|

Webinar I Puncak Gebyar Perwira Nasional 2020: Berbicara Tentang Wirausaha Bersama Syahbenol Hasibuan

Koperasi “Kopma UGM” sukses menggelar puncak Gebyar Perwira Nasional 2020 dengan dua kali webinar pada 28 November 2020. Webinar pertama mengangkat topik “Potensi Wirausaha di Era New Normal Guna Meningkatkan Kesejahteraan dan Perekonomian Nasional”. Acara ini mengundang Ir. Syahbenol Hasibuan M.M, Ketua Dekopin Wilayah DIY, sebagai pembicara. Tak hanya itu, acara puncak ini juga turut menghadirkan keynote speaker Drs. Teten Masduki, Menteri Koperasi dan UKM RI.

 

Wirausaha telah lama digalakkan di Indonesia maupun dunia. Syahbenol mengatakan bahwa sejatinya wirausaha adalah sebuah jiwa/semangat yang ada pada diri setiap orang, namun lahir atau tidaknya jiwa ini bergantung pada lingkungan orang tersebut berada. Menurutnya, seseorang  yang mempunyai jiwa wirausaha adalah orang yang selalu percaya diri, mempunyai dasar, dan mempunyai jiwa yang mampu meneruskan tujuan berwirausaha. Wirausaha bukan hanya sekedar watak, dalam semangatnya ada unsur kepemimpinan. Akan tetapi, kepemimpinan disini adalah memimpin secara manusiawi bukan otoriter, supaya dapat maju bersama-sama mencapai tujuan yang disepakati. Selain itu, karakteristik jiwa wirausaha adalah mengetahui dan berani mengambil risiko. Seseorang juga mampu mengambil keputusan dalam waktu yang tepat dan cepat. Keputusan tentu memiliki unsur pendukung, seperti situasi dan kondisi, pengetahuan, pengalaman, pendidikan, dan dukungan yang mesti dimanfaatkan. Dalam merencanakan rencana usaha, seseorang berjiwa wirausaha tentu dibekali pula pengetahuan-pengetahuan tentang hukum adat atau kebiasaan tempat ia berbisnis. Kreatifitas juga dibutuhkan dalam mewujudkan jati dirinya yang positif. Hal ini dapat diperoleh ketika bekerja sama dengan rekan kerja kemudian menciptakan inovasi. Namun, di samping karakteristik itu semua, yang paling penting adalah pintar dalam manajemen waktu karena jika kita tidak dapat memanfaatkan waktu yang ada dengan baik, tidak mustahil kita bakal kehilangan kesempatan serta peluang.

 

“Wirausaha adalah sikap mental, kemampuan oleh hal-hal yang positif di dunia, dalam prosesnya tentu menciptakan sesuatu yang berbeda. Dinilai dengan menggunkan sebuah upaya dan waktu, kemudian mendapatkan kepuasan pribadi serta berani menanggung risiko baik finansial, psikologi maupun sosial yang tentunya risiko ini telah diperhitungkan sebelumnya,” tegas Syahbenol.

 

Pandemi memang menyerang berbagai aspek, terutama ekonomi. Namun, seorang wirausahawan tidak sepenuhnya kehilangan peluang karena kita melihat bahwa sebelum pandemi datang, teknologi digital sudah berkembang. Teknologi digital ini membantu wirausahawan untuk mengembangkan potensi pada usaha online. Dibarengi dengan sikap dan karakteristik wirausaha, hal ini menjadi sebuah potensi yang dapat kita harapkan, mobilisasi untuk menjadi sebuah penggerak untuk meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian nasional.

 

“Coba dibayangkan andaikata pada saat pandemi covid ini teknologi digital nggak ada, bagaimana kita mencari bahan makan, membeli keperluan kita, mendapatkan informasi, dan belajar. Di satu pihak ini karunia, di pihak lain kita mendapat musibah yang dapat diatasi dengan teknologi digital,” ungkap Syahbenol. “Misal tanpa teknologi digital, tanpa jiwa dan karakteristik wirausaha, kita akan menerima nasib apa adanya dan tentu dampaknya bisa jadi kita bakal mati lemas,” tambahnya.

 

Dalam situasi sulit seperti ini, dibutuhkan kemampuan inovasi yang tinggi, keinginan kuat untuk berprestasi, dan kemampuan dalam melaksanakan perencanaan secara realistis. Dari sikap tersebut, seorang wirausahawan dapat mengidentifikasi peluang-peluang usaha baru untuk menggerakkan ekonomi. Dalam hal ini, kita perlu memperhatikan keinginan konsumen agar produknya tetap disenangi atau memetakan produk baru yang disenangi dalam era new normal ini. Kemudian, melakukan evaluasi terhadap produk usaha yang sudah ada dan memperbaiki cara penawarannya serta saluran distribusinya untuk kedekatan produk tersebut kepada kebutuhan masyarakat atau pasar.

 

Namun, perlu juga kita mengetahui bagaimana seorang wirausahawan bisa gagal. Faktor-faktor yang menyebabkan kegagalan dalam berwirausaha, diantaranya: pengetahuan pasar yang tidak/kurang memadai, kinerja produk yg rendah, persaingan penjualan dan pemasaran, produk terlalu cepat usang, waktu memulai usaha baru tidak tepat, dan dana operasional tidak memadai. Meskipun demikian, kegagalan bukan penghalang untuk tetap berwirausaha. Jika satu konsep gagal, tetap harus mencoba lagi dan optimistis serta mencari celah yang ada.

 

“Kalau satu konsep gagal, tetap ceria tetap optimis, mencari lagi hal-hal yang baik sesuai dengan situasi dan kondisi, mencari dan menduduki relung-relung teknologi, bagaimana kita bisa membuat bahwa kita itu menjadi seolah-olah mendapatkan monopoli praktis,” ujar Syahbenol.

 

  • Whafir Pramesty

 

Similar Posts

  • Koperasi “Kopma UGM” Raih Juara 1 Lomba Tangkas Terampil Perkoperasian

    Yogyakarta, KOPMA UGM – Lomba Tangkas Terampil (LTT) Perkoperasian tingkat regional Sleman kemarin (16/4) menghasilkan tim delegasi Koperasi “Kopma UGM” sebagai juara 1. Lomba tahunan yang diadakan oleh Dinas Perindustrian dan Perkoperasian kabupaten Sleman ini dilaksanakan di Kantor Bappeda, Sleman dengan peserta berasal dari seluruh Perguruan Tinggi Negeri di regional daerah Sleman.

    Materi yang dilombakan di LTT Koperasi ini meliputi pengetahuan umum koperasi, sejarah koperasi indonesia dan dunia ,ekonomi syariah, akuntansi, serta undang-undang perkoperasian. Secara keseluruhan, LTT Koperasi terdiri dari tiga sesi yaitu pertanyaan wajib, pertanyaan lemparan dan pertanyaan rebutan. Dari skor masing-masing sesi kemudian diakumulasi menjadi nilai akhir yang menjadi penentu siapa yang akan menjadi pemenang. Dari keseluruhan sesi, tim delegasi Koperasi “Kopma UGM” yang terdiri dari Nabiila Nurfitri, Anwar Danu Saputra dan Sulistyowati berhasil mengumpulkan skor tertinggi diantara tim lainya yaitu sebanyak 1700. Kemudian disusul Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga dengan skor 1200 dan Universitas Yogyarakarta sebanyak 900 yang masing-masing mjuara kedua dan ketiga. Pemenang dari LTT ini nantinya akan mewakili Sleman di LTT Koperasi tingkat provinsi bulan Mei mendatang.

    It was a tough game, kelihatan banget semangat teman-teman dari ke-empat universtas lain untuk belajar koperasi dan bisa menjadi wakil sleman untuk ke DIY. Buat Kopma, aku harap bisa mengulang sejarah menjadi yang terbaik di tingkat DIY” ucap Nabiila Nurfitri selaku salah satu peserta LTT. (Humas dan Gerakan Koperasi “Kopma UGM” / Novi Isnaeni)

  • Meningkatkan Kepedulian Lingkungan : Koperasi “Kopma UGM” Adakan Kerja Bakti

    Yogyakarta-Saa tini, lingkungan yang seha tmenjadi sorotan penting dalam kehidupan, termasuk di lingkungan UGM. Kebersihan dan keindahan akan fasilitas yang tersedia akan memberikan kenyamanan bagi para citivasak ademika UGM. Untuk mewujudkannya, Koperasi “Kopma UGM” mengadakan kerjabakti bersamapada Sabtu pagi (05/12) kemarin. Kerja Bakti ini merupakan salah satu program kegiatan dari Bidang HRD. Kegiatan ini diikuti oleh para karyawan, Pengurus dan Staf, Asisten bidang, dan siswa-siswi yang sedang melaksanakan PKL di Koperasi “Kopma UGM”. Mereka pun terlihat sangatantusias dalam membersihkan bagian dalam maupun luar lingkungan Koperasi “Kopma UGM”.

    Kegiatan yang berlangsung sekitar dua jam ini mampu membuat tampilan Koperasi “Kopma UGM” terlihat lebih indah dan rapi. Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan keluarga besar Koperasi “Kopma UGM” akan semakin meningkat sekaligus dapat menambah kenyamananpara konsumen dalam melakukan aktivitas berbelanja.

  • |

    Dear Internet, Ini Sekilas Tentangmu

    Dewasa ini, kehadiran teknologi dan internet sudah bukan menjadi hal asing bagi sebagian besar masyarakat. Tidak dapat dipungkiri bahwa teknologi dan internet yang terus berkembang, hampir menyentuh setiap sendi kehidupan. Hampir semua kebutuhan masyarakat dapat ditemui dalam bentuk digital karena adanya internet. Internet membuat kita tetap terhubung, bahkan seakan menghapus batasan ruang dan waktu yang ada. Globalisasi yang dikenal masyarakat merupakan buah hasil kehadiran internet yang amat besar dampaknya. Masyarakat perkotaan, generasi milenial, generasi Z, bahkan sudah menganggap internet sebagai sebuah kebutuhan primer, menyamai kebutuhan sandang, pangan, papan yang tidak bisa diabaikan. Oleh karena begitu pentingnya kehadiran internet di era sekarang, pemerintah Indonesia dan juga pihak swasta tengah gencar-gencarnya mengembangkan jaringan internet di negeri ini. Di tengah kondisi pandemi yang membuat mobilitas masyarakat terbatas di ruang nyata, tentu sangat terbantu dengan keberadaan internet.

    Internet sendiri merupakan sebuah jaringan luas yang menghubungkan komputer di seluruh dunia untuk saling terhubung, dengan bantuan beberapa jenis perangkat yang dapat diakses oleh banyak orang. Kemunculan internet menyimpan sejarah dan fakta unik dalam perjalanannya menemani dan hadir di tengah masyarakat. Internet telah digunakan oleh sebanyak 4,5 milyar orang di seluruh dunia berdasarkan data dari WeareSocial dan Hootsuite per-2020. Ini berarti pengguna internet telah mencapai lebih dari 60% populasi penduduk dunia. Indonesia sendiri masuk ke dalam daftar lima negara pengakses internet terbanyak di dunia, setelah Tiongkok di posisi pertama, kemudian dilanjutkan India, Amerika Serikat, dan Brazil. Fakta terkait jumlah pengakses internet di Indonesia sendiri tidak dibarengi dengan tingginya tingkat penetrasi yang ada. Di dunia sendiri, dari 200 lebih negara, hanya ada lima negara dengan tingkat penetrasi internet mencapai angka 99%.

    Ternyata di balik kehebatannya, internet mengalami perjalanan panjang sebelum menjadi seperti adanya sekarang. Konsep jaringan internet diawali pada tahun 1969 sebagai ARPANET yang dibangun oleh United States Department of Defense Advanced Research Projects Agency (ARPA). Kemudian pada tahun 1983, ARPANET menukar protokol rangkaian pusatnya, dari NCP ke TCP/IP, yang mana merupakan awal dari internet sebagaimana kita kenal hari ini. Internet masuk pertama kali ke Indonesia pada tahun 1988 melalui sebuah Internet Protocol (IP) yang didaftarkan oleh Universitas Indonesia. Istilah berselancar di internet atau surfing in the internet pertama kali muncul pada tahun 1992 oleh Jean Armour Polly. Dengan browser pertama yang diperkenalkan adalah Mosaic pada tahun 1993. Vinton Cerf dan Bob Kahn mulai mengembangkan protokol pertukaran data, dengan terciptanya banyak Domain Name System (DNS) yang dapat disesuaikan, seperti .edu, .gov, .com, .mil, .org, .net, dan .int. Berkat jasanya ini Cerf dan Kahn disebut-sebut sebagai Bapak Internet Dunia.

    Media sosial merupakan salah satu bentuk inovasi karena adanya internet. Munculnya jejaring sosial ini dimulai dari kemunculan Friendster pada tahun 2002, kemudian semakin berkembang setelah di tahun 2004 Facebook lahir. Dari 4,5 miliyar pengguna internet dunia, 3,8 milyarnya sudah menggunakan media sosial. Data ini telah menunjukkan bahwa hampir seluruh pengakses internet mengenal dan memiliki sebuah akun media sosial. Berbagai informasi dan fitur menarik yang dihadirkan media sosial membuat sebagian besar penggunanya betah dan nyaman berjam-jam berselancar di dalamnya. Pengguna internet rata-rata dunia menghabiskan waktu selama 6 jam 43 menit, dengan waktu online pada media sosial selama 2 jam 24 menit setiap harinya. Jika disamakan dengan waktu belajar, itu setara dengan dua sampai tiga SKS di perkuliahan. Terkadang kemudahan dan kemenarikan berbagai fitur yang dihadirkan internet membuat masyarakat ketergantungan hingga kecanduan akannya. Bahkan internet acap kali disebut telah menjadi “penguasa” dunia masyarakat modern.

    Tidak dapat dipungkiri, internet memberikan kontribusi yang sangat besar kepada kehidupan masyarakat modern. Dampak positif yang ada juga dibarengi dengan dampak negatif di sisi lainnya. Keberadaannya sekarang ini jelas semakin dirasakan oleh masyarakat dunia. Hadirnya membuat keadaan selama pandemi Covid-19 menjadi tidak seburuk yang dibayangkan. Masyarakat yang terpaut akan jarak, tetap bisa bertemu dan menyapa di ruang virtual. Kegiatan belajar dan bekerja tentu dimudahkan dengan bantuannya. Internet bak penyelamat di tengah pandemi untuk tetap dapat terhubung dengan cepat dan mudah. Keterhubungan yang diciptakan oleh internet membuat masyarakat di tengah pandemi tetap dapat menjalankan rutinitas dan mendapat hiburan. Berbicara mengenai internet sepertinya tidak akan pernah ada habisnya. Mungkin ke depannya berbagai inovasi lain akan terus datang guna mempermudah kehidupan manusia. Bayangkan jika saja hari ini internet belum hadir, besar kemungkinan kalian tidak akan pernah membaca tulisan ini.

    (ayu pratiwi)

    Sumber foto: baktikominfo.id

  • | |

    Inilah Pentingnya Membaca Buku, Mahasiswa Wajib Tahu!

    Sumber: https://id.depositphotos.com/stock-footage/reading.html

    Sebagai seseorang yang berpendidikan, sudah seharusnya kita memiliki wawasan luas. Wawasan itu bisa kita dapatkan melalui berbagai cara. Contohnya seperti mengikuti kelas, eksplorasi hal-hal baru, memperluas jangkauan pertemanan, dll. Salah satu cara yang paling mudah dan penting adalah membaca. Seperti yang kita ketahui, ada pepatah yang mengatakan bahwa “buku adalah jendela ilmu”. Dengan membaca buku, kita bisa mendapatkan ilmu dan berbagai manfaat lainnya yang dapat menunjang masa depan kita. Berikut merupakan tiga manfaat membaca buku bagi mahasiswa.

    1. Menambah wawasan baru

    Seperti pepatah yang telah disebutkan pada awal paragraf, membaca buku dapat meningkatkan wawasan dan pengetahuan. Dengan membaca, kita dapat mengeksplor hal yang belum pernah kita ketahui. Pengetahuan baru yang kita dapatkan melalui buku dapat menjadi petunjuk dalam menjalani kehidupan. Selain itu, pikiran kita menjadi lebih terbuka terhadap berbagai macam ide dan gagasan. 

    1. Memperluas penguasaan kosa kata

    Perbendaharaan kosa kata menjadi jauh lebih baik apabila kita senang membaca buku. Kita dapat menemukan berbagai kosakata baru dalam setiap buku yang kita baca. Hal ini membantu kita untuk berbicara atau menyampaikan pendapat dengan jelas dan percaya diri. Selain itu, dengan  menguasai banyak kosa kata kita dapat mendefinisikan suatu hal dengan mudah.

    1. Meningkatkan kemampuan menulis

    Membaca buku juga berkaitan dengan kemampuan menulis seseorang. Dapat dikatakan bahwa semakin sering membaca, maka kemampuan menulisnya juga semakin baik. Penguasaan kosakata yang baik dan wawasan yang luas dapat memudahkan kita untuk menulis. Hal ini membuat kita menjadi lebih paham tentang memilih diksi yang tepat, membuat kalimat yang tidak ambigu, dan membuat alur tulisan agar tidak terlihat membosankan di mata pembaca.

    Membaca buku ternyata memiliki peran yang sangat penting dan membawa banyak manfaat bagi hidup kita. Tidak hanya buku non fiksi, buku fiksi pun juga memberikan manfaat yang sama. Walaupun membaca buku dengan genre apapun, semua buku-buku tersebut membawa ilmu baru bagi kita. Jadi, apakah kamu sudah mulai membiasakan untuk membaca buku?

  • Pelatihan Sistem Manajemen Kas

    Yogyakarta-Kopma UGM, Pelatihan sistem manajemen kas yang diadakan oleh bidang keuangan (09/4) bertujuan untuk mengevaluasi dan memperbaiki sistem manajemen kas yang ada di Koperasi “Kopma UGM”. Acara yang bertempat di Ruang Sidang II Gelanggang Mahasiswa UGM diisi oleh Hesti Arumawati dan Devia Susana dari Direktorat Keuangan UGM.

    “Pelatihan ini bukan hanya sekedar membahas sistem manajemen kas yang ada di Koperasi “Kopma UGM”, akan tetapi juga membahas bagaimana mengimplementasikannya sehingga dapat terwujud sistem manajemen kas yang ideal,” ungkap Sulistyowati yang diwawancarai seusai kegiatan.

    “Harapannya nanti ilmu yang didapat mampu diterapkan tidak sambil lalu. Apabila membutuhkan pelatihan lagi dapat menghubungi pihak-pihak yang ahli,” tandas Novitas Rahmawati selaku anggota pengawas Koperasi “Kopma UGM”.

  • HTM Mei

    poster cetak

    [HTM MEI]

    Lirikan matamu, menarik hati…

    Lirik apa tuh?? Dari pada lirik sana lirik sini, yuuks… lirik Gamashirt!

    Merchandise exclusive khas UGM Gamashirt diskon 10% khusus untuk Anggota Kopma UGM!

    Kamu anak kopma? ayo segera beli, sebelum kehabisan karena dilirik orang lain!

    #kopmaclosetoyou #makincinta #htmmei #Gamashirt

    Laprak+proposal+makalah semakin numpuk menjelang UAS? Hiks

    Kuyy.. siapkan amunisimu!
    Beli alat tulis ke Swalayan Kopma UGM aja. Ada diskon 10% untuk barang-barang tertentu ATK lhooo dan ada diskon 5% untuk produk tertentu. Setiap hari lhooo…

    #kopmaclosetoyou #amunisiATK #htmmei #SwalayanKopmaUGM

    Wahai anggota Kopma yang sedang kelaparan
    Untuk sejenak saja
    Singgahlah engkau ke rumahmu
    Melepas rindu dan mengisi perutmu

    Tapi tetap sayangi dompetmu wkwk

    Potongan harga di Kafetaria untuk anggota Kopma yang dulu cuma weekend kini hadir setiap hari lhooo

    #kopmaclosetoyou #kenyang+hemat #htmmei #KafetariaKopmaUGM

    Mengirim barang baik melalui JNE atau POS mahal?

    Ke Warpostel Kopma UGM aja….
    Karena kamu (Anggota Kopma UGM) akan dapat diskon 5% setiap hari lhooo

    Tidak hanya janji tapi ada bukti. Buktikan saja!

    #kopmaclosetoyou #Kirimurah #htmmei #WarpostelKopmaUGM

    Tadaaaaa
    Gak puas kalo diskonnya cuma weekend? Calm guys..

    Berlaku mulai hari ini! Selama bulan Mei diskon HTM semua divisi Kopma UGM berlaku setiap hari!!!!

    Cuma buat kamu.. Iyaaa kamu..
    Kopma member

    Buktikan ke-Kopma-an mu wahai kopmania wkwkwk

    #kopmaclosetoyou #makincinta #htmmei #Gamashirt #KafetariaKopmaUGM #WarpostelKopmaUGM #SwalayanKopmaUGM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.