TOT Trainer Community Koperasi “Kopma UGM” 2015

IMG-20150303-WA0012

Yogyakarta-5 Maret 2015, Trainer Community (TC) Koperasi “Kopma UGM” telah mengadakan acara Training For Trainer (TOT) pada tanggal 3 Maret 2015 pukul 19.30-21.25 WIB di Ruang Sidang Koperasi “Kopma UGM”.

Menurut Rony Iskandar selaku Ketua TC Koperasi “Kopma UGM” 2015/2016, “Acara ini diselenggarakan sebagai upaya peningkatan kualitas trainer yang tergabung dalam gugus komnunitas TC Koperasi “Kopma UGM””.

Dalam menyelenggarakan acara ini, TC bekerja sama dengan Andromeda. Andromeda adalah sebuah lembaga training prefesional yang berada di luar Koperasi “Kopma UGM” yang beralamat di Yogyakarta. Selain itu, Andromeda juga merupakan learning center yang cakupannya menyangkut outdoor dan indoor training.

Rangkaian acara dalam kegiatan dalam kegiatan ini adalah pertama pembukaan oleh Ketua TC, kemudian dilanjutkan dengan materi mengenai organizing event yang disampaikan oleh Lucky (Andromeda), terakhir seusai materi acara ditutup dengan doa dan foto bersama.

“Harapannya anggota TC ke depannya dapat lebih baik dalam mengorganisir sebuah event, baik itu outdoor maupun indoor,” tutur Rony Iskandar setelah acara TOT dilaksanakan. (Humas Kopma UGM / Rusli Akhmad Junaedi).

Similar Posts

  • Sosisalisasi Kewirausahaan

    8967_840429929331635_1050736289810009945_n

    Yogyakarta- 8 Maret 2015, gugus komunitas Kewirausahaan Koperasi “Kopma UGM” telah mengadakan sosialisasi kewirausahaan pada hari Minggu, 1 Maret 2015 bertempat di Ruang Sidang Koperasi “Kopma UGM” pukul 15.30-18.00 WIB dan dihadiri oleh 6 orang.

    Pada acara tersebut yang menjadi pemateri adalah seluruh pengelola gugus komunitas yakni Alwy Herfian Satriatama, Ainun Nur Mazidah, dan Syufiya Rahmawati. Menurut Ainun Nur Mazidah selaku pengelola gugus komunitas Kewirausahaan menyatakan, “Tujuan diadakannya sosialisasi pada kali ini adalah untuk memberikan pemahaman pada calon anggota mengenai konsep gugus komunitas kewirausahaan dan daftar ulang untuk seleksi anggota gugus komunitas Kewirausahaan.”

    Sebelum masuk materi sosialisasi gugus komunitas Kewirausahaan, pertama-tama peserta bermain game lalu ramah tama dengan pengelola gugus komunitas Kewirausahaan Koperasi “Kopma UGM” periode 2015/2016.

    Seusai sosialisasi, pengelola gugus komunitas Kewirausahaan juga menjelaskan progam kerja serta alur seleksi anggota gugus komunitas. “Tugas untuk calon anggota yang berminat untuk bergabung sebagai anggota gugus komunitas Kewirausahaan yakni membuat business plan maksimal dua halaman,” ungkap Ainun setelah acara sosialisasi berakhir.

    Tepat pukul 18.00 ketika adzan magrib berkumdang acara sosialisasi kewirausahaan yang diadakan oleh gugus komunitas Kewirausahaan berakhir. (Humas Kopma UGM / Rusli Akhmad Junaedi).

  • Pelatihan Pimpinan Sidang

    Dalam rangka menyambut Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi “Kopma UGM”, bidang administrasi mengadakan pelatihan pimpinan sidang bertempat di Ruang Sidang Koperasi “Kopma UGM” pada Senin (18/01) yang diikuti oleh panitia RAT Ke-34 dan asisten bidang. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan mengenai cara pemilihan pimpinan sidang serta hak dan kewajiban seorang pimpinan sidang dengan pemateri Anindtyo Dwipraksoso (Pimpinan Sidang RAT Ke-33) dan Novita Rahmawati (Anggota Pengawas Koperasi “Kopma UGM” 2015/2016).

    Ketika menyampaikan materi, Anindtyo Dwiprakoso atau yang akrab disapa Tyo menurturkan, “Menjadi seorang pimpinan sidang, seorang anggota harus memenuhi syarat-syarat yang telah ditetapkan. Pada saat RAT, Pimpinan sidang tahun sebelumnya menjadi pimpinan sidang sementara untuk memandu pemilihan pimpinan sidang. Semua anggota boleh mengajukan nama orang yang akan menjadi pimpinan sidang. Selanjutnya akan dipilih orang-orang yang memiliki minimal lima suara untuk melakukan tahapan selanjutnya. Setelah terpilih orang-orang yang memenuhi syarat tersebut, anggotra-anggota tersebut diberikan waktu untuk musyawarah siapa yang akan menjadi pimpinan sidang. Jumlah anggota pimpinan sidang tergantung kebutuhan. Setelah pimpinan sidang terpilih, akan dipilioh sekretaris sidang yang akan membantu pimpinan sidang dalam menjalankan sidang. Pemilihan sekretaris sidang ini bisa ditunjuk langsung oleh pimpinan sidang maupun dipilih oleh forum”.

    Sementara itu, Novita Rahmawati menjelaskan, “Seorang pimpinan sidang harus mempunyai konsentrasi yang tinggi, dan juga patuh pada dasar yang ada, yaitu Tata Tertib, AD dan ART, dan SK. Pimpinan sidang ketika mengetuk palu tidak hanya sekedar mengetuk, ini adalah tanggung jawab dan urusan dunia akhirat. Koperasi “Kopma UGM” bukian hanya sekedar UKM, melainkan suidah mempunyai badan hukum”.

    “Ketika kalian belum berkesempatan untuk menjadi seorang pimpinan sidang maupun sekretaris sidang, ikuti saja alur RAT secara bertahap. Beranilah untuk mengkritisi apa yang disampaikan, baik itu LPJ Pengurus atau saat GBPK dan APBK. Karena hanya saat RAT inilah kalian bisa menyuarakan  pendapat kalian sebelum diketuk palu.”, pesan Novita kepada peserta pelatihan pimpinan sidang.

  • |

    Yuk Hidup Produktif dan Sehat di Kala Pandemi!

    Sebentar lagi tahun sudah kembali berganti, namun pandemi tidak kunjung berakhir. Kemungkinan kegiatan daring masih akan berlanjut dilakukan di tahun depan, mengingat kondisi masih belum dapat dikatakan baik. Mau tidak mau, demi kebaikan dan kesehatan bersama, kita dituntut untuk masih #dirumahaja. Namun ternyata, berada terlalu lama di rumah dapat mengganggu kesehatan sebagian besar orang. Gejala-gejala tidak sehat seperti stress, lemah lesu, hingga gangguan tidur dialami oleh tidak sedikit orang. Sehat dalam artian fisik dan mental seseorang mulai dipertanyakan ketika penyesuaian pandemi ini dilakukan. Berikut adalah beberapa tips produktif di tengah pandemi dengan tetap sehat yang dapat diwujudkan untuk bertahan.

    1. Makan makanan bergizi

    (sumber: nivea.co.id)

    Menjadi kebutuhan, pemenuhan makan makanan bernutrisi senantiasa berpengaruh besar pada kesehatan. Asupan pangan terbukti turut mempengaruhi kesehatan mental seseorang. Ada beberapa jenis makanan yang disarankan untuk dikonsumsi ketika kondisi tubuh dan mental sedang tidak prima, seperti ikan, buah-buahan, kacang-kangan, dan makanan fermentasi. Mulailah coba untuk penuhi angka kecukupan gizi dengan asupan gizi seimbang.

     

    1. Sempatkan olahraga

    (sumber: liputan6.com)

    Selain menjaga pola makan, berolahraga menjadi keharusan untuk turut dilakukan. Banyak orang setuju olahraga membantu menjaga kesehatan. Tidak harus keluar rumah, lakukan gerakan ringan seperti push up, plank, dan squat jump beberapa kali adalah jenis olahraga yang dapat dilakukan di dalam ruangan. Berolahraga juga dipercaya dapat membantu tubuh melepaskan hormon endorphin yang bisa meningkatkan suasana hati. Berkeringatlah untuk sehat badan dan raga.

     

    1. Luangkan waktu untuk diri sendiri

    (sumber: magazine.job-like.com)

    Berkutat dengan kesibukan memang sangat menyita waktu dan terkadang membuat kita lupa untuk memanjakan diri sendiri. Me time dilakukan sebagai bentuk menghargai dan menyayangi diri sendiri. Terbiasa berinteraksi dengan lingkungan, menjadi faktor eksternal yang mempengaruhi kesehatan. Untuk itu coba luangkan waktu khusus sendiri, dan menghindari distraksi eksternal. Fokus kenali diri dan berikan waktu terbaik diri untuk istirahat dari segala kepenatan dunia yang dirasakan.

     

    1. Tetap menjalin komunikasi

    (sumber: kompas.com)

    Terisolasi di ruangan dan rumah membatasi interaksi sosial kita selama pandemi. Istilah baru cabin fever menjadi gejala yang secara tidak sadar dialami oleh sebagian besar masyarakat. Merasa cemas, khawatir, susah fokus, lemas, dan gangguan tidur adalah beberapa gejalanya. Untuk itu tetaplah jaga komunikasi dengan kerabat terdekat atau pun teman. Hal ini akan membantu tekanan yang dirasakan menjadi berkurang sehingga perasaan akan lebih tenang.

     

    1. Produktif bekerja dengan daily to do list

    (sumber: linovhr.com)

    Menjadi produktif dan menghindari kemalasan terasa susah dilakukan oleh banyak orang di masa seperti sekarang. Kelalaian dan kemalasan yang muncul ini tidak jarang dapat mengacaukan pekerjaan, sehingga mengharuskan kita menguras lebih banyak tenaga pada akhirnya. Untuk mengantisipasinya, kamu dapat membuat to do list harian, sebagai panduan dan targetmu. Cara sederhana ini jika dijadikan kebiasaan secara tidak sadar akan memudahkan aktivitas harianmu.

     

    1. Mencoba aktivitas baru

    (sumber: idea.grid.id)

    Memiliki waktu lebih banyak di rumah dapat dimanfaatkan untuk melakukan hal-hal yang disenangi atau pun mencoba sesuatu yang baru. Mencari dan mempelajari sesuatu yang menarik minat dapat menaikkan perasaan bahagia dan semangat. Melakukan sesuatu baru seperti aktivitas yang mengharuskan tubuh bergerak dapat menjadi kegiatan olahraga ringan yang tentunya turut memiliki manfaat. Lakukan kegiatan yang memberikan kepuasan diri dengan tetap tidak memberatkan fisikmu.

     

    1. Bijak bermedia

    (sumber: kompas.com)

    Terpaan informasi datang dari media setiap waktu. Terlebih lagi, aktivitas digital menghadirkan informasi dengan beragam bentuk dan sajiannya yang menjadi konsumsi baik disengaja ataupun tidak. Terpapar informasi yang tidak dibutuhkan terkadang dapat mengganggu kesehatan mental seseorang. Batasi dan kendalikan konsumsi informasimu dengan diet media dapat coba dilakukan. Jangan sampai kemudahan akses yang dihadirkan teknologi dan media malah mengganggu kesehatan.

    Jaga dan perhatikan kesehatan di tengah pandemi, baik fisik atau pun mentalmu. Karena sadar atau tidak kondisi emosi akan sangat mempengaruhi keadaan dan performa tubuhmu. Sehat mental mendukung sehat fisik dan kesejahteraan hidup yang lebih baik ke depannya. Malas gerak? Tidak lagi dong. Produktif dengan sehat seutuhnya di berbagai situasi. Dengan tidak lupa senantiasa positive thinking dan percaya bahwa kelak badai pandemi akan berlalu.

    sumber gambar sampul: lifestyle.kompas.com

    (ayu pratiwi)

  • Upgrading Press Release

    Yogyakarta- KOPMA UGM, Upgrading press release yang diadakan oleh bidang humas dan gerakan (16/4) bertujuan untuk memotivasi dan melatih kemampuan menulis press release staf, asisten bidang, dan pengelola gugus komunitas. Acara yang bertempat di Ruang Sidang Koperasi “Kopma UGM” terdiri dari dua materi, pertama, teknik kepenulisan dasar yang diampu oleh Hamzah Zhafiri Dicky (Manajer Utama Isigood.com) dan kedua, penulisan press release yang disampaikan Hendy Kurniawan (Editor Online Tribun Jogja).

    “Menulis memang bukan pekerjaan yang mudah, melakukannya membutuhkan latihan bertahap dan konsisten, “ ucap Hamzah ketika menyampaikan materi. Peserta tampak antusias dengan datang tepat waktu pada acara tersebut.

    Menurut Anwar Danu Saputra sebagai salah satu peserta upgrading mengatakan,”Bagus, sangat edukatif. Kita tidak hanya dijelaskan tentang teori tapi juga dibimbing untuk praktik secara langsung.”

    Press release merupakan salah satu komponen penting bagi sebuah corporate seperti Koperasi “Kopma UGM”. Salah satu misi dari Koperasi “Kopma UGM” adalah mewujudkan hubungan yang harmonis baik internal maupun eksternal dengan meningkatkan kualitas dan intensitas informasi tentang Koperasi “Kopma UGM”. Press release inilah salah satu medianya,” ujar Rusli Akhmad Junaedi selaku penanggung jawab acara yang diwawancarai seusai acara.

    Selain itu, Muhammad Fajri Saptaji selaku ketua umum Koperasi “Kopma UGM” yang diwawancarai sehari setelah pelaksanaan upgrading menambahkan, “Upgrading kemarin merupakan upgrading yang cukup bermutu dibandingkan dengan upgrading yang lain di kopma, sebab di sana penanggung jawab acara mampu mengundang pemateri yang memang ahli dibidangnya.”

  • Oprec Pengelola Perpus

    [Open Recruitment]

    Oprec pengelola Perpustakaan Koperasi Kopma Ugm periode Juli -September 2016
    Persyaratan :
    1. Anggota Koperasi “Kopma UGM”
    2. Lunas simpanan wajib s/d September 2016
    3. Berkomitnen tinggi

    Yang berminat jadi puskawan, yang ingin nambah uang jajan, boleh banget mendaftarkan diri..

  • Koperasi “Kopma UGM” Audiensi ke Kementerian Koperasi dan UKM RI

    Yogyakarta – Jum’at, 18 September 2016 lalu, Koperasi “Kopma UGM” melakukan audiensi ke Kementerian Koperasi dan UKM (KUKM) RI yang diwakili oleh Bidang Humas dan Gerakan. Audiensi tersebut diterima dengan sambutan hangat oleh Ibu Retno Endang Prihantini selaku Asisten Deputi Penyuluhan, Deputi Bidang Kelembagaan KUKM RI. Pada audiensi tersebut, Koperasi “Kopma UGM” membahas mengenai program Kopma Goes to School yang selama beberapa tahun ini dilaksanakan oleh Koperasi “Kopma UGM”. Kopma Goes to School merupakan program kerja dimana kopma mengunjungi SMA dan SMP sederajat yang ada di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Tujuan kegiatan ini adalah untuk berbagi informasi dan pengalaman mengenai Perkoperasian, baik yang ada di Internasional maupun Nasional agar siswa-siswi tersebut terbangun kecintaannya pada koperasi sejak dini.

    Tahun 2016, menjadi puncak Koperasi “Kopma UGM” mengadakan Olimpiade Koperasi Siswa Nasional (Olikop) 2016 pada akhir tahun ini. Untuk itu, Koperasi “Kopma UGM” berkonsultasi mengenai pelaksanaan Olikop 2016 tersebut dengan Kementerian Koperasi dan UKM RI khususnya Deputi Bidang Kelembagaan. Pada kesempatan tersebut, pihak Kementerian KUKM sangat mendukung adanya program tersebut. Pihaknya pun mengatakan bahwa Kementerian KUKM sedang gencar melakukan penyuluhan dan penginformasian ke masyarakat mengenai perkoperasian. Oleh karena itu, Kopma Goes to School ini sejalan dengan program kementerian tersebut untuk melaksanakan prinsip koperasi yang kelima yaitu, “Pendidikan, pelatihan, dan penginformasian.”

    Koperasi “Kopma UGM” pun mendapat beberapa masukan yang tentu sangat membantu dalam pertimbangan pelaksanaan Olikop 2016 nanti. “Kami sangat merasa senang bisa bertemu dan berkonsultasi langsung dengan Ibu dan Bapak di kementerian yang memang menangani bidang koperasi. Harapannya semoga dengan dukungan langsung dari pihak kementerian ini pelaksanaan Olikop 2016 nanti bisa berjalan lancar dan memperoleh hasil yang maksimal. Semoga hubungan antara Koperasi “Kopma UGM” dengan Kementerian KUKM bisa tetap terjaga dengan baik,” ungkap Nofita Ngaisaroh selaku Staf Humas dan Gerakan yang ikut dalam audiensi tersebut.

    – Nofita Ngaisaroh –