Upgrading Public Speaking

P_20150323_121749

Yogyakarta- 25 Maret 2015, bidang Humas dan Gerakan Koperasi “Kopma UGM” telah mengadakan upgrading public speaking untuk kepengurusan-staf Koperasi “Kopma UGM” periode 2015/2016 yang diselenggarakan pada tanggal 23 Maret 2015 pukul 17.00—19.00 WIB di Ruang Sidang Koperasi ‘Kopma UGM”. Acara tersebut dihadari oleh empat belas orang.

Menurut Nabila Nurfitri selaku staf Humas dan Gerakan Koperasi “Kopma UGM” periode 2015/2016, “Tujuan diadakan upgrading public speaking pada kali ini adalah untuk memberikan pengetahuan mendasar mengenai teknik berbicara di depan umum guna bernegosiasi dan branding.”

Pukul 17.00 WIB pemateri dan peserta upgrading memasuki Ruang Sidang Koperasi “Kopma UGM’. Setelah peserta dan pemateri menempati tempat duduk masing-masing, acara dilanjutkan dengan pembukaan sekaligus pembacaan curriculum vitae (CV) pemateri. Pemateri pada upgrading public speaking kali ini adalah Wijayanti, M. Sc. yang kini menjabat sebagai kepala bidang humas UGM dari tahun 2011 hingga sekarang.

Setelah pembacaan CV pemateri, acara dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai public speaking oleh pemateri dari pukul 17.15—18.00 WIB. Ketika adzan magrib berkumandang, acara jeda sejenak untuk shalat magrib.

Seusai shalat magrib, acara dilanjutkan kembali dengan praktik public speaking oleh tiap-tiap peserta yang sebelumnya telah dibagi ke dalam beberapa kelompok. Pada saat semua kelompok telah selesai praktik, pemateri memberikan komentarnya kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.

Pukul 19.00 WIB acara memasuki sesi penutupan. Pada sesi penutupan, acara diakhiri dengan pemberian kenang-kenangan oleh Nur Lutfiana Widiastuti selaku ketua bidang humas dan gerakan Koperasi “Kopma UGM” periode 2015/2016. (Humas Koperasi ‘Kopma UGM” / Rusli Akhmad Junaedi).

Similar Posts

  • |

    Yuk Hidup Produktif dan Sehat di Kala Pandemi!

    Sebentar lagi tahun sudah kembali berganti, namun pandemi tidak kunjung berakhir. Kemungkinan kegiatan daring masih akan berlanjut dilakukan di tahun depan, mengingat kondisi masih belum dapat dikatakan baik. Mau tidak mau, demi kebaikan dan kesehatan bersama, kita dituntut untuk masih #dirumahaja. Namun ternyata, berada terlalu lama di rumah dapat mengganggu kesehatan sebagian besar orang. Gejala-gejala tidak sehat seperti stress, lemah lesu, hingga gangguan tidur dialami oleh tidak sedikit orang. Sehat dalam artian fisik dan mental seseorang mulai dipertanyakan ketika penyesuaian pandemi ini dilakukan. Berikut adalah beberapa tips produktif di tengah pandemi dengan tetap sehat yang dapat diwujudkan untuk bertahan.

    1. Makan makanan bergizi

    (sumber: nivea.co.id)

    Menjadi kebutuhan, pemenuhan makan makanan bernutrisi senantiasa berpengaruh besar pada kesehatan. Asupan pangan terbukti turut mempengaruhi kesehatan mental seseorang. Ada beberapa jenis makanan yang disarankan untuk dikonsumsi ketika kondisi tubuh dan mental sedang tidak prima, seperti ikan, buah-buahan, kacang-kangan, dan makanan fermentasi. Mulailah coba untuk penuhi angka kecukupan gizi dengan asupan gizi seimbang.

     

    1. Sempatkan olahraga

    (sumber: liputan6.com)

    Selain menjaga pola makan, berolahraga menjadi keharusan untuk turut dilakukan. Banyak orang setuju olahraga membantu menjaga kesehatan. Tidak harus keluar rumah, lakukan gerakan ringan seperti push up, plank, dan squat jump beberapa kali adalah jenis olahraga yang dapat dilakukan di dalam ruangan. Berolahraga juga dipercaya dapat membantu tubuh melepaskan hormon endorphin yang bisa meningkatkan suasana hati. Berkeringatlah untuk sehat badan dan raga.

     

    1. Luangkan waktu untuk diri sendiri

    (sumber: magazine.job-like.com)

    Berkutat dengan kesibukan memang sangat menyita waktu dan terkadang membuat kita lupa untuk memanjakan diri sendiri. Me time dilakukan sebagai bentuk menghargai dan menyayangi diri sendiri. Terbiasa berinteraksi dengan lingkungan, menjadi faktor eksternal yang mempengaruhi kesehatan. Untuk itu coba luangkan waktu khusus sendiri, dan menghindari distraksi eksternal. Fokus kenali diri dan berikan waktu terbaik diri untuk istirahat dari segala kepenatan dunia yang dirasakan.

     

    1. Tetap menjalin komunikasi

    (sumber: kompas.com)

    Terisolasi di ruangan dan rumah membatasi interaksi sosial kita selama pandemi. Istilah baru cabin fever menjadi gejala yang secara tidak sadar dialami oleh sebagian besar masyarakat. Merasa cemas, khawatir, susah fokus, lemas, dan gangguan tidur adalah beberapa gejalanya. Untuk itu tetaplah jaga komunikasi dengan kerabat terdekat atau pun teman. Hal ini akan membantu tekanan yang dirasakan menjadi berkurang sehingga perasaan akan lebih tenang.

     

    1. Produktif bekerja dengan daily to do list

    (sumber: linovhr.com)

    Menjadi produktif dan menghindari kemalasan terasa susah dilakukan oleh banyak orang di masa seperti sekarang. Kelalaian dan kemalasan yang muncul ini tidak jarang dapat mengacaukan pekerjaan, sehingga mengharuskan kita menguras lebih banyak tenaga pada akhirnya. Untuk mengantisipasinya, kamu dapat membuat to do list harian, sebagai panduan dan targetmu. Cara sederhana ini jika dijadikan kebiasaan secara tidak sadar akan memudahkan aktivitas harianmu.

     

    1. Mencoba aktivitas baru

    (sumber: idea.grid.id)

    Memiliki waktu lebih banyak di rumah dapat dimanfaatkan untuk melakukan hal-hal yang disenangi atau pun mencoba sesuatu yang baru. Mencari dan mempelajari sesuatu yang menarik minat dapat menaikkan perasaan bahagia dan semangat. Melakukan sesuatu baru seperti aktivitas yang mengharuskan tubuh bergerak dapat menjadi kegiatan olahraga ringan yang tentunya turut memiliki manfaat. Lakukan kegiatan yang memberikan kepuasan diri dengan tetap tidak memberatkan fisikmu.

     

    1. Bijak bermedia

    (sumber: kompas.com)

    Terpaan informasi datang dari media setiap waktu. Terlebih lagi, aktivitas digital menghadirkan informasi dengan beragam bentuk dan sajiannya yang menjadi konsumsi baik disengaja ataupun tidak. Terpapar informasi yang tidak dibutuhkan terkadang dapat mengganggu kesehatan mental seseorang. Batasi dan kendalikan konsumsi informasimu dengan diet media dapat coba dilakukan. Jangan sampai kemudahan akses yang dihadirkan teknologi dan media malah mengganggu kesehatan.

    Jaga dan perhatikan kesehatan di tengah pandemi, baik fisik atau pun mentalmu. Karena sadar atau tidak kondisi emosi akan sangat mempengaruhi keadaan dan performa tubuhmu. Sehat mental mendukung sehat fisik dan kesejahteraan hidup yang lebih baik ke depannya. Malas gerak? Tidak lagi dong. Produktif dengan sehat seutuhnya di berbagai situasi. Dengan tidak lupa senantiasa positive thinking dan percaya bahwa kelak badai pandemi akan berlalu.

    sumber gambar sampul: lifestyle.kompas.com

    (ayu pratiwi)

  • |

    Tonggak-Tonggak Koperasi Indonesia

    Sebagaimana kita ketahui bersama, dalam suatu kejadian tentulah terdapat peran manusia dibelakangnya. Contoh konkretnya yaitu ketika kita mendengar “Perang Dunia II”, maka yang langsung terbersit di pikiran adalah sejumlah nama, seperti Adolf Hitler, Benjamin Roosevelt, Stalin, Marsekal Zhukov, dan seterusnya. Begitu juga dengan koperasi, terdapat beberapa tokoh koperasi yang mungkin sudah tidak asing lagi bagi Kopmania, namun ada juga beberapa tokoh  yang belum pernah terdengar di telinga. Nah, berikut beberapa tokoh yang berjasa bagi perkoperasian Indonesia.

    1. Muhammad Hatta

    Selain dikenal sebagai salah seorang proklamator kemerdekaan Indonesia, Mohammad Hatta atau panggilan akrabnya Bung Hatta juga dikenal sebagai Bapak Koperasi Indonesia. Beliau memberikan sumbangsih yang besar bagi Perkoperasian Indonesia. Salah satu peran beliau adalah sebagai peletak dasar-dasar koperasi dan pelatih pendidikan kader koperasi. Bung Hatta diangkat sebagai Bapak Koperasi Indonesia pada tanggal 17 Juli 1953 di Bandung.

          2. Agus Sudono

    Bagi sebagian orang, nama Agus Sudono bukanlah nama yang sering terlintas. Namun, bagi para buruh, nama beliau sangatlah sering dijumpai. Hal ini bukanlah tanpa sebab, sejak kecil beliau sudah memperhatikan para pekerja pabrik gula di lingkungan dekat rumahnya. Beliau merasa bahwa para pekerja tersebut sebenarnya mampu untuk menyejahterakan diri mereka. Berdasarkan pemikirannya, beliau mendirikan INKOPKAR (Induk Koperasi Karyawan).

         3. Prof. Dr. Sri Edi Swasono

    Pemikiran beliau yang menyatakan bahwasannya koperasi harus menjadi ‘sokoguru bagi perekonomian Indonesia’ sangatlah terkenal. Selain itu, beliau juga menjadi menantu dari Bapak Perekonomian Indonesia, Bung Hatta.

         4. Eddiwan

    Eddiwan dikenal sebagai salah satu tonggak koperasi pada masa awal kemerdekaan Indonesia. Beliau adalah seorang tokoh yang sangat disayangi di seantero Indonesia. Beliau merupakan salah seorang pengembang koperasi perikanan dan juga penggagas dari Bank Koperasi atau Bukopin.

         5. Ir. Mohammad Iqbal

    Terdapat seorang tokoh yang muncul dan berkembang dari kalangan pemuda dan mahasiswa. Ialah Ir. Mohammad Iqbal, seorang penggagas koperasi sekunder bagi mahasiswa yang direalisasikan pada tanggal 11 Juni 1981 dengan nama Kopindo atau Koperasi Pemuda Indonesia. Segera setelah koperasi ini tegak di atas bumi, muncul dukungan dari berbagai koperasi lainnya.

    Demikian adalah beberapa tokoh koperasi Indonesia. Kita sebagai generasi muda koperasi sejatinya dapat mengambil inspirasi dari semangat para tokoh tersebut untuk mengembangkan dan terus meningkatkan kualitas koperasi. Salam semangat Kopmania!

  • Koperasi “Kopma UGM” adakan pendidikan dasar bagi anggota

    Yogyakarta – Koperasi “Kopma UGM” mengadakan pendidikan dasar perkoperasian (Diksarkop) ke-114 bagi anggota, terutama anggota baru pada Sabtu dan Minggu, 12 – 13 Maret 2016. Diksarkop ke-114 bertempat di Mipa Selatan (Milan) Sekolah Vokasi, UGM. Diksarkop ini bertujuan agar anggota dapat lebih mengenal koperasi terutama Koperasi “Kopma UGM”.

    Pada hari pertama, acara dimulai pukul 06.30 WIB. Materi yang disampaikan diantaranya Sejarah dan Identitas oleh Anwar Danu Saputra, Part timer oleh Umi Sayidul Mursalin, Peran Anggota Koperasi oleh Rizka Siwi Margianti dan Kewirakoperasian oleh Bagus Setyo Aryadi dan Sulistyowati. Selanjutnya, para pengurus dan staf pun mengadakan sharing dengan para peserta mengenai berbagai pengalaman selama berorganisasi di Koperasi “Kopma UGM”. Acara hari pertama pun ditutup dengan pementasan seni dan bakat dari masing-masing kelompok yang berakhir pukul 21.00 WIB.

    Pada hari kedua, para peserta berkumpul di halaman depan Front Office tepat pukul 06.15 WIB untuk melakukan senam pagi bersama. Acara dilanjutkan dengan Games Outing oleh Trainer Community dan pengenalan gugus komunitas. Sri Kumala Ningrum terpilih sebagai putri diksar. Acara diakhiri pukul 17.45 WIB dengan ritual diksar Koperasi “Kopma UGM”.

  • Koperasi “Kopma UGM” 2017/2018

    Halo Kopmania…
    Penasaran siapa aja pengurus dan pengawas Koperasi “Kopma UGM” 2017/2018???
    Selain kenalan sama pengurus dan pengawas, mimin mau kasih info juga nih buat Kopmania mengenai budaya organisasi yang diusung tahun 2017/2018 di bawah kepemimpinan Akhmad Faqihuddin selaku Ketua Umum 2017/2018.
    Akhmad Faqihuddin, mencetuskan budaya organisasi tahun 2017/2018 yang dikenal sebagai Kopma UGM satu. Penjelasan lebih lanjut mengenai budaya organisasi dapat diunduh di sini

    Tahun 2017, bisa dibilang tahun yang lumayan unik dan bersejarah bagi Koperasi “Kopma UGM”. Pasalnya, RAT 35 yang diselenggarakan tahun ini selain membahas RGBPK dan RAPBK, juga membahas mengenai pergantian CP (Cooperatives Plan) dan revisi ART Koperasi “Kopma UGM”. Seluruh rangkaian acara RAT 35, memakan waktu 10 hari Kopmania, nggak terbayang ya betapa panitia RAT 35 bekerja.

    Melanjutkan amanah CP 2017-2019, terdapat beberapa perubahan pada manajemen organisasi secara keseluruhan. Di antaranya, perombakan dua fungsi organisasi Koperasi “Kopma UGM” (Fungsi Gerakan dan Fungsi Pendukung). Perombakan tersebut yakni penambahan dua bidang baru, dan perubahan nomenklatur bidang.
    Dua bidang baru yakni Ristek (Riset dan Teknologi) dan Brand Development. Ristek dulunya merupakan sebuah departemen riset, sementara Brand Development dulunya merupakan salah satu ranahan Bidang Humas dan Gerakan. Keduanya kini diangkat menjadi bidang. Perubahan nomenklatur yakni pada Bidang Administrasi yang berubah nama menjadi General Affair dan Bidang Huger (Humas dan Gerakan) yang kini dikenal sebagai Bidang Public Relation.

    Pengurus Koperasi “Kopma UGM”
    Ketua Umum: Akhmad Faqihuddin
    Kabid PSDA: Anharulfikri
    Kabid Bisnis: Reza Pahlevi
    Kabid Keuangan: Sulistyawati
    Kaibid HRD: Gergorius Gena Maran
    Kabid Ristek: Sri Rejeki
    Kabid General Affair: Siti Nur Arifah
    Kabid PR: Nofita Ngaisaroh
    Kabid Brand Development: Shafiera Rosa El-Yasha

    Pengawas Koperasi “Kopma UGM”
    Ketua Pengawas: Noor Suhartono
    Anggota Pengawas: Sulistyowati
    Nurul Meika Tri W.

    Info lebih lanjut mengenai Koperasi “Kopma UGM” bisa lho ditanyakan melalui medsos maupun e-mail Koperasi “Kopma UGM”
    FB: Koperasi “Kopma UGM”
    IG: kopmaugm
    line: @ulh1307x
    e-mail: info@kopma-ugm.net

  • PENGUMUMAN ASISTEN BIDANG PERIODE II

    Berikut ini adalah nama-nama Anggota yang terpilih menjadi Asisten Bidang Periode II.

    PSDA:

    1. ANJAR PRAMESTY (SV/KOMSI/2013)
    2. RISKI PRIMADONA AJI (SV/EKONOMIKA TERAPAN/2013)
    3. INTAN CHANDRA AL HAKIM (SV/EKONOMIKA TERAPAN/2013)
    4. FRANSISKA MURNI (SEKOLAH VOKASI/KEARSIPAN/2014)

    BISNIS:

    1. BUDI PRASETYO (SEKOLAH VOKASI/PENGELOLAHAN HUTAN/2013)
    2. AGUNG WINARTO SETYABUDI (FARMASI/FARMASI/2014)
    3. BAGUS SETYO ARIYADI (FILSAFAT/ILMU FILSAFAT/2014)

    HRD:

    1. NURBAITI ASLAMIAH HAFIZH (SV/KESEHATAN HEWAN/2013)
    2. NURUL MEIKA TRI WAHYUNI (FISIPOL/PSDK/2014)

    KEUANGAN:

    1. ANDHIKA CANDRA PRATAMA (FEB/AKUTANSI/2013)
    2. HARI KUNCORO (FEB/AKUTANSI/2012)
    3. UMI SAYIDUL MURSALIN (FEB/ILMU EKONOMI/2014)

    HUMAS DAN GERAKAN:

    1. MOHAMMAD AFIF A (FTP/ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN/2014)
    2. AZIZAH KUSNUL KHOLIFAH (SV/BIDAN PENDIDIK/2014)
    3. RUSLI AKHMAD JUNAEDI (FILSAFAT/ILMU FILSAFAT/2014)

    ADMINISTRASI:

    1. YENI OKTAVIANI (SVI/KEARSIPAN/2014)
    2. BAGAS PRAKASA (SV/TEKNOLOGI JARINGAN/2013)
    3. EVI DARYANTI (SV/MANAJEMEN/2013)

    Selamat kepada Asisten Bidang Periode II Koperasi “Kopma UGM” terpilih. Briefing dan SPK Asisten Bidang akan dilaksanakan pada Jumat, 17 Oktober 2014 pukul 18.30 di Ruang Sidang Koperasi “Kopma UGM”. Mohon untuk Asisten Bidang terpilih agar membawa dua buah materai seharga Rp6.000,00 dan hadir tepat waktu. Untuk konfirmasi dan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Jazaul Hasanah 087724308255.

  • Kopma UIN Syarif Hidayatullah Kunjungi Koperasi “Kopma UGM”

    Yogyakarta, Selasa (19/01) Koperasi “Kopma UGM” menerima kunjungan dari Kopma UIN Syarif Hidayatullah bertempat di Ruang Ketua Umum Koperasi “Kopma UGM”. Terdapat dua delegasi dari Kopma UIN Syarif Hidayatullah yang berkunjung ke Koperasi “Kopma UGM”.

    Selama kunjungan, delegasi berdiskusi berbagai hal dengan pengurus Koperasi “Kopma UGM”, seperti manajamen oraganisasi dan keuangan. Setelah berdiskusi, delegasi dari Kopma UIN Syarif Hidayatullah diajak untuk berkeliling divisi usaha yang terdapat di Koperasi “Kopma UGM”. Terkahir, acara ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan dan foto bersama di halaman depan Front Office Koperasi “Kopma UGM”.

    “Kami senang sekali dapat berkunjung ke Koperasi “Kopma UGM”. Banyak ilmu yang kami dapatkan setelah kunjungan. Selain itu, kami senang dengan sambutan yang baik dari rekan-rekan kepengurusan-staf Koperasi “Kopma UGM”, tutur Isti selaku salah satu pengurus Kopma UIN Syarif Hidayatullah.