| |

5 Kegiatan Ini Buat Liburan Semestermu Jadi Lebih Seru

Sumber: istockphoto.com

Liburan semester sudah di depan mata. Ini adalah momen yang ditunggu-tunggu oleh mahasiswa dan pelajar setelah belajar keras selama satu semester. Apakah ujian akhir semester sudah terselesaikan semua dengan baik? Kalau sudah, inilah saatnya bagi kamu untuk merencanakan kegiatan semasa liburan panjangmu. Akan ada banyak hal yang dapat dilakukan selama liburan. Berikut 5 kegiatan keren untuk isi liburanmu.

Streaming dan Maraton Film
Menonton film merupakan salah satu kegiatan yang paling digemari akhir-akhir ini. Apalagi saat ini banyak film dan drama terbaru yang tayang di situs streaming online. Akses ke website atau platform tersebut sangat mudah walaupun mesti membayar dahulu perbulannya. Namun, jangan sampai kita menikmati karya orang lain dengan menonton bajakannya di situs ilegal.

Mengasah skill
Kegiatan ini sangat populer di generasi Z. Banyak sekali di antara mereka mengambil kelas-kelas non akademik untuk menunjang karir mereka di masa depan. Selain itu, tuntutan perkembangan teknologi yang pesat, membuat kebanyakan orang ingin terus mengasah kemampuan mereka agar tidak tertinggal. Nah, bagi kalian yang ingin liburan dengan produktif, mempelajari kemampuan baru dapat menjadi rekomendasi kegiatan liburan untuk kamu.

Menekuni hobi
Apakah kamu masih ingat tentang hal yang suka kalian lakukan sewaktu kecil atau bertahun-tahun yang lalu? Mungkin, di momen liburan ini, kalian dapat kembali menjalani hobi kalian untuk mengisi waktu luang. Melakukan aktivitas yang kita sukai dapat menghilangkan kejenuhan akibat aktivitas sehari-hari yang monoton. Siapa tahu hobi kalian dapat menghasilkan ide-ide baru dan mendatangkan rezeki.

Mencoba hal-hal baru
Kalau kamu adalah orang yang menyukai tantangan, rencana kegiatan liburan ini cocok untukmu. Kamu bisa melakukan hal-hal yang belum pernah kamu lakukan. Dengan ini, pengalamanmu akan bertambah dan semakin terbuka kesempatan-kesempatan untuk lebih berkembang.

Travelling
Bepergian menjadi salah satu cara untuk melepas penat. Selain itu, travelling membuat kita menjadi lebih percaya diri karena secara tidak langsung kita harus berhadapan dengan orang asing dan suasana baru. Tidak melulu memerlukan biaya besar. Bagi pemula, kalian dapat mencoba travelling ke tempat-tempat di sekitar kota kalian atau di kota terdekat.

Nah, setelah membaca artikel ini kalian pasti sudah tahu akan merencanakan liburan seperti apa. Jangan hanya rebahan saja, ya! Yuk, kita buat liburan semester kali ini jadi berkesan!

Similar Posts

  • |

    Dear Internet, Ini Sekilas Tentangmu

    Dewasa ini, kehadiran teknologi dan internet sudah bukan menjadi hal asing bagi sebagian besar masyarakat. Tidak dapat dipungkiri bahwa teknologi dan internet yang terus berkembang, hampir menyentuh setiap sendi kehidupan. Hampir semua kebutuhan masyarakat dapat ditemui dalam bentuk digital karena adanya internet. Internet membuat kita tetap terhubung, bahkan seakan menghapus batasan ruang dan waktu yang ada. Globalisasi yang dikenal masyarakat merupakan buah hasil kehadiran internet yang amat besar dampaknya. Masyarakat perkotaan, generasi milenial, generasi Z, bahkan sudah menganggap internet sebagai sebuah kebutuhan primer, menyamai kebutuhan sandang, pangan, papan yang tidak bisa diabaikan. Oleh karena begitu pentingnya kehadiran internet di era sekarang, pemerintah Indonesia dan juga pihak swasta tengah gencar-gencarnya mengembangkan jaringan internet di negeri ini. Di tengah kondisi pandemi yang membuat mobilitas masyarakat terbatas di ruang nyata, tentu sangat terbantu dengan keberadaan internet.

    Internet sendiri merupakan sebuah jaringan luas yang menghubungkan komputer di seluruh dunia untuk saling terhubung, dengan bantuan beberapa jenis perangkat yang dapat diakses oleh banyak orang. Kemunculan internet menyimpan sejarah dan fakta unik dalam perjalanannya menemani dan hadir di tengah masyarakat. Internet telah digunakan oleh sebanyak 4,5 milyar orang di seluruh dunia berdasarkan data dari WeareSocial dan Hootsuite per-2020. Ini berarti pengguna internet telah mencapai lebih dari 60% populasi penduduk dunia. Indonesia sendiri masuk ke dalam daftar lima negara pengakses internet terbanyak di dunia, setelah Tiongkok di posisi pertama, kemudian dilanjutkan India, Amerika Serikat, dan Brazil. Fakta terkait jumlah pengakses internet di Indonesia sendiri tidak dibarengi dengan tingginya tingkat penetrasi yang ada. Di dunia sendiri, dari 200 lebih negara, hanya ada lima negara dengan tingkat penetrasi internet mencapai angka 99%.

    Ternyata di balik kehebatannya, internet mengalami perjalanan panjang sebelum menjadi seperti adanya sekarang. Konsep jaringan internet diawali pada tahun 1969 sebagai ARPANET yang dibangun oleh United States Department of Defense Advanced Research Projects Agency (ARPA). Kemudian pada tahun 1983, ARPANET menukar protokol rangkaian pusatnya, dari NCP ke TCP/IP, yang mana merupakan awal dari internet sebagaimana kita kenal hari ini. Internet masuk pertama kali ke Indonesia pada tahun 1988 melalui sebuah Internet Protocol (IP) yang didaftarkan oleh Universitas Indonesia. Istilah berselancar di internet atau surfing in the internet pertama kali muncul pada tahun 1992 oleh Jean Armour Polly. Dengan browser pertama yang diperkenalkan adalah Mosaic pada tahun 1993. Vinton Cerf dan Bob Kahn mulai mengembangkan protokol pertukaran data, dengan terciptanya banyak Domain Name System (DNS) yang dapat disesuaikan, seperti .edu, .gov, .com, .mil, .org, .net, dan .int. Berkat jasanya ini Cerf dan Kahn disebut-sebut sebagai Bapak Internet Dunia.

    Media sosial merupakan salah satu bentuk inovasi karena adanya internet. Munculnya jejaring sosial ini dimulai dari kemunculan Friendster pada tahun 2002, kemudian semakin berkembang setelah di tahun 2004 Facebook lahir. Dari 4,5 miliyar pengguna internet dunia, 3,8 milyarnya sudah menggunakan media sosial. Data ini telah menunjukkan bahwa hampir seluruh pengakses internet mengenal dan memiliki sebuah akun media sosial. Berbagai informasi dan fitur menarik yang dihadirkan media sosial membuat sebagian besar penggunanya betah dan nyaman berjam-jam berselancar di dalamnya. Pengguna internet rata-rata dunia menghabiskan waktu selama 6 jam 43 menit, dengan waktu online pada media sosial selama 2 jam 24 menit setiap harinya. Jika disamakan dengan waktu belajar, itu setara dengan dua sampai tiga SKS di perkuliahan. Terkadang kemudahan dan kemenarikan berbagai fitur yang dihadirkan internet membuat masyarakat ketergantungan hingga kecanduan akannya. Bahkan internet acap kali disebut telah menjadi “penguasa” dunia masyarakat modern.

    Tidak dapat dipungkiri, internet memberikan kontribusi yang sangat besar kepada kehidupan masyarakat modern. Dampak positif yang ada juga dibarengi dengan dampak negatif di sisi lainnya. Keberadaannya sekarang ini jelas semakin dirasakan oleh masyarakat dunia. Hadirnya membuat keadaan selama pandemi Covid-19 menjadi tidak seburuk yang dibayangkan. Masyarakat yang terpaut akan jarak, tetap bisa bertemu dan menyapa di ruang virtual. Kegiatan belajar dan bekerja tentu dimudahkan dengan bantuannya. Internet bak penyelamat di tengah pandemi untuk tetap dapat terhubung dengan cepat dan mudah. Keterhubungan yang diciptakan oleh internet membuat masyarakat di tengah pandemi tetap dapat menjalankan rutinitas dan mendapat hiburan. Berbicara mengenai internet sepertinya tidak akan pernah ada habisnya. Mungkin ke depannya berbagai inovasi lain akan terus datang guna mempermudah kehidupan manusia. Bayangkan jika saja hari ini internet belum hadir, besar kemungkinan kalian tidak akan pernah membaca tulisan ini.

    (ayu pratiwi)

    Sumber foto: baktikominfo.id

  • |

    Eco-Friendly Checklist – Save the Planet From Your Desk

    Secara harfiah eco-friendly berarti ramah lingkungan atau tidak membahayakan bagi lingkungan sekitar. Istilah eco-friendly sering digunakan berdampingan dengan istilah go-green yang hingga saat ini terus gencar digalakkan. Gaya hidup modern mendorong manusia untuk menyepelekan kebiasaan hidup hemat energi dan air. Seharusnya dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat didampingi pula dengan kontribusi untuk hidup “green living” sehingga setidaknya dapat melindungi bumi dari polusi udara, air, dan tanah. Berikut adalah beberapa kegaiatan kecil yang dapat dilakukan hanya dimulai dari dunia kerja.

    sumber gambar: wikipedia.id

     

    • Jalan kaki, menaiki sepeda atau menggunakan transportasi umum untuk memulai kegiatan sehari-hari.
    • Non-aktifkan autosaver untuk mengurangi konsumsi energy.
    • Bahan-bahan rapat sebaiknya menggunakan dokumen yang dikirim melalui e-mail atau presentasi di layar sehingga mengurangi penggunaan kertas berlebihan.
    • Turunkan kecerahan pada monitor hingga 70% untuk menghemat energi.
    • Kurangi sampah dengan menggunakan reusable gelas-gelas kopi atau minuman dan membawa tas makan siang atau tumbler untuk bekerja.
    • Simpanlah tanaman di meja kerja untuk meningkatkan kualitas udara di kantor.
    • Menggunakan kertas yang masih dapat digunakan untuk mencetak dokumen.
    • Matikan komputer dan cabut charger sebelum meninggalkan meja kerja setiap hari.
    • Menggunakan lampu yang memiliki sensor gerak sehingga dapat mengurangi energi yang terbuang sia-sia di ruangan kosong yang terkadang lampu tetap menyala.
    • Ciptakan tempat sampah daur ulang sendiri.
    • Membeli bahan makanan dan bahan-bahan penting lainnya secara online, dimaksudkan dapat mengurangi polusi udara yang dapat dihasilkan dari kendaraan pribadi.
    • Menyimpan camilan buatan lokal atau refill di dalam laci untuk mengurangi banyaknya sampah yang menumpuk.
    • Menggalakkan beberapa rekan kerja untuk melakukan hal yang sama.

    Tidak hanya untuk pekerja kantor, hal yang sama juga dapat dilakukan oleh mahasiswa dimanapun dan kapanpun. Berawal dari kegiatan seperti berangkat menuju kampus dengan jalan kaki, membawa bekal dari rumah, ataupun merawat tanaman di meja belajar. Kebiasaan-kebiasaan kecil tersebut tanpa diketahui dapat menjadi pemicu untuk hidup lebih eco-friendly. (Sharmila)

  • Koperasi “Kopma UGM” : Rasa Memiliki Tumbuh Dari Kepedulian Lingkungan

    Yogyakarta-KOPMA-UGM, Isu lingkungan menjadi perhatian banyak kalangan terutama bagi civitas akademika UGM. Kebersihan dan ketertiban fasilitas UGM menjadi salah satu hal yang paling sering disoroti. Padahal kebersihan lingkungan mempengaruhi kenyamanan dan kesehatan penggunanya yang kemudian mempengaruhi aktivitas di lingkungan tersebut.

    Untuk itu Koperasi “Kopma UGM” mengadakan kerja bakti karyawan, pengurus, staf dan asisten bidang yang dilaksanakan pada Sabtu (25/4) kemarin. Diikuti oleh lebih dari 50 orang, kegiatan tersebut mampu merubah tampilan Koperasi “Kopma UGM” menjadi lebih indah dan rapi. “Kegiatan ini sengaja dilaksanakan untuk menumbuhkan kesadaran karyawan, pengurus dan staf serta asbid akan kebersihan lingkungan kerja mereka. Lingkungan yang bersih dan sehat akan membuat mereka lebih nyaman dan semangat. Kerja bakti bersama juga menumbuhkan kecintaan dan rasa memiliki lingkungan Koperasi “Kopma UGM,” demikian penuturan Akhmad Faqihuddin, Kabid. HRD periode 2015/2016.

    Kerja bakti dilaksanakan selama 2 jam sebelum divisi-divisi usaha dibuka. Karyawan, pengurus, staf dan asbid dibagi menjadi sejumlah kelompok yang disebar ke divisi-divisi dan ruang anggota. “Semua peserta kerja bakti semangat dan antusias membersihkan bagian luar dan dalam bangunan. Alhamdulillah, karena semua bisa bekerjasama, kami dapat menyelesaikan kegiatan ini sebelum divisi usaha dibuka,” ujar Umi Sayidul M, staf HRD yang juga menjadi peserta kerja bakti. (Humas dan Gerakan Koperasi “Kopma UGM” / Nabiila Nurfitri)

  • Pengumuman Asisten Bidang Periode I Tahun 2015

    Setelah melewati tahap magang pada tanggal 31 Maret 2015 sampai dengan tanggal 7 April 2015, berikut adalah peserta yang lolos dan akan menjalani tugas baru sebagai Asisten Bidang Periode 1 Tahun 2015:

    PSDA

    Muhammad Anharulfikri

    Danang Triyantoro

    Bisnis

    Yuliana Purwaningtias

    Siti Wariyullarum

    HRD

    Umar Kusumahadi

    Keuangan

    Minarsih

    Arief Eko Wiranto

    Humas dan Gerakan

    Novi Isnaeni

    Administrasi

    Yogawati

    Arif Ardiasmono

    Dimohon nama-nama di atas dapat menghadiri acara penandatanganan SPK pada tanggal 9 April 2015 pukul 17.00 di Ruang Sidang dengan membawa 2 buah materai 6000 rupiah. Dimohon ketepatan waktunya, terimakasih.

    Selamat kepada seluruh Asisten Bidang Periode 1 tahun 2015!

    Selamat datang, selamat bergabung, dan selamat berkontribusi!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.