Koperasi “Kopma UGM” Ucapkan Selamat Atas Dilantiknya Kepengurusan Staf HKMY Periode 2016/2017

Yogyakarta – Koperasi “Kopma UGM” mengucapkan selamat atas dilantiknya Kepengurusan Staf HKMY (Himpunan Koperasi Mahasiswa Yogyakarta) periode 2016/2017 pada Sabtu, 27 Februari 2016 yang diselenggarakan di Ruang Sidang Rektorat lama UIN Sunan Kalijaga. Acara yang dihadiri oleh perwakilan demisioner HKMY, delegasi Kopma Se-Jogja, FKKMI dan masih banyak lagi berlangsung meriah dan seru karena semua tamu undangan dapat hadir pada pelantikan Kepengurusan Staf HKMY periode 2016/2017.

Ufairoh Nurulhayah selaku Ketua Umum Koperasi “Kopma UGM” mewakili Kepengurusan-Staf dan Jajaran Koperasi “Kopma UGM” mengucapkan selamat atas dilantiknya Kepengurusan Staf HKMY periode 2016/2017, terlebih kepada Noor Suhartono selaku Dewan Pengawas HKMY dan Danang Triyantoro selaku Dewan Presidium Litbang HKMY. “Semoga dapat selalu amanah di dalam mengemban tugas dan tanggung jawabnya,” Ujar Ufairoh. Danang Triyantoro selaku Dewan Presidium Litbang HKMY mengatakan sangat senang dapat mengemban tanggung jawab ini dan siap bekerja untuk HKMY yang lebih baik agar Kopma Se-Jogja dapat bersatu untuk memajukan koperasi di Indonesia.

Similar Posts

  • Open Recruitemnt Asisten Bidang Periode I 2015

    11044622_1602676379947078_4538030871994255491_n

    Ayo buat kamu-kamu-kamu yang mau belajar lebih banyak tentang Koperasi “Kopma UGM”. Segera daftar dan ikuti seleksinya!!

    Persyaratan:

    1. Anggota Koperasi “Kopma UGM” (dibuktikan dengan Kopma Member Card)
    2. Sudah mengikuti DIKSAR
    3. Sudah/akan mengiktu DIKORG
    4. Lunas simpanan wajib sampai Agustus 2015
    5. Pas foto 3×4
    6. Curriculum Vitae
    7. Life plan di Koperasi “Kopma UGM”

    Pilihan Bidang:

    1. Pengembangan Sumber Daya Anggota (PSDA)
    2. Bisnis
    3. HRD
    4. Keuangan
    5. Humas dan Gerakan
    6. Administrasi

    Timeline:

    1. 10-19 Maret 2015 (Pengumpulan berkas)
    2. 20-21 Maret 2015 (Tes tulis dan FGD)
    3. 23-25 Maret 2015 (Wawancara)
    4. 26 Maret – 1 April 2015 (Magang)

     

     

  • TOT Trainer Community Koperasi “Kopma UGM” 2015

    IMG-20150303-WA0012

    Yogyakarta-5 Maret 2015, Trainer Community (TC) Koperasi “Kopma UGM” telah mengadakan acara Training For Trainer (TOT) pada tanggal 3 Maret 2015 pukul 19.30-21.25 WIB di Ruang Sidang Koperasi “Kopma UGM”.

    Menurut Rony Iskandar selaku Ketua TC Koperasi “Kopma UGM” 2015/2016, “Acara ini diselenggarakan sebagai upaya peningkatan kualitas trainer yang tergabung dalam gugus komnunitas TC Koperasi “Kopma UGM””.

    Dalam menyelenggarakan acara ini, TC bekerja sama dengan Andromeda. Andromeda adalah sebuah lembaga training prefesional yang berada di luar Koperasi “Kopma UGM” yang beralamat di Yogyakarta. Selain itu, Andromeda juga merupakan learning center yang cakupannya menyangkut outdoor dan indoor training.

    Rangkaian acara dalam kegiatan dalam kegiatan ini adalah pertama pembukaan oleh Ketua TC, kemudian dilanjutkan dengan materi mengenai organizing event yang disampaikan oleh Lucky (Andromeda), terakhir seusai materi acara ditutup dengan doa dan foto bersama.

    “Harapannya anggota TC ke depannya dapat lebih baik dalam mengorganisir sebuah event, baik itu outdoor maupun indoor,” tutur Rony Iskandar setelah acara TOT dilaksanakan. (Humas Kopma UGM / Rusli Akhmad Junaedi).

  • Pelatihan PKL II 2015

    Pelatihan PKL 2 2015

    Yogyakarta- 25 Maret 2015, bidang Human Resource and Development (HRD) Koperasi “Kopma UGM” periode 2015/2016 kembali mengadakan pelatihan PKL II pada tanggal 20 Maret 2015 pukul 09.00—11.30 WIB di Ruang Sidang Koperasi “Kopma UGM” dan dihadari oleh sebelas orang yang terdiri dari siswa-siswi PKL di Koperasi “Kopma UGM” dari SMKN 7 Yogyakarta dan SMKN 1 Pengasih Kulonprogo.

    Menurut Nurul Meika Tri Wahyuni selaku staf HRD Koperasi “Kopma UGM” periode 2015/2016, “Tujuan diadakan pelatihan pada kali ini adalah untuk melatih peserta PKL di Koperasi “Kopma UGM” membuat curriculum vitae (CV) dan laporan keuangan.”

    Pukul 09.00 WIB acara dimulai dengan pembukaan oleh Meika kemudian dilanjutkan dengan presentasi dari dua kelompok perwakilan tiap-tiap sekolah. Setelah kedua kelompok mempresentasikan materinya, acara dilanjutkan dengan penyampaian kritik, saran, dan pertanyaan dari peserta lain.

    Seusai sesi tanya jawab, acara dilanjutkan dengan diskusi antar peserta mengenai tugas-tugas PKL hingga pukul 11.30 WIB. (Humas Koperasi “Kopma UGM” / Rusli Akhmad Junaedi).

  • |

    1 Juni 1945 : Hari Bersejarah Pancasila

    1 Juni, hari yang bersejarah bagi bangsa Indonesia, hari dimana Pancasila dilahirkan. Sebelum melanjutkan pembahasan mengenai hari lahir Pancasila, perlu digarisbawahi bahwasanya hari lahir Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni berbeda dengan hari kesaktian Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Oktober. Pancasila yang memiliki lima sila sesuai namanya yaitu “panca” yang berarti lima, memiliki proses lahir yang tidak mudah dan dipenuhi dengan pertukaran pendapat antartokoh bangsa Indonesia.

    Awal mula lahirnya Pancasila ke Bumi Pertiwi adalah janji Jepang yang menyatakan akan memberikan kemerdekaan kepada bangsa Indonesia pada tanggal 7 September 1944. Realisasi janji tersebut didapat oleh bangsa Indonesia pada tanggal 29 April 1945, bertepatan dengan ulang tahun Tenno Heika Kekaisaran Jepang, Hirohito. Perwujudan janji tersebut yaitu dengan dibentuknya Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang diketuai oleh Dr. Radjiman Wedyodiningrat dan Mr. Soepomo sebagai ketua muda. Sidang pertama BPUPKI dilaksanakan pada tanggal 29 Mei hingga 1 Juni 1945 dengan terlebih dahulu didahului suatu upacara pembukaan pada tanggal 28 Mei. Pembicara pada sidang kali ini adalah para perumus Pancasila yaitu Moh. Yamin, Mr. Soepomo, dan Ir. Soekarno. Pembahasan utamanya mengulas mengenai fondasi ideologi atau falsafah hidup bangsa Indonesia. Sesuai dengan fakta sejarah, yang pertama kali melantangkan pendapatnya ialah Moh. Yamin pada tanggal 29 Mei 1945. Berikut pendapat atau usulan dari Moh. Yamin :

    1. Peri Kebangsaan
    2. Peri Kemanusiaan
    3. Peri Ketuhanan
    4. Peri Kerakyatan
    5. Kesejahteraan Rakyat.

    Usulan kedua datang dari Mr. Soepomo pada tanggal 31 Mei 1945 yang intinya menekankan atas lima prinsip utama, yaitu :

    1. Persatuan
    2. Kekeluargaan
    3. Keseimbangan lahir batin
    4. Musyawarah
    5. Keadilan rakyat.

    Usulan yang terakhir datang dari Bapak Proklamator Indonesia, Ir. Soekarno, pada tanggal 1 Juni 1945 dengan Pancasila, Trisila, dan Ekasilanya, yaitu :

    1. Kebangsaan
    2. Kemanusiaan
    3. Musyawarah, mufakat, perwakilan
    4. Kesejahteraan sosial
    5. Ketuhanan yang berkebudayaan.

    Ir. Soekarno menambahkan, apabila Pancasilanya tidak diterima, maka dapat diganti dengan Trisila yang terdiri atas tiga sila, yaitu :

    1. Sosio-Nasionalisme
    2. Sosio-Demokrasi
    3. Ketuhanan.

    Apabila masih belum dapat diterima, Ekasila yang berisikan satu sila saja, yaitu gotong royong, dapat digunakan. Seusai Ir. Soekarno menyampaikan usulannya, setiap anggota diminta untuk memberikan usulan tertulis yang kemudian dikumpulkan dan disusun oleh Panitia Delapan yang terdiri atas :

    1. Ir. Soekarno
    2. Drs. Moh Hatta
    3. Sutardjo
    4. K.H. Wachid Hasyim
    5. Ki Bagus Hadikoesoemo
    6. Otto Iskandardinata
    7. Moh. Yamin
    8. Mr. A.A. Maramis.

    Saat Panitia Delapan bersidang ditemukan perbedaan pendapat mengenai apakah Indonesia akan dijadikan sebagai sebuah negara berdasarkan syariat Islam atau tidak. Oleh karena itu,  dibentuklah Panitia Sembilan yang kemudian bersidang pada tanggal 22 Juni 1945 dan menghasilkan suatu kesepakatan yang dikenal sebagai Piagam Jakarta atau Jakarta Charter. Pancasila termaktub di dalam alinea keempat :

    1. Ketuhanan Yang Maha Esa
    2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
    3. Persatuan Indonesia
    4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
    5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

    Oleh karena itu, hari lahir Pancasila diperingati setiap tanggal 1 Juni karena pada saat itulah untuk pertama kalinya kata Pancasila dicetuskan oleh Ir. Soekarno. Sudah sepantasnya kita semua menjalankan Pancasila sebagaimana dirumuskan oleh para pendiri bangsa ini. Sudah sepatutnya kita menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa para pahlawannya” (Ir. Soekarno, 10 November 1945).

    Sumber gambar sampul : kemlu.go.id

  • Koperasi “Kopma UGM” Adakan Pelatihan Pemadam Kebarakan

    Yogyakarta-Koperasi “Kopma UGM” kembali mengadakan pelatihan pemadam kebarakan untuk satpam dan pegawai kafetaria bekerjasama dengan BPBD Provinsi Yogyakarta. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan edukasi pada karyawan mengenai teknik dalam memadamkan api di lingkungan kerja. Pelatihan ini dilaksanakan pada Senin (21/12) bertempat di halaman belakang Koperasi “Kopma UGM”.

    Pelatihan yang ikuti oleh seluruh satpam dan beberapa karyawan divisi kafetaria terdiri dari dua sesi, yakni sesi materi dan praktik. Pada sesi pertama, duainstruktur dari BPBD Provinsi Yogyakarta mencapaikan materi secara bergantian mengenai penanggulan bencana kebakaran serta langkah-langkah memadamkan api, baik itu secara tradisional dengan menggunakan karung goni yang telah direndam air maupun menggunakan tabung pemadam kebakaran.

    Selanjutnya, pada sesi kedua masing-masing peserta praktik dengan menggunakan cara tradisional dan modern secara bergantian. Sesudah praktik, instruktur melakukan evaluasi pada hasil pelatihan. Menurut Eddy Nugroho selaku salah satu instruktur pelatihan dari BPBD Provinsi DIY mengatakan, “Secara umum peserta pelatihan sudah cukup baik. Harapannya pelatihan ini dapat bermanfaat untuk Koperasi “Kopma UGM” kedepannya.”

  • Awal yang Membanggakan

    Jumat (17/10) pukul 08.00 WIB tiga orang anggota baru Gugus Komunitas Speaking Club (SC) Koperasi Kopma UGM bertolak ke Sekolah Tinggi Multimedia MMTC Yogyakarta untuk mengikuti lomba PARD 2 (Public Announcers Radio’s Day). Acara tersebut diadakan dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda. Mereka adalah Endah Nur Hayati, Dwi Thia Putri, dan Anis Siti Nurjanah. Informasi lomba secara tidak sengaja didapat dari Nur Hasanah, Staf Adminkeu SC yang membaca posternya di Kafetaria Kopma UGM.

    Sesampainya di lokasi, mereka langsung melakukan daftar ulang dan menentukan nomor urut lomba di meja resepsionis. Menjelang pukul 09.00 WIB para peserta masuk ke studio TV untuk mendengarkan materi singkat tentang dasar-dasar kepenyiaran radio oleh Bagas Wicaksono dari radio JizFM. Materi tersebut diharapkan dapat menambah kepercayaan diri para peserta sebelum berlomba. Pukul 10.00 WIB para peserta mulai dipanggil satu persatu ke ruangan lomba. Mereka akan menunjukkan kebolehan berbicara layaknya penyiar radio di hadapan 3 orang juri. Setiap peserta diberi waktu 5 menit untuk membacakan berita dan siaran tanpa teks dengan tema yang telah ditentukan.

    Keesokan harinya, Sabtu (18/10) pukul 18.00 WIB digelar acara puncak Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Sekolah Tinggi Multimedia MMTC Yogyakarta, sekaligus pengumuman lomba penyiar. Tidak disangka nama Dwi Thia Putri keluar sebagai Juara I Lomba PARD 2, dan berhak atas sertifikat, piala, beserta sejumlah uang pembinaan. Perlu diketahui bahwa Dwi Thia Putri, atau akrab disapa Thia adalah anggota baru SC hasil recruitment Diksar 108 lalu. Hasil tersebut jauh dari perkiraan karena tujuan utama SC mengikuti lomba tersebut sebatas sarana meng-upgrade diri untuk mengembangkan broadcast SC di Pink Box. Sebelumnya, satu minggu menjelang hari-H lomba penyiar, teman-teman SC mempersiapkan diri dengan beberapa kali berlatih di Pink Box tentang teknik-teknik membaca berita dan siaran.
    SC tidak ingin cepat berpuas diri karena telah memenangkan lomba penyiar PARD 2. Persaingan di ranah public speaking sangatlah ketat. Perjalanan SC masih panjang untuk menghasilkan MC, broadcaster, dan reporter yang berkualitas. Kemenangan ini akan menjadi pendorong semangat SC untuk terus berusaha memberikan performa terbaik di setiap kesempatan.

    Rahmawati Ayu P. A
    Ketua SC