Koperasi “Kopma UGM” Usai Selenggarakan RAT Ke-34

Yogyakarta- Koperasi “Kopma UGM” telah selesai menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-34 yang berlangsung pada 2—4 Februari 2015 bertempat di Auditorium LPPT Unit II UGM. RAT ke-34 Koperasi “Kopma UGM” dihadari oleh perwakilan dari Kementrian Koperasi dan UMKM, perwakilan Gubernur D.I.Y, Kepala Dinas Perindustrian, Perdangan, dan Koperasi  Kabupaten Sleman, pengurus pusat maupun wilayah Forum Komunikasi Koperasi Mahasisa Indonesia (FKKMI), pengurus Himpunan Koperasi Mahaisswa Yogyakarta (HKMY), perwakilan koperasi mahasiswa se-D.I.Y, serta anggota Koperasi “Kopma UGM”.

Mengangkat tema “Indegeneous Indonesia”,  bahwa koperasi tercipta dari budaya gotong royong dan tolerasi. Dengan koperasi kita bisa belajar berbudaya dan melestarikan budaya asli Indonesia. RAT Ke-34 Koperasi “Kopma UGM” membahas serta mengesahkan berbagai hal, antara lain: Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kepengurusan, RGBPK, RAPBK bidang, divisi, dan non divisi, pemilihan tim Cooperative Plan (CP), pemilihan tim AD/ART, serta pemilihan ketua umum dan ketua pengawas periode 2016/2017.

Sementara itu, menurut Destri Karlina selaku ketua gugus Lembaga Penerbitan (LP) Koperasi “Kopma UGM” periode 2016/2017 mengatakan, “Penyelenggaraan RAT kali ini sudah baik. Semoga ke depannya dalam penyelenggaraan RAT, anggota lebih diedukasi mengenai RAT dan agenda-agenda yang terdapat didalamnya.”

In shaa allah dengan amanah yang dititipkan, saya berusaha membawa Koperasi “Kopma UGM” untuk dapat mencapai target BSC yang telah disahkan pada RAT kali ini,” tandas Ufaioroh Nurulhayah selaku ketua umum Koperasi “Kopma UGM” periiode 2016/2017.

Similar Posts

  • Dikmen 15

    Yogyakarta-Bidang Pengembangan Sumber Daya Anggota (PSDA) Koperasi “Kopma UGM” menyelenggarakan Pendidikan Manajemen (Dikmen) ke 15. Dikmen merupakan bentuk pendidikan perkoperasian bagi anggota di Koperasi “Kopma UGM” setelah Pendidikan Dasar (Diksar) dan Pendidikan Organisasi (Dikorg) yang bertujuan untuk membekali anggota dengan  kemampuan manajerial dalam rangka mempersiapkan kader-kader koperasi yang kompeten. Dengan mengusung tema “Dari dan Untuk Anggota”, Dikmen 15 diselenggarakan selama dua hari, yakni pada Sabtu (31/10) dan Minggu (1/11) di Ruang Sidang Koperasi “Kopma UGM”. Acara ini diikuti sebanyak sebelas orang yang terdiri dari para Asisten Bidang dan Tim Kerja Keanggotaan.

    Pada hari pertama, acara Dikmen 15 dimulai pada pukul 07.00 WIB  yang diawali dengan sambutan dari panitia pelaksana dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Hymne Gadjah Mada dan Mars Koperasi “Kopma UGM”. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan berbagai materi Analisis SWOT yang disampaikan oleh Ufairoh Nurulhayah, Business Plan dengan pemateri AkhmadMudhaqir, Manajemen Sumber Daya Manusia oleh Akhmad Faqihuddin, dan Laporan Keuangan oleh Tri Suci Rahayu. Materi-materi yang disajikan pun sangat menarik apalagi dikemas dengan diskusi interaktif dan analisis studi kasus, sehingga peserta dapat dengan mudah memahaminya. Acara pun berakhir tepat pukul 17.30 WIB.

    Pada hari kedua, peserta berkumpul pukul 08.00 WIB untuk mengikuti Debat Koperasi yang dipandu oleh, Ketua Pengawas Koperasi “Kopma UGM”, Alan Griha Yunanto. Topik dalam debat koperasi ini adalah “Koperasi Simpan Pinjam bagi Mahasiswa”. Masing-masing tim pun terlihat antusias dalam mengemukakan argumen-argumen pro dan kontra adanya system simpan pinjam bagi di Koperasi Kopma UGM. Setelah itu, tepat pukul 11.30 WIB acara Dikmen 15 berakhir dengan makan siang bersama.

  • |

    Cara Menjadi Mahasiswa yang Mahasantuy

    Stoisisme alias filosofi teras kian terasa relevan untuk diterapkan di zaman yang tidak menentu ini. Karena jika kita lihat secara historis, aliran filsafat ini pun lahir di masa peperangan dan krisis.

    Zaman di mana sebagian besar aktivitas kita dihabiskan di media maya, atau yang biasa kita sebut dengan era digital. Kita menjadi pribadi yang berwatak lain saat sedang bermedia social. Kita menjadi seorang yang hobi berdebat, saling silang pendapat, bahkan beberapa ada yang hingga tidak segan menyebar hoax, fake news, dan mem-bully orang tanpa berkaca pada dirinya sendiri.

    Lebih daripada itu, beban hidup kita khususnya yang berstatus mahasiswa semakin hari kian berat. Kita dilanda stress oleh tugas-tugas kuliah yang seakan selesai satu, muncul seribu, uang bulanan yang tak kunjung diberi oleh orang tua di rumah, hingga teman atau pacar yang menyebalkan serta tekanan orangtua untuk ambis dalam mengejar nilai.

    Pulang dari Kampus masih harus berteman dengan udara panas dan polusi kendaraan diiringi oleh macet di Bangjo lampu merah Kota Jogja yang sebagian pengendaranya membunyikan klakson meski lampu lalu lintas belum sepenuhnya berwarna hijau.

    (sumber gambar: youthmanual.com)

     

    Belum habis persoalan di dunia nyata, di dunia maya pun persoalan yang muncul pun tidak kalah pelik. Kita bermain medsos dan tanpa sengaja melihat story ataupun postingan teman yang kita anggap hidupnya dihabiskan hanya untuk travelling, makan enak di kafe-kafe kenamaan dan restoran yang pricelistnya dapat membuat kita kejang-kejang.

    Disinilah relevansi dari aliran Stoisisme. Epictetus, salah seorang filsuf Stoisisme mengatakan: “ada hal-hal di bawah (tergantung pada) kita, ada hal-hal yang tidak di bawah kendali (tidak bergantung pada) kita.” Hal ini dapat disebut dengan dikotomi kendali. Jika kita ingin memelajari Stoisisme, maka ini adalah pelajaran yang harus kita ingat sepanjang waktu sehingga pernyataan ini tidak sesederhana kelihatannya.

    Pernyataan Epictetus diatas memiliki maksud bahwa apabila kita fokus pada apa-apa saja yang dapat kita kendalikan, maka kita akan merasa bahagia. Sedangkan ketidakbahagiaan justru berasal dari hal-hal yang kita rasa bisa (dibawah kendali) kita, padahal bukan.

    Yang sudah jelas tidak dibawah kendali kita misalnya, kondisi fisik kita saat lahir, jenis kelamin, etnis, orang tua, cuaca, bencana alam dan fenomena alam lainnya. Lalu, ada pula asumsi yang menganggap bahwa itu berada dibawah kendali kita, padahal sejatinya bukan. Misalnya, pandangan orang lain terhadap diri kita. Reputasi, kekayaan, serta kesehatan juga tidak berada dibawah kendali kita sepenuhnya. Memang, kita bisa mengusahakan agar kesehatan tubuh kita terjaga, namun kita juga tidak dapat menyalahkan apabila sewaktu-waktu kita terserang penyakit diluar keinginan kita. Begitupun dengan kekayaan dan reputasi.

    Yang bisa kita kendalikan adalah pertimbangan (judgment), opini kita, tujuan kita, serta segala sesuatu yang merupakan pikiran dan tindakan kita sendiri. Bagi filsuf stoa, menggantungkan kebahagiaan pada hal-hal yang tidak dapat kita kendalikan adalah hal yang irasional. Contoh kecilnya saat kita sedang mengerjakan deadline tugas, seberapa sering pun kita sambat deadline kita tidak akan pernah selesai. Yang kita bisa lakukan adalah refleksi diri kenapa tidak kita selesaikan jauh-jauh hari. Stoisisme juga mengajarkan untuk kita dapat positive thinking. Deadline yang menakutkan dapat kita lihat dari sisi positifnya. Misalnya, kita jadi tidak keluar uang untuk bermain atau nongkrong.

    Dari apa yang telah disebutkan diatas, mungkin beberapa diantara kita ada yang menganggap bahwa Stoisisme adalah paham yang mengajarkan untuk pasrah pada kenyataan. Padahal, menerima keadaan atas apa yang tidak dapat kita kendalikan berbeda dengan sikap pasrah.

    Jadi buat kalian semua yang merasa beban hidup di pundak terasa berat hingga ngilu dan nyeri otot, udah jangan lebay. Jadi mahasiswa yang mahasantuy aja! (Naufal)

  • Koperasi “Kopma UGM” adakan Wisata Karyawan

    Yogyakarta – Koperasi “Kopma UGM” mengadakan wisata bagi karyawan Koperasi “Kopma UGM” Minggu (5/3), dengan tujuan wisata Dieng. Selain berwisata ke Dieng, tujuan lainnya yaitu wisata ke Kompleks Candi Arjuna, Vulkanik Kawah Sikidang, Telaga Warna, Pangilon, dan Goa Petilasan. Wisata karyawan bertujuan untuk mengakrabkan Kepengurusan-Staf dan Jajaran Koperasi “Kopma UGM” periode 2016/2017 dengan Karyawan Koperasi “Kopma UGM”.

    Minggu pagi sekitar jam 05.00, Kepengurusan-Staf dan Jajaran serta karyawan Koperasi “Kopma UGM” berkumpul di areal Koperasi “Kopma UGM”. Setelah bis-bis yang akan membawa rombongan wisata Koperasi “Kopma UGM” tiba, Kepengurusan-Staf dan Jajaran serta karyawan Koperasi “Kopma UGM” segera menuju Dieng melalui Wonosobo, kunjungan pertama yaitu Komplek Candi Arjuna. Rombongan disambut dengan guyuran hujan saat tiba ke Komplek Candi Arjuna. Setelah hujan beberapa saat, akhirnya rombongan dapat menikmati suguhan pemandangan Komplek Arjuna.

    Sepanjang perjalanan menuju tempat wisata kedua, Vulkanik Kawah Sikidang, rombongan diguyur hujan. Untungnya, saat tiba di Kawah Sikidang hujan berhenti walaupun masih terdapat rintik-rintik. Di sana, rombongan sangat menikmati pemandangan dan tak lupa ber-selfie ria. Kemudian, rombongan bertolak menuju Telaga Warna, Pangilon dan Goa Petilasan. Wisata karyawan ditutup dengan kunjungan ke pusat oleh-oleh Wisata. Karyawan dan tak lupa Kepengurusan-Staf dan Jajaran Koperasi “Kopma UGM” menyempatkan untuk membeli buah tangan bagi keluarga maupun kawan dekat.

  • Beda Lagi dari Kopma UGM

    18623237_1857339711194644_8604691508190771111_o
    Semuanya lebih murah cuma buat kamu anggota Kopma UGM

    Diskon swalayan datang lagi dengan pilihan produk yang lain
    – Air mineral Club 600 ml
    – Hatari milk marie biscuits
    – Barang² ATK tertentu

    DISKON 5-10% SETIAP HARI untuk produk² tersebut ??

    Jangan sampai ketinggalan ??‍♀??

    #UGM #banggamenjadiugm #kopma #koperasi #kopmaugm #kopmaclosetoyou #bedalagi #htmmei #SwalayanKopmaUGM #cheap #food #beverage #cooperative #AkuCintaKoperasi #Aciko #hitzugm #gadjahmadamuda

    #AkuCintaKoperasi #Aciko #KopmaUGMsatu

  • |

    Tips Aman Belanja Online: Jadilah Pembeli Cerdas!

    Kondisi pandemi yang tak kunjung usai membuat kita terpaksa harus mengurungkan niat untuk pergi kemana-mana, termasuk ke pusat perbelanjaan. Kita hanya diperbolehkan keluar rumah karena kebutuhan mendesak saja. Berhubung situasi yang belum kondusif ini, banyak orang semakin akrab dengan fenomena belanja online untuk memenuhi perlengkapan rumah atau sekadar menghalau kejenuhan dengan membeli barang-barang pemuas pribadi. Sebenarnya, belanja online sangat menguntungkan bagi konsumen karena prosesnya yang mudah dan praktis. Orang-orang dapat membeli perabot rumah tangga, berbagai jenis makanan dan minuman, pakaian, dan make-up hanya dengan mengoperasikan gawai mereka yang sudah tersambung dengan internet. Setelah itu, mereka tinggal duduk manis dan menunggu barang datang ke rumah. Namun, dengan teknologi yang semakin canggih, banyak pihak atau oknum tak bertanggung jawab yang memanfaatkan fenomena belanja online untuk melakukan tindak kejahatan. Mulai dari menjual produk palsu hingga penipuan barang yang tak sampai ke pembeli, padahal uang sudah melayang. Untuk meminimalisasi kemungkinan buruk terjadi, berikut ini terdapat tips aman dan nyaman belanja online.

    1. Pilih situs belanja online yang aman dan terpercaya

    Ketika kita memutuskan untuk berbelanja online, hal yang paling utama untuk dihindari adalah sikap gegabah. Sekarang ini banyak sekali situs jual-beli online yang menjual berbagai macam produk, terutama di Instagram dan Facebook. Jangan sampai kita langsung tertarik dengan online shop yang memiliki banyak followers tetapi tidak sebanding dengan testimoni pembeli. Alangkah lebih baik jika kita melakukan riset terlebih dahulu untuk memastikan apakah situs web yang kita gunakan terpercaya atau tidak. Cek keamanan situs dengan mencari berbagai info mengenai web mana saja yang aman. Selalu periksa kontak yang terhubung dan hubungi nomor penjual jika membeli produk di situs web yang kurang familiar. Pastikan juga testimoni yang ditampilkan asli bukan hasil rekayasa. Situs belanja online terpercaya biasanya sudah dilengkapi metode perlindungan yang terjamin keamanannya. Namun, lebih aman lagi apabila kita berbelanja di marketplace. Situs marketplace populer seperti Shopee, Lazada, Tokopedia memberi kepercayaan yang tinggi kepada konsumen agar terhindar dari penipuan. Ketika kita melakukan transaksi pembayaran, uang akan ditahan pihak marketplace hingga pesanan sampai.

    1. Baca kebijakan situs belanja online

    Poin kedua ini sangat penting dilakukan sebelum memulai belanja. Ketika membuka situs belanja online, biasanya kita akan disuguhkan “syarat dan ketentuan” terlebih dahulu. Seringkali rasa malas membaca membuat kita lebih suka memencet “ya, saya setuju” langsung. Padahal, dengan menyimak peraturan online shop tersebut kita dapat mengetahui apa yang harus dilakukan ketika hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Misalnya, ketika barang yang sampai tidak sesuai pesanan atau produk mengalami cacat, kita sudah tahu bagaimana prosedur pengembalian ataupun penukaran barang. Perhatikan juga bagaimana situs tersebut menjaga data pribadi yang kita gunakan. Jangan sampai ada poin yang menyebutkan bahwa pengelola situs web berhak memberikan data pribadi kita ke pihak lain. Pastikan situs belanja online yang kita gunakan memberikan kebijakan mengenai standar pelayanan, pengaduan konsumen, keamanan data diri, dan sebagainya yang bersifat pokok.

    1. Pastikan toko memiliki reputasi baik

    Meskipun sudah berselancar di situs belanja online terpercaya, tetap perhatikan reputasi toko yang menjual produk. Persaingan awal para seller adalah menggunakan gambar produk yang bagus dan mencolok sehingga siapapun yang melihat akan tertarik. Saking terpukaunya, ada yang sampai lupa mengecek apakah kualitas gambar sama dengan kualitas produk. Kasus seperti ini sering terjadi apalagi untuk pemula. Untuk mengantisipasi hal tersebut, ada baiknya kita mengetahui seberapa tinggi rating (biasanya berbentuk logo bintang) toko yang diberikan konsumen dan seberapa banyak produk yang telah laku terjual. Semakin tinggi rating dan semakin banyak produk terjual menandakan bahwa toko tersebut memiliki reputasi baik yang laris dikunjungi pembeli. Cermati juga pada kolom review, biasanya konsumen akan memberikan komentar terhadap produk beserta gambar aslinya. Pastikan toko tersebut menerima banyak review positif dan perhatikan bagaimana seller menanggapi keluhan konsumen. Apabila banyak komentar yang mengecewakan, sebaiknya kita mencari toko lain saja.

    1. Cermati deskripsi produk

    Karena kita tidak dapat melihat kondisi fisik produk secara langsung, maka penting untuk mencermati deskripsi produk terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membeli. Baca informasi mengenai bahan, warna, ukuran, dan detail produk secara teliti agar tidak melenceng jauh dari ekspektasi ketika produk sampai. Apabila masih ada yang mengganjal dan kurang jelas, jangan malu untuk bertanya lebih lanjut kepada seller atau kontak yang terhubung. Pastikan juga kualitas produk sesuai dengan harga. Banyak online shop yang menawarkan produk bermerek dengan harga yang murah. Kita harus hati-hati dengan penawaran tersebut karena bisa jadi mereka menjual barang palsu (bukan merek asli). Serupa tapi tak sama, lakukan survei harga produk yang hendak dibeli. Logikanya, kalau harga murah tidak mungkin kualitas tinggi, dan sebaliknya. Jangan sampai karena penawaran terlalu menggiurkan menjadikan kita terburu-buru untuk melakukan transaksi. Ketika seller sangat pintar melontarkan rayuan, kita sebagai pembeli juga harus cerdas menanggapi. Jangan mudah termakan rayuan palsu online shop semacam itu.

    Tips-tips tersebut adalah langkah dasar yang perlu kita perhatikan agar tetap aman berbelanja online. Perkembangan teknologi yang semakin canggih menuntut kita untuk pintar memilih dan memilah informasi yang akurat. Dengan kemudahan belanja online, sepatutnya kita mewaspadai informasi-informasi yang mencurigakan. Ada uang ada barang, ada harga ada kualitas. Jadilah pembeli yang cerdas dalam melakukan transaksi online. Jangan sampai kelalaian kita berakibat pada kekecewaan.

    – Whafir Pramesty

    (Sumber foto: id.pinterest.com)

  • Diskusi dan Suksesi Gerakan Cinta Koperasi “Kopma UGM” 2015/2016

    SAM_0050

    Yogyakarta-Sabtu, 28 Februari 2015, Gerakan Cinta Koperasi (GCK) Koperasi “Kopma UGM” kembali mengadakan diskusi sekaligus suksesi pada tanggal 25 Mei 2015 pukul 15.30 hingga 18.30 WIB di Ruang Sidang Koperasi “Kopma UGM” dan dihadiri oleh 12 orang. Pembicara dalam acara diskusi kali ini adalah Lido de Rio yang tidak lain juga merupakan pengelola GCK Koperasi “Kopma UGM” periode 2014/2015 bidang Kajian dan Strategi. Tema diskusi yang dibahas kesempatan waktu itu ialah “Sukses Bisnis Kapitalis”.

    Dalam diskusi tersebut, Lido menjelaskan mengapa bisnis kapitalis begitu sukses hingga saat ini?

    1. Perusahan kapitalis “memakan” perusahan kecil dalam hal ini dapat diartikan perusahaan kapitalis berusaha untuk menumbangkan perusahan-perusahan kecil yang dianggap menggangu kelancaran bisnisnya.
    2. Perusahaan kapitalis melakukan penguasaan bahan baku dengan cara proses konglomerasi dari hulu hingga hilir.
    3. Perusahaan kapitalis secara perlahan juga berusaha untuk “memakan” perusahaan negara yakni dengan melakukan privatisasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
    4. Perusahan kapitalis juga berusaha untuk menjadi penguasa negara.
    5. Perusahaan kapitalis mengupayakan diri untuk menjadi penguasa pasar dunia melalui WTC dan GATT.
    6. Perusahaan kapitalis berusaha “mematikan” perusahan-perusahaan lokal dengan mendirikan Multi National Corporate (MNC).
    7. Perusahan kapitalis berusaha menguasai bahan baku lokal dengan cara melakukan intervensi UU Penanaman Modal Asing (PMA).
    8. Perusahan kapitalis berusaha membuat bahan baku lokal menjadi murah dengan cara menjatuhkan kurs mata uang lokal.
    9. Perusahan kapitalis berusaha melakukan penguasaan tenaga kerja lokal murah melalui upaya liberalisasi pendidikan.
    10. Perusahaan kapitaliis juga menempatkan penguasa boneka dengan memberikan bantuan dana kampanye.
      Setelah menjelaskan penyebab mengapa bisnis kapital dapat sukses, sesi selanjutnya adalah tanya jawab atau feedback yang kurang lebih berlangsung selama tiga puluh menit. Ketika sesi tanya jawab telah usai, acara jeda sejenak untuk sesi istirahat, shalat, dan makan.

    Sesudah istirahat, shalat, makan (ISHOMA), acara masuk pada sesi pemilihan ketua Gerakan Cinta Koperasi (GCK) Koperasi “Kopma UGM” periode 2015/2016. Dalam proses pemilihan ketua GCK Koperasi “Kopma UGM” untuk periode 2015/2016 dilakukan dengan beberapa tahap. Tahap pertama yakni tahap pencalonan, sedangkan untuk tahap kedua ialah penyampaian visi dan misi serta tanya jawab dan terakhir adalah tahap pemilihan.

    Dalam tahap pencalonan terdapat tiga calon yang terpilih yakni Muhammad Afif, Rilliandi Arindra P., dan M. Wakhid Nur Ikhsan.

    Selanjutnya, masing-masing calon menyampaikan visi misinya kemudian dilanjutkan tanya jawab. Seusai tanya jawab, ketiga calon lantas dibawa keluar ruang sidang untuk dilakukan pemilihan ketua. Pemilihan ketua dilakukan dengan sistem musyawarah mufakat.

    Hampir tiga puluh menit berlalu, tahap pemilihan usai dilaksanakan walaupun musyawarah berlangsung cukup sengit hingga terjadi perdebatan dan pada akhirnya memutuskan untuk memilih M. Wakhid Nur Ikhsan sebagai ketua GCK Koperasi “Kopma UGM”. Pengumuman ketua GCK Koperasi “Kopma UGM” dilakukan di halaman depan Front Office Koperasi “Kopma UGM” tepat pada pukul 18.30 WIB. Pengumuman ketua GCK Koperasi “Kopma UGM” sekaligus menjadi pertanda acara diskusi dan suksesi GCK Koperasi “Kopma UGM” telah sampai dipenghujung acara.

    “Harapan saya simple, setelah suksesi ini berlangsung GCK tidak dipandang lagi sebagai gugus yang belum jelas tujuan dan kebermanfaatannya,” tutur Anwar Danu Saputra selaku ketua GCK Koperasi “Kopma UGM” periode 2014/2015 seusai pengumuman ketua GCK Koperasi “Kopma UGM” periode 2015/2016. (Humas Koperasi “Kopma UGM” / Rusli Akhmad Junaedi).