Yogyakarta- 25 Maret 2015, bidang Humas dan Gerakan Koperasi “Kopma UGM” telah mengadakan upgrading public speaking untuk kepengurusan-staf Koperasi “Kopma UGM” periode 2015/2016 yang diselenggarakan pada tanggal 23 Maret 2015 pukul 17.00—19.00 WIB di Ruang Sidang Koperasi ‘Kopma UGM”. Acara tersebut dihadari oleh empat belas orang.
Menurut Nabila Nurfitri selaku staf Humas dan Gerakan Koperasi “Kopma UGM” periode 2015/2016, “Tujuan diadakan upgrading public speaking pada kali ini adalah untuk memberikan pengetahuan mendasar mengenai teknik berbicara di depan umum guna bernegosiasi dan branding.”
Pukul 17.00 WIB pemateri dan peserta upgrading memasuki Ruang Sidang Koperasi “Kopma UGM’. Setelah peserta dan pemateri menempati tempat duduk masing-masing, acara dilanjutkan dengan pembukaan sekaligus pembacaan curriculum vitae (CV) pemateri. Pemateri pada upgrading public speaking kali ini adalah Wijayanti, M. Sc. yang kini menjabat sebagai kepala bidang humas UGM dari tahun 2011 hingga sekarang.
Setelah pembacaan CV pemateri, acara dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai public speaking oleh pemateri dari pukul 17.15—18.00 WIB. Ketika adzan magrib berkumandang, acara jeda sejenak untuk shalat magrib.
Seusai shalat magrib, acara dilanjutkan kembali dengan praktik public speaking oleh tiap-tiap peserta yang sebelumnya telah dibagi ke dalam beberapa kelompok. Pada saat semua kelompok telah selesai praktik, pemateri memberikan komentarnya kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.
Pukul 19.00 WIB acara memasuki sesi penutupan. Pada sesi penutupan, acara diakhiri dengan pemberian kenang-kenangan oleh Nur Lutfiana Widiastuti selaku ketua bidang humas dan gerakan Koperasi “Kopma UGM” periode 2015/2016. (Humas Koperasi ‘Kopma UGM” / Rusli Akhmad Junaedi).
Yogyakarta – Selasa (24/5), berlangsung audiensi antara Pengurus-Staf Koperasi “Kopma UGM” dengan dengan Prof. Drs. Mudasir, M.Eng., Ph.D. (Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengembangan, dan Kerja Sama FMIPA UGM) dan Bapak Mantoro (Bidang kerja sama kantin FMIPA UGM). Bertempat di Ruang Sidang FMIPA UGM, audiensi ini bertujuan untuk melaporkan perkembangan foto kopi cabang Koperasi “Kopma UGM” di di Fakultas MIPA.
“Kami berterima kasih karena Koperasi “Kopma UGM” telah berkontribusi untuk kami dan mahasiswa kami. Mudah-mudahan kerja sama yang saling menguntungkan ini terus berlanjut,” ujar Prof. Drs. Mudasir, M.Eng., Ph.D. saat menutup audiensi.
Koperasi adalah lembaga ekonomi yang tumbuh atas dasar solidaritas dan kerjasama antar individu yang berkembang sejak awal ‘Revolusi Industri’ di Eropa pada akhir abad 18 sebagai sebuah jawaban atas masalah-masalah sosial yang timbul selama tahap awal Revolusi Industri. Perkembangan dunia perkoperasian di Indonesia saat ini banyak mengalami pasang surut. Di Indonesia, ide-ide perkoperasian diperkenalkan pertama kali oleh seorang Patih bernama Raden Aria Wiraatmadja yang pada tahun 1896 mendirikan sebuah Bank untuk Pegawai Negeri. Ia terdorong oleh keinginannya untuk menolong para pegawai yang makin menderita karena terjerat oleh lintah darat yang memberikan pinjaman dengan bunga yang tinggi.
Setelah era kemerdekaan di Indonesia, koperasi mulai perlahan menunjukkan perubahan. Pada tanggal 12 Juli 1947, gerakan koperasi di Indonesia mengadakan Kongres Koperasi pertama kalinya di Tasikmalaya. Pada hari itu pula kemudian ditetapkanlah sebagai Hari Koperasi Indonesia.
Kongres Koperasi pertama menghasilkan beberapa keputusan:
1.Mendirikan Sentral Organisasi Koperasi Rakyat Indonesia [SOKRI] 2.Menetapkan gotong royong sebagai asas koperasi 3.Menetapkan pada tanggal 12 Juli sebagai hari Koperasi
Pada tanggal 12 Juli 1953, mengadakan kembali Kongres Koperasi yang ke-2 di Bandung. Kongres koperasi ke -2 mengambil putusan:
1. Membentuk Dewan Koperasi Indonesia [Dekopin]sebagai pengganti SOKRI 2. Menetapkan pendidikan koperasi sebagai salah satu mata pelajaran di sekolah 3. Mengangkat Muhammad. Hatta sebagai Bapak Koperasi Indonesia 4. Segera akan dibuat undang-undang koperasi yang baru
Melihat sejarah dan perkembangan koperasi di Indonesia tersebut, kita diharapkan dapat terus memajukan dunia perkoperasian di Indonesia dengan pesat seiring dengan perkembangan zaman dan tetap mempertahankan citra koperasi sebagai salah satu lembaga yang memajukan perkembangan perekonomian di Indonesia.
Yogyakarta – Koperasi “Kopma UGM” mengadakan acara Bakti Kopma yang diusung oleh Bidang HRD Koperasi “Kopma UGM” pada Sabtu (19/3) lalu. Agenda Bakti Kopma yaitu bersih-bersih Koperasi “Kopma UGM”, mulai dari ruang ketum, ruang anggota, ruang pengurus, lingkungan sekitar Koperasi “Kopma UGM”, divisi-divisi usaha Koperasi “Kopma UGM” dan lain sebagainya. Tak hanya pengurus-staf saja, namun, karyawan, PKL dan anggota Koperasi “Kopma UGM” turut pula membersihkan lingkungan Koperasi “Kopma UGM”.
Pengurus-staf, anggota dan karyawan Koperasi “Kopma UGM” berkumpul pada jam 07.00 WIB. Bidang HRD membagi karyawan ke dalam beberapa kelompok secara acak, agar, karyawan antar divisi dapat saling bekerja sama. Sekitar jam 07.20, semua elemen Koperasi “Kopma UGM” menyingsingkan lengan baju untuk bahu membahu membersihkan lingkungan Koperasi “Kopma UGM”. Bakti Kopma berakhir sekitar pukul 11.00 WIB.
“Saya senang karena baik anggota, karyawan, maupun pengurus-staf tidak perlu dikomando untuk membersihkan lingkungan dan acara juga berlangsung dengan baik. Harapan saya, agar anggota, karyawan dan pengurus-staf Koperasi “Kopma UGM” timbul rasa kepemilikannya terhadap Koperasi “Kopma UGM” dan mengenal Koperasi “Kopma UGM” secara detail serta dapat mengakrabkan karyawan antar divisi. Walaupun, masih ada beberapa hal yang perlu dievaluasi,” ujar Rony Iskandar selaku Staf HRD Koperasi “Kopma UGM” sekaligus pengusung acara ini.
Cooperative Month 2023 hadir sebagai agenda kegiatan tahunan Koperasi Mahasiswa UGM. Cooperative Month adalah sebuah rangkaian acara yang lahir dari tekad dan komitmen Koperasi Mahasiswa UGM dalam mengaktualisasikan prinsip-prinsip koperasi dan visi-misi organisasi. Rangkaian kegiatan yang dilangsungkan pada Cooperative Month 2023 Koperasi Mahasiswa UGM yaitu, Wawasan Perkoperasian yang merupakan rangkaian kegiatan pertama dalam pelaksanaan kegiatan Cooperative Month 2023 ini. Wawasan perkoperasian mengusung konsep “Sowan Koperasi” dengan tema “Generasi Muda Cikal Bakal Local Genius 6.0 Koperasi” yang juga melibatkan koperasi-koperasi siswa SMA/SMK sederajat yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta. Olikopsisnas atau Olimpiade Koperasi Siswa Nasional yang merupakan kegiatan inti dari Cooperative Month 2023. Acara yang diikuti siswa-siswi tingkat SMA/SMK sederajat ini bertujuan untuk mensosialisasikan dan meningkatkan wawasan perkoperasian generasi muda Indonesia, agar dimasa mendatang akan menjadi generasi penerus koperasi dan terus berkontribusi untuk kemajuan bangsa. Olikopsisnas 2023 berusaha menjadi lebih baik dalam memfasilitasi antusiasme tersebut dengan konsep berupa perlombaan cerdas cermat perkoperasiaan. Cooperative Workshop merupakan kegiatan terakhir dari rangkaian acara Cooperative Month 2023 sekaligus momen pengumuman kejuaraan Olikopsisnas 2023. Tema yang diusung adalah “Koperasi Mahasiswa Cikal Bakal Local Genius 6.0”. Peserta kegiatan ini adalah masyarakat umum serta para tim yang telah berhasil lolos dalam tahap penyisihan Olikopsisnas 2023.
Rangkaian waktu kegiatan yang dilaksanakan pada Cooperative Month 2023 Koperasi Mahasiswa UGMyaitu, Wawasan Perkoperasian yang merupakan kegiatan pertama dilangsungkan pada Jumat, 20 Oktober 2023 yang dilaksanakan secara luring, dan pada Minggu, 22 Oktober 2023 yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting. Olikopsisnas atau Olimpiade Koperasi Siswa Nasional dilangsungkan pada Minggu, 26 November 2023 yang dilaksanakan secara luring, dan Cooperative Workshop dilangsungkan pada Minggu, 26 November 2023 yang dilaksanakan secara luring.
Acara semifinal Olikopsisnas dilaksanakan pada Minggu, 26 November 2023 yang dilangsungkan dengan kegiatan Cooperative Workshop. Pengumuman kejuaraan kegiatan Olimpiade Koperasi Siswa Nasional atau Olikopsisnas dimenangkan oleh 5 orang juara, 3 orang pemenang dengan juara inti berasal dari sekolah yang sama yaitu, MAN 1 Yogyakarta dengan nama, Haka Aghisna R. dari MAN 1 Yogyakarta untuk Juara 1, Aurelia Lysandra dari MAN 1 Yogyakarta untuk Juara 2, Andini Eling K. dari MAN 1 Yogyakarta untuk Juara 3, serta 2 orang pemenang dengan juara harapan dengan nama, Harry Aditya A. dari SMA Brawijaya untuk Juara Harapan 1, dan Fatimatuzzahra dari Mas Ali Maskum untuk Juara Harapan 2.
Cooperative Workshop Cooperative Month 2023, hadir dengan mengangkat tema “Koperasi Mahasiswa Cikal Bakal Local Genius 6.0”. Sebagai kegiatan yang ditunggu-tunggu, Cooperative Month 2023 Koperasi Mahasiswa UGM menghadirkan pembicara yang keren dan handal di bidangnya, untuk membagikan ilmu dan pengetahuan kepada Kop Mania. Adapun pembicara pada Cooperative Workshop Cooperative Month 2023 yaitu, Anggia Zainur Rahmah M.SEI, yang merupakan Pendamping Koperasi Dinas Koperasi dan UKM DIY 2022, dan juga Sevina Alfi, selaku mahasiswa dari Universitas Veteran Yogyakarta yang memiliki bisnis Fashion dan FnB. Tentunya selama acara Cooperative Month 2023 Koperasi Mahasiswa UGM dipandu oleh moderator cakap, yaitu Irsalina Ghassani.
Tidak hanya dihadiri oleh pembicara dan peserta, Cooperative Month 2023 Koperasi Mahasiswa UGM juga turut mengundang Bapak SyahBenol selaku Penasehat Koperasi, dan juga Drs.Teten Masduki, selaku Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia untuk memberikan sambutan sekaligus membuka acara Cooperative Month 2023 Koperasi Mahasiswa UGM. Peserta Cooperative Workshop yang hadir tidak hanya mahasiswa Kopmania UGM saja tetapi dari kalangan peserta Kopma Universitas lain juga turut hadir dalam mengisi kegiatan Cooperative Workshop ini.
Sebagai pembicara pertama Anggia Zainur Rahmah M.SEI, memaparkan materi untuk Kopmania, dengan topik bahasan seputar pengenalan koperasi pada masa sekarang kepada mahasiswa agar lebih mengenal tentang koperasi. Koperasi mahasiswa adalah suatu organisasi ekonomi yang dimiliki dan dioperasikan oleh mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi atau institut pendidikan tinggi. Koperasi ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dan kepentingan bersama anggotanya, yang umumnya terdiri dari mahasiswa yang tergabung dalam komunitas akademis tertentu. Menurut Anggia Zainur Rahmah, koperasi mahasiswa bukan hanya suatu entitas ekonomi, melainkan juga merupakan wadah untuk pengembangan kepemimpinan, pembelajaran kolektif, dan penerapan nilai-nilai sosial. Dengan demikian, koperasi mahasiswa bukan hanya sebagai sarana bisnis, tetapi juga sebagai alat untuk membangun komunitas yang kuat dan berkelanjutan di lingkungan akademis. Bergabung dengan koperasi mahasiswa dapat membangun jaringan yang kuat. Interaksi dengan sesama anggota, pengurus, dan pihak-pihak eksternal dapat membantu dalam membangun koneksi yang berharga.
Sevina Alfi, memaparkan materi dengan tema “Memupuk Pemikiran Kritis Dan Inovatif Dalam Berbisnis”. Menurut Sevina Alfi, seorang pemilik bisnis harus mempunyai perilaku yang kritis dan inovatif, sebuah bisnis tidak akan berjalan dengan baik tanpa adanya kreativitas dan inovasi yang mendukung bisnis tersebut berjalan. Kedua perilaku tersebut akan membawa sebuah bisnis menuju kesuksesan saat dikelola dengan baik. Mempunyai pemikiran yang kritis juga harus mempunyai strategi. Menurut Sevina Alfi, strategi untuk meningkatkan kemampuan pemikiran kritis yaitu, berlatih mendengarkan secara aktif, mencoba pahami sudut pandang orang lain, banyak bertanya, dan mempertimbangkan pandangan ke depan.
Berpikir kritis dan inovasi akan mempengaruhi suatu keberhasilan bisnis. Berpikir secara analitikal adalah salah satu aspek dari cara berpikir kritis untuk menganalisis suatu informasi dengan baik. Sebagai seorang pebisnis, Sevina Alfi juga menjelaskan bahwa seorang pemilik bisnis harus mempunyai pemikiran yang terbuka dalam menerima pendapat, opini, juga kritik dan saran saat meeting. Membagi waktu untuk memperkirakan waktu produksi dengan promosi adalah Manajemen waktu yang terpenting dalam berbisnis. Komunikasi yang baik juga merupakan hal yang terpenting yang harus dimiliki oleh seorang pebisnis. Komunikasi yang baik merupakan bagian krusial dari proses berpikir kritis. Inovasi juga penting dalam keberhasilan bisnis. Inovasi membantu pertumbuhan perusahaan untuk selalu up to date dengan menciptakan produk atau layanan sesuai dengan kebutuhan pasar dengan menerapkan ciri khas pada produk. Problem solving adalah solusi yang diberikan segera ketika mendapat keluhan dari customer tentang produk kita.
Sabtu, 4 April 2026, menjadi hari yang istimewa bagi keluarga besar Koperasi Konsumen Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (KOPMA UGM). Di tengah semangat Idul Fitri yang masih terasa hangat, KOPMA UGM merayakan hari ulang tahunnya yang ke-44 sekaligus menggelar acara halal bihalal bersama seluruh kepengurusan, staf, dan karyawan. Bertempat di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM, perayaan ini menjadi momentum bersejarah yang mempertemukan seluruh elemen organisasi dalam satu ruang penuh syukur, kebersamaan, dan semangat melangkah maju.
Empat puluh empat tahun bukanlah waktu yang singkat. Sejak berdiri, KOPMA UGM telah bertumbuh menjadi salah satu koperasi mahasiswa terkemuka di Indonesia tidak hanya sebagai unit usaha, tetapi juga sebagai laboratorium pengembangan karakter mahasiswa yang menjunjung tinggi nilai-nilai koperasi. Perayaan HUT tahun ini pun dirancang lebih dari sekadar seremonial, melainkan ia adalah ruang perjumpaan, apresiasi, dan pembaruan semangat untuk terus berkembang.
Rangkaian perayaan HUT KOPMA UGM ke-44 telah dimulai jauh sebelum hari puncak. Sejak 24 Maret 2026, KOPMA UGM membuka lomba TikTok Challenge bertemakan HUT KOPMA 2026 yang terbuka untuk mahasiswa dan masyarakat umum. Lomba ini disambut antusias oleh peserta, menjadikannya salah satu ajang yang berhasil memperluas jangkauan KOPMA UGM ke khalayak yang lebih luas di media sosial.
Pada sesi pengumuman pemenang yang berlangsung meriah di GIK UGM, nama-nama terbaik pun akhirnya diumumkan. Shita Amalia berhasil meraih posisi pertama dengan perolehan 243 poin, disusul oleh Zahra Adenia di posisi kedua dengan 240 poin. Selisih tipis antara keduanya mencerminkan ketatnya persaingan sekaligus tingginya kualitas kreativitas para peserta.
Sambutan Ketua Umum KOPMA UGM, Faisal Agymnastiar Rahmad Fradani, membuka sesi seremonial dengan penuh inspirasi. Ia menyampaikan rasa syukur atas capaian selama 44 tahun sekaligus mengajak seluruh anggota untuk terus berinovasi dan memperkuat solidaritas organisasi. Sesudahnya, acara dilanjutkan dengan ceramah dan pengajian yang menghadirkan suasana spiritual yang menyejukkan selaras bertema makna dari pentingnya bagi umat muslim untuk terus memperkuat silaturahmi dengan sesama, hal tersebut memancarkan semangat halal bihalal pasca Idul Fitri.
Tradisi pemotongan tumpeng pun menjadi puncak simbolis dari perayaan ini. Tumpeng yang megah dipotong sebagai lambang rasa syukur atas 44 tahun perjalanan KOPMA UGM yang penuh warna dari tantangan yang membentuk ketangguhan hingga pencapaian yang membanggakan.
Sesuai dengan siklus regenerasi organisasi, acara HUT ke-44 ini juga menjadi momen perkenalan resmi pengurus baru KOPMA UGM kepada seluruh hadirin. Kehadiran wajah-wajah baru di jajaran kepengurusan menjadi bukti nyata bahwa KOPMA UGM terus bergerak, terus meregenerasi, dan terus menjaga estafet kepemimpinan yang bertanggung jawab. Momen ini disambut hangat oleh para karyawan dan pengurus senior, menciptakan nuansa yang penuh harapan terhadap masa depan organisasi.
Salah satu momen paling menyentuh dalam acara ini adalah sesi pengumuman dan penghargaan Karyawan Berdedikasi KOPMA UGM. Di tengah tepuk tangan meriah seluruh hadirin, dua nama yang telah mengabdikan dirinya dengan sepenuh hati kepada KOPMA UGM pun disebut dengan penuh kebanggaan:
Lu’luil Azizah
Muhammad Gunawan
Ibu Lu’luil Azizah, yang telah mengabdi selama 10 tahun, menerima penghargaan atas dedikasi dan loyalitasnya dalam mendukung operasional dan tumbuh-kembang KOPMA UGM. Selama satu dekade, beliau telah menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian organisasi ini. Penghargaan berikutnya diberikan kepada Bapak Muhammad Gunawan, sosok yang telah berdedikasi selama 20 tahun separuh dari usia KOPMA UGM itu sendiri. Dua dekade pengabdian yang melewati berbagai fase perubahan dan pertumbuhan organisasi menjadikan beliau sebagai salah satu pilar yang sungguh patut diapresiasi. Penghargaan ini bukan sekadar simbolis. Ia adalah pengakuan bahwa di balik pencapaian sebuah organisasi, selalu ada orang-orang yang bekerja dengan tekun, tanpa sorotan, namun dengan dampak yang nyata dan besar.
Acara pun ditutup dengan sesi salam-salaman dan foto bersama yang berlangsung hangat dan penuh keceriaan. HUT KOPMA UGM ke-44 dan Halal Bihalal 2026 bukan sekadar perayaan ulang tahun ia adalah cermin dari sebuah organisasi yang matang, yang tahu bagaimana menghargai perjalanannya, merawat orang-orangnya, dan menyambut masa depan dengan penuh optimisme. Dari lomba kreatif yang menjaring generasi muda, ceramah spiritual yang menyejukkan hati, hingga penghargaan bagi karyawan berdedikasi yang telah bertahun-tahun mengabdi, setiap bagian acara ini memancarkan satu pesan yang sama yaitu, KOPMA UGM adalah keluarga yang terus tumbuh bersama.
Dengan pondasi nilai-nilai koperasi yang kokoh, semangat kebersamaan yang terus terjaga, dan komitmen untuk berinovasi, KOPMA UGM melangkah ke depan dengan arah yang jelas. Perayaan HUT ke-44 yang beriringan dengan Halal Bihalal menjadi wujud syukur atas momen Idul Fitri sekaligus ruang untuk memperkuat sinergi dan rasa kekeluargaan di dalam organisasi. Empat puluh empat tahun menjadi titik penting untuk melanjutkan perjalanan dengan langkah yang lebih progresif dan berdampak. Selamat ulang tahun KOPMA UGM. Perjalanan ini belum selesai. Energi positif dari kebersamaan hari ini menjadi bekal untuk melangkah lebih jauh.
Di awal bulan Agustus yang cerah ini, kita sudah pasti tahu bahwa hari ini PPSMB UGM sudah dimulai. Selamat untuk kalian mahasiswa baru! Mulai hari ini, kalian akan menyandang gelar sebagai mahasiswa baru dan tentunya akan menjajaki tahap kehidupan yang belum pernah kalian alami sebelumnya.
Sebagai mahasiswa, tentunya ada beberapa aspek yang berbeda dari kehidupan semasa sekolah. Mulai dari pilihan kelas yang diambil, pelajaran kehidupan, hingga pengaturan keuangan. Pengeluaran saat masih sekolah tentunya akan sangat berbeda dengan pengeluaran yang dipakai semasa bangku kuliah. Mengingat biaya kehidupan kampus tidak hanya seputar biaya makan saja, tapi meliputi biaya hidup sehari-hari, biaya bensin atau transportasi, dll. Kalau menyewa kost atau asrama pun, biaya yang dikeluarkan akan semakin banyak. Belum lagi, kalau teman-teman mengajak pergi keluar untuk nongkrong beberapa kali dalam sebulan. Tentunya, akan semakin banyak uang yang dikeluarkan. Untuk itu, kita perlu mengetahui cara menghemat uang terutama untuk mahasiswa.
Catat list pengeluaran
Ini merupakan tips paling penting dalam konsep berhemat. Dalam kehidupan sehari-hari, tentunya tidak terlepas dari adanya pengeluaran. Satu hari pun, terhitung kita sudah mengeluarkan dana lebih dari satu kali. Dengan hal ini, kita perlu mencatat rencana pengeluaran agar perencanaan keuangan lebih tertata.
Buat skala prioritas
Tidak semua pengeluaran sehari-hari harus dikeluarkan dalam satu waktu. Dengan begitu, kita perlu mengatur skala prioritas dari masing-masing kebutuhan yang akan dibeli. Misalnya, dalam sehari kita harus dapat memikirkan apa saja pengeluaran yang penting dan apa saja pengeluaran yang dapat ditunda besok ataupun suatu hari nanti. Melalui cara ini kita dapat terhindar dari keinginan untuk membeli barang secara impulsif.
Manfaatkan fasilitas kampus
Semua kampus pasti menyediakan fasilitas yang dapat dimanfaatkan secara cuma-cuma oleh mahasiswanya. Seperti halnya kita sebagai mahasiswa UGM, beberapa fasilitas gratis dapat kita manfaatkan seperti Wi-Fi gratis, toyagama, sepeda kampus, dll. Dengan begitu, beberapa pengeluaran dapat kita tekan.
Membawa bekal
Tidak ada salahnya bagi mahasiswa untuk belajar memasak dan membuat bekal. Dengan modal yang tidak mahal, kita dapat membuat lauk sederhana dan bergizi. Hanya dengan melihat referensi dari internet, kita dapat membuat makanan yang lezat tanpa ribet. Selain dapat meningkatkan kemampuan memasak, kota dapat banyak menghemat uang dengan membuat bekal makan.
Menabung
Cara ini menjadi tips yang selalu dilakukan saat mulai berhemat. Menyisihkan uang untuk ditabung juga dapat menyeimbangkan pemasukan dan pengeluaran kita. Semakin banyak kita berhemat dengan menabung, maka simpanan kita untuk hal-hal darurat semakin banyak.
Cari peluang
Saat ini, banyak sekali kesempatan yang dapat dimanfaatkan mahasiswa. Salah satunya dengan menggunakan kartu mahasiswa. Banyak benefit yang bisa kita dapatkan melalui penggunaan kartu mahasiswa seperti potongan harga dan juga untuk perlombaan atau kompetisi tingkat universitas.