Koperasi “Kopma UGM” Ikuti ICA-AP Workshop on Youth and Campus Cooperative 2015

Yogyakarta-Koperasi “Kopma  UGM” kembali berpartisipasi di forum Internasional yang diselenggarakan oleh International Cooperative Alliance Asia Pacific di Bangkok, Thailand, pada tanggal 16 s.d 20 September 2015. Dalam kesepatan ini Koperasi “Kopma UGM” diwakili oleh Muhammad Fajri Saptaji (Ketua Umum) dan Nur Lutfiana Widiastuti (Kabid. Humas dan Gerakan) memaparkan country report di forum member ICA-AP sebagai best consumer cooperative dari Indonesia.

Dalam workshop ini ICA-AP berkolaborasi dengan Cooperative League of Thailand dengan mengambil  tema “moving towards sustainable growth and development in the cooperative decade”.Tema ini  diambil untuk bisa memberikan pemahaman kepada pemuda penggerak koperasi agar tetap bisa sustainable ditengah perkembangan zaman abad ke-21. Workshop untuk youth dan campus cooperative ini dihadiri oleh Pakistan, Nepal, Bhutan, India, Thailand, Malaysia, Indonesia, Kamboja,  Filipina, Tiongkok, Korea Selatan dan Jepang.

Workshop ini dibuka oleh member ICA Board termuda yaitu Mr. Aditya Yadav. Dalam sambutanya, Aditya Yadav mengatakan bahwa koperasi merupakan solusi bisnis yang terbaik dan pemuda harus ikut serta dalam membangun dunia menjadi lebih baik lagi. Hal yang menarik dari workshop ini adalah keynote address dari Mr. Matthieu Cognac, ILO Regional Office Asia-Pacific tentang youth employment.Matthieu mengatakan bahwa koperasi pada zaman sekarang tidak hanya sekedar wadah untuk menghantarkan pemuda menjadi pekerja atau pengusaha tetapi apapun pilihan yang akan diambil, pemuda dapat mempunyai dapak positif  bagi dunia.

 Tidak kalah penting, materi tentang understanding cooperative principles through ICA guidence notes disampaikan langsung oleh Prof. Yashavantha Dongre, Co-secretary ICA-AP. Dalam kesempatan ini, ICA-AP memberikan penjelasan tentang prinsip-prinsip koperasi dan catatan bagaimana menjalankan prinsip tersebut.Sebagai contoh, pada penjelasan prinsip pertama yaitu keanggotaan yang terbuka dan sukarela. Koperasi membuka peluang kepada siapa saja yang ingin menjadi anggota dan menikmati kebermanfaatan yang diberikan oleh koperasi. Namun, hal yang harus diperhatikan yaitu koperasi mempunyai fokus dalam memberikan kebermanfaatan kepada anggota. Semisal, koperasi petani memberikan kebermanfaatan kepada anggota berbentuk 1 karung pupuk gratis setiap bulan untuk 1 orang anggota. Apakah jika ada seorang dosen yang ingin menjadi anggota koperasi petani tidak diperbolehkan? Tentu saja boleh, namun yang menjadi peranyaan kebermanfaatan apa yang akan diperoleh oleh dosen tersebut, saat koperasi hanya menyediakan 1 karung pupuk gratis setiap bulan untuk 1 orang anggota. Saat koperasi petani fokus pada pemberian pupuk gratis, tidak menutup kemungkinan pada tahun selanjutnya koperasi tersebut dapat memberikan tidak hanya 1 karung, tapi 2 hingga 10 karung pupuk gratis setiap bulan untuk 1 orang anggota. Itu artinya, homogenitas membership itu bukan diartikan sebagai pembatasan, tetapi merupakan bentukpemfokusan koperasi dalam memberikan kebermafaatan kepada anggota.

Dalam workshop ini terdapat 3 subtema yang menjadi bahan diskusi, sharing ide dan pengalaman antar delegasi dari tiap negara. Tema pertama yaitu tentang youth and campus cooperative in promoting ethical consumption diawali dengan presentasi dari delegasi Korea Selatan.  Tema kedua yaitu financial literacy diawali dengan laporan perkembangan dari delagasi Nepal. Kemudian tema ketiga yaitu career development support dengan studi kasus yang telah dilakukan oleh university co-op in Japan. Di kesempatan ini Koperasi “Kopma UGM” berdiskusi tentang tema ketiga bersama dengan delegasi dari India, Malaysia, Jepang dan didampingi oleh International resource person, Dina Faoziah dari NFUCA Jepang.

Para delegasi juga diajak untuk melihat langsung praktek koperasi kampus di Chulalongkorn University dan Kasetsart University. Selain itu ada perlombaan poster yang bertujuan untuk mengetahui seberapa paham para aktivis muda koperasi tentang koperasi di abad ke-21 ini. Secara keseluruhan banyak hal yang bisa kita ambil dari workshop kali ini. Tidak hanya dalam pengembangan strategi koperasi pemuda di Indonesia, tetapi juga memperbarui kembali pemahaman identitas dan jati diri koperasi.

Similar Posts

  • Diksarkop 113

    Yogyakarta-Koperasi “Kopma UGM” kembali menyelenggarakan Pendidikan DasarKoperasi untuk para anggota baru. Diksarkop 113 dilaksanakanpadatanggal 21-22 November 2015 di D3 Teknik Mesin, Sekolah Vokasi UGM. Dengan mengusung tema “Entrepreneur Muda Bersama Kopma”, kegiatan ini diikuti oleh 140 perserta yang berasal dari berbagai fakultas di UGM.

    Pada hari pertama, acara dimulai pukul 06.30 WIB. Materi yang disampaikan diantaranya Sejarah dan Identitas oleh Rusli Akhmad Junaedi, Part timer oleh Nurul Meika Tri Wahyuni, Peran Anggota Koperasi oleh Anjar Pramesty dan Kewirakoperasian oleh Budi Prasetyo. Selanjutnya, para pengurus dan staf pun mengadakan sharing dengan para peserta mengenai berbagai pengalaman selama berorganisasi di Koperasi“Kopma UGM” .Acara hari pertama pun ditutup dengan pementasan seni dan bakat dari masing-masing kelompok yang berakhir pukul 21.30 WIB.

    Pada hari kedua, para peserta kembali berkumpul di halaman depan Front Office tepat pukul 06.15 WIB untuk melakukan senam pagi bersama. Acara pun dilanjutkan dengan Games Outing dan pengenalan gugus komunitas. Pada acara Award Diksarkop ,Akim terpilih sebagai Ketua Angkatan Diksarkop 113, Deden sebagai Putra Diksar dan Priska sebagai Putri Diksar. Acara pun diakhiri pukul 17.45 WIB dengan acara ritual.

  • |

    Eco-Friendly Checklist – Save the Planet From Your Desk

    Secara harfiah eco-friendly berarti ramah lingkungan atau tidak membahayakan bagi lingkungan sekitar. Istilah eco-friendly sering digunakan berdampingan dengan istilah go-green yang hingga saat ini terus gencar digalakkan. Gaya hidup modern mendorong manusia untuk menyepelekan kebiasaan hidup hemat energi dan air. Seharusnya dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat didampingi pula dengan kontribusi untuk hidup “green living” sehingga setidaknya dapat melindungi bumi dari polusi udara, air, dan tanah. Berikut adalah beberapa kegaiatan kecil yang dapat dilakukan hanya dimulai dari dunia kerja.

    sumber gambar: wikipedia.id

     

    • Jalan kaki, menaiki sepeda atau menggunakan transportasi umum untuk memulai kegiatan sehari-hari.
    • Non-aktifkan autosaver untuk mengurangi konsumsi energy.
    • Bahan-bahan rapat sebaiknya menggunakan dokumen yang dikirim melalui e-mail atau presentasi di layar sehingga mengurangi penggunaan kertas berlebihan.
    • Turunkan kecerahan pada monitor hingga 70% untuk menghemat energi.
    • Kurangi sampah dengan menggunakan reusable gelas-gelas kopi atau minuman dan membawa tas makan siang atau tumbler untuk bekerja.
    • Simpanlah tanaman di meja kerja untuk meningkatkan kualitas udara di kantor.
    • Menggunakan kertas yang masih dapat digunakan untuk mencetak dokumen.
    • Matikan komputer dan cabut charger sebelum meninggalkan meja kerja setiap hari.
    • Menggunakan lampu yang memiliki sensor gerak sehingga dapat mengurangi energi yang terbuang sia-sia di ruangan kosong yang terkadang lampu tetap menyala.
    • Ciptakan tempat sampah daur ulang sendiri.
    • Membeli bahan makanan dan bahan-bahan penting lainnya secara online, dimaksudkan dapat mengurangi polusi udara yang dapat dihasilkan dari kendaraan pribadi.
    • Menyimpan camilan buatan lokal atau refill di dalam laci untuk mengurangi banyaknya sampah yang menumpuk.
    • Menggalakkan beberapa rekan kerja untuk melakukan hal yang sama.

    Tidak hanya untuk pekerja kantor, hal yang sama juga dapat dilakukan oleh mahasiswa dimanapun dan kapanpun. Berawal dari kegiatan seperti berangkat menuju kampus dengan jalan kaki, membawa bekal dari rumah, ataupun merawat tanaman di meja belajar. Kebiasaan-kebiasaan kecil tersebut tanpa diketahui dapat menjadi pemicu untuk hidup lebih eco-friendly. (Sharmila)

  • “Open Mic” – Perayaan HUT Gugus Komunitas Speaking Club

    Yogyakarta – KOPMA UGM, dalam rangka mensosialisasikan pentingnya public speaking yang baik serta mengasah kemampuan para anggota Koperasi “Kopma UGM” untuk tampil dan berbicara di depan publik, gugus komunitas Speaking Club (SC) mengadakan acara “Open Mic” pada hari Sabtu (6/6). Lebih dari itu, acara ini merupakan acara peringatan hari ulang tahun gugus komunitas SC yang ke-17. Bertempat di ruang anggota, acara ini diikuti oleh kurang lebih 20 peserta.

    “Dalam acara ini, kami memberikan kesempatan kepada peserta untuk unjuk kebolehan di bidang speaking, apapun itu.” ungkap Riski Primadona Aji selaku salah satu penyelenggara. Acara diawali dengan penampilan para peserta yang dibebaskan untuk menampilkan apapun. Banyak dari peserta yang kemudian tampil menyanyi, stand up comedy serta ada pula yang menampilkan kebolehanya dalam berhipnotis. Pada sesi berikutnya, acara diisi dengan sambutan dari bidang Pengembangan Sumber Daya Anggota (PSDA) serta ketua SC. Kemudian acara diakhiri dengan pemotongan tumpeng dan makan bersama.

    “Harapan kedepan semoga SC dapat semakin berkembang dan terus menjadi gugus komunitas yang mewadahi dan mengembangkan minat anggota di bidang public speaking” ungkap Arief Ardiasmoro selaku salah satu pengurus gugus komunitas Speaking Club. (Novi Isnaeni / Humas dan Gerakan Koperasi “Kopma UGM”)

  • Online Quiz ITC Koperasi “Kopma UGM”

    Halo Kopmania
    Untuk mengisi liburan yang panjang ini, Gugus Komunitas IT Club Koperasi “Kopma UGM” mengadakan kuis online. Pertanyaan-pertanyaan dalam kuis ini seputaran tentang koperasi dan teknologi yang akan menguji dan menambah pengetahuan kalian tentang kedua hal tersebut. Dari kuis ini akan diambil 3 pemenang dengan poin tertinggi yang akan mendapatkan souvenir menarik dari kami.
    Caranya:
    1. Buka tautan berikut https://goo.gl/T3Emh0
    2. Klik “Start Quiz”
    3. Klik “Play with an account”
    4. Klik “Facebook log in” dan log in menggunakan Facebook
    5. Kerjakan kuisnya!
    Score didasarkan pada jawaban yang benar dan waktu yang digunakan dalam menjawab kuis tersebut. Keputusan penyelenggara tidak dapat diganggu-gugat. Periode lomba 20 Juli 2016 sampai dengan 27 Juli 2016. Pengumuman pemenang beruntung 29 Juli 2016
    Good Luck and Have Fun!

    ‪‪#‎AkuCintaKoperasi‬ ‪#‎Aciko‬

  • Who’s Next??

    Halo, Kopmania…
    Tinggal menghitung hari nih menuju 2017…
    Tau artinya???
    Berarti udah mau RAT aja nihh…
    Itu berarti juga, tinggal menghitung hari pula untuk menyambut Ketua Umum Koperasi “Kopma UGM” selanjutnya…

    Siapa aja ya kandidatnya???
    Nantikan postingan selanjutnya…

    #AkuCintaKoperasi #Aciko

  • HUT Koperasi “Kopma UGM” ke-34

    Yogyakarta – Hari ulang tahun (HUT) Koperasi “Kopma UGM” pada Minggu (20/3) lalu, dirayakan dengan mengundang semua anggota Koperasi “Kopma UGM” pada Minggu (27/3). Perayaan ini menyambut HUT Koperasi “Kopma UGM” ke-34. Bertempat di ruang anggota Koperasi “Kopma UGM” yang telah diubah sedemikian rupa, sehingga menjadikan ruang anggota menjadi tempat yang tepat untuk merayakan HUT Koperasi “Kopma UGM”.

    HUT Koperasi “Kopma UGM” dimulai pukul 07.30 WIB dengan agenda pertama yaitu jalan sehat. Rute jalan sehat yang dilalui oleh anggota Koperasi “Kopma UGM” yaitu berangkat dari Koperasi “Kopma UGM” menuju Grha Sabha Pramana (GSP) kemudian melewati Fakultas ISIPOL, selatan rektorat dan kembali ke Koperasi “Kopma UGM”. Setelah istirahat sejenak, anggota Koperasi “Kopma UGM” bermain tangkap ekor dan water transfer yang dipandu oleh Rony Iskandar selaku Staf HRD Koperasi “Kopma UGM” yang juga merupakan Ketua Trainer Community periode 2015/2016.

    Perayaan HUT Koperasi “Kopma UGM” dimulai dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dilanjutkan Mars Koperasi “Kopma UGM”. Acara bertambah seru dengan hadirnya penyanyi dadakan pada lomba karaoke yang dihelat setelah permainan outdoor. Agenda terakhir yang merupakan klimaks dari perayaan HUT Koperasi “Kopma UGM” yaitu potong tumpeng. Potongan tumpeng pertama diberikan oleh Akhmad Faqihuddin, Ketua Pengawas Koperasi “Kopma UGM”, kepada Ufairoh Nurulhayah, Ketua Umum Koperasi “Kopma UGM”. Menurut Elza, salah satu anggota Koperasi “Kopma UGM” yang hadir pada perayaan HUT Koperasi “Kopma UGM”,”Acaranya seru dan menarik.”