|

Yuk Hidup Produktif dan Sehat di Kala Pandemi!

Sebentar lagi tahun sudah kembali berganti, namun pandemi tidak kunjung berakhir. Kemungkinan kegiatan daring masih akan berlanjut dilakukan di tahun depan, mengingat kondisi masih belum dapat dikatakan baik. Mau tidak mau, demi kebaikan dan kesehatan bersama, kita dituntut untuk masih #dirumahaja. Namun ternyata, berada terlalu lama di rumah dapat mengganggu kesehatan sebagian besar orang. Gejala-gejala tidak sehat seperti stress, lemah lesu, hingga gangguan tidur dialami oleh tidak sedikit orang. Sehat dalam artian fisik dan mental seseorang mulai dipertanyakan ketika penyesuaian pandemi ini dilakukan. Berikut adalah beberapa tips produktif di tengah pandemi dengan tetap sehat yang dapat diwujudkan untuk bertahan.

  1. Makan makanan bergizi

(sumber: nivea.co.id)

Menjadi kebutuhan, pemenuhan makan makanan bernutrisi senantiasa berpengaruh besar pada kesehatan. Asupan pangan terbukti turut mempengaruhi kesehatan mental seseorang. Ada beberapa jenis makanan yang disarankan untuk dikonsumsi ketika kondisi tubuh dan mental sedang tidak prima, seperti ikan, buah-buahan, kacang-kangan, dan makanan fermentasi. Mulailah coba untuk penuhi angka kecukupan gizi dengan asupan gizi seimbang.

 

  1. Sempatkan olahraga

(sumber: liputan6.com)

Selain menjaga pola makan, berolahraga menjadi keharusan untuk turut dilakukan. Banyak orang setuju olahraga membantu menjaga kesehatan. Tidak harus keluar rumah, lakukan gerakan ringan seperti push up, plank, dan squat jump beberapa kali adalah jenis olahraga yang dapat dilakukan di dalam ruangan. Berolahraga juga dipercaya dapat membantu tubuh melepaskan hormon endorphin yang bisa meningkatkan suasana hati. Berkeringatlah untuk sehat badan dan raga.

 

  1. Luangkan waktu untuk diri sendiri

(sumber: magazine.job-like.com)

Berkutat dengan kesibukan memang sangat menyita waktu dan terkadang membuat kita lupa untuk memanjakan diri sendiri. Me time dilakukan sebagai bentuk menghargai dan menyayangi diri sendiri. Terbiasa berinteraksi dengan lingkungan, menjadi faktor eksternal yang mempengaruhi kesehatan. Untuk itu coba luangkan waktu khusus sendiri, dan menghindari distraksi eksternal. Fokus kenali diri dan berikan waktu terbaik diri untuk istirahat dari segala kepenatan dunia yang dirasakan.

 

  1. Tetap menjalin komunikasi

(sumber: kompas.com)

Terisolasi di ruangan dan rumah membatasi interaksi sosial kita selama pandemi. Istilah baru cabin fever menjadi gejala yang secara tidak sadar dialami oleh sebagian besar masyarakat. Merasa cemas, khawatir, susah fokus, lemas, dan gangguan tidur adalah beberapa gejalanya. Untuk itu tetaplah jaga komunikasi dengan kerabat terdekat atau pun teman. Hal ini akan membantu tekanan yang dirasakan menjadi berkurang sehingga perasaan akan lebih tenang.

 

  1. Produktif bekerja dengan daily to do list

(sumber: linovhr.com)

Menjadi produktif dan menghindari kemalasan terasa susah dilakukan oleh banyak orang di masa seperti sekarang. Kelalaian dan kemalasan yang muncul ini tidak jarang dapat mengacaukan pekerjaan, sehingga mengharuskan kita menguras lebih banyak tenaga pada akhirnya. Untuk mengantisipasinya, kamu dapat membuat to do list harian, sebagai panduan dan targetmu. Cara sederhana ini jika dijadikan kebiasaan secara tidak sadar akan memudahkan aktivitas harianmu.

 

  1. Mencoba aktivitas baru

(sumber: idea.grid.id)

Memiliki waktu lebih banyak di rumah dapat dimanfaatkan untuk melakukan hal-hal yang disenangi atau pun mencoba sesuatu yang baru. Mencari dan mempelajari sesuatu yang menarik minat dapat menaikkan perasaan bahagia dan semangat. Melakukan sesuatu baru seperti aktivitas yang mengharuskan tubuh bergerak dapat menjadi kegiatan olahraga ringan yang tentunya turut memiliki manfaat. Lakukan kegiatan yang memberikan kepuasan diri dengan tetap tidak memberatkan fisikmu.

 

  1. Bijak bermedia

(sumber: kompas.com)

Terpaan informasi datang dari media setiap waktu. Terlebih lagi, aktivitas digital menghadirkan informasi dengan beragam bentuk dan sajiannya yang menjadi konsumsi baik disengaja ataupun tidak. Terpapar informasi yang tidak dibutuhkan terkadang dapat mengganggu kesehatan mental seseorang. Batasi dan kendalikan konsumsi informasimu dengan diet media dapat coba dilakukan. Jangan sampai kemudahan akses yang dihadirkan teknologi dan media malah mengganggu kesehatan.

Jaga dan perhatikan kesehatan di tengah pandemi, baik fisik atau pun mentalmu. Karena sadar atau tidak kondisi emosi akan sangat mempengaruhi keadaan dan performa tubuhmu. Sehat mental mendukung sehat fisik dan kesejahteraan hidup yang lebih baik ke depannya. Malas gerak? Tidak lagi dong. Produktif dengan sehat seutuhnya di berbagai situasi. Dengan tidak lupa senantiasa positive thinking dan percaya bahwa kelak badai pandemi akan berlalu.

sumber gambar sampul: lifestyle.kompas.com

(ayu pratiwi)

Similar Posts

  • Pelantikan Pengurus dan Pengawas Koperasi “Kopma UGM” Periode 2016/2017

    Yogyakarta- Jum’at (12/02) pagi kemarin, Koperasi “Kopma UGM” menyelenggarakan prosesi pelatikan pengurus dan pengawas periode 2016/2017.Acara ini  Prosesi ini diadakan di Ruang Sidang lantai II. Prosesi ini merupakan rangkaian terakhir dari Rapat Anggota Tahunan ke-34 yang telah diadakan pada 2 s.d. 4 Februari lalu di Auditorium LPPT Unit II. Dalam acara ini dihadiri pula oleh sekitar 50 peserta yang berasal dari tamu kedinasan, pihak Rektorat Universitas Gadjah Mada, perwakilan Unit Kegiatan Mahasiswa UGM, Koperasi Mahasiswa Se-DIY, dan juga pihak internal Koperasi “Kopma UGM”

    Acara Pelantikan Pengurus dan Pengawas kemarin dimulai sekitar pukul 08.50 WIB. Acara ini diawali dengan pencabutan pending sidang yang dipimpin oleh Mundi Tri Nugroho selaku Pimpinan Sidang  dan dilanjutkan dengan pembacaan format Pengurus, Pengawas, Dewan Pembimbing Kepengurusan, dan Dewan Penasihat Kepengurusan Koperasi “Kopma UGM. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan serah terima jabatan, sambutan-sambutan, dan prosesi pelantikan pengurus dan pengawas baru yang terdiri dari Ufairoh Nurulhayah sebagai Ketua Umum, Riska Siwi Margianti sebagai Ketua Bidang PSDA, Bagus Setyo Aryadi sebagai Ketua Bidang Bisnis, Umi Sayidul Mursalin sebagai Ketua Bidang HRD, Sulistyowati sebagai Ketua Bidang Keuangan, Anwar Danu Saputra sebagai Ketua Bidang Humas dan Gerakan, Noor Suhartono sebagai Ketua Bidang Administrasi, Nurul Meika Tri Wahyuni sebagai Kepala Departemen Risbang, Akhmad Faqihuddin sebagai Ketua Pengawas, dan Bagas Prakarsa beserta Winda Aviany Anindya sebagai Anggota Pengawas.

    Pada sekitar pukul 10.30 WIB acara diakhiri dengan acara potong tumpeng dan pembacaan doa. “Saya mengucapkan terimakasih kepada segenap panitia dan pihak lainnya yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan rangkaian acara Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-34 Koperasi “Kopma UGM” sehingga dapat berjalan dengan lancar. Semoga di tangan pengurus dan pengawas yang baru ini Koperasi “Kopma UGM” akan lebih baik.” ungkap Ainun Nur Mazidah selaku Ketua Panitia RAT ke-34 Koperasi “Kopma UGM”.

  • Pradiksar III 2015

    P_20150323_163823[1]

     

    Yogyakarta- 24 Maret 2015, bidang Pengembangan Sumber Daya Anggota (PSDA) Koperasi “Kopma UGM” pada hari Senin, 23 Maret 2015 pukul 15.30—16.30 WIB di Ruang Sidang Koperasi “Kopma UGM” dan dihadari oleh lima orang.

    Menurut Rizka Siwi Margianti selaku staf PSDA Koperasi “Kopma UGM” periode 2015/2016, “Tujuan diadakannya pradiksar kali ini yakni untuk mengenalkan anggota tentang gugus komunitas serta wadah kegiatan yang ada di Koperasi “Kopma UGM”.

    Pertama-tama, acara dibuka oleh Rizka kemudian dilanjutkan dengan materi pengenalan gugus komunitas Riset yang disampaikan oleh M. Agam Barata selaku ketua gugus komunitas Riset Koperasi “Kopma UGM”. Seusai penyampaian diadakan sesi tanya jawab antara pemateri dan peserta.

    Setelah sesi tanya jawab usai, acara pun ditutup oleh Rizka kembali sembari memberikan sedikit ulasan dan mengajak peserta untuk bergabung bersama gugus komunitas Riset Koperasi “Kopma UGM”. (Humas Koperasi “Kopma UGM / Rusli Akhmad Junaedi).

  • Gathering FKKMI Regional Yogyakarta

    Yogyakarta-Forum Komunikasi Koperasi Mahasiswa Indonesia (FKKMI) Regional Yogyakarta mengadakan acara gathering pada kamis (5/11) di Koperasi “Kopma UGM”. Agenda rutin ini bertujuan sebagai media sharing dan menjalin silaturahmi antarkoperasi mahasiswa. Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari koperasi-koperasi mahasiswa yang berada di regional Yogyakarta diantaranya adalah Kopma FE UII, Kopma UMY, Kopma Akprind, Kopma UPY, Kopma UIN Sunan Kalijaga, Kopma UPY, dan lain-lain.

    Acara dimulai sekitar pukul 11.00 WIB yang dipimpin oleh Sekjen FKKMI Regional Yogyakarta, M. Fajri Saptaji.  Tema pembahasan dalam acara ini mengenai seputar hasil Konferensi ICA-AP 2015 yang diadakan di Bangkok. Pada acara Konferensi ICA-AP tersebut, hanya beberapa Kopma Regional Yogyakarta yang menghadiri, diantaranya Kopma UGM dan Kopma UIN Sunan Kalijaga. Dalam acara ini, para delegasi yang menghadiri Konferensi tersebut berbagi pengalaman dan ilmu yang didapatkan. Para peserta pun terlihat antusias dalam diskusi tersebut. Apalagi saat pembahasan mengenai perbedaan bentuk dan sistem koperasi mahasiswa di Indonesia dan di luar negeri.

    Tak hanya itu, dalam acara ini dibahas pula mengenai agenda FKKMI Regional Yogyakarta ke depan, yakni pelaksanaan Musyawarah Wilayah untuk melaksanakan pergantian pengurus, pelatihan pengawas, dan pendampingan acara Diklat Perkoperasian dari perwakilan dinas terkait. Harapannya, melalui acara seperti ini, solidaritas antarkopma dapat terjalin dengan baik sehingga mampu memperkuat gerakan perkoperasian di Indonesia.

  • Pernak-pernik jambore koperasi nasional ke IV di kota batik

    Jambore koperasi nasional merupakan suatu ajang sekaligus sebagai wadah mempertemukan elemen organisasi koperasi mahasiswa di seluruh indinesia. Kegiatan tersebut meliputi berbagai acara yang di sajikan guna menunjang daya kreasi dan kreatifitas setiap mahasiswa masing-masing universitas melalui delagasinya. Pada intinya kegiatan jambore koperasi berusaha menyatukan kekeluargaan koperasi mahasiswa indonesia. Tak luput. Delegasi Universitas Gadjah Mada turut memriahkan kegiatan jambore koperasi nasional ini. Delegasi tersebut di peroleh melalui open recruitment kepada seluruh anggota koperasi “kopma ugm”. Tidak tertutup kemungkinan juga bagi anggota baru tahun 2016. Setelah melalui seleksi secara ketat dan tertutup yang di lakukan bidang humas dan gerakan koperasi “kopma ugm”, terdapat 3 anggota delegasi terbaik untuk dapat mengikuti jambore koperasi nasional yang mana pada tahun ini di laksanakan di kota batik kata sapaannya, dengan nama kota solo/surakarta, lebih tepatnya di universitas sebelas maret sebagai tuan rumah sekaligus panitia dalam jambore tersebut. datang dengan penuh antusias serta tujuan untuk menambah relasi, delegasi koperasi “kopma ugm” hadir di tengah-tengah peserta yang lain dengan keunikan tersendiri. Yang mana tahun ini delegasi koperasi “kopma ugm” terdiri dari dua anggota baru tahun 2016 dan anggota tahun tahun 2105, serta dengan pendamping dari staff humas dan gerakan. Wajah baru menyelimuti delegasi dari UGM, mengingat keseluruhan peserta dari tim lain terdiri dari pengurus yang pastinya sudah memiliki pengalaman yang lebih dan luar biasa. Sebagai delegasi termuda, tidak menyurutkan kegemilangan perwakilan koperasi “kopma ugm” dalam menggagas jambore koperasi yang berkemajuan.

    Selama kegiatan jambore koperasi nasional, delegasi Koperasi “Kopma UGM” berasumsi bahwa terdapat tiga hal pokok kegiatan dibalik suksesnya acara tersebut meliputi:

    • Kegiatan kompetisi dalam mengasah kecerdasan dan kreatifitas masing-masing tim maupun individu
    Secara garis besar, kegiatan jambore memiliki kualitas tinggi dalam ajang kompetisi antar tim. Atmosfir semakin terasa memanas dirasakan sendiri oleh delegasi koperasi”kopma ugm” ketika akan memulai lomba cerdas cermat koperasi sebagai perlombaan pertama dalam jambore tersebut. langkah bagus di torehkan delegasi dari UGM yang mana, dapat menyingkirkan tim lain yang notabennya mereka sudah lebih berpengalaman tentang koperasi dan sudah masuk dalam kepengurusan di setiap universitasnya. Meskipun sebagai delegasi muda, akan tetapi perwakilan UGM mampu menembus dalam tahap akhir atau tahap ketiga dari perlombaan cerdas cermat tersbut.
    Lanjut dengan lomba duta koperasi, lagi-lagi sebutan delegasi muda berhasil mengibas para pesaing yang lain hingga dapat masuk pada babak final. Suatu kebanggan bagi tim perwakilan UGM mengingat personil yang di kirim masih belia dan terlalu muda.
    Tidak berhenti apa kegiatan itu saja, masih banyak perlombaan yang di sajikan secara apik oleh panitia universitas sebelas maret yang lainnya. Seperti perlombaan jingle kopma, kreasi batik,dan LKTI dengan tema “Transformasi kopmaku”. Dari keseluruhan lomba tersebut delegasi muda UGM berpartisipasi secara aktif dengna tetap menjaga nama baik Universitas Gadjah Mada sebagai intsansi yang menaunginya.
    Secara keseluruhan kegiatan jambore bisa di katakan baik, meskipun tetap perlu adanya perbaikan dan inovasi kearah berkemajuan dalam kegiatan jambore mendatang.

    • Forum kekeluargaan sebagai bentuk usaha meningkatkan kualitas jambore dan khususnya kemajuan koperasi mahasiswa dimasa mendatang
    Kegiatan forum ini sendiri meliputi beberapa macam. Dimana terdapat pengenalan tentang FKKMI dan pada penghujung kegiatan jambore terdapat forum evaluasi kegiatan selama jambore. Pada sesi pengenalan FKKMI, di hadiri oleh ketua FKKMI yang baru dan ketua yang lama dan bru lengser. Pada acara tersebut, lebih menekankan terhadap pengenalan ke arah FKKMI sendiri dan info terkait aturan terbaru yang ada di dalam kegiatan jambore koperasi nasional berdasarkan hasil munas FKKMI di bantul, Yogyakarta. Sedangkan forum evaluasi sendiri dihadiri oleh masing-masing perwakilan setiap tim. Pada waktu itu, di dalam forum setiap perwakilan berhak mengeluarkan kritik serta saran terhadap kegiatan selama jambore berlangsung. Suasana yang semakin dramatis menjadikan forum tersebut sedikit memanas dan menemukan jalan buntu, mengingat banyak peserta yang merasa kecewa terhadap kurangnya perhatian, fasilitas, kepuasan, transparansi data, serta jadwal yang di rasa menyimpang dari konsep awal. Dari situlah, perwakilan tim UGM mencoba memberikan jalan tengah serta solusi sehinga ketika menemukan masalah, secara pasti juga akan ada solusi terbaik. Dari evaluasi tersebut bisa di katakan terjadi pertama kali dan bisa dikatakan sebagai langkah awal adanya usaha memajukan jambore koperasi nasional yang lebih berkualitas tentunya juga dengan semakin bertambahnya kuantitas yang ada.

    • Wisata tempat sejarah dan budaya daerah guna menambah wawasan kearifan lokal
    Kegiatan inilah yang di tunggu-tunggu dari setiap peserta dimana mereka dapat merasakan dan menelisik kebudayaan yang ada di solo. Mengingat peserta jambore bukan hanya anggota koperasi mahasiswa yang ada di sekitas solo saja, melainkan hingga luar jawa. Bahkan terjauh hingg sampai pulau sulawesi. Dengan adanya wisata tersebut dapat membuat peserta dalam menghilangkan penat selama lima hari berkegiatan jambore dan mencari buah tangan yang cocok untuk di bawa ke kampung halamannya.

    Jambore koperasi nasional telah berlalu, semua tidak akan hilang secepatnya. Akan terus membekas sebagai pengalamn yang indah. Kegiatan yang penuh dengan kesan menarik dan di kemas secara elegan. Dengan jambore tersebut, di harapkan buat semakin kuatnya persaingan antar unersitas dalam merebutkan gelar juara umum, melainkan menjadikan sadar bahwa koperasi mahasiswa saat ini dapat menjadi landasan dalam langkah awal membangun perekonomian indonesia yang berkemajuan melalui koperasi. Sudah bukan saatnya kemenangan pribadi menjadi prioritas, akan tetapi kajayaan bersama terasa lebih terhormat dan bijak dalam sebagai kader penerus insan-insan koperasi indonesia.

    #AkuCintaKoperasi

  • Open Recruitment Pengelola Perpustakaan Koperasi “Kopma UGM”

    sss

    Persyaratan:

    1. Anggota Koperasi “Kopma UGM”
    2. Lunas simpanan wajib sampai dengan Juli 2015
    3. Pas foto 3×4 2 lembar
    4. Curriculum Vitae
    5. Jadwal Kuliah
    6. Berkomitmen tinggi

    Formulir dapat diambil di Front Office Koperasi “Kopma UGM”

    Berkas dikumpulkan kembali di Front Office Koperasi “Kopma UGM” terakhir 24 Maret 2015.

    CP: 085726955022 (Noor)

  • |

    Cooperative Month 2023 Koperasi Mahasiswa UGM

    Cooperative Month 2023 hadir sebagai agenda kegiatan tahunan Koperasi Mahasiswa UGM. Cooperative Month adalah sebuah rangkaian acara yang lahir dari tekad dan komitmen Koperasi Mahasiswa UGM dalam mengaktualisasikan prinsip-prinsip koperasi dan visi-misi organisasi. Rangkaian kegiatan yang dilangsungkan pada Cooperative Month 2023 Koperasi Mahasiswa UGM  yaitu, Wawasan Perkoperasian yang merupakan rangkaian kegiatan pertama dalam pelaksanaan kegiatan Cooperative Month 2023 ini. Wawasan perkoperasian mengusung konsep “Sowan Koperasi” dengan tema “Generasi Muda Cikal Bakal Local Genius 6.0 Koperasi” yang juga melibatkan koperasi-koperasi siswa SMA/SMK sederajat yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta. Olikopsisnas atau Olimpiade Koperasi Siswa Nasional yang merupakan kegiatan inti dari Cooperative Month 2023. Acara yang diikuti siswa-siswi tingkat SMA/SMK sederajat ini bertujuan untuk mensosialisasikan dan meningkatkan wawasan perkoperasian generasi muda Indonesia, agar dimasa mendatang akan menjadi generasi penerus koperasi dan terus berkontribusi untuk kemajuan bangsa. Olikopsisnas 2023 berusaha menjadi lebih baik dalam memfasilitasi antusiasme tersebut dengan konsep berupa perlombaan cerdas cermat perkoperasiaan. Cooperative Workshop merupakan kegiatan terakhir dari rangkaian acara Cooperative Month 2023 sekaligus momen pengumuman kejuaraan Olikopsisnas 2023. Tema yang diusung adalah “Koperasi Mahasiswa Cikal Bakal Local Genius 6.0”. Peserta kegiatan ini adalah masyarakat umum serta para tim yang telah berhasil lolos dalam tahap penyisihan Olikopsisnas 2023.

    Rangkaian waktu kegiatan yang dilaksanakan pada Cooperative Month 2023 Koperasi Mahasiswa UGMyaitu, Wawasan Perkoperasian yang merupakan kegiatan pertama dilangsungkan pada Jumat, 20 Oktober 2023 yang dilaksanakan secara luring, dan pada Minggu, 22 Oktober 2023 yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting. Olikopsisnas atau Olimpiade Koperasi Siswa Nasional dilangsungkan pada Minggu, 26 November 2023 yang dilaksanakan secara luring, dan Cooperative Workshop dilangsungkan pada Minggu, 26 November 2023 yang dilaksanakan secara luring.

    Acara semifinal Olikopsisnas dilaksanakan pada Minggu, 26 November 2023 yang dilangsungkan dengan kegiatan Cooperative Workshop. Pengumuman kejuaraan kegiatan Olimpiade Koperasi Siswa Nasional atau Olikopsisnas dimenangkan oleh 5 orang juara, 3 orang pemenang dengan juara inti berasal dari sekolah yang sama yaitu, MAN 1 Yogyakarta dengan nama, Haka Aghisna R. dari MAN 1 Yogyakarta untuk Juara 1, Aurelia Lysandra dari MAN 1 Yogyakarta untuk Juara 2, Andini Eling K. dari MAN 1 Yogyakarta untuk Juara 3, serta 2 orang pemenang dengan juara harapan dengan nama, Harry Aditya A. dari SMA Brawijaya untuk Juara Harapan 1, dan Fatimatuzzahra dari Mas Ali Maskum untuk Juara Harapan 2.

    Cooperative Workshop Cooperative Month 2023, hadir dengan mengangkat tema “Koperasi Mahasiswa Cikal Bakal Local Genius 6.0”. Sebagai kegiatan yang ditunggu-tunggu, Cooperative Month 2023 Koperasi Mahasiswa UGM menghadirkan pembicara yang keren dan handal di bidangnya, untuk membagikan ilmu dan pengetahuan kepada Kop Mania. Adapun pembicara pada Cooperative Workshop Cooperative Month 2023 yaitu, Anggia Zainur Rahmah M.SEI, yang merupakan Pendamping Koperasi Dinas Koperasi dan UKM DIY 2022, dan juga Sevina Alfi, selaku mahasiswa dari Universitas Veteran Yogyakarta yang memiliki bisnis Fashion dan FnB. Tentunya selama acara Cooperative Month 2023 Koperasi Mahasiswa UGM dipandu oleh moderator cakap, yaitu Irsalina Ghassani.

    Tidak hanya dihadiri oleh pembicara dan peserta, Cooperative Month 2023 Koperasi Mahasiswa UGM juga turut mengundang Bapak SyahBenol selaku Penasehat Koperasi, dan juga Drs.Teten Masduki, selaku Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia untuk memberikan sambutan sekaligus membuka acara Cooperative Month 2023 Koperasi Mahasiswa UGM. Peserta Cooperative Workshop yang hadir tidak hanya mahasiswa Kopmania UGM saja tetapi dari kalangan peserta Kopma Universitas lain juga turut hadir dalam mengisi kegiatan Cooperative Workshop ini. 

    Sebagai pembicara pertama Anggia Zainur Rahmah M.SEI, memaparkan materi untuk Kopmania, dengan topik bahasan seputar pengenalan koperasi pada masa sekarang kepada mahasiswa agar lebih mengenal tentang koperasi. Koperasi mahasiswa adalah suatu organisasi ekonomi yang dimiliki dan dioperasikan oleh mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi atau institut pendidikan tinggi. Koperasi ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dan kepentingan bersama anggotanya, yang umumnya terdiri dari mahasiswa yang tergabung dalam komunitas akademis tertentu. Menurut Anggia Zainur Rahmah, koperasi mahasiswa bukan hanya suatu entitas ekonomi, melainkan juga merupakan wadah untuk pengembangan kepemimpinan, pembelajaran kolektif, dan penerapan nilai-nilai sosial. Dengan demikian, koperasi mahasiswa bukan hanya sebagai sarana bisnis, tetapi juga sebagai alat untuk membangun komunitas yang kuat dan berkelanjutan di lingkungan akademis. Bergabung dengan koperasi mahasiswa dapat membangun jaringan yang kuat. Interaksi dengan sesama anggota, pengurus, dan pihak-pihak eksternal dapat membantu dalam membangun koneksi yang berharga.

    Sevina Alfi, memaparkan materi dengan tema “Memupuk Pemikiran Kritis Dan Inovatif Dalam Berbisnis”. Menurut Sevina Alfi, seorang pemilik bisnis harus mempunyai perilaku yang kritis dan inovatif, sebuah bisnis tidak akan berjalan dengan baik tanpa adanya kreativitas dan inovasi yang mendukung bisnis tersebut berjalan. Kedua perilaku tersebut akan membawa sebuah bisnis menuju kesuksesan saat dikelola dengan baik. Mempunyai pemikiran yang kritis juga harus mempunyai strategi. Menurut Sevina Alfi, strategi untuk meningkatkan kemampuan pemikiran kritis yaitu, berlatih mendengarkan secara aktif, mencoba pahami sudut pandang orang lain, banyak bertanya, dan mempertimbangkan pandangan ke depan.

    Berpikir kritis dan inovasi akan mempengaruhi suatu keberhasilan bisnis. Berpikir secara analitikal adalah salah satu aspek dari cara berpikir kritis untuk menganalisis suatu informasi dengan baik. Sebagai seorang pebisnis, Sevina Alfi juga menjelaskan bahwa seorang pemilik bisnis harus mempunyai pemikiran yang terbuka dalam menerima pendapat, opini, juga kritik dan saran saat meeting. Membagi waktu untuk memperkirakan waktu produksi dengan promosi adalah Manajemen waktu yang terpenting dalam berbisnis. Komunikasi yang baik juga merupakan hal yang terpenting yang harus dimiliki oleh seorang pebisnis. Komunikasi yang baik merupakan bagian krusial dari proses berpikir kritis. Inovasi juga penting dalam keberhasilan bisnis. Inovasi membantu pertumbuhan perusahaan untuk selalu up to date dengan menciptakan produk atau layanan sesuai dengan kebutuhan pasar dengan menerapkan ciri khas pada produk. Problem solving adalah solusi yang diberikan segera ketika mendapat keluhan dari customer tentang produk kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.