Beda Lagi dari Kopma UGM

18623237_1857339711194644_8604691508190771111_o
Semuanya lebih murah cuma buat kamu anggota Kopma UGM

Diskon swalayan datang lagi dengan pilihan produk yang lain
– Air mineral Club 600 ml
– Hatari milk marie biscuits
– Barang² ATK tertentu

DISKON 5-10% SETIAP HARI untuk produk² tersebut ??

Jangan sampai ketinggalan ??‍♀??

#UGM #banggamenjadiugm #kopma #koperasi #kopmaugm #kopmaclosetoyou #bedalagi #htmmei #SwalayanKopmaUGM #cheap #food #beverage #cooperative #AkuCintaKoperasi #Aciko #hitzugm #gadjahmadamuda

#AkuCintaKoperasi #Aciko #KopmaUGMsatu

Similar Posts

  • | |

    Urgensi Vaksinasi COVID-19 Bagi Pengelola Usaha

    Pandemi COVID-19 telah kita alami selama satu tahun lebih. Dampak yang dibawanya sangat masif bagi situasi dan kondisi perekonomian di Indonesia. Adanya ancaman akibat penularan virus sangat mengganggu kegiatan perekonomian. Hal ini sangat berdampak pada penghidupan para pengelola usaha yang menjalankan kegiatan mereka di masa pandemi. Bidang usaha merupakan salah satu sektor yang rawan menjadi tempat beredarnya virus. Hal ini karena pengelola akan bertemu dengan orang yang banyak dalam frekuensi waktu yang singkat, terutama di bidang jasa dan kuliner. Jenis usaha tersebut melibatkan banyak kontak dalam satu tempat yang sama, sehingga risiko yang ada sangat besar. Segala upaya harus kita lakukan untuk mengurangi risiko terpapar virus ganas ini.

    Vaksinasi sebagai aksi nyata mengurangi ancaman COVID-19 pada pengelola usaha.

    Salah satu upaya konkret dan efektif untuk mengurangi risiko paparan virus yang sangat menular ini yaitu vaksinasi. Vaksinasi adalah salah satu tindakan penting yang dapat dilakukan oleh pengelola usaha untuk mengurangi risiko paparan virus. Seperti yang dilansir oleh Kabar24/Dewi Adriani pada 11/3/2021, pemerintah memulai program vaksinasi sebagai upaya untuk mencapai pertumbuhan ekonomi pasca pandemi. Pemerintah mengestimasikan bahwa dengan adanya program vaksinasi ini, pertumbuhan ekonomi akan mencapai angka 5 persen. Seperti yang disampaikan oleh Hasbullah Thabrany, selaku Chairman Indonesia Health Economic Association dalam wawancara yang dilakukan oleh Bisnis, Kabar24 menerangkan bahwa “Setelah kita divaksin, maka kita merasa tenang, teman-teman juga merasa tenang, sehingga kita bisa bekerja dan berproduksi.”

    Program vaksinasi adalah salah satu komitmen pemerintah dalam memulihkan kondisi ekonomi yang sebelumnya melemah akibat pandemi. Sasaran utama dari pemulihan ekonomi melalui vaksinasi tersebut adalah para pengelola bisnis dan usaha. Hal ini dikarenakan melalui vaksinasi, mereka mampu menjalankan usaha mereka dengan risiko yang minim. Berbagai kegiatan vaksinasi telah diselenggarakan dengan melibatkan para pelaku usaha. Salah satunya adalah program vaksinasi bagi para pengusaha kuliner yang diadakan oleh pemerintah Kota Yogyakarta. Portal Berita Pemerintah Kota Yogyakarta pada 23/06/2021 mengabarkan bahwa pemerintah bekerjasama dengan tenaga medis memberikan vaksinasi massal bagi para pelaku dan pegawai restoran dan kafe di Kota Yogyakarta. Tercatat sebanyak 130 pegawai dan pelaku usaha kuliner telah diberikan dosis vaksin Astrazeneca. Heroe Poerwadi selaku Wali Kota Yogyakarta menyampaikan harapannya dengan vaksinasi tersebut bisa menjaga para pelaku usaha kuliner yang berhadapan langsung dengan masyarakat banyak.

    Terakhir, perlu kita sadari sebagai pengelola usaha termasuk juga pengelola koperasi bahwa vaksinasi adalah salah satu upaya konkret yang dapat kita ambil dalam mengurangi risiko terpapar virus COVID-19. Berbagai informasi dapat kita dapatkan mengenai penyelenggaraan program vaksinasi, terutama di Kota Yogyakarta dan sekitarnya. Dengan demikian, mari kita mendaftar vaksinasi jika diberikan peluang, sembari kita menunggu giliran kita, jangan lupa untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan.

     

    Sumber foto
    People vector created by stories – www.freepik.com

  • Audiensi cabang Koperasi “Kopma UGM” dengan FMIPA

    Yogyakarta – Selasa (24/5), berlangsung audiensi antara Pengurus-Staf Koperasi “Kopma UGM” dengan dengan Prof. Drs. Mudasir, M.Eng., Ph.D. (Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengembangan, dan Kerja Sama FMIPA UGM) dan Bapak Mantoro (Bidang kerja sama kantin FMIPA UGM). Bertempat di Ruang Sidang FMIPA UGM, audiensi ini bertujuan untuk melaporkan perkembangan foto kopi cabang Koperasi “Kopma UGM” di di Fakultas MIPA.

    “Kami berterima kasih karena Koperasi “Kopma UGM” telah berkontribusi untuk kami dan mahasiswa kami. Mudah-mudahan kerja sama yang saling menguntungkan ini terus berlanjut,” ujar Prof. Drs. Mudasir, M.Eng., Ph.D. saat menutup audiensi.

  • Koperasi “Kopma UGM” Audiensi ke Kementerian Koperasi dan UKM RI

    Yogyakarta – Jum’at, 18 September 2016 lalu, Koperasi “Kopma UGM” melakukan audiensi ke Kementerian Koperasi dan UKM (KUKM) RI yang diwakili oleh Bidang Humas dan Gerakan. Audiensi tersebut diterima dengan sambutan hangat oleh Ibu Retno Endang Prihantini selaku Asisten Deputi Penyuluhan, Deputi Bidang Kelembagaan KUKM RI. Pada audiensi tersebut, Koperasi “Kopma UGM” membahas mengenai program Kopma Goes to School yang selama beberapa tahun ini dilaksanakan oleh Koperasi “Kopma UGM”. Kopma Goes to School merupakan program kerja dimana kopma mengunjungi SMA dan SMP sederajat yang ada di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Tujuan kegiatan ini adalah untuk berbagi informasi dan pengalaman mengenai Perkoperasian, baik yang ada di Internasional maupun Nasional agar siswa-siswi tersebut terbangun kecintaannya pada koperasi sejak dini.

    Tahun 2016, menjadi puncak Koperasi “Kopma UGM” mengadakan Olimpiade Koperasi Siswa Nasional (Olikop) 2016 pada akhir tahun ini. Untuk itu, Koperasi “Kopma UGM” berkonsultasi mengenai pelaksanaan Olikop 2016 tersebut dengan Kementerian Koperasi dan UKM RI khususnya Deputi Bidang Kelembagaan. Pada kesempatan tersebut, pihak Kementerian KUKM sangat mendukung adanya program tersebut. Pihaknya pun mengatakan bahwa Kementerian KUKM sedang gencar melakukan penyuluhan dan penginformasian ke masyarakat mengenai perkoperasian. Oleh karena itu, Kopma Goes to School ini sejalan dengan program kementerian tersebut untuk melaksanakan prinsip koperasi yang kelima yaitu, “Pendidikan, pelatihan, dan penginformasian.”

    Koperasi “Kopma UGM” pun mendapat beberapa masukan yang tentu sangat membantu dalam pertimbangan pelaksanaan Olikop 2016 nanti. “Kami sangat merasa senang bisa bertemu dan berkonsultasi langsung dengan Ibu dan Bapak di kementerian yang memang menangani bidang koperasi. Harapannya semoga dengan dukungan langsung dari pihak kementerian ini pelaksanaan Olikop 2016 nanti bisa berjalan lancar dan memperoleh hasil yang maksimal. Semoga hubungan antara Koperasi “Kopma UGM” dengan Kementerian KUKM bisa tetap terjaga dengan baik,” ungkap Nofita Ngaisaroh selaku Staf Humas dan Gerakan yang ikut dalam audiensi tersebut.

    – Nofita Ngaisaroh –

  • |

    Peluang Mahasiswa Content Creator

    Koperasi “Kopma UGM” kembali hadir dengan menyelenggarakan pelatihan ke-empat Jiwa Enterpreneurship bagi anggotanya pada Senin pagi (24/8). Pada kesempatan kali ini, tema pelatihan yang diangkat adalah Peluang Mahasiswa Content Creator. Dewan Laksamana, Mahasiswa Psikologi 2019 yang merupakan content creator @ideasnacks, hadir dalam pelatihan sebagai pemateri. Acara berlangsung pada pukul 10.00-11.30 WIB dan dimoderatori oleh Yusi Irma Nadia.

    Amin Bachtiar, Ketua Koperasi “Kopma UGM”, menyatakan bahwa rangkaian pelatihan ini merupakan upaya untuk meningkatkan jiwa enterpreneurship mahasiswa, terutama bagi anggota Koperasi “Kopma UGM” sendiri. “Semoga saja (acara ini) bisa menjadi masukan terutama bagi teman-teman semua untuk bisa meningkatkan jiwa enterpreneurship dan juga buat teman-teman mahasiswa di Indonesia,” ungkapnya.

    Sesuai dengan tema yang diangkat, Koperasi “Kopma UGM” menghadirkan Dewan Laksamana, seorang kontributor dan head of content Ideasnacks. Dewan menyebutkan bahwa Ideasnacks adalah suatu platform projek eksperimental publikasi pemikiran interdispliner seputar filsafat, seni berpikir dan cacat berpikir, sains,  dan humaniora yang memanfaatkan media sosial seperti Instagram, Medium, Twitter, dan Website sebagai wadah publikasinya. Selain itu, Ideasnacks adalah platform publikasi tulisan yang membahas fenomena yang terjadi di sekitar kita secara mendalam dengan bahasa yang ringan, sehingga mudah dimengerti orang awam. Contoh, fenomena ta’aruf, diputusin pacar, atau dikucilkan teman yang dibahas dengan sudut pandang psikologi.

    Pengertian content creator sendiri adalah seseorang yang idenya dibentuk ke dalam sebuah karya, baik berupa video, suara, gambar, maupun tulisan. Adapun seseorang yang membuat karya berupa tulisan disebut content writer. Ada dua tipe content writer, yaitu seseorang yang menulis karena hobi dan seseorang yang memang bekerja membuat konten untuk nge-branding suatu perusahaan. Sedangkan istilah yang juga familiar adalah copy writer, hampir sama seperti content writer, tapi tujuannya untuk marketing atau menarik konsumen. Jadi, jika content writer lebih mengarah ke luar untuk mengenalkan suatu company, copy writer lebih mengarah ke dalam untuk mempersuasi orang.

    Selanjutnya, terkait jenis dan media content creator ada berbagai macam. Untuk jenis video, kita dapat memanfaatkan media Youtube, Instagram, dan Tiktok. Dewan menjelaskan, ketika kita masuk ke dunia per-youtube-an, setidaknya ada satu kemampuan dan satu hal yang harus dimiliki seorang calon youtuber. Pertama adalah kemampuan editing untuk menghasilkan video yang menarik agar orang tertarik untuk melihat, seperti thumbnail yang bagus dan judul clickbait tentu membutuhkan ide kreatif. Kedua adalah karakter yang sangat menentukan bagaimana kita akan membuat sebuah konten, artinya konten memiliki ciri khas sendiri tidak hanya mengikuti arus. Konten pada Youtube terbagi menjadi dua, yaitu konten sederhana dan konten berat. Konten sederhana adalah konten yang dekat dengan kehidupan kita, seperti keseharian mahasiswa, jalan-jalan ke tempat wisata, review makanan, dan lain-lain. Contoh Youtuber yang memiliki konten sederhana adalah Jerome Polin, kontennya yang ringan memiliki ciri khas sering upload karena tidak butuh banyak script atau effort untuk membuatnya. Sedangkan konten berat lebih ke arah berbobot dan memiliki kualitas yang kuat karena memerlukan banyak riset dan script yang panjang sebelum membuat video, sehingga mereka jarang apload. Cohtohnya, LEMiNO dan Vox. Youtube memang lebih kompleks dibandingkan Instagram dan Tiktok. Namun, ada satu kata kunci yang sama-sama harus diperhatikan, yaitu karakter atau ciri khas. Karakter tersebut dapat membuat suatu konten mencuat di saat yang lain melakukan hal yang sama. Contohnya, pada Tiktok, Emil mario yang suka marah-marah dan Keanu yang terkenal dengan kontennya yang julid. “Jadi, untuk muncul ke permukaan dari sekian banyak content creator yang punya ciri khas sama kamu harus punya kekuatan yang benar-benar kuat sehingga kamu bisa muncul ke permukaan di saat yang lain tidak kelihatan, karakternya harus kuat,” tutur Dewan.

    Kemudian, untuk jenis konten berupa suara, kita dapat memanfaatkan media Spotify atau Instagram. Konten audio ini biasanya disebut podcast, dapat berisi pembahasan hal-hal penting atau pembicaraan sederhana saja. Lalu, untuk tulisan, kita dapat menggunakan media Website, Instagram, Blogspot, LinkedIn (profesional), dan Medium. Sedangkan untuk gambar, Instagram adalah media terbaik untuk membagikan konten. Media-media yang sangat beragam tersebut merupakan kesempatan bagi kita yang gemar mengoceh, menulis, ataupun fotografi untuk menjadi content creator.

    Namun, permasalahan utama yang biasanya muncul ketika seseorang akan membuat konten adalah ide. Dewan memberikan tips and trick ketika seseorang tidak menemukan ide original. Menurutnya, dalam dunia kreatif ada yang namanya ATM, singkatan dari Amati, Tiru, Modifikasi. Amati apa yang ada di sekitar kita, misalnya yang sedang trending di medsos, dan lihat karya orang lain yang menurut kita bagus, menarik, atau berkarakter. Setelah mengamati, lalu coba buat karya serupa dan lihat apakah bagus atau tidak untuk diperbaiki. Langkah terakhir ketika sudah meniru adalah modifikasi. Disini kreatifitas kita akan diuji, kita boleh memakai template orang lain, tetapi harus ada ciri khas kita sendiri. “Dengan kalian pakai metode ATM ini kamu bisa bikin satu karya yang nggak original dari kamu tapi pakai daya kreatif kamu, nah ini diperbolehkan dalam dunia kreatif,” ucap Dewan.

    Pada zaman sekarang ini, peluang mahasiswa sebagai content creator sangat luas karena selain bisa mengasah kreativitas, juga akan banyak dibutuhkan di dunia kerja nantinya. Bahkan, hampir semua instansi menawarkan posisi content creator di bagian website dan platform lainnya yang digunakan. Terkait hal ini, sangat penting untuk kita belajar mengenai content creator, pun banyak wadah untuk membagikan konten yang kita miliki, baik itu gambar, suara, video, maupun tulisan. Kita juga dapat mengetahui cara membuat konten yang baik dan benar dari berbagai platform seperti video tutorial youtube, blog, artikel, dan banyak lagi. “Kalau kalian mau jadi content creator, coba buat dulu aja, lalu buat yang lebih baik, nggak papa di-publish, lihat feedback dari teman-teman kurang apa terus bikin yang lebih baik lagi,” tutup Dewan.

    – Whafir Pramesty

  • | |

    Hingar Bingar Penerimaan Mahasiswa Baru di Kampus Biru

    Kerumunan gadjah mada muda pada saat upacara penutupan PPSMB UGM tahun 2022 / Sumber: https://twitter.com/ssingularitears/status/1555833679011663872?t=l921cupfjfzFZotBaz9A3w&s=19

    Senin pagi (1/8), Lapangan Pancasila tampak dipenuhi ribuan orang memakai almamater berwarna khaki muda dan caping beraneka warna. Mereka yang berkerumun ini adalah mahasiswa baru strata satu Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tengah menjalankan hari pertama masa orientasi kampus dengan nama Pelatihan Pembelajar Sukses bagi Mahasiswa Baru (PPSMB). 

    Pada hari pertama pelaksanaan PPSMB, seluruh mahasiswa baru dikumpulkan di Lapangan Pancasila guna mengikuti upacara pembukaan PPSMB UGM tahun 2022. Upacara pembukaan ini akhirnya kembali digelar secara luring, setelah vakum dua tahun lamanya. Sebanyak 9000 mahasiswa baru tampak khidmat bercampur rasa senang sebab dapat merasakan kembali PPSMB dengan sebagaimana mestinya.

    Pembukaan masa orientasi mahasiswa baru turut dihadiri juga oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X. Pada sambutannya, Raja Kasultanan Yogyakarta menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh mahasiswa baru karena telah memilih Yogyakarta, khususnya UGM sebagai tempat melanjutkan studi. 

    “Terima kasih telah mempercayakan Yogyakarta dan Universitas Gadjah Mada sebagai destinasi edukasi. Sebuah pilihan yang tepat dengan beragamnya pilihan jurusan yang berkualitas dan keberadaan Yogyakarta sebagai Nusantara culture melting point, yang Inshaallah dapat membentuk karakter anak bangsa menjadi insan-insan cendekia sekaligus berbudaya,” terang Sri Sultan Hamengkubuwono X lebih lanjut.

    Setelah upacara pembukaan telah selesai digelar, seluruh mahasiswa baru kemudian dikumpulkan bersama gugusnya masing-masing untuk melakukan pembekalan di fakultas yang telah ditetapkan. PPSMB total dijalankan selama enam hari, termasuk dua hari masa PPSMB ranah fakultas. Segala lini aspek baik panitia, rektorat, hingga petugas keamanan kampus turut bahu-membahu menyukseskan gelaran penyambutan penerimaan mahasiswa baru di kampus biru.

    Puncaknya terjadi pada sabtu sore, (6/8). Seluruh mahasiswa baru kembali dikumpulkan di Lapangan Pancasila untuk mengikuti rangkaian upacara penutupan. Rasa bangga, gembira, dan haru tergambar dari tiap-tiap mahasiswa baru atas rasa syukur telah menjadi bagian dari keluarga UGM. Doa dan harapan mereka tulis dalam sebuah kertas untuk kemudian disuarakan dalam Lapangan Pancasila. 

    Hal yang tak kalah ikonik, yaitu pembentukan formasi juga terselenggara pada upacara penutupan PPSMB UGM. Total terdapat sepuluh formasi yang berhasil dibuat dengan menggunakan kipas palapa berwarna merah dan putih. satu formasi lain juga terbentuk dari caping yang mahasiswa baru gunakan. Formasi bertuliskan “Bakti Gadjah Mada Pilar Intelektual Nusantara” menjadi akhir dari formasi ini.

  • Koperasi “Kopma UGM” Ciptakan Kader Koperasi Sejak Dini

    Untuk menciptakan kader-kader  koperasi yang tangguh sejak dini, Koperasi Kopma UGM menghelat acara bertajuk  Kopma Goes to School ke SMAN 1 Bantul (26/9). Acara ini terselenggara berkat adanya kerjasama antara bidang Humas dan Gerakan Koperasi “Kopma UGM” dengan Pembina Kopsis SMA N 1 Bantul, Dwi Subekti.

    Tim Kopma Goes to School kali ini diwakili oleh Anwar Danu Saputra (Humas dan Gerakan), Hari Kuncoro (Bisnis), dan Sulistyowati (Keuangan), sedangkan dari pihak SMAN 1 Bantul yang menjadi peserta, terdiri dari pengurus Kopsis dan siswa bimbingan mata pelajaran ekonomi.

    Acara dibuka dengan perkenalan masing-masing pihak, dilanjutkan dengan sesi sharing. Pada sesi sharing ini peserta tampak begitu antusias, pertanyaan dan tanggapanpun bermunculan. Anggota kopsis mengeluhkan akan kurangnya pelatihan yang diberikan kepada mereka, sehingga wawasan tentang perekoperasiannnya masih kabur.

    Kopma Goes to School kali ini merupakan yang kedua kalinya di tahun ini, acara  pertama telah diselenggarakan di Kopsis SMA N 3 Yogyakarta, beberapa bulan silam. “Perlunya diadakan pelatihan perkoperasian kepada anggota kopsis, tidak hanya dari pembimbing kopsis yang bersangkutan, akan tetepi juga dari praktisi koperasi seperti kopma” tutur Sulistyowati yang juga mantan pengurus Kopsis SMAN 1 Bantul ini. (ADS)