Pelatihan Sistem Manajemen Kas

Yogyakarta-Kopma UGM, Pelatihan sistem manajemen kas yang diadakan oleh bidang keuangan (09/4) bertujuan untuk mengevaluasi dan memperbaiki sistem manajemen kas yang ada di Koperasi “Kopma UGM”. Acara yang bertempat di Ruang Sidang II Gelanggang Mahasiswa UGM diisi oleh Hesti Arumawati dan Devia Susana dari Direktorat Keuangan UGM.

“Pelatihan ini bukan hanya sekedar membahas sistem manajemen kas yang ada di Koperasi “Kopma UGM”, akan tetapi juga membahas bagaimana mengimplementasikannya sehingga dapat terwujud sistem manajemen kas yang ideal,” ungkap Sulistyowati yang diwawancarai seusai kegiatan.

“Harapannya nanti ilmu yang didapat mampu diterapkan tidak sambil lalu. Apabila membutuhkan pelatihan lagi dapat menghubungi pihak-pihak yang ahli,” tandas Novitas Rahmawati selaku anggota pengawas Koperasi “Kopma UGM”.

Similar Posts

  • |

    Relasi dan Prestasi dalam Lingkup Koperasi “Kopma UGM”

    Yogyakarta, 1 November 2020 — Koperasi “Kopma UGM” sukses menggelar program Sharing Session Gerakan Cinta Koperasi #2 pada Minggu pagi (1/10). Pada kesempatan kedua ini, tema yang diangkat adalah “Relasi, Koperasi, dan Prestasi” yang dibawakan oleh Abimanyu Arya Ramadhan, mahasiswa PWK FT UGM 2017. Berlangsung melalui platform Google Meet, acara dimulai pukul 09.30 WIB.

     

    Acara sharing session ini tidak hanya diisi dengan cerita pengalaman-pengalaman yang dilalui Abimanyu selama di Koperasi “Kopma UGM”, ia juga membahas topik secara teori. Pemaparan materi diawali dengan mengenalkan definisi relasi dan prestasi secara umum. Menurut Abimanyu, relasi adalah hubungan antara satu orang dengan orang lain yang dapat menimbulkan komunikasi di dalamnya. Selain itu, dengan adanya relasi dapat mendatangkan kebermanfaatan di masa mendatang karena adanya hubungan komunikasi yang sudah terjalin baik sebelumnya. “Relasi sangat bernilai positif bagi teman-teman karena memang suatu saat nanti akan mendapatkan manfaatnya atau timbal baliknya baik  teman-teman kepada orang lain atau orang lain kepada teman-teman,” ucapnya.

     

    Sedangkan prestasi dalam KBBI berarti yang telah dicapai (dari yang telah dilakukan, dikerjakan, dan sebagainya). Menurut Abimanyu sendiri, prestasi adalah suatu hasil capaian atau penghargaan dari seseorang atau kelompok yang telah berhasil dalam melakukan suatu hal yang menjadi suatu keunggulan dibandingkan yang lain dan dapat membanggakan bagi diri sendiri maupun orang lain. Prestasi tidak hanya diartikan sebagai capaian yang bersimbol, menjadi orang yang bermanfaat dan membanggakan juga merupakan prestasi.

     

    Selanjutnya, Abimanyu menjelaskan bagaimana dirinya membangun relasi dan prestasi dalam lingkup Koperasi “Kopma UGM”. Hal pertama dan utama yang dilakukan adalah niat. Niat sangat penting untuk membentuk komitmen bergabung di suatu organisasi atau kepanitiaan. Kita juga harus mempertimbangkan beberapa kegiatan yang akan diikuti dengan berbagai risiko kedepannya. Kita dapat mengikuti beberapa kegiatan dengan mempertimbangkan manajemen waktu atau hanya mengikuti satu kegiatan sehingga bisa fokus dan tekun. Namun, beberapa orang juga dapat mengikuti beberapa kegiatan dengan manajemen waktu yang baik. Oleh karena itu, segala sesuatu harus dipertimbangkan dengan matang. “Kita harus punya komitmen sebelum masuk suatu organisasi atau kepanitiaan, apakah kita harus mengambil banyak tapi nanti risikonya malah keteteran atau teledor tidak bisa manajemen waktu dengan baik atau kita fokus saja yang sedikit tapi kita benar-benar serius mengikuti, kebetulan saya pilih yang sedikit saja dan ditekuni, sampe sekarang masih jadi anggota Kopma UGM,” tuturnya.

     

    Setelah memiliki niat, langkah selanjutnya adalah mencari informasi mengenai apa saja kegiatan yang ada di Koperasi “Kopma UGM” melalui pengurus koperasi sendiri, kakak tingkat maupun teman yang sudah bergabung. Mengingat beragamnya gugus, komunitas, dan divisi usaha yang ada di Koperasi “Kopma UGM”, kita juga harus bisa memilih sesuai minat dan kemampuan yang dimiliki. “Sangat bagus sekali ya menggali informasi sedalam-dalamnya, memang kita dituntut mencari informasi jangan menunggu informasi nanti kita yang ketinggalan dan coba dengan informasi itu sesuaikan dengan minat dan kemampuan kira-kira mau masuk yang mana, kalau ragu dipertimbangkan lagi,” ungkap Abimanyu.

     

    Setelah cocok dengan kegiatan yang diikuti, cobalah mencari teman dengan mencoba kenalan dan berkomunikasi dengan baik. Kita harus mencoba memberanikan diri untuk memulai percakapan karena ini merupakan momen penting untuk memulai mencari relasi, baik seangkatan, adik tingkat, maupun kakak tingkat. Relasi bermula dari perkenalan, dari perkenalan kita akan membangun percakapan dan hubungan. Bisa dipraktikkan ketika ada pertemuan, kita dapat memulai membuka obrolan terlebih dahulu. Manfaatkan kesempatan untuk mengenali orang di sekitar kita untuk membangun relasi. “Jangan menunggu orang lain memulai karena nanti akan ketinggalan atau terlewat kesempatan yang sangat baik, jadi usahakan kalau ada temuan di awal kepanitiaan atau organisasi coba kenali orang di samping kanan kirinya, dengan itu nanti akan mulai mengenal dan suatu saat bisa terus berkomunikasi dan terjalin relasi,” ungkap Abimanyu.

     

    Selanjutnya adalah mencoba memberanikan diri untuk mengikuti kompetisi baik individu maupun kelompok, terutama dalam perlombaan antar-koperasi mahasiswa. Ketika kita bergabung di Koperasi “Kopma UGM”, banyak sekali perlombaan yang dapat diikuti. Kita harus memberanikan diri keluar dari zona nyaman untuk mengejar prestasi dan relasi. Gagal bukan masalah, justru akan mendorong kita untuk lebih matang mengikuti perlombaan selanjutnya. “Kebetulan dulu saya ikut, dan pertama kali ikut seleksi itu gagal, berikutnya mencoba seleksi dengan persiapan yang lebih matang, awal-awal coba memang perlu, kalau tidak berani mencoba bakal ketinggalan kesempatan yang bagus,” ungkap Abimanyu. “Gagal sekali, dua kali, tiga kali, gak masalah, yang penting coba terus, itu untuk kita keluar dari zona nyaman dan mendapatkan prestasi tersebut,” imbuhnya.

     

    Setelah itu, Abimanyu berbagi pengalaman mengenai kepanitiaan dan prestasi yang diperoleh dari bergabung di Koperasi “Kopma UGM” dimana tentu menghasilkan relasi yang baik. Selain relasi, prestasi dan kegiatan yang diikuti juga dapat dijadikan bahan Curriculum Vitae yang lumayan. Dengan bergabung di Koperasi “Kopma UGM”, setidaknya kita akan mendapatkan tiga hal, yaitu relasi, koperasi, dan prestasi. Hal itu sangat penting untuk meningkatkan skills dari berbagai kegiatan yang ada. “Kuncinya adalah berani memulai dengan komunikasi, jangan malu-malu dan manfaatkan kesempatan yang sudah ada di depan mata, jangan ditunda-tunda,” pesan Abimanyu di akhir acara.

     

    • Whafir Pramesty
  • Open Recruitment Staff Koperasi “Kopma UGM”

    Ingin berkontribusi lebih jauh di Kepengurusan-Staf Koperasi “Kopma UGM”?
    Ingin belajar bagaimana mengelola sebuah organisasi?

    Yuk, persiapkan dirimu untuk mengikuti rangkaian oprec staf di Koperasi “Kopma UGM”…

    #UGM #banggamenjadiugm #kopma #koperasi #kopmaugm #oprecstaff #staf #openrecruitment #coming #soon #organisasi #belajar #kepengurusan

    #AkuCintaKoperasi #Aciko

  • Pendidikan Organisasi ke-32 Koperasi “Kopma UGM”

    Pagi itu embun pagi masih menyingsing di sebagian sudut bangunan Koperasi ‘’Kopma UGM’’, mataharipun masih malu-malu menampakan dirinya. Namun hal itu tak menyurutkan semangat sekelompok mahasiswa yang terlihat tengah menjinjing barang bawaan berbaris mengantri untuk menaiki bus. Bus-bus itu membawa mereka ke suatu tempat berbukit yang terletak di sebelah barat Kota Yogyakarta. Kaki Langit, nama sebuah tempat yang berada di Kecamatan Imogiri itu. Kaki Langit memang sebuah tempat yang pas untuk berekreasi santai di akhir pekan. Namun, mereka bukanlah para mahasiswa yang mau mengahabiskan akhir pekannya hanya dengan bersantai saja. Mereka merupakan sekelompok mahasiswa yang tengah mengikuti kegiatan Pendidikan Organisasi (Dikorg) ke-32 yang dilaksanakan oleh Koperasi ‘’Kopma UGM’’.

    Kegiatan yang berlangsung pada pertengahan November 2016 merupakan sebuah bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berorganisasi anggota Koperasi ‘’Kopma UGM’’. “Menyatu dengan Alam”, merupakan tema dari pendidikan organisasi kali ini. Desa Kalitirto yang menjadi tempat Dikorg berlangsung, menjadikan tema ini benar-benar terwujud. Kegiatan yang dilaksanakan berupa kegiatan pembekalan yang bertujuan meningkatkan khasanah ilmu pengetahuan dan kemampuan di lapangan secara lebih nyata dan jelas. Kegiatan ini diawali dengan pembukaan oleh Ketua panitia, Rofi, dan dilanjutkan dengan pemberian materi dari staf-staf Koperasi ‘’Kopma UGM’’ mengenai perkoperasian mulai dari budaya, wawasan dasar, bagaimana bernegoisasi dan hal-hal menarik lainnya yang diberikan pada sesi materi. Kegiatan ini dikemas dengan sesi diskusi dan simulasi yang menarik sehingga membuat acara semakin menyenangkan.

    Malam harinya, agenda berlangsung dengan pembekalan secara emosional oleh Trainer Community (TC) Koperasi ‘’Kopma UGM’’. Pada sesi ini, para peserta diberikan kesempatan untuk dapat mengekspresikan mimpi-mimpi mereka melalui secarik kertas dan mengucapkannya di depan peserta. Acara ini semakin meriah dengan penampilan pentas seni dari masing-masing kelompok mulai dari drama, orasi sampai dengan stand up comedy. Rangkaian acara tersebut membuat acara semakin hangat dan begitu terasa kekeluargaannya. Acara dilanjutkan dengan penerbangan lampion harapan dan forum grup discussion yang menjadi penutup dari rangkaian acara hari itu.
    Keesokan harinya acara dilanjutkan dengan outbond yang dilaksanakan dari pagi sampai siang hari. Sesi ini bertujuan untuk meningkatkan kekompakan dan kerja sama setiap tim dalam menyelesaikan setiap sesi out bond yang ada. Berakhirnya sesi outbond menjadi tanda berakhirnya Dikorg ke 32 yang dilaksanakan dengan meriah dan penuh kebahagiaan.

  • Online Quiz ITC Koperasi “Kopma UGM”

    Halo Kopmania
    Untuk mengisi liburan yang panjang ini, Gugus Komunitas IT Club Koperasi “Kopma UGM” mengadakan kuis online. Pertanyaan-pertanyaan dalam kuis ini seputaran tentang koperasi dan teknologi yang akan menguji dan menambah pengetahuan kalian tentang kedua hal tersebut. Dari kuis ini akan diambil 3 pemenang dengan poin tertinggi yang akan mendapatkan souvenir menarik dari kami.
    Caranya:
    1. Buka tautan berikut https://goo.gl/T3Emh0
    2. Klik “Start Quiz”
    3. Klik “Play with an account”
    4. Klik “Facebook log in” dan log in menggunakan Facebook
    5. Kerjakan kuisnya!
    Score didasarkan pada jawaban yang benar dan waktu yang digunakan dalam menjawab kuis tersebut. Keputusan penyelenggara tidak dapat diganggu-gugat. Periode lomba 20 Juli 2016 sampai dengan 27 Juli 2016. Pengumuman pemenang beruntung 29 Juli 2016
    Good Luck and Have Fun!

    ‪‪#‎AkuCintaKoperasi‬ ‪#‎Aciko‬

  • Diksarkop 111

    Yogyakarta-Kopma UGM, Pendidikan Dasar Koperasi (Diksarkop) ke-111 dengan tema  “Sebarkan Virus Koperasi untuk Indonesia Mandiri” diadakan oleh bidang Pengembangan Sumber Daya Anggota (PSDA) pada tanggal 9—10 Mei 2015 bertujuan untuk membekali anggota agar lebih aktif mengeksplor diri di dunia perkoperasian. Acara yang bertempat di Ruang Kuliah Diploma Teknik Mesin dan Ruang Sidang Koperasi “Kopma UGM” terdiri dari serangkaian materi dan outbond.

    Menurut Singgih Rady Gesit Irmawan selaku ketua panitia Diksarkop 111, tema “Sebarkan Virus Koperasi untuk Indonesia Mandiri” diambil karena mengandung arti bahwa peserta diksarkop 111 yang datang dapat memperoleh ilmu yang bermanfaat dan diterapkan di masyarakat luar untuk terwujudnya Indonesia mandiri.

    “Harapannya setelah mengikuti diksar, teman-teman anggota dapat aktif mengikuti kegiatan yang ada di Koperasi “Kopma UGM”, baik itu gugus komunitas, tim kerja, maupun part-time,” tandas Muhammad Fajri Saptaji selaku ketua umum Koperasi “Kopma UGM” yang diwawancarai sesuai acara dilaksanakan.