merupakan pasukan yang sebelumnya bertugas di tahun 2019. Langkah ini diambil sebagai upaya menghindari terjadinya kontak fisik di tengah pandemi. Pengukuhan Paskibraka tingkat provinsi dilakukan secara daring oleh Presiden Jokowi. Upacara yang dilangsungkan di daerah juga turut mematuhi pedoman dan aturan pusat.

    1. Himbauan untuk Masyarakat

    Dikarenakan tidak dapat mengikuti ataupun menyaksikan kemeriahan upacara di tahun ini, pemerintah mengeluarkan beberapa himbauan kepada masyarakat. Himbauan ini diharapkan dapat dilaksanakan oleh seluruh warga, demi tetap menciptakan suasana perayaan yang meriah. Himbauan pemerintah meminta masyarakat untuk mengibarkan Bendera Merah Putih secara serentak terhitung mulai 1 Agustus hingga 31 Agustus 2020. Kemudian ada juga himbauan agar masyarakat mengambil sikap sempurna pada pukul 10.17 WIB saat peringatan HUT RI ke-75, dengan masyarakat yang berada di zona waktu berbeda mengikuti zona WIB. Pemberitahuan sikap sempurna akan menggunakan suara sirine yang disiapkan di titik-titik strategis. Himbauan lainnya adalah agar masyarakat menghentikan semua kegiatan selama tiga menit, untuk memperingati detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI.

    1. Semarak Perlombaan Tetap Ada

    Selain dilakukannya upacara bendera pada 17 Agustus, masyarakat juga akan menyelenggarakan berbagai bentuk perlombaan. Sudah seperti tradisi tujuhbelasan semarak perlombaan memeriahkan Hari Kemerdekaan dilakukan di berbagai daerah tanah air. Perlombaan seperti makan kerupuk, panjat pinang, balap karung, dan tarik tambang adalah jenis perlombaan yang rutin digelar. Namun, mengingat situasi sekarang, kemeriahan perlombaan ini ikut terlumpuhkan. Meski tidak dianjurkan untuk menyelenggarakan perlombaan di tengah kondisi pandemi, ternyata ada beberapa bentuk perlombaan kekinian yang menjadi alternatif masyarakat zaman now. Alternatif lomba berbasis daring pun menjadi pilihan masyarakat di Hari Kemerdekaan. Perlombaan game online, membuat video TikTok, membuat video kreatif bertema kemerdekaan, menghias masker, dan berbagai format lomba yang dibuat ke dalam bentuk daring, seperti cerdas cermat, foto, mewarnai, menyanyi dan lainnya ramai dilakukan. Bentuk perlombaan secara daring ini dapat diikuti oleh banyak massa, tanpa harus membentuk perkumpulan. Semarak perlombaan tetap membara dalam keseruan yang diciptakan oleh masyarakat sendiri.

    Di tahun ini yang menjadi fokus utama, tentu ialah bagaimana kita dapat segera terbebas dari jajahan wabah Covid-19 dan memulihkan keadaan negara. Adapun tema Hari Kemerdekaan tahun ini ialah “Indonesia Maju”, dengan harapan agar dapat senantiasa menyongsong kemajuan di berbagai lini. Semangat dan rasa kebangsaan dalam setiap insan negeri, membuat peringatan secara sederhana, tidak lantas menghilangkan kemeriahan dan kekhusyukan perayaan Indonesia Merdeka. Tahun ini memang berbeda, namun karena inilah kita punya cerita untuk diceritakan kelak di hari esok.

    (ayu pratiwi)

    sumber foto: liputan6.com

  • Lowongan Manager Part timer Koperasi “Kopma UGM”

    Lowongan Pekerjaan Manager Part Timer Koperasi “Kopma UGM”

    Persyaratan
    1. Anggota Koperasi “Kopma UGM”
    2. Lunas simpanan wajib sampai Oktober 2016
    3. Sudah diksar
    4. Sudah/akan mengikuti Dikorg

    Submit your:
    1. CV
    2. Job Application
    3. Photo 3×4 (2)

    to: bidang_hrd@kopma-ugm.net

    timeline on April
    24 Deadline Administrasi
    25 FGD dan wawancara
    26-29 Magang
    30 SPK

    CP:
    Rony Iskandar (085234351847)

  • HTM Mei

    poster cetak

    [HTM MEI]

    Lirikan matamu, menarik hati…

    Lirik apa tuh?? Dari pada lirik sana lirik sini, yuuks… lirik Gamashirt!

    Merchandise exclusive khas UGM Gamashirt diskon 10% khusus untuk Anggota Kopma UGM!

    Kamu anak kopma? ayo segera beli, sebelum kehabisan karena dilirik orang lain!

    #kopmaclosetoyou #makincinta #htmmei #Gamashirt

    Laprak+proposal+makalah semakin numpuk menjelang UAS? Hiks

    Kuyy.. siapkan amunisimu!
    Beli alat tulis ke Swalayan Kopma UGM aja. Ada diskon 10% untuk barang-barang tertentu ATK lhooo dan ada diskon 5% untuk produk tertentu. Setiap hari lhooo…

    #kopmaclosetoyou #amunisiATK #htmmei #SwalayanKopmaUGM

    Wahai anggota Kopma yang sedang kelaparan
    Untuk sejenak saja
    Singgahlah engkau ke rumahmu
    Melepas rindu dan mengisi perutmu

    Tapi tetap sayangi dompetmu wkwk

    Potongan harga di Kafetaria untuk anggota Kopma yang dulu cuma weekend kini hadir setiap hari lhooo

    #kopmaclosetoyou #kenyang+hemat #htmmei #KafetariaKopmaUGM

    Mengirim barang baik melalui JNE atau POS mahal?

    Ke Warpostel Kopma UGM aja….
    Karena kamu (Anggota Kopma UGM) akan dapat diskon 5% setiap hari lhooo

    Tidak hanya janji tapi ada bukti. Buktikan saja!

    #kopmaclosetoyou #Kirimurah #htmmei #WarpostelKopmaUGM

    Tadaaaaa
    Gak puas kalo diskonnya cuma weekend? Calm guys..

    Berlaku mulai hari ini! Selama bulan Mei diskon HTM semua divisi Kopma UGM berlaku setiap hari!!!!

    Cuma buat kamu.. Iyaaa kamu..
    Kopma member

    Buktikan ke-Kopma-an mu wahai kopmania wkwkwk

    #kopmaclosetoyou #makincinta #htmmei #Gamashirt #KafetariaKopmaUGM #WarpostelKopmaUGM #SwalayanKopmaUGM

  • |

    Ciptakan Kesan Pertama Lewat CV dan Interview yang Mengesankan

    Koperasi “Kopma UGM” tepat pada Sabtu, 19 September 2020, mengadakan Pelatihan ke-6 Jiwa Entrepreneurship Anggota Koperasi “Kopma UGM”. Pada pelatihan kali ini tema yang diangkat adalah berkaitan dengan bagaimana mempersiapkan CV dan keahliaan interview sebagai persiapan menghadapi dunia kerja. Pemateri yang hadir menemani peserta pelatihan adalah Kak Nanda Rizky Kurniawan, yang merupakan penulis e-book “7 Kesalahan Pelamar dalam Membuat CV”. Pelatihan yang mengusung judul “Go Get Your Bright Future with Your Best CV and Interview Skill” disambut antusias temen-temen peserta, tidak hanya dari internal Koperasi “Kopma UGM”, namun turut dibuka untuk umum.

    Materi pertama sebagai pembuka adalah terkait dengan tiga tahapan kerja. Dalam melakukan sebuah lamaran pekerjaan, pelamar umumnya akan menempuh tiga tahapan sebelum dinyatakan diterima. Tahap pertama adalah adanya seleksi berkas, yang mana pada tahap inilah pelamar membuat kesan pertama dengan perusahaan. Dari tahap seleksi berkas ini, akan dilanjutkan dengan adanya psikotes. Tahap psikotes ini bisa saja ditiadakan oleh recruiter karena terkendala waktu yang singkat. Tahapan terakhir biasanya adalah tahap wawancara. Wawancara atau interview tidak bisa dianggap sepele, karena sangat berpengaruh pada penggambaran dan promosi diri yang ditawarkan. Oleh karenanya pelamar harus memiliki atau setidaknya mengetahui tips dan trik dalam melakukan wawancara yang baik.

    Pihak recruiter akan menerima banyak sekali lamaran sekalinya lowongan itu dibuka. Sehingga pada tahap seleksi berkas membutuhkan perhatian dan persiapan matang sebagai amunisi memukau recruiter. Salah satu berkas yang pasti dan akan selalu ada adalah CV. Curriculum vitae atau CV adalah dokumen yang berisikan informasi detail mengenai data diri seseorang seperti nama, alamat, pendidikan, dan pengalamannya. Kak Nanda menjelaskan ada beberapa poin penting yang dimuat dalam sebuah CV, yaitu seperti foto, profil, biodata, keahlian, pengalaman, pendidikan, prestasi, dan hobi. Selain memuat poin-poin penting tersebut CV yang baik, juga perlu mempertimbangkan pilihan bahasa dan tampilan. Bahasa yang digunakan dalam CV menyesuaikan dengan tujuan dan juga kriteria pada lowongan. Foto yang dimuat harus profesional dengan wajah dipastikan menghadap ke kamera.

    Poin selanjutnya yang tidak bisa hanya ditulis sekadar adalah bagian profil diri. Pada penulisan profil sebaiknya menyampaikan atau menonjolkan kemampuan yang dimiliki untuk dapat meyakinkan recruiter. Sebaiknya hindari pernyataan berupa kalimat janji atau harapan kepada instansi atau perusahaan. Pengalaman yang didapatkan selama ini ditulis berdasarkan urutan kebaruan dari segi waktunya. Penulisan pengalaman dimulai dari menyebut pengalaman kerja, pelatihan kerja, magang, organisasi, dan seminar. Jangan lupa menyebutkan durasi, posisi, lokasi, dan deskripsi pekerjaan di tempat sebelumnya. Untuk menghemat tempat, pengalaman pendidikan cukup menyantumkan pendidikan terakhir atau yang tengah di jalani, di tembah jurusan dan nilainya. Pilihan tampilan CV juga dipertimbangkan oleh recruiter, karena biasanya desain yang menarik menunjukan kreativitas pelamar.

    Selain lembar CV yang pasti dilampirkan, dalam berkas lamaran terkadang pelamar juga dituntut untuk melampirkan portofolio. Media sosial yang dimiliki juga bisa dijadikan portofolio menarik, seperti akun Instagram. Recruiter dapat melihat kepribadian, hobi, ataupun keseharian pelamar yang melamar di tempatnya, untuk dijadikan bahan pertimbangan. Jika hendak mencantumkan nama akun Instagram ada baiknya kelola tampilan feed unggahan dengan menarik dan profesional. Tidak hanya konten unggahan, caption yang menyertai juga penting karena berhubungan dengan kemampuan copywriting.

                Kak Nanda juga berbagi materi mengenai bagaimana mempersiapkan sesi interview agar semakin dekat dengan pernyataan diterima dan duduk di posisi yang diinginkan. Beberapa pertanyaan umum yang sering kali ditanyakan di awal selain biodata diri adalah tentang kelebihan dan kelemahan yang dimiliki. Kelemahan yang dimiliki baiknya disampaikan sebagai tindakan jujur. Namun pastikan ketika menyebutkan kelemahan, sertakan solusi yang ditawarkan untuk mengatasinya. Pertanyaan “berapa gaji yang diinginkan?” juga acap kali ditanyakan recruiter kepada pelamar. Sampaikan nominal gaji dengan menyebutnya dalam angka. Agar gaji yang diajukan realistis, ada baiknya pelamar meriset dahulu berapa pastinya jumlah UMR sesuai posisi yang dilamar di lokasi instansi atau perusahaan, Sesuaikan gaji yang diajukan juga dengan melihat keadaan perusahaan saat itu. Sebagai penutup sesi interview, berusahalah untuk meyakinkan recruiter dengan menyampaikan lagi berbagai soft skill dan hard skill yang dimiliki.

    Tidak hanya ketika melamar pekerjaan saja, penulisan CV dan kemampuan interview penting untuk dimiliki. Kopmania yang masih duduk di bangku kuliah juga pasti sering kali ketika melamar organisasi atau pun kegiatan relawan ditagih untuk melampirkan CV. Sesi wawancara juga sepertinya bukan kegiatan asing lagi. Untuk itu memiliki pengetahuan dan kemampuan menyusun CV serta interview dari sekarang dapat membantu kita mempersiapkan kesan pertama yang lebih baik.

    (ayu pratiwi)

     

  • |

    Pelatihan Self Employed untuk Mengasah Softskill dan Hardskill Anggota Koperasi Mahasiswa UGM

    Gambar 1. Dokumentasi Self Employee

    Koperasi Mahasiswa UGM merupakan organisasi atau UKM yang aktif dalam menyebarkan dan mengajak masyarakat umum khususnya mahasiswa UGM untuk ikut bergabung serta meramaikan kegiatan yang diselenggarakan oleh Koperasi Mahasiswa UGM. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan keaktifan mahasiswa UGM selama dikampus, memperluas jaringan relasi antar mahasiswa, memperbanyak pengalaman dalam berorganisasi, bekerja sama dan ikut berkontribusi memberikan insight positif bagi masyarakat umum, serta menjadi wadah untuk mengembangkan minat bakat ataupun skill yang dimiliki mahasiswa agar menjadi lebih baik.

    Salah satu kegiatan yang diselenggarakan oleh Koperasi Mahasiswa UGM adalah Self Employee.  Kegiatan cukup sering diadakan dengan tujuan mengembangkan Softskill maupun Hardskill dengan topik pembicaraan yang menarik serta mendatangkan narasumber yang cukup ahli dan memiliki penguasaan yang baik disetiap pertemuannya. Sehingga memberikan kita pengalaman yang lebih menarik dengan bertemu secara langsung dan mendengarkan berbagai hal baru, membuka wawasan kita menjadi lebih luas serta mendapatkan bagaimana cara mereka dalam meraih kesuksesannya.

    Pada bulan Juni, kami sudah 3 kali mengadakan kegiatan Self Employee dengan topik “Membranding Bisnis” Bersama narasumber kami mbak Eka Samsiati Putri sebagai owner dari Mie Terserah yang membagikan cerita bagaimana cara mereka dari awal mendirikan bisnisnya hingga meluncurkan produknya. Kemudian Self Employee kedua kami mendatangkan narasumber yaitu mbak Larasati Kaisar Rafi yang akan membagikan pengalamannya sebagai MC di acara-acara besar dan  menjadi seorang penyiar radio. Yang cukup menarik dari kegiatan Self Employee kami kali ini adalah, narasumber yang kami undang merupakan seorang mahasiswa, tentunya ini menjadikan nilai lebih agar kita sebagai sesama mahasiswa menjadi termotivasi dan semakin semangat berjuang dalam meraih cita-cita. Kegiatan Self Employee  selanjutnya dilaksanakan dengan acara yang cukup besar, karena merupakan sebuah kolaborasi anatar Koperasi Mahasiswa UGM Bersama BUMI Schoolarship . Dengan mengadakan Bootcamp dan seminar pelatihan selama 3 hari, dengan topik mengenai beasiswa, mulai dari tahapan beasiswa, persyaratan, berkas, wawancara dan tes skolastik. Selain itu juga para audiens juga berkesempatan untuk bisa sharing atau bertanya secara langsung kepada para narasumber.

  • Koperasi Masa Kini: Menolak Eliminasi dengan Adaptasi

    Ketidakpastian di berbagai sektor telah dialami masyarakat kurang lebih selama empat bulan terakhir. Permasalahan sosial ekonomi turut menyerang sendi kehidupan masyarakat, mengekori isu kesehatan yang belum kunjung mereda di negara ini. Sektor ekonomi terpapar dengan keras akibat pandemi. Dampak pandemi mengimbas tidak hanya industri atau sektor ekonomi besar, namun juga usaha kecil. Koperasi dan UKM yang merupakan industri kelolaan skala kecil, merasakan pukulan hebat, dan tengah mengusahakan agar tetap bertahan. Demi mencari jawaban bersama di tengah keresahan pandemi dan menyambut era baru di esok hari, Koperasi “Kopma UGM” menggelar webinar wawasan perkoperasian. Webinar diselenggarakan secara daring via Google Meet pada Rabu, 15 Juli 2020, dengan pendaftaran gratis yang dibuka untuk umum. Adapun narasumber yang berkesempatan berbagi wawasan kali ini adalah Ir. Srie Nurkyatsiwi, M.MA, selaku Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi DIY. Dengan dipandu moderator cakap Asep Mahendra, salah satu Staf Humas Koperasi “Kopma UGM”, webinar ini bertemakan “New Normal bagi Koperasi dan UKM: Adaptasi atau Eliminasi?”

    Mendiskusikan seputar dinamika perkoperasian dan UKM khususnya di DIY, webinar berlangsung kurang lebih selama satu setengah jam, dan diikuti 70 peserta. Ir. Srie Nurkyatsiwi, M.MA. memaparkan mengenai kondisi koperasi yang ada di DIY, beserta permasalahannya. Diskusi mengupas strategi yang akan digunakan oleh koperasi dan UKM untuk menghadapi pandemi sekarang, begitu juga era baru di kemudian hari. Dikatakan bahwa koperasi akan dapat maju dengan bantuan dan komitmen anggotanya. Koperasi di masa sekarang ini bukan lagi berbicara perihal kuantitas, namun lebih kepada kualitas. DIY diharapkan dapat menjadi Kota Koperasi, yang merupakan kebanggaan para warganya. Generasi muda diajak untuk turut bersinergi dalam menjalankan dan memajukan koperasi. Perkembangan koperasi di DIY sendiri lebih banyak bergerak di bidang Koperasi Simpan Pinjam, sehingga pemerintah saat ini lebih mendorong untuk terbukanya Koperasi Sektor Rill, demi dapat mengurangi ketimpangan yang ada.

    Berbagai permasalahan yang dihadapi oleh koperasi dari waktu ke waktu adalah seputar kompetensi, kemitraan, pengambilan keputusan, keuntungan, kapasitas, dan informasi. Mengikuti perkembangan zaman yang sudah menyebabkan globalisasi masuk ke hampir setiap sendi kehidupan, koperasi juga diharapkan dapat merespon dengan baik. Era digital menjadi pilihan baik yang turut dapat diterapkan koperasi. Apalagi di tengah kondisi pandemi, keterbatasan ruang gerak secara langsung dapat dialihkan dengan gerak di ruang virtual. Kehadiran teknologi seharusnya dapat mempermudah koperasi, menuju ke arah koperasi modern. Namun tidak dapat dipungkiri, bahwa permasalahan sulitnya sarana dan akses beberapa koperasi di wilayah DIY masih menjadi PR bersama. Era digital akan membantu dalam transaksi keuangan dan pengelolaan koperasi secara internal dan eksternalnya. Sehingga membangun sistem yang memadai merupakan kebutuhan wajib koperasi masa kini. Pemerintah DIY saat ini tengah mengadakan perombakan pada regulasi perekonomian yang ada. Agar harapannya koperasi bisa mewadahi para anggota untuk mengembangkan kemampuan jiwa usaha. Adapun rancangan desain koperasi masa depan harus mempertimbangkan visi bersama, leadership, sistem yang adaptif, inovatif, networking, dan kapasitas SDM. Sangat ditekankan, sebuah koperasi harus dapat fleksibel dalam mengahadapi situasi perkembangan zaman agar kesan kuno yang melekat pada koperasi dapat berangsur-angsur memudar dan hilang.

    Kegiatan pendampingan dan pelatihan perkoperasian yang ada saat ini turut menjadi peluang koperasi untuk dapat mengembangkan diri. Modifikasi dalam penguatan para pelaku usaha ataupun koperasi diusahakan dapat mengikuti kebutuhan dan merespon setiap kondisi. Pesan dari Ir. Srie Nurkyatsiwi, M.MA., selaku narasumber adalah bagaimana kemudian Koperasi “Kopma UGM” harus siap dan memiliki strategi dalam mengembangkan jiwa koperasi, sebagai tempat rujukan utama mahasiswa UGM mencari setiap kebutuhannya. Komitmen dan sikap jujur harus selalu dipegang setiap anggota koperasi dalam merespon inovasi baru di kemudian hari. Karena yang patut diperjuangkan adalah koperasi tangguh dengan sikap siap beradaptasi untuk tidak dieliminasi situasi dan kondisi apapun.

    (Ayu Pratiwi)