|

Pelatihan Self Employed untuk Mengasah Softskill dan Hardskill Anggota Koperasi Mahasiswa UGM

Gambar 1. Dokumentasi Self Employee

Koperasi Mahasiswa UGM merupakan organisasi atau UKM yang aktif dalam menyebarkan dan mengajak masyarakat umum khususnya mahasiswa UGM untuk ikut bergabung serta meramaikan kegiatan yang diselenggarakan oleh Koperasi Mahasiswa UGM. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan keaktifan mahasiswa UGM selama dikampus, memperluas jaringan relasi antar mahasiswa, memperbanyak pengalaman dalam berorganisasi, bekerja sama dan ikut berkontribusi memberikan insight positif bagi masyarakat umum, serta menjadi wadah untuk mengembangkan minat bakat ataupun skill yang dimiliki mahasiswa agar menjadi lebih baik.

Salah satu kegiatan yang diselenggarakan oleh Koperasi Mahasiswa UGM adalah Self Employee.  Kegiatan cukup sering diadakan dengan tujuan mengembangkan Softskill maupun Hardskill dengan topik pembicaraan yang menarik serta mendatangkan narasumber yang cukup ahli dan memiliki penguasaan yang baik disetiap pertemuannya. Sehingga memberikan kita pengalaman yang lebih menarik dengan bertemu secara langsung dan mendengarkan berbagai hal baru, membuka wawasan kita menjadi lebih luas serta mendapatkan bagaimana cara mereka dalam meraih kesuksesannya.

Pada bulan Juni, kami sudah 3 kali mengadakan kegiatan Self Employee dengan topik “Membranding Bisnis” Bersama narasumber kami mbak Eka Samsiati Putri sebagai owner dari Mie Terserah yang membagikan cerita bagaimana cara mereka dari awal mendirikan bisnisnya hingga meluncurkan produknya. Kemudian Self Employee kedua kami mendatangkan narasumber yaitu mbak Larasati Kaisar Rafi yang akan membagikan pengalamannya sebagai MC di acara-acara besar dan  menjadi seorang penyiar radio. Yang cukup menarik dari kegiatan Self Employee kami kali ini adalah, narasumber yang kami undang merupakan seorang mahasiswa, tentunya ini menjadikan nilai lebih agar kita sebagai sesama mahasiswa menjadi termotivasi dan semakin semangat berjuang dalam meraih cita-cita. Kegiatan Self Employee  selanjutnya dilaksanakan dengan acara yang cukup besar, karena merupakan sebuah kolaborasi anatar Koperasi Mahasiswa UGM Bersama BUMI Schoolarship . Dengan mengadakan Bootcamp dan seminar pelatihan selama 3 hari, dengan topik mengenai beasiswa, mulai dari tahapan beasiswa, persyaratan, berkas, wawancara dan tes skolastik. Selain itu juga para audiens juga berkesempatan untuk bisa sharing atau bertanya secara langsung kepada para narasumber.

Similar Posts

  • Dari Stan Winter Hingga Maskot Aciko: Kopma UGM Curi Perhatian di Gelex 2024

    Gelanggang Expo merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan tujuan memperkenalkan berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) kepada mahasiswa baru. Acara ini berlangsung di Lapangan Pancasila dan menjadi ajang bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dalam berbagai organisasi kampus. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Koperasi Mahasiswa UGM (Kopma UGM) kembali berpartisipasi aktif dalam memeriahkan Gelanggang Expo 2024.

    Salah satu kontribusi utama Kopma UGM tahun ini adalah melalui rangkaian acara bertajuk Kopmaleidoskop 2024. Partisipasi Kopma UGM terlihat dalam berbagai kegiatan, mulai dari pembuatan video teaser, parade penampilan UKM, hingga Opening Ceremony. Kopma UGM juga mendirikan stan khusus di area Sekretariat Bersama (Sekber) untuk memfasilitasi pendaftaran anggota baru dan mengenalkan program-program unggulan mereka kepada pengunjung.

    Program Kopmaleidoskop 2024 menghadirkan sejumlah acara menarik, di antaranya Kopmapedia, Gelex, dan Open House. Kopma UGM tergabung dalam sekber khusus yang mengusung tema “winter” pada desain stannya.  Kopma UGM berhasil menciptakan suasana unik yang menarik perhatian pengunjung. Tidak hanya itu, maskot acara, ACIKO, hadir dengan sentuhan salju buatan, menjadikan malam Gelanggang Expo lebih meriah dan berkesan. Kehadiran ACIKO menjadi daya tarik tersendiri dan menciptakan pengalaman tak terlupakan bagi para peserta dan pengunjung.

    Melalui rangkaian acara tersebut, Kopma UGM tidak hanya memperkenalkan diri sebagai salah satu unit kegiatan mahasiswa di UGM, tetapi juga membangun interaksi yang hangat dengan mahasiswa baru dan pengunjung lainnya, menciptakan kesan positif dan penuh semangat dalam kegiatan kampus.

  • Open Recruitemnt Asisten Bidang Periode I 2015

    11044622_1602676379947078_4538030871994255491_n

    Ayo buat kamu-kamu-kamu yang mau belajar lebih banyak tentang Koperasi “Kopma UGM”. Segera daftar dan ikuti seleksinya!!

    Persyaratan:

    1. Anggota Koperasi “Kopma UGM” (dibuktikan dengan Kopma Member Card)
    2. Sudah mengikuti DIKSAR
    3. Sudah/akan mengiktu DIKORG
    4. Lunas simpanan wajib sampai Agustus 2015
    5. Pas foto 3×4
    6. Curriculum Vitae
    7. Life plan di Koperasi “Kopma UGM”

    Pilihan Bidang:

    1. Pengembangan Sumber Daya Anggota (PSDA)
    2. Bisnis
    3. HRD
    4. Keuangan
    5. Humas dan Gerakan
    6. Administrasi

    Timeline:

    1. 10-19 Maret 2015 (Pengumpulan berkas)
    2. 20-21 Maret 2015 (Tes tulis dan FGD)
    3. 23-25 Maret 2015 (Wawancara)
    4. 26 Maret – 1 April 2015 (Magang)

     

     

  • Lowongan Kerja Koperasi “Kopma UGM”

    Koperasi “Kopma UGM” membuka lowongan kerja dengan posisi sebagai berikut:

    Dibutuhkan:
    1. Staf Swalayan
    2. Staf Ticketing
    3. Penjahit
    4. Designer

    Persyaratan:
    1. Pria (1,2,4) Usia Maks. 28 tahun
    2. Wanita (1,2) usia maks. 28 tahun, (3) usia maks. 35 tahun
    3. Minimal SMA/SMK
    4. Mampu membuat berbagai design untuk diproduksi (4)

    Prosedur:
    1. Kirimkan aplikasi surat lamaran ke alamat Koperasi “Kopma UGM” dengan melampirkan
    Curriculum Vitae
    2. Foto copy ijazah terakhir yang dilegalisir
    3. Foto terbaru ukuran 3×4 dua lembar
    4. Fotokopi KTP dan SKCK
    5. Surat lamaran ditujukan kepada Ketua Bidang HRD Koperasi “Kopma UGM”,
    paling lambat 15 April 2016.

    CP:
    Risman (082328979982)
    Rony (085234351847)

  • Open Recruitment Tim Kerja Keanggotaan

    11051144_1602674286613954_966120254_n

    Syarat:

    1. Anggota Koperasi “Kopma UGM”
    2. Sudah mengikuti Diksar
    3. Fotocopy Kopma Member Card
    4. Bukti pembayaran simpanan wajib sampai Juli 2015
    5. Fotocopy jadwal kuliah (KRS)
    6. Mengumpulkan formulir dan foto 3×4

    Timeline:

    1. Pengumpulan berkas 9-17 Maret 2015
    2. Wawancara 18-21 Maret 2015
    3. Magang 23-31 Maret 2015

    CP: 085729262712 9 (Rizka)

    Ayo buat kamu-kamu-kamu yang mau belajar lebih banyak tentang Koperasi “Kopma UGM”. Segera daftar dan ikuti seleksinya!!

  • |

    Kembalikan Hangatnya Atmosfer Ruang Anggota

    Minggu (13/10), kelompok 1 Tim Action Plan Dikorg 42 Kopma UGM telah berhasil menyelesaikan kegiatan pengecatan kembali Ruang Anggota Kopma UGM. Kegiatan bertujuan untuk memberikan tampilan baru, sehingga dapat mengembalikan kehangatan atmosfer di ruang anggota Kopma UGM yang semakin memudar. Ruang anggota merupakan tempat yang paling sering dikunjungi oleh para anggota koperasi baik untuk mengerjakan kegiatan perkoperasian maupun kegiatan non-perkoperasian. Ruang anggota sudah sepantasnya untuk selalu dijaga kebersihannya, kenyamanannya, serta rasa kehangatan yang diciptakan oleh ikatan kekeluargaan para anggota yang berdiskusi disana.

    Kegiatan pengecatan ini sendiri dilakukan karena warna cat ruang anggota sudah kusam sehingga dirasa perlu sentuhan warna baru dimana warna yang diambil oleh tim tersebut adalah warna hijau sesuai dengan tema Koperasi Kopma UGM 2019 yaitu Go Green. Adapun filosofi warna hijau selain fokus pada tema yaitu warna hijau yang bermakna kesuburan dan kesejukan. Menurut penelitian, warna hijau yang merupakan sebuah warna gabungan warna dasar kuning dan biru dapat memberikan efek menenangkan saraf-saraf otak. Berdasarkan pernyataan tersebut, diharapkan para anggota Koperasi yang sedang melakukan aktvitas di ruangan tersebut dapat lebih rileks dan memiliki kinerja yang optimal serta dapat menciptakan ide-ide kreatif.

    Pengecatan dilakukan dengan prinsip gotong royong dengan saling membantu pada tugas masing-masing. Manfaat yang diharapkan pada pengecatan ruang anggota yaitu dapat memperindah ruangan dan dapat memberikan kenyamanan yang lebih baik dengan susunan ruangan dan warna baru yang dipilih.

    “Dari keseluruhan kegiatan pengecatan masih ada beberapa hambatan yang harus dihadapi yakni masih adanya kekurangan perlengkapan dan dana yang dirasa belum maksimal, dan juga sebagian anggota berhalangan hadir. Selain itu, juga pada hari H dari pihak PSDA sendiri berhalangan hadir sehingga tidak ada yang mendampingi. Tetapi semua itu menjadi pembelajaran untuk dapat lebih baik lagi dalam mengatasi suatu permasalahan.” ungkap ketua tim Action Plan Dikorg 42.

    Kini ruang anggota Kopma UGM menjadi lebih nyaman untuk disinggahi, baik anggota baru maupun anggota lama dapat kembali bercengkrama dengan lebih rileks dan harmonis. (Sharmila)

  • |

    Semarak Hari Kemerdekaan dalam Kesederhanaan

    “Tujuh belas Agustus tahun empat lima. Itu lah hari kemerdekaan kita…”

    Sepenggal lirik lagu yang pasti dan akan terus dinyanyikan oleh kita rakyat Indonesia setiap tahunnya. Tepat di tanggal 17 Agustus 2020, 75 tahun yang lalu, para pendiri bangsa ini mengumandangkan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Peristiwa bersejarah yang tidak akan pernah dilupakan dan akan selalu diteruskan ke anak, cucu, cicit generasi bangsa. Kediaman Ir. Soekarno pada tanggal 17 Agustus 1945 menjadi saksi bisu momen Bangsa Indonesia lepas dan tidak lagi menjadi budak bangsa lain. Upacara kemerdekaan rutin dilakukan setiap tahun setelah kejadian tersebut. Bentuk selebrasi dengan upacara pengibaran Sang Saka Merah Putih, dilakukan tidak hanya di tingkat pusat atau negara, namun juga di daerah. Selain upacara bendera, berbagai kegiatan seru lain dilakukan sebagai bentuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia.

    Di tahun 2020, perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia sedikit berbeda dari perayaan usia sebelum-sebelumnya. Badai pandemi Covid-19 di negeri tercinta belum kunjung usai. Perjuangan bangsa untuk bisa terbebas darinya, agaknya masih susah untuk tercapai. Demi tidak menambah penyebaran wabah, penerapan protokol kesehatan, untuk tidak berkumpul dan membuat massa yang ramai sebisa mungkin dilakukan. Adaptasi di tengah kondisi ini secepat mungkin diharuskan. Dari hal inilah, perayaan Hari Kemerdekaan di tahun ini memiliki ceritanya sendiri. Hal mencolok yang amat terlihat seperti pada beberapa kegiatan berikut:

    1. Upacara Bendera di Tengah Pandemi

    Hari Kemerdekaan identik dengan upacara pengibaran Bendera Merah Putih di berbagai tempat, utamanya yang menjadi sorotan adalah upacara bendera di Istana Negara. Setiap tahun, momen upacara bendera di Istana Negara ditayangkan secara langsung di hampir seluruh stasiun TV Indonesia. Dengan upacara bendera dihadiri oleh banyak tokoh penting dan undangan resmi kenegaraan. Namun pada perayaan usia ke-75 tahun, kemeriahan upacara bendera di Istana Negara tidak digelar. Upacara bendera di tengah pandemi, dilakukan secara sederhana, terbatas, dan dengan tetap memenuhi protokol kesehatan. Mereka yang hadir mengikuti upacara di lokasi sangat dibatasi, dengan hanya dihadiri oleh enam pimpinan dan pejabat negara. Upacara bendera tetap turut melibatkan tamu undangan, melalui media daring. Hal ini telah tercantum sebagaimana dalam Surat Edaran Menteri Sekretaris Negara tentang Pedoman Peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI.

    Selain tidak dihadiri oleh tamu undangan di Istana Negara, upacara pengibaran Bendera Pustaka, dilakukan secara terbatas oleh hanya delapan Paskibraka, yang sebelumnya telah dikukuhkan langsung oleh presiden. Kedelapan Paskibraka ini, merupakan pasukan yang sebelumnya bertugas di tahun 2019. Langkah ini diambil sebagai upaya menghindari terjadinya kontak fisik di tengah pandemi. Pengukuhan Paskibraka tingkat provinsi dilakukan secara daring oleh Presiden Jokowi. Upacara yang dilangsungkan di daerah juga turut mematuhi pedoman dan aturan pusat.

    1. Himbauan untuk Masyarakat

    Dikarenakan tidak dapat mengikuti ataupun menyaksikan kemeriahan upacara di tahun ini, pemerintah mengeluarkan beberapa himbauan kepada masyarakat. Himbauan ini diharapkan dapat dilaksanakan oleh seluruh warga, demi tetap menciptakan suasana perayaan yang meriah. Himbauan pemerintah meminta masyarakat untuk mengibarkan Bendera Merah Putih secara serentak terhitung mulai 1 Agustus hingga 31 Agustus 2020. Kemudian ada juga himbauan agar masyarakat mengambil sikap sempurna pada pukul 10.17 WIB saat peringatan HUT RI ke-75, dengan masyarakat yang berada di zona waktu berbeda mengikuti zona WIB. Pemberitahuan sikap sempurna akan menggunakan suara sirine yang disiapkan di titik-titik strategis. Himbauan lainnya adalah agar masyarakat menghentikan semua kegiatan selama tiga menit, untuk memperingati detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI.

    1. Semarak Perlombaan Tetap Ada

    Selain dilakukannya upacara bendera pada 17 Agustus, masyarakat juga akan menyelenggarakan berbagai bentuk perlombaan. Sudah seperti tradisi tujuhbelasan semarak perlombaan memeriahkan Hari Kemerdekaan dilakukan di berbagai daerah tanah air. Perlombaan seperti makan kerupuk, panjat pinang, balap karung, dan tarik tambang adalah jenis perlombaan yang rutin digelar. Namun, mengingat situasi sekarang, kemeriahan perlombaan ini ikut terlumpuhkan. Meski tidak dianjurkan untuk menyelenggarakan perlombaan di tengah kondisi pandemi, ternyata ada beberapa bentuk perlombaan kekinian yang menjadi alternatif masyarakat zaman now. Alternatif lomba berbasis daring pun menjadi pilihan masyarakat di Hari Kemerdekaan. Perlombaan game online, membuat video TikTok, membuat video kreatif bertema kemerdekaan, menghias masker, dan berbagai format lomba yang dibuat ke dalam bentuk daring, seperti cerdas cermat, foto, mewarnai, menyanyi dan lainnya ramai dilakukan. Bentuk perlombaan secara daring ini dapat diikuti oleh banyak massa, tanpa harus membentuk perkumpulan. Semarak perlombaan tetap membara dalam keseruan yang diciptakan oleh masyarakat sendiri.

    Di tahun ini yang menjadi fokus utama, tentu ialah bagaimana kita dapat segera terbebas dari jajahan wabah Covid-19 dan memulihkan keadaan negara. Adapun tema Hari Kemerdekaan tahun ini ialah “Indonesia Maju”, dengan harapan agar dapat senantiasa menyongsong kemajuan di berbagai lini. Semangat dan rasa kebangsaan dalam setiap insan negeri, membuat peringatan secara sederhana, tidak lantas menghilangkan kemeriahan dan kekhusyukan perayaan Indonesia Merdeka. Tahun ini memang berbeda, namun karena inilah kita punya cerita untuk diceritakan kelak di hari esok.

    (ayu pratiwi)

    sumber foto: liputan6.com