Koperasi “Kopma UGM” adakan Bakti Kopma

Yogyakarta – Koperasi “Kopma UGM” mengadakan acara Bakti Kopma yang diusung oleh Bidang HRD Koperasi “Kopma UGM” pada Sabtu (19/3) lalu. Agenda Bakti Kopma yaitu bersih-bersih Koperasi “Kopma UGM”, mulai dari ruang ketum, ruang anggota, ruang pengurus, lingkungan sekitar Koperasi “Kopma UGM”, divisi-divisi usaha Koperasi “Kopma UGM” dan lain sebagainya. Tak hanya pengurus-staf saja, namun, karyawan, PKL dan anggota Koperasi “Kopma UGM” turut pula membersihkan lingkungan Koperasi “Kopma UGM”.

Pengurus-staf, anggota dan karyawan Koperasi “Kopma UGM” berkumpul pada jam 07.00 WIB. Bidang HRD membagi karyawan ke dalam beberapa kelompok secara acak, agar, karyawan antar divisi dapat saling bekerja sama. Sekitar jam 07.20, semua elemen Koperasi “Kopma UGM” menyingsingkan lengan baju untuk bahu membahu membersihkan lingkungan Koperasi “Kopma UGM”. Bakti Kopma berakhir sekitar pukul 11.00 WIB.

“Saya senang karena baik anggota, karyawan, maupun pengurus-staf tidak perlu dikomando untuk membersihkan lingkungan dan acara juga berlangsung dengan baik. Harapan saya, agar anggota, karyawan dan pengurus-staf Koperasi “Kopma UGM” timbul rasa kepemilikannya terhadap Koperasi “Kopma UGM” dan mengenal Koperasi “Kopma UGM” secara detail serta dapat mengakrabkan karyawan antar divisi. Walaupun, masih ada beberapa hal yang perlu dievaluasi,” ujar Rony Iskandar selaku Staf HRD Koperasi “Kopma UGM” sekaligus pengusung acara ini.

Similar Posts

  • |

    Perwira Muda sebagai Kunci Indonesia Emas 2045

    Diselenggarakan oleh Koperasi “Kopma UGM”, Webinar Gebyar Perwira Nasional 2020, menghadirkan dua bahasan tema yang relevan dengan wirausaha dan perekonomian masa kini. Mengusung tema “Mencetak Wirausahawan Muda Sukses dan Berkualitas dalam Menyongsong Indonesia Emas 2045”, sebagai webinar kedua, yang berlangsung pada 28 November 2020. Ditemani moderator webinar, Wildan Dwi Cahyadi, pembicara Dr. Rangga Almahendra, S.T., M.M menyampaikan materi menarik selama kurang lebih 1,5 jam.

    Dr. Rangga berbagi tips dan trik terkait strategi kewirausahaan untuk para peserta webinar, yang kerap disapanya sebagai “perwira”. Wirausahawan ialah orang-orang pemberani layaknya jendral atau perwira dalam dunia bisnis. Penting untuk seorang wirausahawan mengetahui kunci untuk memenangkan sebuah kompetisi, yaitu perihal mengenal diri sendiri dan situasi. Bisnis bukan sekadar keinginan pribadi, tapi lebih kepada melihat situasi dan juga peluang. Menurut Dr. Rangga bisnis lebih mudah mencapai sukses ketika berhasil menghasilkan solusi dari permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat.

    Skala prioritas menjadi penting untuk dimiliki wirausahawan, dengan susunan skala urgensi dan skala important. Bisnis adalah tentang bagaimana seorang wirausahawan memposisikan dirinya di pasar. Memposisikan diri di tempat yang memiliki peluang pendukung keberlangsungan usaha. Kerja sama dan kolaborasi dapat menjadi pilihan untuk mengoptimalkan peluang pasar yang ada.

    Banyak bercerita tentang pengalaman beliau dalam bekerja, baik sebagai tenaga pendidik, ataupun wirausahawan, Dr. Rangga berbagi banyak sebagai pembelajaran. Berwirausaha bukan sekadar untuk hidup, tapi lebih pentingnya adalah untuk menghidupi. “Jangan terlalu fokus pada produk, tapi fokuslah pada kompetensi. Karena kompetensi itu layaknya akar yang kuat untuk menunjang hasil setelahnya” terang Dr. Rangga dengan tegas. Seorang wirausahawan diharapkan fokus pada benefit bukan hanya berpacu meraih profit.

    Ketersediaan modal menjadi faktor penghambat utama dalam berwirausaha. Uang, aset bangunan, sumber daya alam, mesin dan lainnya menjadi modal, namun bukan yang utama. Modal yang paling berharga adalah human capital, yang tidak akan terdepresiasi bahkan ketika ia sering digunakan. Sebaliknya, ketika semakin diasah, human capital akan semakin memiliki nilai. Inovasi dan kreativitas menjadi dasar keunggulan yang dimiliki human capital. Seorang wirausahawan harus bisa menciptakan value atau nilai dalam bisnisnya. Formula yang dapat diterapkan dalam mengembangkan human capital yang berkualitas adalah dengan mencari cara unik dan berbeda, serta mendekatkan diri kepada masyarakat untuk melihat peluang.

    Berbagai usaha yang dirintis oleh Dr. Rangga banyak berkaitan dengan peningkatan ilmu dalam berwirausaha dan mengelola keuangan untuk menuju kehidupan yang lebih sejahtera. Kekuatan take and give dapat mendukung dalam menjadi landasan berbisnis. Semakin banyak solusi yang ditawarkan untuk masyarakat akan membawa lebih banyak kebaikan untuk pengembangan bisnis yang didapat dari masyarakat pula.

    Kunci pendukung dan pembangunan perekonomian Indonesia agar dapat menuju Indonesia Emas 2045 adalah tetap pada bagaimana human capital yang ada. Inovasi dan kreativitas yang dimiliki oleh generasi muda bangsa dapat menjadi senjata menuju perwujudan hal tersebut.  Cita-cita mulia Indonesai Emas 2045 harapannya bukan hanya sekadar angan, namun mimpi yang harus direalisasikan. “Cara untuk mewujudkan semua mimpi adalah dengan cara bangun terlebih dahulu” menjadi pesan penutup Dr. Rangga untuk para perwira, peserta webinar.

     

    (ayu pratiwi)

     

     

  • Sharing Pengawas: Dari Koperasi “Kopma UGM” ke Kopma UNS

    Belajar mengenai perkoperasian, tidak terbatas pada belajar mengenai manajemennya saja, melainkan juga dari segi kepengawasan. Sabtu (24/12), Pengawas Koperasi “Kopma UGM” menyempatkan untuk mengunjungi pengawas Kopma UNS, dalam rangka sharing antar pengawas. Sharing in bertujuan untuk saling belajar kepengawasan di Koperasi Mahasiswa (Kopma).

    Ditemui langsung oleh pengawas Kopma UNS, pembahasan mengenai kepengawasan antar kedua kopma berlangsung seru. Hal-hal yang dibahas pengawas antar kedua kopma, antara lain berkaitan dengan model Diksar (Pendidikan Dasar) Kopma UNS, laporan tri wulan, dan kunjungan lapangan. “Pengawasan pada setiap kopma nampaknya memiliki ciri khas berbeda, namun kesamaan dari pengawasan yaitu memastikan jalannya organisasi koperasi sesuai dengan ketentuan yg ada serta kebijakan yang berorientasi kebermanfaatan kolektif.” Ujar Bagas Prakasa, anggota pengawas Koperasi “Kopma UGM”.

  • Pengumuman Penerima Beasiswa Anggota 2015

    Pengumuman Penerima Beasiswa Anggota 2015 Koperasi “Kopma UGM’

    1. Winda Aviany Anindya (12909)

    2. Tsalitsa Himma Ulya (12856)

    3. Rusli Ahmad Juanedi (12404)

    4. Sthira Praba Manggala (12513)

    5. Lulu Lukitasari (12577)

    Kriteria Penilaian:

    – Orisinalitas ide bisnis

    – Tidak mengandung unsur plagiat

    – Kelengkapan berkas

    – Kreativitas

    – Logis dan Realistis

     

    Selamat kepada para pemenang, pertahankan kreativitas dan kembangkan kemampuan menulis 🙂 #AkuCintaKoperasi

     

    Diharapkan kedatangannya pada pembukaan RAT 33 tanggal 29 Januari 2015 di LPPT II UGM pukul 07.30 WIB

     

    Informasi lebih lanjut hubungi: 0858 6886 1818 (Fifi)

  • DIKSARKOP 108

                DIKSARKOP adalah pendidikan dasar bagi anggota baru Koperasi “Kopma UGM” yang biasanya dilaksanakan 4 sampai dengan 5 bulan sekali. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan Koperasi “Kopma UGM” kepada anggota baru agar mereka dapat memahami dan mengerti apa sebenarnya yang dimaksud dengan Koperasi “Kopma UGM”. Hasil yang diharapkan adalah para anggota baru dapat memposisikan dirinya sebagaimana mestinya di Koperasi “Kopma UGM”.

                Hari pertama Pendidikan Dasar Koperasi “Kopma UGM” yang ke-108 ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 20 September 2014 bertempat di perpustakaan pusat UGM. Peserta DIKSARKOP dibagi dalam beberapa kelompok. Masing-masing kelompok menggunakan warna pakaian yang berbeda-beda guna memberikan “kekhasan” pada tiap-tiap kelompok. Kegiatan pada hari itu adalah menanamkan pemahaman kepada para peserta tentang Koperasi “Kopma UGM”, pengenalan pengurus, jajaran panitia DIKSARKOP 108, gugus komunitas, part-timer, dan lain sebagainya sejak pagi hingga sore. Dilanjutkan dengan pentas seni dari masing-masing kelompok.

    Pada hari yang kedua tepatnya 21 September 2014, setiap peserta dikumpulkan dan langsung diarahkan untuk melaksanakan kegiatan senam bersama di depan front-office Koperasi “Kopma UGM”. Setelah melaksanakan kegiatan yang pertama di hari kedua tersebut, mereka dibagi lagi ke dalam enam kelompok besar untuk mengikuti kegiatan selling contest di sepanjang jalan olahraga. Di sana peserta dilatih untuk menjadi seorang wirausahawan yang baik. Setelah itu dilanjutkan dengan kegiatan outbound yang dipandu oleh gugus trainer community.

    Setelah menjalani aktivitas yang cukup melelahkan sejak pagi hingga siang, peserta dipersilakan untuk beristirahat. Ketika istirahat sudah selesai, peserta dikumpulkan kembali di ruang sidang Koperasi “Kopma UGM” untuk memilih ketua angkatan DIKSARKOP 108. Ketua yang terpilih adalah Althof. Pada hari kedua ini diadakan kegiatan Open House bagi seluruh peserta DIKSARKOP 108 untuk memperkenalkan gugus-komunitas yang ada di Koperasi “Kopma UGM”. Kegiatan Open House ini diisi oleh perwakilan-perwakilan dari berbagai gugus komunitas dan jajaran pengurus yang ada di Koperasi “Kopma UGM”.

    Setelah Open House berakhir, acara dilanjutkan dengan tukar kado dan ritual yang wajib dilaksanakan setiap kali DIKSARKOP dilaksanakan. Acara pamungkas ditutup dengan foto bersama DIKSARKOP angkatan ke-108 bersama jajaran panitia.

    Adapun jajaran panitia DIKSARKOP-108 sebagai berikut   :

    v  Ketua Panitia              : Shiddiq Muhammad Isa

    v  Sekretaris                    : Rayi Agasti

    v  Bendahara                   : Nastiti Sendang Wening

    v  Acara                            : Edmund Handias Panggabean

    v  PDD                              : M. Erwin, Nisa, dan Andi Santoso

    v  Perlengkapan              : N.M.I.K.H. Tetuko dan Rikad V. Anoraga

    v  Dana Usaha                 : Siti Khusnul Khotimah dan Ira Noviantin

    v  Konsumsi                    : Nurbaiti dan Agam Barata.

    Dalam menyelenggarakan kegiatan DIKSARKOP 108 ini bukanlah hal yang terbilang mudah. Banyak halangan yang menghadang mulai dari miss-communication antar panitia sebelum hari-H, pengajuan proposal yang ditolak, perizinan, jumlah peserta yang jauh melebihi perkiraan, dan lain sebagainya. Lalu bagaimana panitia bisa mengatasinya? Tentu saja dengan belajar dari pengalaman dan kesalahan-kesalahan yang pernah dilakukan sebelum hari-H. Paniti memperbaiki cara komunikasinya dan saling melebur pada kegiatan DIKSARKOP 108. Walau sebelum kegiatan ini dilaksanakan panitia sempat mengalami kekhawatiran, tapi sungguh hasil yang mereaka peroleh di luar dugaan. Ini adalah hasil kerja nyata panitia sejak sekitar dua bulan sebelumnya bekerja keras.

    Shiddiq Muhammad Isa

    Ketua Panitia DIKSARKOP 108

  • |

    Alasan Kamu Wajib Bergabung KOPMA UGM

    Sebelumnya kami ucapkan selamat kepada teman-teman mahasiswa baru yang diterima di Universitas Gadjah Mada, baik itu jalur SNMPTN, SBMPTN, maupun jalur-jalur yang lain. Selamat datang di Kampus Kerakyatan!

    Saat sudah diterima oleh Kampus dan resmi meyandang status Mahasiswa, sebagian besar diantara kalian pasti sudah memiliki rencana mengenai kehidupan kampus ke depan. Ada yang ingin fokus pada bidang akademi, ada yang ingin lebih mementingan kehidupan berorganisasinya, dan ada pula yang ingin mengimbangi antara kegiatan akademik dan berorganisasinya.

    Universitas Gadjah Mada memfasilitasi mahasiswanya yang ingin mencicipi dinamika berorganisasi dengan menghadirkan beragam Unit Kegiatan Mahasiswa, yang sering disingkat dengan UKM, lengkap mulai dari bidang Seni, Olahraga, Akademik, hingga Koperasi.

    Koperasi Mahasiswa, yang biasa disebut KOPMA masuk dalam Unit Kegiatan Mahasiswa yang wajib kalian ikuti, minimal pertimbangkan. Karena Koperasi “Kopma UGM” menawarkan berbagai macam keuntungan yang akan kalian dapatkan saat sudah menjadi anggotanya, antara lain:

    1. Gugus Komunitas

    Koperasi “Kopma UGM” menyadari bahwa anggotanya terdiri dari berbagai macam latar belakang keilmuan disamping juga memiliki beragam minat dan bakat. Oleh sebab itu, Koperasi “Kopma UGM” memfasilitasi para anggotanya dengan dibentuknya gugus komunitas sebagai wadah para anggotanya untuk terus berdinamika di Koperasi “Kopma UGM” berdasarkan karakternya masing-masing. Guskom atau gugus komunitas yang ada di Koperasi “Kopma UGM” sebagai berikut:

    • Speaking Club
    • Trainer Community
    • Kopma Design Center
    • Gerakan Cinta Koperasi
    • Kewirausahaan
    • Lembaga Penerbitan
    • Sport Society
    • Riset
    • Informatika dan Teknologi Club

     

    1. Poin Aktivitas

    Poin aktivitas dapat diperoleh dengan cara mengikuti serangkaian kegiatan yang ada di Koperasi “Kopma UGM”.  Karena Koperasi “Kopma UGM” merupakan suatu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) sekaligus Badan Usaha, maka sebagian besar anggotanya adalah mahasiswa.

    Anggota yang sebagian besar mahasiswa tersebut dapat mengikuti serangkaian kegiatan yang ada di Koperasi “Kopma UGM”, diantaranya kepanitian, pendidikan, asisten bidang atau asbid, gugus dan komunitas, parttimer, tim kerja, dan lain sebagainya. Setiap kegiatan telah memiliki poin aktivitas masing-masing, sehingga dapat ditotal di akhir tahun buku.

    Selain itu, karena Koperasi “Kopma UGM” merupakan unit kegiatan mahasiswa maka di dalamnya juga terdapat kegiatan untuk belajar masalah kepengurusan di sebuah koperasi. Sehingga di Koperasi “Kopma UGM” juga terdapat kepengurusan dan staf yang seluruhnya dijabat oleh mahasiswa. Hal ini berfungsi sebagai ajang untuk belajar bersama dan mencari pengalaman serta mengembangkan diri dalam sebuah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Poin belanja dan poin aktivitas yang diperoleh setiap anggota akan ditotal dan dapat ditukarkan dengan SHU.

     

    1. Promo Menarik

    Koperasi “Kopma UGM” sering memberikan promo menarik, antara lain:

      a. Promo Swalasasa.

    Promo ini berlaku pada hari Sabtu Minggu pada barang tertentu yang berbeda tiap Minggunya.

      b. Promo Aku Cinta Koperasi.

    Promo ini biasa diadakan pertengahan bulan hingga 5 hari ke depan di bulan yang sama. Untuk mendapatkan promo ini, kita hanya perlu belanja di Swalayan Koperasi “Kopma UGM” minimal Rp. 100.000 untuk bisa mendapatkan voucher belanja senilai Rp. 10.000

     c. Promo Bulanan Gamashirt.

    Promo yang berlaku tiap awal bulan ini menawarkan diskon hingga 30% untuk beberapa barang pilihan Gamashirt.

          d. Undian

    Selain promo langsung, Koperasi “Kopma UGM” juga memberikan hadiah dalam bentuk undian, antara lain:

        a. Go Ceng Draw

    Setiap bulan di undi dan menang voucher sesuai ketentuan

         b. Customer of the month.

    Diberikan pada anggota yang belanja terbanyak di kopma

    c. Go cap

    Diberikan pada anggota yang belanja terbanyak di gamashirt

    Selain promo-promo di atas, bagi anggota Koperasi “Kopma UGM” juga akan mendapatkan poin yang dapat ditukar dengan SHU serta diskon langsung yang disesuaikan dengan nominal belanja saat belanja di Swalayan Koperasi “Kopma UGM” tanpa minimal belanja. Untuk mendapatkan diskon ini, anggota hanya perlu menyebutkan Nomor Anggota Koperasi (NAK) pada kasir.

     

    1. Part Time

    Koperasi “Kopma UGM” menawarkan kerja paruh waktu bagi para anggotanya, jenis dari part time ini pun beragam divisinya, antara lain:

    • Divisi Swalayan
    • Divisi Warpostel
    • Divisi Kafetaria
    • Divisi Sablonase
    • Divisi Perpustakaan

    Itulah beberapa alasan mengapa kalian wajib bergabung dengan Koperasi “Kopma UGM”. Kapan lagiberorganisasi sambil menghasilkan uang tambahan kalau bukan di Kopma? (Naufal)

  • |

    Tujuh Alasan Bergabung menjadi Anggota Koperasi

    Sebagai warga negara Indonesia, tentunya kita tidak asing dengan istilah koperasi. Koperasi adalah suatu bidang usaha dimana kita dapat menjual barang/jasa dan mengikuti program menabung bahkan meminjam uang. Koperasi berasal dari bahasa Inggris, yaitu “co” yang berarti bersama dan “operation” yang berarti bekerja. Jadi, menurut bahasa, koperasi ialah bekerja secara bersama-sama. Sedangkan berdasarkan Undang-undang Nomor 25 Tahun 1992, “Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan Hukum Koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip Koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan”. Sebagai gerakan ekonomi rakyat, biasanya koperasi sangat terbuka untuk masyarakat yang ingin bergabung. Seperti Koperasi “Kopma UGM”, ia terbuka dalam menerima mahasiswa UGM atau mahasiswa luar untuk bergabung menjadi anggota koperasi. Namun, apa sih yang mendorong mereka untuk bergabung dengan koperasi? Berikut tujuh alasan kenapa kita harus bergabung dengan koperasi.

    1.Koperasi dapat meningkatkan perekonomian di Indonesia

    Koperasi memiliki kedudukan yang sangat penting pada sistem perekonomian Indonesia. Sebagai sokoguru ekonomi, koperasi berperan dalam menumbuhkan ekonomi rakyat yang bersifat kebersamaan dan gotong royong. Kehadiran koperasi diharapkan dapat menolong nasib anggotanya yang membutuhkan pekerjaan untuk mengelola usahanya. Koperasi memberi kesempatan bagi tenaga kerja untuk belajar manajemen keuangan serta mendapatkan penghasilan setiap bulan dari hasil pengelolaan koperasi. Dengan begitu, koperasi dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Itulah mengapa koperasi berperan dalam tatanan perekonomian Indonesia. Dengan memberdayakan koperasi, berarti juga dapat memberdayakan masyarakat, yang kemudian akan mampu memberdayakan perekonomian nasional.

    2. Alternatif tempat menabung

    Ternyata tidak hanya di bank saja, koperasi juga dapat menjadi wadah untuk menabung. Tabungan anggota koperasi ini dinamakan Simpanan Sukarela. Berbeda dengan simpanan pokok dan simpanan wajib, simpanan sukarela merupakan simpanan yang disetorkan oleh anggota dengan jumlah yang tidak ditentukan, tetapi bergantung kepada kemampuan anggota dan dapat diambil kapan pun. Simpanan sukarela dapat ditarik ketika dibutuhkan sesuai dengan kesepakatan anggota dan pengurus. Dalam pencatatan, simpanan sukarela bukan termasuk modal usaha anggota atau koperasi, terkecuali atas kesepakatan anggota dan pengurus untuk keperluan berinvestasi.

    3. Memiliki wadah sebagai tempat berkembang

    Disamping sebagai ladang mencari penghasilan, koperasi juga merupakan wadah pengembangan diri, seperti kegiatan seminar atau perlombaan. Di koperasi “Kopma UGM” sendiri terdapat wadah bagi para anggotanya untuk mengembangkan minat, bakat, dan ide-ide dalam bentuk Gugus Komunitas. Adapun Gugus Komunitas tersebut, diantaranya: Speaking Club, Trainer Community, Kopma Design Center, Gerakan Cinta Koperasi, Kewirausahaan, Lembaga Penerbitan, Sport Society, Riset, dan Informatika dan Teknologi Club. Contohnya di komunitas Kewirausahaan, kita dapat melakukan praktek penjualan serta melakukan kunjungan ke tempat-tempat kewirausahaan atau UMKM, atau mengikuti seminar-seminar kewirausahaan. Kita juga bisa menjadi delegasi pada lomba-lomba yang membawa nama koperasi “Kopma UGM”, yaitu dengan masuk ke komunitas Gerakan Cinta Koperasi.

    4. Mendapat SHU tiap tahun

    SHU atau Sisa Hasil Usaha merupakan keuntungan yang diterima anggota koperasi setiap tahunnya. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, sisa hasil usaha adalah pendapatan Koperasi yang diperoleh dalam satu tahun buku dikurangi dengan biaya, penyusutan, dan kewajiban lainnya termasuk pajak dalam tahun buku yang bersangkutan. Di koperasi “Kopma UGM”, SHU dibagikan tiap akhir periode Kepengurusan. Jumlah SHU setiap anggota berbeda-beda tergantung besaran poin aktivitas dan belanja. Jika mengikuti kegiatan-kegiatan seperti kepanitiaan, lomba, pendidikan 3D, ataupun tim kerja, maka kita akan mendapatkan poin aktivitas. Sedangkan, jika kita melakukan pembelian atau penggunaan jasa di divisi usaha Kopma UGM, maka akan mendapatkan poin belanja. Poin belanja ini cukup menguntungkan karena berbagai diskon dan penawaran menarik dari poin belanja yang kita dapatkan. Sebagai anggota koperasi “Kopma UGM”, kita berhak mendapatkan keuntungan ini. Ketentuan pembagian SHU ini diatur sesuai dengan kesepakatan seluruh anggota melalui rapat anggota.

    5. Asas Kekeluargaan Koperasi

    Koperasi berdiri atas asas kekeluargaan, dimana anggota dapat saling membantu satu sama lain. Dengan bergabung menjadi anggota koperasi, tentu saja akan mendapatkan jaringan relasi yang lebih luas. Kita dapat bertemu dan berkenalan dengan anggota-anggota lain sehingga membentuk koneksi. Memiliki relasi yang luas dan koneksi yang baik sangat diperlukan ketika kita mulai berusaha atau menjadi wirausaha.

    6. Belajar berwirausaha

    Di dalam koperasi, anggota tidak hanya dapat berperan sebagai konsumen, namun juga sebagai produsen. Koperasi dapat membantu untuk menjual produk dari usaha kita. Produk anggota dapat dijual melalui koperasi, sehingga pasar yang terbuka lebih luas. Kita akan mendapatkan customers yang tidak hanya dari anggota koperasi, tetapi juga dari masyarakat sekitar koperasi atau orang lain yang berhubungan dengan relasi kita. Kita dapat mengembangkan potensi dan ekonomi pula dengan kemudahan pinjaman dana usaha dari koperasi.

    7. Berkesempatan bergabung menjadi bagian kepengurusan staf yang dapat ditulis dalam CV sebagai softskill

    Tidak semua Unit Kegiatan Mahasiswa menyediakan wadah dimana kita dapat terjun langsung dan terlibat mengurus seluk beluk koperasi “Kopma UGM”. Pengalaman menjadi anggota koperasi “Kopma UGM” yang didapatkan bisa setara dengan pengalaman magang karena kepengurusan staf berkompromi langsung dengan pihak karyawan. Pengalaman ini dapat kita masukkan sebagai softskills di dalam CV.

     

    • Whafir Pramesty