|

Tujuh Alasan Bergabung menjadi Anggota Koperasi

Sebagai warga negara Indonesia, tentunya kita tidak asing dengan istilah koperasi. Koperasi adalah suatu bidang usaha dimana kita dapat menjual barang/jasa dan mengikuti program menabung bahkan meminjam uang. Koperasi berasal dari bahasa Inggris, yaitu “co” yang berarti bersama dan “operation” yang berarti bekerja. Jadi, menurut bahasa, koperasi ialah bekerja secara bersama-sama. Sedangkan berdasarkan Undang-undang Nomor 25 Tahun 1992, “Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan Hukum Koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip Koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan”. Sebagai gerakan ekonomi rakyat, biasanya koperasi sangat terbuka untuk masyarakat yang ingin bergabung. Seperti Koperasi “Kopma UGM”, ia terbuka dalam menerima mahasiswa UGM atau mahasiswa luar untuk bergabung menjadi anggota koperasi. Namun, apa sih yang mendorong mereka untuk bergabung dengan koperasi? Berikut tujuh alasan kenapa kita harus bergabung dengan koperasi.

1.Koperasi dapat meningkatkan perekonomian di Indonesia

Koperasi memiliki kedudukan yang sangat penting pada sistem perekonomian Indonesia. Sebagai sokoguru ekonomi, koperasi berperan dalam menumbuhkan ekonomi rakyat yang bersifat kebersamaan dan gotong royong. Kehadiran koperasi diharapkan dapat menolong nasib anggotanya yang membutuhkan pekerjaan untuk mengelola usahanya. Koperasi memberi kesempatan bagi tenaga kerja untuk belajar manajemen keuangan serta mendapatkan penghasilan setiap bulan dari hasil pengelolaan koperasi. Dengan begitu, koperasi dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Itulah mengapa koperasi berperan dalam tatanan perekonomian Indonesia. Dengan memberdayakan koperasi, berarti juga dapat memberdayakan masyarakat, yang kemudian akan mampu memberdayakan perekonomian nasional.

2. Alternatif tempat menabung

Ternyata tidak hanya di bank saja, koperasi juga dapat menjadi wadah untuk menabung. Tabungan anggota koperasi ini dinamakan Simpanan Sukarela. Berbeda dengan simpanan pokok dan simpanan wajib, simpanan sukarela merupakan simpanan yang disetorkan oleh anggota dengan jumlah yang tidak ditentukan, tetapi bergantung kepada kemampuan anggota dan dapat diambil kapan pun. Simpanan sukarela dapat ditarik ketika dibutuhkan sesuai dengan kesepakatan anggota dan pengurus. Dalam pencatatan, simpanan sukarela bukan termasuk modal usaha anggota atau koperasi, terkecuali atas kesepakatan anggota dan pengurus untuk keperluan berinvestasi.

3. Memiliki wadah sebagai tempat berkembang

Disamping sebagai ladang mencari penghasilan, koperasi juga merupakan wadah pengembangan diri, seperti kegiatan seminar atau perlombaan. Di koperasi “Kopma UGM” sendiri terdapat wadah bagi para anggotanya untuk mengembangkan minat, bakat, dan ide-ide dalam bentuk Gugus Komunitas. Adapun Gugus Komunitas tersebut, diantaranya: Speaking Club, Trainer Community, Kopma Design Center, Gerakan Cinta Koperasi, Kewirausahaan, Lembaga Penerbitan, Sport Society, Riset, dan Informatika dan Teknologi Club. Contohnya di komunitas Kewirausahaan, kita dapat melakukan praktek penjualan serta melakukan kunjungan ke tempat-tempat kewirausahaan atau UMKM, atau mengikuti seminar-seminar kewirausahaan. Kita juga bisa menjadi delegasi pada lomba-lomba yang membawa nama koperasi “Kopma UGM”, yaitu dengan masuk ke komunitas Gerakan Cinta Koperasi.

4. Mendapat SHU tiap tahun

SHU atau Sisa Hasil Usaha merupakan keuntungan yang diterima anggota koperasi setiap tahunnya. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, sisa hasil usaha adalah pendapatan Koperasi yang diperoleh dalam satu tahun buku dikurangi dengan biaya, penyusutan, dan kewajiban lainnya termasuk pajak dalam tahun buku yang bersangkutan. Di koperasi “Kopma UGM”, SHU dibagikan tiap akhir periode Kepengurusan. Jumlah SHU setiap anggota berbeda-beda tergantung besaran poin aktivitas dan belanja. Jika mengikuti kegiatan-kegiatan seperti kepanitiaan, lomba, pendidikan 3D, ataupun tim kerja, maka kita akan mendapatkan poin aktivitas. Sedangkan, jika kita melakukan pembelian atau penggunaan jasa di divisi usaha Kopma UGM, maka akan mendapatkan poin belanja. Poin belanja ini cukup menguntungkan karena berbagai diskon dan penawaran menarik dari poin belanja yang kita dapatkan. Sebagai anggota koperasi “Kopma UGM”, kita berhak mendapatkan keuntungan ini. Ketentuan pembagian SHU ini diatur sesuai dengan kesepakatan seluruh anggota melalui rapat anggota.

5. Asas Kekeluargaan Koperasi

Koperasi berdiri atas asas kekeluargaan, dimana anggota dapat saling membantu satu sama lain. Dengan bergabung menjadi anggota koperasi, tentu saja akan mendapatkan jaringan relasi yang lebih luas. Kita dapat bertemu dan berkenalan dengan anggota-anggota lain sehingga membentuk koneksi. Memiliki relasi yang luas dan koneksi yang baik sangat diperlukan ketika kita mulai berusaha atau menjadi wirausaha.

6. Belajar berwirausaha

Di dalam koperasi, anggota tidak hanya dapat berperan sebagai konsumen, namun juga sebagai produsen. Koperasi dapat membantu untuk menjual produk dari usaha kita. Produk anggota dapat dijual melalui koperasi, sehingga pasar yang terbuka lebih luas. Kita akan mendapatkan customers yang tidak hanya dari anggota koperasi, tetapi juga dari masyarakat sekitar koperasi atau orang lain yang berhubungan dengan relasi kita. Kita dapat mengembangkan potensi dan ekonomi pula dengan kemudahan pinjaman dana usaha dari koperasi.

7. Berkesempatan bergabung menjadi bagian kepengurusan staf yang dapat ditulis dalam CV sebagai softskill

Tidak semua Unit Kegiatan Mahasiswa menyediakan wadah dimana kita dapat terjun langsung dan terlibat mengurus seluk beluk koperasi “Kopma UGM”. Pengalaman menjadi anggota koperasi “Kopma UGM” yang didapatkan bisa setara dengan pengalaman magang karena kepengurusan staf berkompromi langsung dengan pihak karyawan. Pengalaman ini dapat kita masukkan sebagai softskills di dalam CV.

 

  • Whafir Pramesty

Similar Posts

  • Lowongan Kerja Koperasi “Kopma UGM”

     

    Koperasi “Kopma UGM” membuka lowongan pekerjaan dengan posisi sebagai berikut:
    1. Kasir Harian
    2. Staf Swalayan
    3. Staf Tiketing

    Persyaratan :
    *Pria (2, 3) maks 28 tahun
    Wanita (1) maks 28 tahun
    *Pendidikan minimal SMA/SMK
    *Mampu mengoperasikan komputer
    *Memiliki pengalaman di bidang yang sama

    Kirimkan surat lamaran ke Koperasi Kopma UGM dengan :
    1. Melampirkan CV
    2. Fotocopy ijazah terakhir yang di legalisir
    3. Foto ukuran 3×4 (2 lembar)
    4. Melampirkan fotocopy SKCK dan KTP

    Pengumpulan terakhir pada hari Sabtu, 30 April 2016 . Lamaran ditujukan kepada Ketua Bidang HRD.
  • Pelatihan PKL I 2015

    Yogyakarta- 13 Maret 2015, bidang HRD Koperasi “Kopma UGM” telah mengadakan pelatihan untuk peserta PKL (Praktek Kerja Lapangan) di Ruang Sidang Koperasi ‘Kopma UGM” pukul 09.00-11.30 WIB. Peserta PKL di Koperasi “Kopma UGM” periode I tahun 2015 adalah pelajar yang berasal dari SMKN 1 Pengasih Kulon Progo dan SMKN 7 Yogyakarta dan total berjumlah 11 orang.

    Menurut Nurul Meika Tri Wahyuni selaku staf HRD Koperasi “Kopma UGM” periode 2015/2016, “Tujuan diadakannya pelatihan PKL kali ini adalah untuk melatih public speaking dan meningkatkan pemahaman peserta PKL mengenai koperasi.” Ia juga menambahkan, “Pelatihan PKL II nantinya akan diselenggarakan kembali pada tanggal 23 Maret 2015.”

    Materi pertama dalam pelatihan PKL I yakni mengenai koperasi secara umum yang disampaikan oleh Intan, Indri, dan Lintang selaku perwakilan peserta PKL di Koperasi “Kopma UGM”. Ketika menyampaikan materi mengenai koperasi secara umum, pemateri memfokuskan pembahasannya pada jenis-jenis, lambang, undang-undang, prinsip yang terdapat dalam koperasi.

    Setelah materi pertama tersampaikan, acara dilanjutkan pada materi kedua dengan pembahasan mengenai team building yang disampaikan oleh Muhammad Fajri Saptaji selaku ketua umum Koperasi “Kopma UGM” periode 2015/2016.

    Terakhir, materi ketiga tentang customer service yang disampaikan oleh Meda dan Nindia selaku peserta PKL di Koperasi “Kopma UGM” yang berasal dari SMKN 7 Yogyakarta. Meda dan Nindia menjelaskan pada teman-teman peserta pelatihan mengenai kiat menjadi customer service yang baik. Sebelum acara berakhir, Akhmad Faqihuddin (Faqih) selaku Ketua Bidang HRD Koperasi “Kopma UGM” juga berbagai cerita pada peserta pelatihan seputar kehidupan di kampus.

    “Harapannya setelah pelatihan ini peserta dapat membangun kerja tim yang kompak sehingga nantinya mereka dapat bekerja sebagai tim yang solid,” ungkap Faqih yang diwawancari ketika acara pelatihan berakhir. (Humas Kopma UGM / Rusli Akhmad Junaedi).

  • Koperasi “Kopma UGM” Raih Juara 1 Lomba Tangkas Terampil Perkoperasian

    Yogyakarta, KOPMA UGM – Lomba Tangkas Terampil (LTT) Perkoperasian tingkat regional Sleman kemarin (16/4) menghasilkan tim delegasi Koperasi “Kopma UGM” sebagai juara 1. Lomba tahunan yang diadakan oleh Dinas Perindustrian dan Perkoperasian kabupaten Sleman ini dilaksanakan di Kantor Bappeda, Sleman dengan peserta berasal dari seluruh Perguruan Tinggi Negeri di regional daerah Sleman.

    Materi yang dilombakan di LTT Koperasi ini meliputi pengetahuan umum koperasi, sejarah koperasi indonesia dan dunia ,ekonomi syariah, akuntansi, serta undang-undang perkoperasian. Secara keseluruhan, LTT Koperasi terdiri dari tiga sesi yaitu pertanyaan wajib, pertanyaan lemparan dan pertanyaan rebutan. Dari skor masing-masing sesi kemudian diakumulasi menjadi nilai akhir yang menjadi penentu siapa yang akan menjadi pemenang. Dari keseluruhan sesi, tim delegasi Koperasi “Kopma UGM” yang terdiri dari Nabiila Nurfitri, Anwar Danu Saputra dan Sulistyowati berhasil mengumpulkan skor tertinggi diantara tim lainya yaitu sebanyak 1700. Kemudian disusul Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga dengan skor 1200 dan Universitas Yogyarakarta sebanyak 900 yang masing-masing mjuara kedua dan ketiga. Pemenang dari LTT ini nantinya akan mewakili Sleman di LTT Koperasi tingkat provinsi bulan Mei mendatang.

    It was a tough game, kelihatan banget semangat teman-teman dari ke-empat universtas lain untuk belajar koperasi dan bisa menjadi wakil sleman untuk ke DIY. Buat Kopma, aku harap bisa mengulang sejarah menjadi yang terbaik di tingkat DIY” ucap Nabiila Nurfitri selaku salah satu peserta LTT. (Humas dan Gerakan Koperasi “Kopma UGM” / Novi Isnaeni)

  • Kopma IPB Kunjungi Koperasi “Kopma UGM”

    Yogyakarta, Senin(18/01) Koperasi “Kopma UGM” menerima kunjungan dari Koperasi Mahasiswa (Kopma) IPB bertempat di Ruang Sidang Koperasi Kunjungan dari Kopma IPB bertujuan untuk studi banding dalam rangka kegiatan Kopma IPB Goes To Yogyakarta yang diikuti oleh 19 peserta dari Kopma IPB.

    Acara kunjungan yang dimulai sekitar pukul 08.40 WIB terdiri dari tiga sesi. Sesi pertama adalah sambutan serta pemutaran company profile kedua belah kopma. Dalam sambutannya, Muhammad Fajri Saptaji selaku ketua umum Koperasi “Kopma UGM” mengaku senang dengan adanya kunjungan kali ini. Fajri mengatakan, “Semoga kunjungan kali ini dapat menjadi wadah bagi kedua kopma untuk belajar bersama serta berbagai informasi seputar manajemen organisasi yang ada di kopma masing-masing”.

    Seusai sambutan, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi antar bidang. Tiap-tiap bidang yang sama dari kedua kopma berkumpul dan berdiskusi mengenai manajemen organisasi yang ada di bidang masing-masing serta kendala yang ada selama menjalankan progam kerja.  Terakhir, acara ditutup dengan sesi penyerahan kenang-kenangan dari kedua belah kopma kemudian dilanjutkan dengan keliling divisi usaha yang terdapat di Koperasi “Kopma UGM”

  • Pernak-pernik jambore koperasi nasional ke IV di kota batik

    Jambore koperasi nasional merupakan suatu ajang sekaligus sebagai wadah mempertemukan elemen organisasi koperasi mahasiswa di seluruh indinesia. Kegiatan tersebut meliputi berbagai acara yang di sajikan guna menunjang daya kreasi dan kreatifitas setiap mahasiswa masing-masing universitas melalui delagasinya. Pada intinya kegiatan jambore koperasi berusaha menyatukan kekeluargaan koperasi mahasiswa indonesia. Tak luput. Delegasi Universitas Gadjah Mada turut memriahkan kegiatan jambore koperasi nasional ini. Delegasi tersebut di peroleh melalui open recruitment kepada seluruh anggota koperasi “kopma ugm”. Tidak tertutup kemungkinan juga bagi anggota baru tahun 2016. Setelah melalui seleksi secara ketat dan tertutup yang di lakukan bidang humas dan gerakan koperasi “kopma ugm”, terdapat 3 anggota delegasi terbaik untuk dapat mengikuti jambore koperasi nasional yang mana pada tahun ini di laksanakan di kota batik kata sapaannya, dengan nama kota solo/surakarta, lebih tepatnya di universitas sebelas maret sebagai tuan rumah sekaligus panitia dalam jambore tersebut. datang dengan penuh antusias serta tujuan untuk menambah relasi, delegasi koperasi “kopma ugm” hadir di tengah-tengah peserta yang lain dengan keunikan tersendiri. Yang mana tahun ini delegasi koperasi “kopma ugm” terdiri dari dua anggota baru tahun 2016 dan anggota tahun tahun 2105, serta dengan pendamping dari staff humas dan gerakan. Wajah baru menyelimuti delegasi dari UGM, mengingat keseluruhan peserta dari tim lain terdiri dari pengurus yang pastinya sudah memiliki pengalaman yang lebih dan luar biasa. Sebagai delegasi termuda, tidak menyurutkan kegemilangan perwakilan koperasi “kopma ugm” dalam menggagas jambore koperasi yang berkemajuan.

    Selama kegiatan jambore koperasi nasional, delegasi Koperasi “Kopma UGM” berasumsi bahwa terdapat tiga hal pokok kegiatan dibalik suksesnya acara tersebut meliputi:

    • Kegiatan kompetisi dalam mengasah kecerdasan dan kreatifitas masing-masing tim maupun individu
    Secara garis besar, kegiatan jambore memiliki kualitas tinggi dalam ajang kompetisi antar tim. Atmosfir semakin terasa memanas dirasakan sendiri oleh delegasi koperasi”kopma ugm” ketika akan memulai lomba cerdas cermat koperasi sebagai perlombaan pertama dalam jambore tersebut. langkah bagus di torehkan delegasi dari UGM yang mana, dapat menyingkirkan tim lain yang notabennya mereka sudah lebih berpengalaman tentang koperasi dan sudah masuk dalam kepengurusan di setiap universitasnya. Meskipun sebagai delegasi muda, akan tetapi perwakilan UGM mampu menembus dalam tahap akhir atau tahap ketiga dari perlombaan cerdas cermat tersbut.
    Lanjut dengan lomba duta koperasi, lagi-lagi sebutan delegasi muda berhasil mengibas para pesaing yang lain hingga dapat masuk pada babak final. Suatu kebanggan bagi tim perwakilan UGM mengingat personil yang di kirim masih belia dan terlalu muda.
    Tidak berhenti apa kegiatan itu saja, masih banyak perlombaan yang di sajikan secara apik oleh panitia universitas sebelas maret yang lainnya. Seperti perlombaan jingle kopma, kreasi batik,dan LKTI dengan tema “Transformasi kopmaku”. Dari keseluruhan lomba tersebut delegasi muda UGM berpartisipasi secara aktif dengna tetap menjaga nama baik Universitas Gadjah Mada sebagai intsansi yang menaunginya.
    Secara keseluruhan kegiatan jambore bisa di katakan baik, meskipun tetap perlu adanya perbaikan dan inovasi kearah berkemajuan dalam kegiatan jambore mendatang.

    • Forum kekeluargaan sebagai bentuk usaha meningkatkan kualitas jambore dan khususnya kemajuan koperasi mahasiswa dimasa mendatang
    Kegiatan forum ini sendiri meliputi beberapa macam. Dimana terdapat pengenalan tentang FKKMI dan pada penghujung kegiatan jambore terdapat forum evaluasi kegiatan selama jambore. Pada sesi pengenalan FKKMI, di hadiri oleh ketua FKKMI yang baru dan ketua yang lama dan bru lengser. Pada acara tersebut, lebih menekankan terhadap pengenalan ke arah FKKMI sendiri dan info terkait aturan terbaru yang ada di dalam kegiatan jambore koperasi nasional berdasarkan hasil munas FKKMI di bantul, Yogyakarta. Sedangkan forum evaluasi sendiri dihadiri oleh masing-masing perwakilan setiap tim. Pada waktu itu, di dalam forum setiap perwakilan berhak mengeluarkan kritik serta saran terhadap kegiatan selama jambore berlangsung. Suasana yang semakin dramatis menjadikan forum tersebut sedikit memanas dan menemukan jalan buntu, mengingat banyak peserta yang merasa kecewa terhadap kurangnya perhatian, fasilitas, kepuasan, transparansi data, serta jadwal yang di rasa menyimpang dari konsep awal. Dari situlah, perwakilan tim UGM mencoba memberikan jalan tengah serta solusi sehinga ketika menemukan masalah, secara pasti juga akan ada solusi terbaik. Dari evaluasi tersebut bisa di katakan terjadi pertama kali dan bisa dikatakan sebagai langkah awal adanya usaha memajukan jambore koperasi nasional yang lebih berkualitas tentunya juga dengan semakin bertambahnya kuantitas yang ada.

    • Wisata tempat sejarah dan budaya daerah guna menambah wawasan kearifan lokal
    Kegiatan inilah yang di tunggu-tunggu dari setiap peserta dimana mereka dapat merasakan dan menelisik kebudayaan yang ada di solo. Mengingat peserta jambore bukan hanya anggota koperasi mahasiswa yang ada di sekitas solo saja, melainkan hingga luar jawa. Bahkan terjauh hingg sampai pulau sulawesi. Dengan adanya wisata tersebut dapat membuat peserta dalam menghilangkan penat selama lima hari berkegiatan jambore dan mencari buah tangan yang cocok untuk di bawa ke kampung halamannya.

    Jambore koperasi nasional telah berlalu, semua tidak akan hilang secepatnya. Akan terus membekas sebagai pengalamn yang indah. Kegiatan yang penuh dengan kesan menarik dan di kemas secara elegan. Dengan jambore tersebut, di harapkan buat semakin kuatnya persaingan antar unersitas dalam merebutkan gelar juara umum, melainkan menjadikan sadar bahwa koperasi mahasiswa saat ini dapat menjadi landasan dalam langkah awal membangun perekonomian indonesia yang berkemajuan melalui koperasi. Sudah bukan saatnya kemenangan pribadi menjadi prioritas, akan tetapi kajayaan bersama terasa lebih terhormat dan bijak dalam sebagai kader penerus insan-insan koperasi indonesia.

    #AkuCintaKoperasi

  • Upgrading dan Pelantikan Pengelola Gugus Komunitas Koperasi “Kopma UGM” 2015

    Untitled

    Yogyakarta- 8 Maret 2015, bidang Pengembangan Sumber Daya Anggota (PSDA) Koperasi “Kopma UGM” periode 2015/2015 telah mengadakan kegiatan upgrading dan pelantikan pengelola gugus komunitas (guskom) pada tanggal 7 Maret 2015 di Ruang Sidang Koperasi “Kopma UGM” pukul 08.00-15.00 WIB. Acara ini diikuti oleh seluruh pengelola gugus komunitas yang ada di Koperasi “Kopma UGM”.

    Menurut Jazaul Hasanah selaku Ketua Bidang PSDA Koperasi “Kopma UGM” periode 2015/2016 menyatakan, “Tujuan diadakan upgrading pada kali ini adalah untuk memberikan pengetahuan awal pengelola gugus komunitas tentang Koperasi “Kopma UGM”, khususnya budaya organisasi Koperasi “Kopma UGM” periode 2015/2016.”

    Setelah pembukaan acara, materi pertama yang disampaikan yakni mengenai “Budaya Organisasi” disampaikan oleh Muhammad Fajri Saptaji selaku Ketua Umum Koperasi “Kopma UGM” periode 2015/2016. Dalam menyampaikan materi, Fajri juga menyisipkan game-game seru untuk sejenak melepaskan kepenatan peserta.

    Seusai materi “Budaya Organasisasi”, acara dilanjutkan dengan penyampaian proker dan timeline dari tiap-tiap gugus komunitas yang ada di Koperasi “Kopma UGM”. Gugus komunitas yang ada di Koperasi “Kopma UGM” antara lain: Trainer Community (TC), Gerakan Cinta Koperasi (GCK), Kopma Design Center (KDC), Lembaga Penerbitan, IT Club, Speaking Club, Sport Society, Riset, dan Kewirausahaan.

    Ketika progam kerja dan timeline dari setiap guskom telah disampaikan, acara selanjutnya adalah penyampaian pengajuan anggaran dan realisasi kemudian dilanjutkan dengan istirahat, shalat, dan makan.

    Pukul 13.00 acara dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai mekanisme hadiah. Sebelum acara berakhir, setiap pengelola gugus komunitas melakukan SPK-an atau penandatangan surat perjajian kerja untuk kurun waktu satu periode mendatang.

    Berikut nama-nama pengelola gugus komunitas di Koperasi “Kopma “UGM” periode 2015/2016:

    No. Nama NAK Jabatan

    LP (Lembaga Penerbitan)
    1. Ani Fitriani 12040 Ketua
    2. Desifian Rahmaningrum 12308 Pimpinan Redaksi
    3. Arina Nursafrina Rahmatina 12660 Keanggotaan
    4. Dewanti Cahya Widi 12496 Pimpinan Produksi
    5. Siti Nurhana 12657 Pimpinan Pemerintahan

    KDC (Kopma Desain Center)
    1. Emeralda Firdausa Wijaya 12718 Ketua
    2. Rachmat Suyisto 12548 Produksi dan pelatihan
    3. Zaenab Ajiyatin 12730 Administrasi dan Keuangan

    Kewirausahaan
    1. Alwy Herfian Satriatama 12793 Ketua
    2. Ainun Nur Mazidah 12041 PSDA
    3. Syufia Rahmawati 12067 Evaluasi dan Controling

    SC (Speaking Club)
    1. Merryna Anggriani 12321 Ketua
    2. Fransiska Murni 12710 HRD
    3. Riski Primadona Aji 12083 Administrasi dan Keuangan

    TC (Trainer Community)
    1. Rony Iskandar 12434 Ketua
    2. Siti Ema Atiqah 12168 HRD
    3. Kurnia Maharani 12540 ANF
    4. Nur Muhammad Istiqlal Krida Hario Tetuko 12381 Public Relation

    Riset
    1. Muhammad Agam Brata 12386 Ketua
    2. Ratna Masita Mulatningrum 12747 Administrasi dan Keuangan
    3. Andi Santoso 12373 Penelitian dan Pengadaan
    4. Edmund Handias 12374 PSDM
    5. Rikad Vergi Anoraga 12257 Media Gerakan

    GCK (Gerakan Cinta Koperasi)
    1. M. Wakhid Nur Ikhsan 12857 Ketua
    2. M. Afif Anshori 12748 Kajian dan Strategi
    3. Rilliandi Arintra Putawa 12692 Aksi dan Gerakan
    4. Niki Wulandari 12674 Media Opini
    5. Ovi Intan Avilarinda 12781 Administrasi dan Keuangan
    6. Novi Isnaeni 12464 Sekretaris

    ITC (Information Technology Club)
    1. Prasetya Kurniawan 12402 Ketua
    2. Siti Hardiyanti 12642 Administrasi dan Keuangan
    3. Dwi Susanti 12499 Humas

    SS (Sport Society)
    1. Zaynul Bahry Daulay 12446 Ketua
    2. Megawati Maria Purba 12596 Dekorasi dan Informasi
    3. Ahmad Taufiqur Rahman 12708 Publikasi dan Koordinator Lapangan
    4. Agnes Tyas Windarti 12282 Administrasi dan Keuangan

    Selamat untuk pengelola gugus komunitas di Koperasi “Kopma UGM” semoga dalam menjalankan amanah senantiasa dilimpahkan rahmat oleh Tuhan Yang Maha Esa. (Humas Kopma UGM / Rusli Akhmad Junaedi).

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.