Agar Liburmu Bermanfaat

Liburan adalah momen yang dinantikan oleh setiap mahasiswa setelah melewati masa ujian dan tugas yang menumpuk. Namun, seringkali waktu libur ini terbuang sia-sia karena tidak adanya rencana kegiatan yang jelas. Padahal, liburan bisa menjadi waktu yang berfaedah jika diisi dengan kegiatan yang bermanfaat. Berikut adalah beberapa ide agar liburmu tidak hanya menyenangkan, tetapi juga produktif.

7 Pilihan Olahraga Bersama Teman yang Sehat dan Menyenangkan
pict source: google.com

Pertama, liburan adalah waktu yang tepat untuk memperbaiki pola hidup sehat. Ketika hidup di rantau, biasanya mahasiswa tidak terlalu memperhatikan perihal kesehatannya, karena sudah disibukkan dengan tugas, kuliah dan organisasi. Maka mulailah rutin berolahraga dan atur pola makan yang lebih seimbang. Selain meningkatkan kebugaran fisik, olahraga juga bisa membantu mengurangi stres dan meningkatkan fokus, bisa melakukan aktivitas seperti jogging, bersepeda, atau yoga yang bisa dilakukan di rumah.

Gratis Foto Gadis Di Kafe Membaca Buku Sambil Minum Kopi, Unduh di Lovepik
pict source: google.com

Kedua, jangan lupa untuk membaca buku-buku yang sudah lama ingin dibaca. Membaca buku tidak hanya memberikan hiburan, tapi juga memperluas wawasan dan meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Pilihlah buku dari berbagai genre untuk mendapatkan perspektif yang lebih luas.

Hidden Gem Cafe di Bandung Selatan! Bisa Ngopi Sambil Melukis, Cuma 14  Menit dari Tol Soreang - Ayo Bogor
pict source: google.com

Ketiga, luangkan waktu untuk menekuni hobi yang mungkin terlupakan selama masa kuliah. Hobi seperti melukis, menulis, atau bermain musik bisa menjadi cara yang menyenangkan untuk mengekspresikan diri. Selain itu, siapa tahu hobi ini bisa berkembang menjadi sumber penghasilan tambahan.

Nonton TV Bagus untuk Kesehatan Mental, Kenapa? Begini Penjelasan Psikolog  – Sunrise Steel
pict source: google.com

Keempat, jangan lupakan pentingnya beristirahat dan menghabiskan waktu berkualitas dengan keluarga juga teman-teman atau biasa disebut quality time. Rehat sejenak dari rutinitas sehari-hari penting untuk mengisi ulang energi. Liburan adalah momen yang tepat untuk mempererat hubungan dan menciptakan kenangan indah bersama orang-orang terdekat.

Pilih Traveling Sendirian atau Bersama Rombongan?
pict source: google.com

Kelima, coba eksplorasi tempat-tempat baru di sekitar tempat tinggalmu. Traveling tidak selalu harus jauh dan mahal. Dengan menjelajahi lingkungan sekitar, kamu bisa menemukan hal-hal menarik dan menghilangkan kejenuhan atau kamu bisa menerapkan satu hari tanpa internet ini akan sangat mempengaruhi pola sikap mu dalam satu hari tersebut.

214.300+ Volunteer Foto Stok, Potret, & Gambar Bebas Royalti - iStock
pict source: google.com

Keenam, liburan juga bisa diisi dengan kegiatan sosial seperti menjadi relawan, banyak organisasi sosial yang membutuhkan bantuan tenaga relawan. Selain membantu orang lain, kegiatan ini juga bisa meningkatkan rasa empati dan memberikan pengalaman berharga dalam bekerja sama dengan berbagai macam orang.

7 Bootcamp terbaik untuk menunjang karier profesional
pict source: google.com

Selain enam kegiatan refreshing di atas, kamu juga bisa manfaatkan liburan untuk mengikuti kursus atau pelatihan singkat semacam bootcamp yang relevan dengan jurusanmu. Banyak sekali kursus online yang dibuka secara gratis atau dengan biaya terjangkau. Mengasah keterampilan baru tidak hanya menambah pengetahuan, tapi juga bisa memperkaya CV. Kamu bisa memilih kursus coding, desain grafis, atau bahasa asing yang akan sangat berguna di dunia kerja.

Kamu juga bisa mencoba untuk melakukan magang atau kerja part time. Magang memberikan pengalaman kerja yang berharga dan bisa menjadi modal penting saat mencari pekerjaan setelah lulus. Selain itu, dengan bekerja paruh waktu, kamu bisa mendapatkan uang saku tambahan sekaligus belajar mengelola waktu dan tanggung jawab.

Yang tidak kalah penting, gunakan liburan untuk merencanakan masa depan, buatlah rencana jangka pendek dan jangka panjang mengenai karier dan kehidupan pribadi. Dengan perencanaan yang matang, kamu bisa lebih fokus dan termotivasi dalam mencapai tujuanmu.

Terakhir, refleksikan pencapaian dan kegagalan selama semester lalu. Evaluasi diri ini penting untuk mengetahui apa yang perlu diperbaiki dan dikembangkan, agar kamu bisa memulai semester baru nanti dengan semangat dan strategi yang lebih baik.

Jadi, mari manfaatkan liburan dengan bijak agar tidak hanya menyenangkan tetapi juga bermanfaar. Selamat menikmati liburan yang produktif dan bermakna, sahabat Kopma UGM!

Similar Posts

  • Memahami Timing Ideal dan Aspek Penting Sebelum Terjun dalam Dunia Saham

    Sumber gambar : narasi.tv

    Selama beberapa tahun terakhir, terjadi perkembangan minat serta partisipasi dalam investasi saham di kalangan generasi muda. Ketersediaan informasi melalui internet dan akses yang lebih mudah dalam membeli saham secara online menjadi dua penyebab utama maraknya fenomena saham. Selain itu, muncul tren baru mengenai saham di media sosial yang menyebabkan para investor muda semakin terpacu untuk masuk ke dalam dunia pasar modal.

    Tingginya partisipasi generasi muda untuk melakukan perdagangan saham juga dipengaruhi oleh banyaknya perusahaan teknologi keuangan yang menawarkan aplikasi investasi yang mudah dimengerti serta memiliki biaya yang rendah. Beberapa aplikasi investasi saham yang cukup sering digunakan adalah Ajaib, Bibit, IDX Trading, dan Stockbit. Berkembangnya aplikasi-aplikasi yang telah disebutkan semakin memudahkan individu untuk memulai investasi saham dengan modal kecil. Selain itu, hadirnya pandemi Covid-19 juga berperan dalam mendorong minat generasi muda untuk bermain saham. Saat pandemi Covid-19 terjadi, masyarakat cenderung memiliki lebih banyak waktu untuk mempelajari cara berinvestasi serta memahami bagaimana perdagangan saham berjalan. Lalu, aspek apa saja yang harus diperhatikan untuk meminimalisir risiko kerugian dalam pembelian saham?

    Hal pertama yang harus diperhatikan sebelum memutuskan untuk terjun ke dunia investasi saham adalah menentukan target serta memahami risiko toleransi kerugian kita. Individu yang akan bermain saham harus mengetahui tujuan investasinya. Apakah individu tersebut ingin pertumbuhan modal jangka panjang, atau hanya mencoba peruntungan dalam jangka pendek? Target atau tujuan yang jelas akan membantu individu untuk merancang strategi yang akan digunakan ketika bermain saham. Selain tujuan, individu yang akan bermain saham juga harus memahami sejauh mana mereka bisa menerima risiko. Calon investor saham harus memahami konsep high risk high return, yaitu hubungan antara risiko serta potensi imbal hasil (return) dalam investasi. Konsep ini menjelaskan bahwa semakin tinggi risiko yang dimiliki suatu investasi maka semakin tinggi pula potensi keuntungannya. Namun, di saat yang bersamaan harus dipahami bahwa terdapat potensi kerugian yang tinggi yang mungkin dialami. Dengan memahami sejauh mana kita bisa menerima risiko, kita dapat lebih mudah dalam menentukan pembelian saham. 

    Langkah kedua yang harus dipahami oleh calon investor saham adalah konsep diversifikasi. Terdapat satu ungkapan populer yang sangat familiar di telinga investor saham, yakni “Dont put all your eggs in one basket.” Ungkapan tersebut merupakan himbauan kepada para investor untuk melakukan diversifikasi portofolio guna meminimalisir kerugian ketika membeli saham. Ketika melakukan diversifikasi portofolio, seseorang masih memiliki peluang keberhasilan meskipun salah satu sahamnya mengalami penurunan. 

    Ketiga, seorang yang akan berpartisipasi aktif dalam perdagangan saham juga harus mempelajari berbagai analisis yang akan digunakan dalam pembelian saham, seperti analisis fundamental dan teknikal. Analisis fundamental merupakan analisis yang melibatkan penilaian kinerja perusahaan. Analisis ini dapat dilakukan dengan cara memilih perusahaan yang bagus dan solid, mempelajari laporan keuangan perusahaan, hingga menaksir prospek kenaikan harga saham untuk jangka panjang. Sementara itu, analisis teknikal dilakukan dengan cara memeriksa pola grafik dan tren harga saham. Terdapat banyak alat yang dapat dijadikan indikator untuk menilai tren saham, seperti Moving Average, Stochastic, dan Bollinger Bands

    Setelah memahami konsep diversifikasi serta analisis penilaian saham, seseorang dapat mulai terjun ke dalam dunia investasi saham. Namun, perlu dipahami bahwa kita harus melakukan pemantauan portofolio secara berkala. Meskipun penting untuk memiliki kesabaran jangka panjang, penting juga untuk secara teratur memantau portofolio kita agar kita dapat menilai kelayakan dan kesesuaian saham yang dibeli dengan tujuan awal. Melalui cara yang telah disebutkan di atas, kita dapat menghindari potensi kerugian dari pembelian saham. Jadi, tunggu apa lagi? Inilah saatnya bersama-sama menjelajahi peluang di pasar saham dan meraih potensi pertumbuhan keuangan yang menarik.

  • |

    Menghadapi Tekanan dalam Persiapan Karir: Tantangan yang Dihadapi oleh Mahasiswa

    Memasuki bangku kuliah, mahasiswa dihadapkan oleh berbagai tantangan dan tekanan. Selain tekanan akademik, mahasiswa kerap kali mengidap stres karena persiapan karir. Terlebih, mahasiswa yang berada di tingkat akhir seringkali mendapat pertanyaan mengenai pekerjaan dan jenjang karir di masa depan. Apa saja sih tantangan persiapan karir yang dihadapi mahasiswa? Yuk simak penjelasan di bawah ini!

             Tantangan pertama hadir dari ketidakpastian masa depan yang dialami oleh mahasiswa. Mahasiswa harus memahami bahwa persaingan dunia kerja semakin ketat dan perubahan tren terus terjadi dari waktu ke waktu. Selain itu, ketidakstabilan ekonomi juga dapat menambah tingkat ketidakpastian. Untuk mengatasi hal tersebut, mahasiswa dapat membuat perencanaan karir untuk jangka pendek dan panjang. Dengan membuat perencanaan, mahasiswa dapat menguraikan target-target yang harus dicapai dalam beberapa waktu ke depan.

             Tantangan kedua datang dari sulitnya melakukan pengelolaan waktu yang baik. Seorang mahasiswa harus mengimbangi antara kuliah, pekerjaan paruh waktu, magang, dan aktivitas sosial lain yang dapat meningkatkan tingkat stres. Untuk menanggulangi hal tersebut, mahasiswa dapat membuat jadwal yang baik dan menyusun skala prioritas. Dengan menyusun skala prioritas, kita dapat mengeliminasi kegiatan-kegiatan yang memiliki dampak yang kurang signifikan pada karir kita.

             Ketiga, mahasiswa juga seringkali menghadapi tantangan yang cukup besar dalam mempersiapkan keterampilan yang cocok untuk persiapan karirnya. Terlebih, kemajuan teknologi semakin berpengaruh terhadap kecepatan perubahan tren. Mahasiswa harus terus melakukan upgrade skill agar tidak tertinggal dengan pesaing lainnya.

             Selain ketidakpastian masa depan, sulitnya pengelolaan waktu, dan penyesuaian keterampilan yang dibutuhkan, mahasiswa juga dihadapkan oleh fakta sulitnya menyeimbangkan aspek-aspek lain dalam hidup, seperti kesehatan fisik dan mental, hubungan sosial, hingga kebahagiaan pribadi. Hal tersebut dikarenakan mahasiswa sering mengalami tekanan dari berbagai pihak sehingga seringkali mengabaikan aspek lain yang tidak kalah penting dalam hidupnya. Agar hal tersebut tidak terjadi, kita dapat berusaha meluangkan waktu kita untuk bersantai, merawat diri, dan menjalani kehidupan sosial yang sehat. Jangan ragu pula untuk meminta bantuan profesional ketika merasa stres atau cemas berlebihan.

             Persiapan karir merupakan tahap yang krusial dalam kehidupan mahasiswa, tetapi hal tersebut juga dapat menjadi sumber stres yang signifikan. Dengan membuat perencanaan yang baik dan menjaga keseimbangan hidup, mahasiswa dapat menghadapi tekanan tersebut dengan lebih baik. Peran teman, keluarga, dan kerabat lainnya juga sangat penting untuk menjaga mental mahasiswa dan membantu mereka dalam mempersiapkan masa depan dengan lebih matang.

  • |

    Generasi Z: Pengusaha atau Karyawan? Kecenderungan, Tantangan, dan Peluang

    Karakter Pekerja dan Pengusaha

    Generasi Z merupakan generasi yang lahir antara tahun 1997 dan 2012. Generasi ini digadang-gadang telah menjadi kekuatan yang semakin penting dalam ekonomi global. Generasi ini dikenal sebagai generasi yang mandiri, percaya diri, dan gemar berwirausaha. Sejalan dengan hal tersebut, sebuah survei yang dilakukan oleh Deloitte pada tahun 2022 menemukan bahwa 78% Generasi Z ingin menjadi pengusaha. Hal ini menunjukkan bahwa Generasi Z memiliki kecenderungan yang lebih besar untuk memulai bisnis dibandingkan dengan generasi sebelumnya.

    Kecenderungan Generasi Z untuk Memulai Bisnis
    Terdapat beberapa faktor yang mendorong kecenderungan Generasi Z untuk memulai sebuah bisnis, seperti dukungan akses informasi dan teknologi, pengaruh media sosial, ketertarikan pada sosial entrepreneurship, dan keinginan untuk menjadi bos sendiri. Generasi Z merupakan generasi yang lahir pada era digital. Sejak kecil, mereka telah memiliki akses yang luas terhadap teknologi, seperti internet, smartphone, serta komputer. Teknologi tersebut mendorong Generasi Z untuk memulai serta menjalankan bisnis karena dapat membantu mereka dalam memasarkan produk, berkomunikasi dengan pelanggan, hingga membantu mengelola keuangan bisnis mereka.

    Faktor kedua, yakni pengaruh media sosial merupakan faktor yang tidak bisa terpisahkan dari kehidupan Generasi Z. Generasi Z pada umumnya menggunakan media sosial untuk mengekspresikan diri, membagikan berbagai ide, dan berusaha terhubung dengan orang lain. Tak hanya itu, media sosial juga telah menjadi sarana bagi Generasi Z untuk mendapatkan inspirasi serta informasi mengenai bisnis terkini.

    Faktor ketiga hadir dari ketertarikan Generasi Z terhadap sosial entrepreneurship. Generasi Z merupakan golongan yang memiliki kepedulian yang tinggi terhadap dampak sosial dari bisnis. Mereka cenderung ingin memulai bisnis yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Hal ini mendorong mereka untuk memulai bisnis yang berfokus pada solusi sosial, seperti bisnis yang dapat mengurangi kemiskinan, meningkatkan pendidikan, atau melindungi lingkungan.

    Faktor terakhir datang dari keinginan Generasi Z untuk menjadi bos sendiri. Generasi Z dikenal sebagai generasi yang lebih mandiri serta percaya diri. Generasi ini juga dikenal tidak memiliki rasa takut untuk mengambil risiko dan mengejar mimpi yang dimiliki. Selain itu, mereka juga memiliki keinginan yang kuat untuk menjadi bos sendiri. Hal ini mendorong Generasi Z untuk memulai bisnis sehingga mereka dapat mengendalikan karir serta kehidupannya sendiri. 

    Tantangan Generasi Z Ketika Memulai Bisnis

    Meskipun Generasi Z memiliki kecenderungan yang tinggi untuk memulai sebuah bisnis baru dibandingkan dengan menjadi karyawan biasa, tetapi terdapat beberapa poin penting yang harus dipahami oleh Generasi Z sebelum memulai bisnisnya. Pertama, untuk memulai sebuah bisnis, Generasi Z harus memahami bahwa terdapat risiko dan ketidakpastian yang terjadi. Wirausahawan harus siap menghadapi kemungkinan gagal atau tidak mendapatkan keuntungan yang diharapkan. Hal ini dapat menjadi tantangan yang besar bagi Generasi Z yang belum memiliki pengalaman serta pengetahuan yang luas mengenai bisnis.

    Kedua, untuk memulai sebuah usaha, diperlukan ketersediaan sumber daya yang memadai, seperti modal, keterampilan, dan jaringan atau networking. Generasi Z mungkin belum memiliki sumber daya yang cukup memadai untuk memulai sebuah bisnis. Hal ini akan menjadi tantangan bagi mereka yang ingin berwirausaha. 

    Tantangan terakhir datang dari persaingan yang ketat serta dinamika pasar yang cepat berubah. Seiring dengan kemajuan teknologi dan globalisasi, pasar bisnis menjadi sangat dinamis dan persaingan yang terjadi semakin intens. Generasi Z harus mampu beradaptasi dengan perubahan pasar, perkembangan teknologi, dan transformasi tren konsumen yang berjalan secara cepat.

    Simpulan

    Generasi Z memiliki ketertarikan yang tinggi untuk membuka usaha dibandingkan menjadi karyawan perusahaan. Hal tersebut didorong oleh akses teknologi dan pengaruh media sosial untuk memulai bisnis. Namun, mereka dihadapkan pada tantangan seperti pemahaman risiko, ketidakpastian bisnis, ketersediaan sumber daya yang kurang memadai, serta persaingan pasar yang ketat. Meskipun demikian, potensi keberhasilan yang dimiliki Generasi Z cukup tinggi apabila mereka memiliki nilai kreativitas, ketangguhan, serta semangat mandiri yang tinggi. Untuk menghadapi hal tersebut, Generasi Z harus memiliki kesiapan, pemahaman, serta adaptabilitas yang tinggi.

  • Melesat Lebih Tinggi Bersama “Akselerasi”

    Koperasi Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (Kopma UGM) telah resmi melantik kepengurusan baru untuk periode 2025/2026 pada 9 Februari kemarin. Dengan mengusung nama kabinet “Akselerasi”, kepengurusan tahun ini mengalami transformasi signifikan dalam struktur organisasi, jumlah, dan nama bidang, serta penambahan departemen untuk meningkatkan efektivitas operasional.

    Kabinet “Akselerasi” merupakan akronim dari Aksi, Kreatif, Semangat, Toleransi, dan Inovasi. Filosofi ini diharapkan menjadi budaya organisasi yang mendorong kerja proaktif, pemikiran kreatif, serta semangat tinggi dalam mencapai tujuan. Dengan menjunjung toleransi, setiap individu dalam kepengurusan dihargai dalam keberagaman, menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan harmonis. Semangat inovasi juga ditanamkan agar organisasi bisa terus berkembang, adaptif, dan mampu menghadapi tantangan dengan solusi yang lebih efektif.

    Dalam periode ini, Kopma UGM melakukan perubahan mendasar dalam struktur organisasinya. Jumlah bidang yang sebelumnya terdiri dari delapan bidang kini disederhanakan menjadi enam bidang utama dengan tiga departemen tambahan yang langsung berada di bawah pengawasan Ketua Umum. 

    Sebagai nahkoda baru Kopma UGM, Alifia Safira Irtanandya (Pengelolaan Arsip dan Rekaman Informasi, 2022) dipercaya untuk mengemban tugas sebagai Ketua Umum periode 2025/2026. Dengan pengalaman dan dedikasi yang dimilikinya, ia akan membawa Kopma UGM ke arah yang lebih progresif dan inovatif, sesuai dengan semangat “Akselerasi” yang diusung oleh kabinet kali ini.

    Untuk menjalankan roda organisasi yang lebih efektif, Kopma UGM membentuk enam bidang utama yang memiliki fokus kerja masing-masing:

    1. Member Resource Development (MRD), berperan dalam meningkatkan kualitas anggota Kopma UGM melalui pelatihan dan program pengembangan diri. MRD juga yang bertanggung jawab atas perekrutan anggota serta membangun ekosistem pembelajaran yang kondusif.
    • Ketua Bidang: Kaila Fidelya Ardhani (Pembangunan Ekonomi Kewilayahan, 2023)
    • Staf Member Administration: Alfian Fahrul Romadhon (Proteksi Tanaman, 2023)
    • Staf Maintenance & Development: Fatih Abiyu Ramadhan (Filsafat, 2024)
    1. Human Resource Development (HRD), berfokus pada pengelolaan sumber daya manusia dalam organisasi, termasuk pengembangan kompetensi pengurus serta menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan harmonis. 
    • Ketua Bidang: Faisal Agymnastiar Rahmad Fradani (Pembangunan Ekonomi Kewilayahan, 2023)
    • Staf Recruitment and Development: Reina Hilmina Firdaus (Psikologi, 2024)
    • Staf Remuneration and Generalist: Viola Permata Agita (Teknik Industri, 2024)
    1. Business & Partnership (BnP), bertanggung jawab dalam pengelolaan usaha Kopma UGM, membangun kemitraan strategis, serta menciptakan peluang bisnis baru guna mendukung keberlanjutan koperasi.
    • Ketua Bidang: Riyan Hadi Prawira (Ilmu Komunikasi, 2022)
    • Staf Business Development:
    1. Falinkha Nazzara A.V. (Ilmu Ekonomi, 2024)
    2. Miftah Pandu Saputra (Manajemen dan Penilaian Properti, 2023)
    • Staf Marketing: Almayla Taorayudha (Manajemen, 2024)
    1. Finance, bertanggung jawab atas pengelolaan keuangan koperasi, termasuk pencatatan transaksi, perencanaan anggaran, serta memastikan transparansi finansial dalam organisasi.
    • Ketua Bidang: Isnaini Nur Maftukhah (Akuntansi Sektor Publik, 2023)
    • Staf Finance Organization: Rosinda Fitria Ababil (Akuntansi Sektor Publik, 2024)
    • Staf Finance Analyst: Vellysia Margaretha (Akuntansi Sektor Publik, 2024)
    1. Media & Public Relation (MPR), bidang yang menjadi garda terdepan dalam membangun citra dan komunikasi organisasi, baik melalui media sosial, publikasi, maupun hubungan dengan pihak eksternal.
    • Ketua Bidang: Mahdalena Shinta Nugroho (Bahasa Inggris, 2023)
    • Staf Media: Athaya Shafa Nabila (Ilmu Komunikasi, 2023)
    • Staf Public Relation: Indah Amalia Indrayani (Bisnis Perjalanan Wisata, 2024)
    1. Generaal Administration (GA), bertugas dalam pengelolaan administrasi organisasi serta memastikan seluruh data dan arsip terdokumentasi dengan baik.
    • Ketua Bidang: Anggit Salsabila (Bahasa Jepang Kombispro, 2023)
    • Staf General Administration: Abhithah Luita Janna (Manajemen, 2024)

    Kopma UGM juga mempunyai tiga departemen yang akan membantu kelancaran operasional:

    1. Tech Development: Azzuro Najma Annaila (Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak, 2023)
    2. Research Innovation: Muhammad Roi Bayu Sakti (Sosiologi, 2024)
    3. Asset Development & Maintenance: Felina Ainunnisa (Ilmu dan Industri Peternakan, 2024)

    Selain pengurus dan staf, Kopma UGM juga memiliki tim pengawas yang bertanggung jawab dalam melakukan evaluasi serta memastikan kinerja organisasi dapat berjalan dengan baik. Dengan kepemimpinan Dini Nur Dinayah (Farmasi, 2022) sebagai Ketua Pengawas, tim ini berkomitmen untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap aspek operasional koperasi. Terdapat juga dua anggota pengawas yang akan membantu dalam fungsi kepengawasan, yakni Aqfhal Ilham Al Firdaus (Teknologi Industri Pertanian, 2022) dan Aya Thalia Putri (Pengembangan Produk Agroindustri, 2023), yang bersama-sama akan memastikan bahwa Kopma UGM tetap berada pada jalur yang sesuai dengan visi dan misinya. 

    Dengan kepengurusan baru ini, diharapkan Kopma UGM dapat semakin berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi anggotanya. Melalui semangat “Akselerasi,” seluruh elemen dalam organisasi diharapkan dapat bekerja sama secara harmonis, membawa inovasi, dan menghadirkan perubahan yang lebih baik bagi koperasi dan kehidupan kampus Universitas Gadjah Mada.

    Kopma UGM terus berkomitmen untuk menjadi wadah pengembangan mahasiswa yang tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, inovatif, dan penuh semangat kebersamaan.

  • Risiko Gangguan Jantung Menghantui Anak Muda

    7 Gejala Serangan Jantung Pada Pria

    pict source : https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20200218141155-255-475725/7-gejala-serangan-jantung-pada-pria

    Sering dianggap sebagai penyakit yang menghantui orang tua, padahal gangguan jantung juga mengincar anak muda. Hal ini berdasarkan semakin banyaknya ditemukan kasus gangguan jantung pada pasien di usia muda. Banyak kasus penyumbatan koroner ringan yang menjadi salah satu faktor gangguan jantung, dimulai pada umur 20 tahun an. Beberapa faktor penyebab banyak anak muda adalah adanya perubahan gaya hidup modern yang kurang sehat, antara lain adalah konsumsi yang tidak sehat, penggunaan ponsel pintar berlebih, dan kurang istirahat.

    Dewasa ini, sangat mudah ditemui makanan cepat saji baik yang dijual melalui restoran ataupun yang dijual di pasar swalayan kecil dan besar. Makanan cepat saji ini menjadi pilihan utama bagi anak muda dikarenakan sifatnya yang cepat dan cukup murah. Selain itu banyak ditemukan anak muda yang mengkonsumsi minuman beralkohol dan merokok ataupun vaping. Konsumsi makanan yang tidak diimbangi dengan protein dan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh ditambah dengan merokok menyebabkan meningkatnya kadar kolesterol dan menyebabkan penyempitan dan pengerasan pembuluh darah atau aterosklerosis. Mengkonsumsi minuman keras juga menyebabkan kardiomiopati alkoholik, yaitu suatu kondisi di mana alkohol melemahkan otot jantung secara langsung.

    Durasi penggunaan gawai oleh anak muda terus meningkat sejalan dengan terus hadirnya layanan yang dapat diakses melalui ponsel pintar yang dimiliki. Ponsel pintar bahkan sudah menjadi sebuah adiksi yang membuat anak muda tidak memiliki kontrol diri atas durasi penggunaannya. Kebiasaan ini bisa mempengaruhi performa jantung dan bisa berakibat buruk terhadap tubuh, salah satunya ada kesehatan jantung. Ponsel pintar pada umumnya memancarkan radiasi dapat menyebabkan pembocoran hemoglobin melalui sel darah merah yang menjadi salah satu faktor terjadinya komplikasi kesehatan, salah satunya gangguan jantung. Selain itu apabila anak muda menggunakan ponsel pintar seharian tanpa melakukan aktivitas fisik, maka lemak di tubuh akan menumpuk karena lemak tersebut tidak dikonversi menjadi energi untuk tubuh.

    Faktor lainnya adalah buruknya waktu dan kualitas tidur anak muda. Banyak ditemukan anak muda sering begadang baik untuk mengerjakan tugas, bekerja ataupun bermain. Hal ini dikarenakan anak muda. Intensitas begadang ini membawa risiko kesehatan yaitu terserang penyakit jantung. Menurut riset yang diterbitkan dalam American College of Cardiology, menemukan bahwa mereka yang tidur kurang dari enam jam per malam 20 persen lebih tinggi risikonya untuk mengalami serangan jantung, Sementara itu, mereka yang tidur lebih dari 9 jam per malam risiko mengalami serangan jantung 34 persen lebih tinggi, dan Peneliti juga menemukan, mereka yang tidur dengan durasi enam hingga sembilan jam per malam justru mengalami pengurangan risiko serangan jantung sebesar 18 persen. Dapat disimpulkan bahwa waktu dan kualitas tidur berpengaruh terhadap tingginya risiko terserang penyakit jantung. Salah satu penyakit jantung yang dapat terjadi adalah Aterosklerosis yaitu suatu kondisi dimana terjadi penebalan pada dinding arteri yang bisa menyebabkan berbagai komplikasi. Selain itu anak muda yang mengidap insomnia juga berpotensi mengalami gagal jantung, aritmia atau gangguan irama jantung, dan serangan jantung. Lebih lanjut, begadang bisa menyebabkan meningkatnya aktivitas saraf simpatik dikarenakan adanya stress atau keadaan emosional berlebih. Saraf simpatik menyebabkan vasokontriksi pembuluh darah (penyempitan pembuluh darah) dan mempercepat detak jantung. Hal ini jika berlangsung terus-menerus maka dapat menyebabkan jantung membengkak hingga gagal jantung.

    Perubahan pola gaya hidup anak muda umumnya selalu mengikuti dari perubahan-perubahan yang terjadi di sekitarnya seperti perkembangan teknologi, bertambahnya kesibukan, ketersediaan pilihan makanan dan lain sebagainya. Penting bagi kita untuk terus menyeimbangkan pola hidup kita dengan berusaha melengkapi gizi dan protein yang dibutuhkan tubuh dalam makanan kita, membatasi penggunaan gawai dan meluangkan waktu untuk melakukan aktivitas fisik, serta menjaga waktu dan kualitas tidur. Karena pada dasarnya kesehatan adalah aset paling berharga yang kita miliki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.