Pradiksar II Koperasi “Kopma UGM” 2015

P_20150304_161923

Yogyakarta- 7 Maret 2015, bidang Pengembangan Sumber Daya Anggota (PSDA) Koperasi “Kopma UGM” periode 2015/2016 kembali menyelenggarakan pra diksar yang ke-2 pada tanggal 4 Maret 2015 pukul 16.00 – 17.15 di Ruang Sidang Koperasi “Kopma UGM” dan dihadari oleh 14 orang.

Pemateri dalam acara pra diksar kali ini adalah Prasetya Kurniawan (Wawan) selaku ketua ITC dan Alwy Herfian Satriatama (Alwy) selaku ketua gugus komunitas Kewirausahaan Koperasi “Kopma UGM” periode 2015/2016. Setelah pembukaan, materi pertama disampaikan Alwy ialah pengenalan gugus komunitas Kewirausahaan yang ada di Koperasi “Kopma UGM”. Selain menyampaikan materi, Alwy juga sharing mengenai kiat-kiat untuk memulai wirausaha dan progam kerja dari gugus komunitas Kewirausahaan.

Materi kedua dilanjutkan dengan pengenalan gugus komunitas ITC yang disampaikan oleh Wawan. “Kami tunggu kehadiran dan partisipasinya teman-teman untuk bergabung bersama ITC Koperasi “Kopma UGM”,” ucap Wawan seusai menyampaikan materi.

“Semoga peserta lebih aktif di Koperasi “Kopma UGM” dengan mengikuti gugus komunitas yang ada,” ungkap Anjar Pramesty selaku Staf PSDA Koperasi “Kopma UGM” periode 2015/2016. (Humas Kopma UGM / Rusli Akhmad Junaedi).

Similar Posts

  • Konsolidasi Gugus Lembaga Penerbitan

    Yogyakarta, KOPMA UGM, Gugus Lembaga penerbitan telah mengadakan acara konsolidasi berupa buka bersama dan upgrading dalam bentuk sharing mengenai medikopma pada hari Jum’at (26/6) di Kalender Jajajan Ombenan. Acara ini bertujuan untuk menjalin silaturahim antar anggota dan alumni gugus Lembaga Penerbitan.
    Acara yang berlangsung selama tiga setengah jam ini juga turut dihadiri oleh Muhammad Fajri Saptaji selaku ketua umum Koperasi “Kopma UGM” yang dahulu juga merupakan anggota gugus Lembaga Penerbitan. Selain Fajri, acara tersebut juga dihadiri oleh Nur Amalia Majid (Puput) selaku ketua gugus Lembaga Penerbitan periode 2014/2015.
    “Harapannya setelah acara ini anggota gugus Lembaga Penerbitan makin solid dan medikopma lancar,” ujar Ani Fitriani selaku ketua gugus Lembaga Penerbitan periode 2015/2016 yang diwawancarai via Whatsapp pada hari Rabu (01/7).

  • |

    Gebyar Perwira 2020: Langkah Nyata Koperasi ‘Kopma UGM’ Membangun Bangsa dengan Berwirausaha

    Koperasi mahasiswa “Kopma UGM” sukses menggelar Puncak Pameran Kewirausahaan “Gebyar Perwira” Nasional 2020 pada 28-29 November 2020. Gebyar Perwira merupakan langkah nyata Koperasi “Kopma UGM” untuk memberikan wadah tumbuh bersama membangun bangsa dengan berwirausaha. Dengan mengangkat tema “Bersama Bangun Bangsa dengan Berwirausaha”, Gebyar Perwira 2020 terdiri dari serangkaian kegiatan yang diselenggarakan sejak awal bulan November

     

    Ketua Umum Koperasi “Kopma UGM”, Amin Bachtiar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pendidikan perkoperasian dan kewirausahaan adalah salah satu peran penting yang harus dilakukan untuk melahirkan insan koperasi yang dapat menjawab persoalan perekonomian untuk saat ini maupun di masa depan. Merespon hal itu, Koperasi “Kopma UGM” menggelar Pameran Kewirausahaan yang kemudian dinamai Gebyar Perwira Nasional 2020.

     

    “Gebyar Perwira Nasional merupakan salah satu wujud kepedulian Koperasi ‘Kopma UGM’ dalam melakukan pendidikan perkoperasian dan kewirausahaan dalam pengembangan kader koperasi dan pelaku usaha,” ungkapnya.

     

    Puncak acara Gebyar Perwira 2020 diselenggarakan melalui Zoom Meeting dan Youtube dengan konsep webinar dan talkshow yang menghadirkan narasumber dari latar belakang birokrasi, akademisi, dan praktisi di bidang kewirausahaan. Sebelumnya, pameran wirausaha virtual digelar menggunakan platform Instagram dan Tik Tok dengan menampilkan video dari bidang usaha terpilih yang terbagi dalam klaster koperasi, UMKM, start-up, dan sebagainya. Tak hanya itu, Gebyar Perwira 2020 juga mengadakan beberapa kompetisi lainnya, diantaranya adalah Lomba Business Plan dan Lomba Poster yang terbuka bagi mahasiswa di seluruh Indonesia.

     

    Sementara pada acara webinar turut mengundang pembicara dari background birokrasi, yaitu Ir. Syahbenol Hasibuan, M.M (Ketua Dekopin Wilayah DIY). Pada kesempatan ini, beliau menyampaikan pemaparan terkait “Potensi Wirausaha di Era New Normal Guna Meningkatkan Kesejahteraan dan Perekonomian Nasional”. Kemudian, pembicara kedua dari background akademisi, yaitu Dr. Rangga Almahendra, S.T., M.M (Dosen FEB UGM, CEO AdiTV Jogja). Beliau membawakan materi “Mencetak Wirausahawan Muda Sukses dan Berkualitas dalam Menyongsong Indonesia Emas 2045”.

     

    Hari berikutnya, dalam acara talkshow menghadirkan narasumber dari latar belakang praktisi, yaitu dr. Tirta Mandira Hudhi sebagai CEO Shoes and Care. Membawakan topik “Bersama Bangun Bangsa dengan Berwirausaha”, dr. Tirta menceritakan pengalaman pribadinya dalam membangun bisnis. Talkshow ini juga dimeriahkan oleh kehadiran Youtuber Danang Giri Sadewa sebagai host.

     

    Pada akhirnya, Gebyar Perwira 2020 diharapkan dapat menjadi pemantik para pemuda untuk dapat berwirausaha, terlibat langsung dalam memajukan perekonomian bangsa. Serta, bermanfaat bagi para pelaku usaha untuk mengembangkan potensi dan peluang usaha yang lebih baik dengan membuka kesempatan untuk saling bekerja sama.

     

    • Whafir Pramesty
  • Delegasi Koperasi “Kopma UGM” Ikuti Dikmenkop Se-Jawa

    Yogyakarta-Delegeasi Koperasi “Kopma  UGM” mengikuti Dikmenkop se-Jawa yang diselenggarakan oleh Koperasi Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang dilaksanakan pada Jum’at (20/11) sampai Minggu (21/11) di Universitas Negeri Semarang dan Villa Bukit Ungaran. Kegiatan ini bertujuan untuk menanam jiwa ekonomi kerakyatan dan ideologi koperasi pada generasi muda. Dengan mengusung tema Membangun Generasi Emas menuju Koperasi Unggul, acara ini diikuti sekitar 60 peserta yang berasal dari berbagai Koperasi Mahasiswa di Jawa.

    Pada hari pertama, acara dimulai pukul 15.30 WIB dengan Opening Ceremonydan dilanjutkan dengan  materi tentang Ideologi Koperasi Lanjut dan Studi Kelayakan Usaha KUD Ritel yang disampaikan oleh Dr.Litani Satyawati dari Koperasi Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang dan Ketua Umum dan Penasehat Koperasi Warteg Nusantara.  Setelah itu, acara dilanjutkan dengan acara  makan malam bersama dan ramah tamah antarpeserta.

    Pada hari kedua, para peserta pun menuju lokasi kedua, yaitu Penginapan Bukit Lerep Indah Ungaran. Kemudian kegiatan pun dilanjutkan dengan materi mengenai Manajemen Keuangan dan Manajemen Risiko yang disampaikan oleh Maya Nihayah, S.E, M.Si dari Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarangdan. Pada sore harinya, para peserta pun melakukan kegiatan outbond dan tepat pukul 18.30 WIB acara dilanjutkan dengan materi Achievement Motivation Training dan Power of Negotiation yang disampaikan oleh Syarif Hidayat dari Ketua Majelis Tinggi HGNKPI dan Syaifudin Zahri, S.E.M.Si dari Staff Ahli .Kemudian, acara pun ditutup dengan acara penampilan Seni dari para peserta.

    Pada hari terakhir, tepat pukul 07.30 WIB para peserta  Dikmenkop se-Jawa 2015 melakukanClosing Ceremony dan dilanjutkan dengan acara  kunjungan ke UMKM Center Jawa Tengah dan Obyek wisata kota  Semarang, yakni Lawang Sewu. Acara pun berakhir pukul 15.00 WIB dan para peserta pun kembali ke kota masing-masing. Walaupun hanya berlangsung selama tiga hari, banyak ilmu dan pengalaman yang didapatkan dari kegiatan tersebut. Harapannya, melalui kegiatan inilah semangat para generasi muda dalam perkoperasian akan semakin kuat sehingga dapat menjadi pemimpin bangsa yang berintegritas tinggi.

  • Delegasi Koperasi “Kopma UGM” dalam Asia Pasific Youth Coop Summit 2016

    Yogyakarta – Koperasi “Kopma UGM” kembali berpartisipasi dalam forum internasional, yakni Internasional Cooperative Alliance (ICA) dalam kegiatan Asia Pasific Youth Coop Summit 2016. Kegiatan ini dilaksanakan pada 19 s.d. 23 September 2016 di Bali. Koperasi “Kopma UGM” diwakili oleh Noor Suhartono (kabid administrasi), Mohammad Anharulfikri (staf pengembangan sumber daya anggota), dan Woro Imas Pangestiti (staf humas dan gerakan) dalam mengikuti rangkaian acara tersebut. Youth Coop Summit 2016 di Bali, dihadiri oleh 17 negara diantaranya Malaysia, China, Bhutan, Filipina, dan Korea ini bertemakan “Youth, Co-operatives and the Power of Entrepreneurship and Innovation”. Asia Pasific Youth Coop Summit bertujuan untuk memberikan motivasi kepada para pemuda penggerak koperasi untuk lebih berkontribusi aktif dalam perkoperasian dengan kreativitas dan jiwa kemandirian.

    Acara Asia Pasific Youth Coop Summit 2016 terdiri dari berbagai kegiatan, diantaranya plenary session dengan Richard Bartlett (the co-founder of Loomio Co-operative Limited, New Zealand), Teepee Gile (Red Root Artists Cooperative, Filipina), Farmer’ Sangay Rinchen (the founder and CEO of Happy Green Cooperative), dan François Hastir (The young executive leader from Co-operatives and Mutuals, Canada), sebagai keys speaker. Selain itu, perwakilan dari setiap negara diberikan kesempatan untuk menyampaikan country report dan gagasan kreatifnya mengenai koperasi. Delegasi Koperasi “Kopma UGM” ditunjuk sebagai perwakilan dari Indonesia dalam sesi tersebut. Untuk memperkenalkan kearifan lokal Indonesia, para peserta diberi kesempatan untuk menikmati pesona keindahan Bali dengan berbagai kegiatan seperti rafting dan cycling di Ubud, berlatih menari tarian khas Bali, Tari Kecak, dan kunjungan ke beberapa tempat wisata seperti Rumah Topeng, Tanah Lot, dan Bali GEO.

    “Acara ini banyak melahirkan inspirasi baru dan membuka pandangan para peserta akan tantangan global mendatang. Hakikatnya, dengan koperasi, kesejahteraan bersama akan tercapai dan disinilah peran dan kontribusi aktif para generasi muda diperlukan untuk dapat menjawab tantangan-tantangan tersebut melalui wadah pergerakan koperasi” ujar Woro Imas Pangestiti (staf humas dan gerakan).

    – Woro Imas Pangestiti –