Srawung Virtual #1 Bersama FPPS (Forum Pemuda Pemudi Sendowo)

Hari Rabu bertepatan tanggal 15 Juli 2020 lalu, Bidang Hubungan Masyarakat Koperasi “Kopma UGM” dan Tim CSR (Cooperative Social Responsibility) telah melaksanakan kegiatan Srawung Virtual bersama dengan FPPS (Forum Pemuda Pemudi Sendowo) pada pukul 13.20 s.d 17.00 WIB. Kegiatan ini dilakukan seraca virtual/daring menggunakan aplikasi Google Meet. Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk menjalin kembali silaturahmi antara Koperasi “Kopma UGM” dengan masyarakat Sendowo yang sempat tekendala akibat pandemi covid-19.

Kegiatan dimulai dengan perkenalan satu sama lain, dilanjutkan dengan penyampaian kondisi Sendowo dan kegiatan FPPS saat ini, kilas balik program kerja CSR tahun lalu, pemaparan program kerja terbaru oleh Tim CSR, serta diskusi dan tanya jawab mengenai program kerja tersebut. Srawung virtual berjalan dengan lancar, seru, dan interaktif dan seluruh audiens sangat antusias dengan adanya kegiatan seperti ini.

Dari hasil diskusi tersebut, disampaikan bahwa FPPS menyambut baik kegiatan dan program kerja yang akan dilaksanakan oleh Tim CSR kedepannya, serta diharapkan benar-benar dapat berjalan dengan baik. FPPS juga menyampaikan bahwa kondisi kesehatan dan sampah merupakan prioritas utama yang menjadi masalah di Sendowo, sehingga FPPS berharap dpaat berkolaborasi dengan Kopma UGM untuk melaksanakan program kerja yang akan dilaksanakan, seperti pengadaan bank sampah dan pengelolaannya, sosialisasi kesehatan dan kebersihan, pelatihan ader kesehatan, maupun pembentukan komunitas sepeda.

Kegiatan Srawung Virtual ini merupakan inisiasi Tim CSR Koperasi “Kopma UGM” sebagai wadah untuk dapat saling mengenal satu sama lain. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat saling memberikan masukan demi menghadirkan program kerja yang tepat, membangun komunikasi yang baik antara Kopma UGM dan FPPS agar kedepannya dapat saling bersinergi dan berkolaborasi demi kabaikan bersama.

(Bidang Hubungan Masyarakat Kopersi “Kopma UGM”)

Similar Posts

  • | |

    Penting Banget, Perhatikan Beberapa Hal Berikut Sebelum Berangkat KKN!

    Sumber: telisik.id

    Kuliah Kerja Nyata atau KKN menjadi salah satu mata kuliah yang wajib diikuti oleh beberapa mahasiswa di kampus tertentu. Mata kuliah ini dapat dikatakan berbeda dengan mata kuliah lainnya. Biasanya mahasiswa dalam mata kuliah tertentu hanya diminta untuk mendengarkan kuliah, melakukan presentasi, mengerjakan kuis dan tugas, dll. KKN adalah bentuk nyata dari apa yang telah mahasiswa pelajari selama di bangku kuliah sejak semester awal. Tidak hanya mencakup mata kuliah yang diajarkan, namun kemampuan sosial yang telah dipelajari selama kuliah akan terpakai selama KKN. Tentunya, mahasiswa perlu memperhatikan beberapa hal dalam mempersiapkan KKN. Berikut tips dan trik yang harus diperhatikan bagi mahasiswa dalam menyambut KKN.

    1. Mempersiapkan fisik dan mental

    Fisik dan mental adalah dua hal fundamental yang harus diperhatikan oleh seorang manusia. Tanpa kekuatan fisik, manusia tidak dapat melakukan pekerjaan dengan baik. Begitu pula dengan kondisi mental. Kesehatan mental juga menjadi hal yang wajib dimiliki karena kesehatan mental sangat mempengaruhi kondisi fisik seseorang.

    2. Mempelajari sungguh sungguh materi kuliah dan kemampuan non akademik

    Percaya tidak percaya, materi ataupun hal yang selama ini kita pelajari di kuliah akan sangat berguna bagi hidup kita kelak. Tentu juga akan diterapkan dalam mata kuliah KKN. Dalam hal ini, kita diminta untuk mengikuti perkuliahan dan belajar dengan sungguh-sungguh serta memperdalam kemampuan non akademik.

    3. Belajar mengurus urusan rumah tangga

    Dalam menjalani KKN, ada tuntutan pekerjaan rumah tangga yang harus dilakukan mahasiswa seperti memasak, mencuci, membersihkan rumah, dll. Hal ini dikarenakan KKN menjadi sarana bagi mahasiswa untuk melatih kemandirian dan merendahkan ego masing-masing.

    4. Banyak berinteraksi dengan berbagai kalangan

    Memperbanyak interaksi menjadi salah satu wadah untuk meningkatkan kemampuan komunikasi. Terutama ketika kita bertemu dengan banyak orang yang berasal dari berbagai kalangan. Kemampuan berbicara dengan anak kecil, orang seumuran, ataupun dengan yang lebih tua akan berguna ketika digunakan dalam bermasyarakat.

    5. Melatih emosi dan kedewasaan diri

    Sebagai seorang manusia, pasti tidak pernah luput dari emosi. Namun, sebagai seorang manusia, kita harus bisa menempatkan dan mengatur emosi. Begitupula dengan kedewasaan dalam berpikir dan rasa tanggung jawab.

    Nah, 5 hal di atas adalah beberapa tips yang harus diperhatikan dan dipersiapkan sebelum menyambut KKN. Walaupun hanya sekadar mata kuliah dengan 3 SKS, tentunya ada usaha lebih yang harus dilakukan untuk mencapai nilai baik dalam mata kuliah ini.

  • |

    Cooperative Workshop 2020 Koperasi “Kopma UGM”

    Cooperative Workshop 2020 hadir sebagai agenda kegiatan tahunan Koperasi “Kopma UGM”. Dilangsungkan pada Sabtu, 10 Oktober 2020, Cooperative Workshop 2020, hadir dengan mengangkat tema “Collaborative Management for Sustainable Cooperative”. Sebagai kegiatan yang ditunggu-tunggu, Cooperative Workshop Koperasi “Kopma UGM” menghadirkan pembicara handal di bidangnya, untuk berbagi informasi kepada Kopmania. Adapun mereka, Awan Santosa S.E., M.Sc, yang merupakan Dosen dan Kepala LPPM Universitas Mercu Buana Yogyakarta, dan juga Juan Reza Kamarullah, selaku Marketing and Business Development Division Head Koperasi Astra. Tentunya sepanjang acara dipandu oleh moderator cakap, yaitu Fidya Sekar Kinanti, selaku Ketua Gugus Speaking Club Kopeasi “Kopma UGM”.

    Tidak hanya dihadari oleh para pembicara dan peserta, Cooperative Workshop 2020 Koperasi “Kopma UGM” juga turut mengundang Dr. R. Suharyadi, selaku Direktur Kemahasiswaan UGM, Ir. Srie Nurkyatsiwi, M.MA., selaku Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi DIY, dan Sukarjo, S.I.Kom, selaku Kepala Seksi Kelembagaan Bidang Koperasi Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman untuk memberikan sambutan sekaligus membuka acara.

    Sebagai pembicara pertama, Awan Santosa S.E., M.Sc, memaparkan materi untuk Kopmania, dengan topik bahasan seputar demokrasi ekonomi dan masa depan koperasi di Indonesia. Menurut Awan Santosa, koperasi identik dan dekat dengan penderitaan. Koperasi lahir dan tumbuh berkembang di atas puing-puing kesengsaraan serta penderitaan, yang berkaitan dengan sejarahnya. Koperasi lahir merespon situasi yang tidak baik sepanjang sejarah kehidupan manusia. Sebagai respon situasi sulit yang dihadapi manusia ketika itu, koperasi kredit atau simpan pinjam banyak lahir di seluruh dunia, hingga saat ini.

    Berbicara mengenai koperasi selalu berkaitan dengan demokrasi ekonomi. Koperasi juga merespon bagaimana sistem sebelumnya yang merugikan, berusaha digantikan dengan sistem lebih baik. Mengubah relasi-relasi merugikan dengan menghadirkan nilai yang sejalan dan diturunkan dari nilai agama, yang melihat bahwa setiap manusia itu sama, tanpa melihat strata kelas. Koperasi hadir sebagai media yang memperjuangkan nilai tersebut.

    Koperasi di Indonesia mendapatkan tempat istimewa, yang bisa dikatakan sebagai anak kandung revolusi kemerdekaan RI. Tepat sehari setelah kemerdekaan, Koperasi mencita-citakan ekonomi Indonesia itu nantinya adalah berkoperasi. Dalam Pasal 33 UUD 1945, koperasi diatur dan dijelaskan fungsi dan urgensinya, jauh sebelum negara-negara lain melakukannya. Di dalam koperasi tidak ada majikan dan buruh, semuanya terlibat sebagai pemegang kendali, dan pengambil keputusan, dengan posisi yang dilihat setara.

    Cita-cita koperasi sederhana, yaitu salah satunya dapat mengatur sektor distribusi, tata niaga, dan ritel. Menurut Awan Santosa, kenyataannya, setelah 73 tahun mencita-citakan tujuan tersebut koperasi belum dapat sepenuhnya mewujudkan hal tersebut. Masih banyak pertanyaan dan tantangan yang ada serta harus diselesaikan untuk dapat mewujudkan cita-cita tersebut. Koperasi bukan hanya satu bisnis kecil, namun satu visi yang bicara dalam konteks makro secara nasional. Satu visi yang jelas ini diharapkan akan berangsur-angsur dapat berkontribusi secara signifikan terhadap struktur perekonomian nasional.

    Juan Reza Kamarullah, menyampaikan seputar kegiatan yang dilakukan oleh Koperasi Astra selama ini. Bagaimana Koperasi Astra bergerak dan melangsungkan berbagai kegiatan berkaitan dengan perkoperasian, seperti program CSR dan Community and Activity. Beradaptasi dan berevolusi mengikuti perkembangan zaman, Koperasi Astra memiliki platform atau aplikasi yang terhubung dengan gawai masyarakat. Berbagai kemudahan ditawarkan oleh aplikasi Koperasi Astra untuk dinikmati penggunanya. Tawaran ini datang sebagai platform pengajuan pinjaman yang terintegrasi dengan berbagai layanan dari aplikasi lain, seperti Gopay untuk membantu dalam proses registrasi dan transaksi.

    Digitalisasi yang dihadirkan dalam aplikasi ini bekerja sama dengan berbagai platform e-commerce yang sangat menarik untuk pengguna. Koperasi Astra tidak hanya berupaya melayani publik eksternalnya, namun juga turut menyejahterakan publik internal. Sebagai bentuk perhatian kepada publik internal, Koperasi Astra turut memberikan kenyaman dan kemudahan bagi karyawannya. Salah satu bentuknya adalah permudah bentuk simpan pinjam yang dilakukan karyawan, dengan menggandeng rekan HR dari Grup Astra lainnya. Ini merupakan nilai tambah dari Koperasi Astra, yang sudah sangat memanfaatkan platform digital.

    Paparan berbagai fakta seputar perjalanan dan pembaharuan koperasi, disampaikan dengan menarik oleh kedua pembicara. Bahwa sejatinya diperlukan semangat dan kerja sama para insan muda Indonesia untuk membantu mewujudkan cita-cita koperasi. Modifikasi berbagai bentuk layanan koperasi mengikuti perkembangan zaman, juga turut diperlukan dalam mempertahankan dan mengembangkan koperasi. “Ide itu penting, mulai dulu dari yang simpel dan kuatnya kita, lalu kita expand. Bisa secara proses yang baru, sistemnya, atau cara yang lebih efisien. Karena untuk mendatangkan profit, bukan hanya dari menambahkan customer, tapi dengan efisiensi itu juga bisa.” ungkap Juan Reza Kamarullah.

     

    (ayu pratiwi)

  • Gamashirt Koperasi “Kopma UGM” Photo Contest

    Halo Gamanian…
    Dalam rangka launching DISTRO GAMASHIRT pada tanggal 27 Juni 2016, @gamashirt mengadakan Photo contest di INSTAGRAM berhadiah voucher belanja Rp200.000,- dan 2 buah Kaos Ekslusif Gamashirt untuk 2 orang pemenang dengan LIKE terbanyak.
    Caranya gampang, kamu cukup foto di depan DISTRO GAMASHIRT sambil menunjukan atau memakai salah satu produk Distro Gamashirt yang telah kamu beli dari Distro Gamashirt.

    Syarat dan Ketentuan:
    1. Berlaku untuk umum, kecuali Kepengurusan-Staf “Koperasi Kopma UGM” 2016/2017
    2. Menunjukan atau memakai produk Gamashirt
    3. Foto di depan Logo @gamashirt yang terdapat di depan Distro Gamashirt (yang terletak di Selokan Mataram, dekat Gudeg Yu Jum dan Wara Computer)
    4. Share fotomu di Instagram dan sertakan 8 Hastag:
    ‪#‎GamashirtPhotoContest‬
    ‪#‎Gamashirt‬
    ‪#‎DistroGamashirt‬
    ‪#‎KaosUGM‬
    ‪#‎UGM‬
    ‪#‎KopmaUGM‬
    ‪#‎AkuCintaKoperasi‬ ; dan
    ‪#‎BanggaMenjadiUGM‬
    (Pemenang hanya dipilih melalui hastag yang ada dalam ketentuan, jadi wajib menyertakan MINIMAL 8 hastag di atas, dan boleh menambahkan hastag sendiri)

    5. Tag akun IG @kopmaugm dan @gamashirt
    6. Share di semua medsos kamu dan tag teman kamu sebanyak-banyaknya untuk mendapatkan LIKE terbanyak di Instagram dan Kamu mendapat hadiah senilai ratusan ribu rupiah
    7. Photo Contest Gamashirt berlangsung dari tanggal 27 Juni – 27 Agustus 2016
    8. Akun INSTAGRAM pemenang diumumkan pada tanggal 28 Agustus 2016

    Segera pilih kaos kesukaanmu, dapatkan DISKON 20% dan VOUCHER POTONGAN HARGA Rp50.000 hanya di @gamashirt
    SMS/WA 081239613332

  • |

    Semarak Hari Kemerdekaan dalam Kesederhanaan

    “Tujuh belas Agustus tahun empat lima. Itu lah hari kemerdekaan kita…”

    Sepenggal lirik lagu yang pasti dan akan terus dinyanyikan oleh kita rakyat Indonesia setiap tahunnya. Tepat di tanggal 17 Agustus 2020, 75 tahun yang lalu, para pendiri bangsa ini mengumandangkan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Peristiwa bersejarah yang tidak akan pernah dilupakan dan akan selalu diteruskan ke anak, cucu, cicit generasi bangsa. Kediaman Ir. Soekarno pada tanggal 17 Agustus 1945 menjadi saksi bisu momen Bangsa Indonesia lepas dan tidak lagi menjadi budak bangsa lain. Upacara kemerdekaan rutin dilakukan setiap tahun setelah kejadian tersebut. Bentuk selebrasi dengan upacara pengibaran Sang Saka Merah Putih, dilakukan tidak hanya di tingkat pusat atau negara, namun juga di daerah. Selain upacara bendera, berbagai kegiatan seru lain dilakukan sebagai bentuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia.

    Di tahun 2020, perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia sedikit berbeda dari perayaan usia sebelum-sebelumnya. Badai pandemi Covid-19 di negeri tercinta belum kunjung usai. Perjuangan bangsa untuk bisa terbebas darinya, agaknya masih susah untuk tercapai. Demi tidak menambah penyebaran wabah, penerapan protokol kesehatan, untuk tidak berkumpul dan membuat massa yang ramai sebisa mungkin dilakukan. Adaptasi di tengah kondisi ini secepat mungkin diharuskan. Dari hal inilah, perayaan Hari Kemerdekaan di tahun ini memiliki ceritanya sendiri. Hal mencolok yang amat terlihat seperti pada beberapa kegiatan berikut:

    1. Upacara Bendera di Tengah Pandemi

    Hari Kemerdekaan identik dengan upacara pengibaran Bendera Merah Putih di berbagai tempat, utamanya yang menjadi sorotan adalah upacara bendera di Istana Negara. Setiap tahun, momen upacara bendera di Istana Negara ditayangkan secara langsung di hampir seluruh stasiun TV Indonesia. Dengan upacara bendera dihadiri oleh banyak tokoh penting dan undangan resmi kenegaraan. Namun pada perayaan usia ke-75 tahun, kemeriahan upacara bendera di Istana Negara tidak digelar. Upacara bendera di tengah pandemi, dilakukan secara sederhana, terbatas, dan dengan tetap memenuhi protokol kesehatan. Mereka yang hadir mengikuti upacara di lokasi sangat dibatasi, dengan hanya dihadiri oleh enam pimpinan dan pejabat negara. Upacara bendera tetap turut melibatkan tamu undangan, melalui media daring. Hal ini telah tercantum sebagaimana dalam Surat Edaran Menteri Sekretaris Negara tentang Pedoman Peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI.

    Selain tidak dihadiri oleh tamu undangan di Istana Negara, upacara pengibaran Bendera Pustaka, dilakukan secara terbatas oleh hanya delapan Paskibraka, yang sebelumnya telah dikukuhkan langsung oleh presiden. Kedelapan Paskibraka ini, merupakan pasukan yang sebelumnya bertugas di tahun 2019. Langkah ini diambil sebagai upaya menghindari terjadinya kontak fisik di tengah pandemi. Pengukuhan Paskibraka tingkat provinsi dilakukan secara daring oleh Presiden Jokowi. Upacara yang dilangsungkan di daerah juga turut mematuhi pedoman dan aturan pusat.

    1. Himbauan untuk Masyarakat

    Dikarenakan tidak dapat mengikuti ataupun menyaksikan kemeriahan upacara di tahun ini, pemerintah mengeluarkan beberapa himbauan kepada masyarakat. Himbauan ini diharapkan dapat dilaksanakan oleh seluruh warga, demi tetap menciptakan suasana perayaan yang meriah. Himbauan pemerintah meminta masyarakat untuk mengibarkan Bendera Merah Putih secara serentak terhitung mulai 1 Agustus hingga 31 Agustus 2020. Kemudian ada juga himbauan agar masyarakat mengambil sikap sempurna pada pukul 10.17 WIB saat peringatan HUT RI ke-75, dengan masyarakat yang berada di zona waktu berbeda mengikuti zona WIB. Pemberitahuan sikap sempurna akan menggunakan suara sirine yang disiapkan di titik-titik strategis. Himbauan lainnya adalah agar masyarakat menghentikan semua kegiatan selama tiga menit, untuk memperingati detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI.

    1. Semarak Perlombaan Tetap Ada

    Selain dilakukannya upacara bendera pada 17 Agustus, masyarakat juga akan menyelenggarakan berbagai bentuk perlombaan. Sudah seperti tradisi tujuhbelasan semarak perlombaan memeriahkan Hari Kemerdekaan dilakukan di berbagai daerah tanah air. Perlombaan seperti makan kerupuk, panjat pinang, balap karung, dan tarik tambang adalah jenis perlombaan yang rutin digelar. Namun, mengingat situasi sekarang, kemeriahan perlombaan ini ikut terlumpuhkan. Meski tidak dianjurkan untuk menyelenggarakan perlombaan di tengah kondisi pandemi, ternyata ada beberapa bentuk perlombaan kekinian yang menjadi alternatif masyarakat zaman now. Alternatif lomba berbasis daring pun menjadi pilihan masyarakat di Hari Kemerdekaan. Perlombaan game online, membuat video TikTok, membuat video kreatif bertema kemerdekaan, menghias masker, dan berbagai format lomba yang dibuat ke dalam bentuk daring, seperti cerdas cermat, foto, mewarnai, menyanyi dan lainnya ramai dilakukan. Bentuk perlombaan secara daring ini dapat diikuti oleh banyak massa, tanpa harus membentuk perkumpulan. Semarak perlombaan tetap membara dalam keseruan yang diciptakan oleh masyarakat sendiri.

    Di tahun ini yang menjadi fokus utama, tentu ialah bagaimana kita dapat segera terbebas dari jajahan wabah Covid-19 dan memulihkan keadaan negara. Adapun tema Hari Kemerdekaan tahun ini ialah “Indonesia Maju”, dengan harapan agar dapat senantiasa menyongsong kemajuan di berbagai lini. Semangat dan rasa kebangsaan dalam setiap insan negeri, membuat peringatan secara sederhana, tidak lantas menghilangkan kemeriahan dan kekhusyukan perayaan Indonesia Merdeka. Tahun ini memang berbeda, namun karena inilah kita punya cerita untuk diceritakan kelak di hari esok.

    (ayu pratiwi)

    sumber foto: liputan6.com

  • Audiensi Kepengurusan Staf dengan Humas UGM

    Yogyakarta – Kepengurusan-Staf Koperasi “Kopma UGM” melakukan audiensi dengan Kepala Humas UGM, Dr. Iva Ariani, S.S., M.Hum. Audiensi ini membahas mengenai publikasi dan protokoler. Ibu Iva ditemani oleh tiga Kasubdiv Humas dan Protokoler UGM dalam menjelaskan materi audiensi. Audiensi terselenggara hari ini, Jumat (20/5) di Kantor Humas UGM.

    Informasi dari pihak UGM memperluas wawasan khususnya informasi terkait adanya standardisasi logo yang dicanangkan universitas. Hal itu dilakukan, karena masih banyak logo-logo ke-UGM-an yang belum sesuai dengan jati diri UGM itu sendiri. Selain informasi terkait standardisasi logo, pihak Humas UGM pun memberikan penawaran kerja sama terkait partner publikasi kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan Koperasi “Kopma UGM”. Harapannya, semua kegiatan khususnya UKM-UKM dapat terpublikasikan oleh UGM.

    “Silaturrahmi Mahasiswa, khususnya UKM, dengan pihak rektorat perlu ditingkatkan lagi. Silaturrahmi merupakan salah satu komunikasi dengan rektorat yang efektif. Saya merasa senang dapat berkomunikasi dengan rektorat khususnya, karena saran-saran yang diberikan sangat membantu dalam pengembangan Koperasi “Kopma UGM” sebagai salah satu UKM di Universitas Gadjah Mada. Saran-saran dari beliau, seperti membimbing kami (UKM) sebagai anak,” Ujar Sulistyowati, Kabid Keuangan Koperasi “Kopma UGM”.

    “Terima kasih telah mengunjungi Humas UGM. Semoga sukses dan lancar kuliahnya. Semua warga UGM merupakan Humasnya UGM,” Tutur Ibu Iva Ariani, saat melepas kepergian rombongan Koperasi “Kopma UGM”.

    #AkuCintaKoperasi #Aciko

  • |

    Lokasi Baru Swalayan Kopma UGM di Era Normal Baru

    Sejatinya perpindahan dan perubahan memang menjadi suatu hal yang pasti dari sekian ketidakpastian yang ada di dunia ini. Begitu juga yang dilakukan oleh Koperasi “Kopma UGM”. Koperasi “Kopma UGM” tepat pada tanggal 12 September 2020 melakukan perpindahan lokasi karena adanya relokasi dari pihak UGM sendiri. Lokasi bangunan Koperasi “Kopma UGM” sebelumnya akan direnovasi dan dibangun menjadi Pusat Kegiatan Mahasiswa dan Pusat Bisnis UGM. Keseluruhan unit Koperasi “Kopma UGM” berpindah, tidak terkecuali Swalayan Kopma UGM. Swalayan Kopma UGM berpindah dari lokasi awal di Bulaksumur H-7 dan H-8, Jalan Sendowo, Blimbing Sari, Sinduadi, Depok, Sleman, DIY, ke lokasi barunya yaitu di Ruko UGM No.5, Jalan Agro Selokan, Caturtunggal, Depok, Sleman, DIY.

    Untuk tetap dapat beroperasi seperti biasa, Swalayan Kopma UGM melakukan mobilisasi ke lokasi yang baru. Lokasi baru yang ditempati Swalayan Kopma UGM hadir di tempat yang lebih nyaman dan terbilang strategis. Berada di jalan utama untuk menuju pintu masuk UGM, Swalayan Kopma UGM sekarang berdiri di atas bangunan dua lantai yang siap dikunjungi Kopmania. Kabar baiknya lagi kini Swalayan Kopma UGM menyediakan berbagai alat tulis kantor, produk skincare, dan kebutuhan rumah tangga yang dijamin makin lengkap. Untuk berbagai layanan Koperasi “Kopma UGM” lain seperti Warparpostel, Kios Isee Milk, dan Gamashirt, berpindah ke lokasi yang masih berdekatan. Lokasi tepatnya ada di Kios No. 1 UGM, Bulaksumur, Caturtunggal, Depok, Sleman, DIY.

    Hal menarik dari perpindahan Swalayan Kopma UGM ini adalah lokasi barunya yang berada di kawasan lingkungan perumahan mahasiswa UGM. Jalan Agro sendiri juga menjadi akses utama untuk menuju pintu masuk UGM di sisi utara, sehingga Swalayan Kopma UGM sangat mudah dijumpai. Menjadi semakin dekat dengan mahasiswa UGM dan masyarakat di daerah Jalan Agro Selokan, Caturtunggal, menjadi nilai tambah untuk Swalayan Kopma UGM, guna menambah pelanggannya. Perpindahan swalayan dan keseluruhan unit Koperasi “Kopma UGM” mempengaruhi kebaruan yang ingin ditunjukkan Koperasi “Kopma UGM” kepada Kopmania. Harapannya dengan perpindahan lokasi ini tidak akan membuat Kopmania kebingungan, dan tetap setia berkunjung ke Koperasi “Kopma UGM”.

    Perpindahan lokasi swalayan dan keseluruhan unit Koperasi “Kopma UGM” terjadi di era normal baru yang saat ini tengah dijalani masyarakat. Untuk Kopmania yang sedang berada di Jogja jangan lupa untuk berkunjung ke Swalayan Kopma UGM di lokasi barunya untuk mencari berbagai kebutuhan harian, ya. Namun perlu diingat, di era normal baru ini ketika hendak berkunjung, Kopmania harus tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku di lokasi baru Koperasi “Kopma UGM”. Datang dan rasakan sensasi berbelanja dengan nyaman di Swalayan Kopma UGM. Untuk update informasi menarik lainnya Kopmania boleh kunjungi dan ikuti akun media sosial Swalayan Kopma UGM di Instagramnya yaitu @swalayankopmaugm.

     

    (ayu pratiwi)

     

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.