Lowongan Pekerjaan

[LOWONGAN PEKERJAAN]
Kembali dibuka kesempatan bagi Anda untuk bekerja di Koperasi “Kopma UGM”. Lowongan dibuka untuk posisi:

1. Designer

2. Juru Masak

3. Penjahit

4. Staf Fotocopy

5. Sablon

6. Staf Swalayan

Syarat:

1. Pria/Wanita*

2. Usia maks. 28 tahun

3. Pendidikan min. SMA/K atau sederajat

4. Diutamakan berpengalaman

5. Komitmen, jujur, dan komunikatif *Posisi Sablon dan Desainer diutamakan untuk karyawan pria

Apabila Ada merasa sudah mencukupi persyaratan yang ada , segera daftarkan diri Anda. Kirimkan surat lamaran Anda beserta lampiran sebagai berikut:

1. Daftar Riwayat Hidup/ Curriculum Vitae

2. Fotocopy KTP, Ijazah, dan SKCK

3. Foto berwarna 3×4

4. Fotocopy Dokumen pendukung lainnya jika ada

Kirimkan lamaran Anda ke Ketua Bidang HRD Koperasi “Kopma UGM”, yang beralamat di Bulaksumur H-7 & H-8, Depok, Sleman. Atau kirimkan lamaran Anda melalui email ke bidang_hrd@kopma-ugm.net. Setelah mengirim lamaran, jangan lupa untuk mengirimkan sms konfirmasi ke 0896-2848-7356 dengan format:

Nama-Posisi yang dilamar-Alamat emai (jika melalui email)-Tanggal Kirim

Jangan lewatkan kesempatan ini, karena fasilitas Gaji sesuai UMK dan Asuransi Kesehatan tersedia bagi karyawan Koperasi “Kopma UGM”. Pendaftaran dibuka hingga tanggal 31 Desember 2017.

CP:
0896-2848-7356
0858-7914-7353
0897-2571-757

#UGM #banggamenjadiugm #kopma #koperasi #cooperative #kopmaugm #lowongan #kerja #loker #job #open #recruitment #design #desgin #jobseeker #instagram #november #senin #monday #jogja #yogyakarta

#AkuCintaKoperasi #Aciko #KopmaUGMsatu

Similar Posts

  • Lowongan Kerja Koperasi “Kopma UGM”

    Lowongan Kerja Koperasi “Kopma UGM”

    Dibutuhkan segera:

    1. Kasir Harian
    2. Staf Pemasaran
    3. Juru Masak

    Persyaratan:

    1. Pria (2,3) dan wanita (1) usia maksimal 28 tahun.
    2. Minimal SMA/SMK.
    3. Mampu mengoperasikan komputer (1,2).
    4. Memiliki pengalaman dibidang yang sama.
    5. Mampu membuat berbagai olahan masakan/kue/roti (3).

    Kirimkan aplikasi lamaran ditujukan ke Ketua Bidang HRD Koperasi “Kopma UGM” dan dikirim ke alamat Koperasi “Kopma UGM” melampirkan:

    Curriculum Vitae (CV), fotokopi ijazah terakhir yang dilegalisir, foto terbaru ukuran 3×4 sebanyak 2 lembar, fotokopi KTP, fotokopi SKCK.

    Dikirim paling lambat hari Kamis, 31 Desember 2015.

  • Buka Bersama Karyawan Koperasi “Kopma UGM”

    Pelataran Koperasi “Kopma UGM” terlihat berbeda dari hari-hari lainnya. Tampak orang-orang berpakaian muslim duduk berjejeran mendengarkan tausiyah. Sabtu lalu (2/6), Koperasi “Kopma UGM” mengadakan acara Buka Bersama Karyawan di pelataran Koperasi “Kopma UGM”. Acara ini dihadiri oleh kepengurusan dan staf serta para karyawan Koperasi “Kopma UGM”. Acara Buka Bersama Karyawan Koperasi “Kopma UGM” diawali dengan pembacaan doa oleh perwakilan karyawan dan sambutan dari Ketua Umum Koperasi “Kopma UGM”, Mohammad Anharulfikri. Dalam sambutannya, ia mengajak setiap elemen Koperasi “Kopma UGM” untuk terus bekerja sama memajukan Koperasi “Kopma UGM” yang dibanggakan ini. Selanjutnya, acara Buka Bersama Karyawan diisi dengan tausiyah ramadhan yang dibawakan oleh Muhammad Nasyiruddin, M. Si. Dalam suasana yang khidmat, Beliau menyampaikan pentingnya membaca Al-Quran, terutama di separuh akhir bulan Ramadhan. Berdasarkan tuturannya, membaca Al-Quran dapat menjadi “obat” dari berbagai permasalahan yang kita hadapi. Oleh karena itu, masyarakat muslim sangat dianjurkan untuk terus membaca Al-Quran. Selain itu, acara yang diadakan sore hari menjelang berbuka ini juga disisipi dengan pemberian santunan kepada anak yatim.

    Tujuan dari acara buka bersama karyawan Koperasi “Kopma UGM” adalah untuk mempererat hubungan setiap elemen Koperasi “Kopma UGM”. Hal ini disampaikan oleh Ketua Bidang HRD Koperasi “Kopma UGM”, Agung Widodo. “Acara buka bersama karyawan bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara kepengurusan dan staf serta karyawan Kopma UGM”, tuturnya. Acara Buka Bersama Karyawan Koperasi “Kopma UGM” diakhiri dengan pembacaan doa berbuka puasa yang dilanjutkan buka puasa bersama dengan menyantap takjil dan hidangan lain yang telah disiapkan panitia. Dalam sela-sela waktu buka bersama tersebut, Koperasi “Kopma UGM” turut membagikan tunjangan hari raya (THR) kepada para karyawan. Beberapa waktu sebelumnya, Koperasi “Kopma UGM” juga mengadakan kegiatan buka bersama untuk anggota yang dilaksanakan di Ruang Sidang Koperasi “Kopma UGM” pada bulan Mei lalu (25/5). Acara tersebut dilakukan bersamaan dengan upgrading Wawasan Perkoperasian yang disampaikan oleh alumni Koperasi “Kopma UGM”, Anwar Danu Saputra.

  • Malam Keakraban HKMY

    Yogyakarta – KOPMA UGM, Malam keakraban (makrab) para anggota KOPMA se-Yogyakarta telah diadakan oleh Himpunan Koperasi Mahasiswa Yogyakarta (HKMY) pada Sabtu-Minggu (16-17/5) bertempat di Laboratorium Geospasial Pesisir Parangtritis. Dengan mengusung tagline “Akrab, Dekat, Mendekat” , malam keakraban ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi antar KOPMA se-Yogyakarta, demikian yang disampaikan Sekretaris Jenderal HKMY, Syarifuddin Hidayat dalam sambutanya.

    Dengan diikuti oleh sekitar 40 peserta dari berbagai KOPMA di Yogyakarta, malam keakraban ini mengusung dua materi yaitu kewirausahaan koperasi dan pengenalan Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PLUT UMKM) sebagai salah satu lembaga dibawah Kementerian Koperasi dan UKM yang bergerak di bidang pelatihan kewirausahaan. Disebutkan pula bahwa makrab ini selain sebagai realisasi dari program kerja Presidium Pengembangan Sumber Daya Anggota HKMY juga sebagai forum untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan diantara para pegiat koperasi.

    “Harapan saya kedepan, acara semacam ini dapat lebih digiatkan demi terciptanya jalinan silaturahmi diantara kopma-kopma se-Yogyakarta“ ungkap Danang Tryantoro selaku salah satu peserta makrab mewakili Koperasi “Kopma UGM” (Humas dan Gerakan Koperasi “Kopma UGM” / Novi Isnaeni)

  • | |

    Yakin Nggak Mau Gabung? Konsep Koperasi Ini Cocok Banget Buat Millennial

    Ilustrasi keterhubungan segala pihak di era digital.

    Setiap tanggal 12 Juli, seluruh masyarakat Indonesia memperingati Hari Koperasi Nasional. Hari Koperasi Nasional ditetapkan bertepatan dengan Kongres Gerakan Koperasi pertama di Tasikmalaya tahun 1947. Mulai tahun itu, koperasi di Indonesia terus berkembang hingga sekarang.

    Tahun ini koperasi akan melaksanakan hari jadinya yang ke 75. Setidaknya, telah ada sekitar lima generasi yang telah merasakan sejuknya asas kebersamaan dan kekeluargaan dalam koperasi. Tidak selalu mulus, koperasi di Indonesia memiliki tantangan di setiap zamannya. Pada era kemajuan teknologi sekarang, koperasi perlu terus beradaptasi dengan memasukan unsur digital serta mengikuti tren pasar.

    Konsep Platform Co-op dan Startup Co-op

    Pada era serba teknologi, koperasi perlu berkembang lebih jauh ke ranah digital. Hal ini dinilai penting dilakukan untuk tetap mengikuti zaman serta diminati konsumen. Langkah adaptasi tersebut, salah satunya dituangkan dalam wujud baru koperasi bernama Platform Cooperative dan Startup Cooperative.

    Platform Cooperative disingkat Platform Co-op, dipopulerkan oleh Trebor Scholz, seorang Asisten Profesor di New Scool University New York. Platform Co-op merupakan platform digital yang dimiliki dan diatur secara kolektif oleh orang-orang yang bergantung dan berpartisipasi di dalamnya.

    Pengertian serupa juga dimiliki Startup Cooperative atau Startup Co-op. Istilah Startup Co-op lebih populer dipakai di Indonesia, dengan dipelopori oleh Indonesia Consurtium for Cooperatives Innovation (ICCI). Lembaga ini pula yang hingga sekarang ikut mengembangkan Startup Co-op di Indonesia.

    Seluruh pihak yang terlibat di dalam Platform Co-op menjadi pemilik sekaligus pengelola secara bersama-sama. Pendiri, pegawai, pengguna, produsen, dan konsumen tidak hanya mempunyai rasa kepemilikan, tapi secara kelembagaan juga benar-benar menjadi pemilik sah.

    Seperti halnya terjadi pada koperasi, anggota dapat menentukan keputusan lembaga dan mendapatkan bagian dari profit. Selain itu, asas kebersamaan dan kekeluargaan dalam koperasi tetap dijunjung tinggi.

    Contoh sukses Platform Co-op

    Inovasi dalam dunia koperasi tersebut telah berhasil dilaksanakan di negara-negara barat. Sebutlah Stocksy, Loconomics, dan Modo adalah tiga dari sekian banyak Platform Co-op yang telah sukses pada bidangnya masing-masing.

    Seperti Stocksy yang menjual stok foto dan video berkualitas tinggi pada laman web yang dikelola. Platform Co-op ini diluncurkan pada tahun 2013 dengan meraih omzet senilai 10 juta USD dan memiliki 1000 anggota.

    Ada pula Modo Carsharing atau Platform Co-up rental mobil bagi anggotanya. Platform Co-op ini telah berusia lebih dari 20 tahun dan terus mengalami perkembangan. Kini telah ada lebih dari 600 mobil yang dapat digunakan dengan biaya perawatan gratis.

    Perkembangannya di Indonesia

    Sayangnya, bentuk Platform Co-op di Indonesia belum begitu populer. Dilansir dari Antara.com, ICCI sempat tawarkan konsep Startup Co-op kepada Mentri Koperasi dan Usaha Kecil Mikro, Teten Masduki pada tahun 2019. Tawaran tersebut mendapat apresiasi dan ditindak lanjuti dengan pembentukan tim dalam upaya merumuskan rencana aksi.

    Meskipun rencana baik ini masih terus diupayakan oleh pihak-pihak terakait, nggak ada salahnya lho kita curi start untuk menggagas Startup Co-op di Indonesia. Apalagi bentuk Startup bukan jadi hal asing lagi bagi generasi millennial. Dengan menggabungkan peluang pasar dan rancangan yang seksama, bukan tidak mungkin, Startup Co-op yang dirancang dapat berjalan sukses seperti Stocksy dan Modo Carsharing.

  • GCK Berbagi Nasi Bungkus untuk Berbuka

    Yogyakarta , KOPMA UGM – dalam rangka memperingati bulan Ramadhan, Gugus komunitas Gerakan Cinta Koperasi (GCK) Koperasi “Kopma UGM” telah mengadakan kegiatan bakti sosial bertemakan ‘GCK Berbagi’ dalam bentuk berbagi nasi bungkus untuk berbuka pada Kamis (24/6) dan Minggu (28/6). Disebutkan oleh penyelenggara acara bahwa target pembagian nasi bungkus ini ialah mereka yang membutuhkan seperti para pengayuh becak, penyapu jalan, pengemis dan lain sebagainya. Maka pada waktu yang telah ditentukan, nasi bungkus dibagikan pada 4 titik yang berbeda yaitu sekitar bundaran UGM, perempatan Mirota Kampus (Jl. C. Simanjuntak) hingga Blimbingsari, Sleman (Jl. Prof. DR. Sardjito), titik 0 km dan sekitar perempatan Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UGM (Jl. Persatuan). Sebelumnya, dalam rangka pengumpulan dana, penyelenggara juga mengadakan donasi terbuka dalam bentuk kotak amal serta pengiriman sumbangan melalui rekening.

    “Selain dalam rangka perealisasian program kerja GCK pada bulan Ramadhan, acara ini juga ditujukan untuk mengembangkan jiwa sosial para anggota. Oleh karena itu, sebelumnya kami mengadakan donasi terbuka bagi seluruh anggota, pada saat pembagian dilakukan pun kami tidak menutup kesempatan bagi anggota di luar GCK yang ingin ikut membantu pelaksanaan acara ini.” ungkap Novi Isnaeni selaku salah satu penyelenggara acara. (Humas dan Gerakan Koperasi “Kopma UGM”)