Lowongan Kerja Koperasi “Kopma UGM”

Koperasi “Kopma UGM” membuka lowongan pekerjaan dengan posisi dan persyaratan sebagai berikut:

  1. Staf Pemasaran.
  2. Staf Optel.
  3. Staf Akuntansi.
  4. Juru Masak.
  5. Penjahit.

Persyaratan

  1. Pria (1,2,4) maksimal 28 tahun.
  2. Wanita (1,2,3) maksimal 28 tahun dan maksimal 35 tahun (5).
  3. Pendidikan minimal SMA/SMK (1,2,3,4).
  4. Mampu mengoperasikan komputer (2,3).
  5. Memiliki pengalaman di bidang yang sama (3,4).
  6. Mampu membuat berbagai olahan kue/roti (4).

Kirimkan surat lamaran ke alamat Koperasi “Kopma UGM” dengan melampirkan Curriculum Vitae (CV), fotocopy ijazah terakhir yang dilegalisir, foto ukuran 3×4 (2 lembar), fotocopy KTP dan SKCK.

Semua persyaratan paling lambar dikumpulkan tanggal 30 September 2015. Surat lamaran ditujukan pada Ketua Bidang HRD Koperasi “Kopma UGM”.

Similar Posts

  • Sharing and Caring Bersama Koperasi “Kopma UGM”

    Jumat, 30 September 2016. Koperasi “Kopma UGM” mengadakan acara bertajuk Sharing and Caring Bersama Koperasi “Kopma UGM”. Acara ini diadakan di Masjid Jami’ Tajem, Sleman bersama anak-anak Yayasan Diniyah Al-Jami’ah. Acara ini dilaksanakan dalam rangka memperingati hari raya Idul Adha 1437 H.

    Acara dibuka dengan kata sambutan dari Ketua Umum Koperasi “Kopma UGM”, Ufairoh Nurulhayah, dilanjutkan oleh sambutan dari Ketua Yayasan Diniyah Al-Jami’ah, Pak Makhinudin. Kedua pihak menyatakan kegembiraan dan rasa syukur karena bisa melaksanakan acara ini. Mereka juga berharapan bahwa kedepannya tali silahturahmi antara kedua pihak akan semakin erat. Setelah itu dilanjutkan dengan serah terima bingkisan.

    Selanjutnya acara masuk pada sesi kuis pengetahuan mengenai islam. Sesi ini berlangsung dengan seru dikarenakan antusias anak-anak Yayasan Diniyah Al-Jami’ah. Mereka menjawab soal-soal yang ada dengan semangat membara, walau akhirnya hanya diberikan 10 hadiah untuk yang dapat menjawab mereka tetap bersenang-senang dan tertawa dengan gembira saat sesi berlangsung. Sayangnya, kebersamaan kami harus berakhir dan ditutup dengan salam-salam antara anak-anak Yayasan Diniyah Al-Jami’ah bersama pengurus, staf dan asisten bidang Koperasi “Kopma UGM” serta makan bersama yang dilakukan sebelum semuanya meninggalkan tempat berlangsungnya acara.

  • Identitas Koperasi di Indonesia

    identitas-koperasi

    Koperasi adalah lembaga ekonomi yang tumbuh atas dasar solidaritas dan kerjasama antar individu yang berkembang sejak awal ‘Revolusi Industri’ di Eropa pada akhir abad 18 sebagai sebuah jawaban atas masalah-masalah sosial yang timbul selama tahap awal Revolusi Industri. Perkembangan dunia perkoperasian di Indonesia saat ini banyak mengalami pasang surut. Di Indonesia, ide-ide perkoperasian diperkenalkan pertama kali oleh seorang Patih bernama Raden Aria Wiraatmadja yang pada tahun 1896 mendirikan sebuah Bank untuk Pegawai Negeri. Ia terdorong oleh keinginannya untuk menolong para pegawai yang makin menderita karena terjerat oleh lintah darat yang memberikan pinjaman dengan bunga yang tinggi.

    Setelah era kemerdekaan di Indonesia, koperasi mulai perlahan menunjukkan perubahan. Pada tanggal 12 Juli 1947, gerakan koperasi di Indonesia mengadakan Kongres Koperasi pertama kalinya di Tasikmalaya. Pada hari itu pula kemudian ditetapkanlah sebagai Hari Koperasi Indonesia.

    Kongres Koperasi pertama menghasilkan beberapa keputusan:
    1.Mendirikan Sentral Organisasi Koperasi Rakyat Indonesia [SOKRI] 2.Menetapkan gotong royong sebagai asas koperasi 3.Menetapkan pada tanggal 12 Juli sebagai hari Koperasi

    Pada tanggal 12 Juli 1953, mengadakan kembali Kongres Koperasi yang ke-2 di Bandung. Kongres koperasi ke -2 mengambil putusan:
    1. Membentuk Dewan Koperasi Indonesia [Dekopin]sebagai pengganti SOKRI 2. Menetapkan pendidikan koperasi sebagai salah satu mata pelajaran di sekolah 3. Mengangkat Muhammad. Hatta sebagai Bapak Koperasi Indonesia 4. Segera akan dibuat undang-undang koperasi yang baru

    Melihat sejarah dan perkembangan koperasi di Indonesia tersebut, kita diharapkan dapat terus memajukan dunia perkoperasian di Indonesia dengan pesat seiring dengan perkembangan zaman dan tetap mempertahankan citra koperasi sebagai salah satu lembaga yang memajukan perkembangan perekonomian di Indonesia.

    Mundi Tri Nugroho
    Kabid Administrasi

  • Sharing Pengawas: Dari Koperasi “Kopma UGM” ke Kopma UNS

    Belajar mengenai perkoperasian, tidak terbatas pada belajar mengenai manajemennya saja, melainkan juga dari segi kepengawasan. Sabtu (24/12), Pengawas Koperasi “Kopma UGM” menyempatkan untuk mengunjungi pengawas Kopma UNS, dalam rangka sharing antar pengawas. Sharing in bertujuan untuk saling belajar kepengawasan di Koperasi Mahasiswa (Kopma).

    Ditemui langsung oleh pengawas Kopma UNS, pembahasan mengenai kepengawasan antar kedua kopma berlangsung seru. Hal-hal yang dibahas pengawas antar kedua kopma, antara lain berkaitan dengan model Diksar (Pendidikan Dasar) Kopma UNS, laporan tri wulan, dan kunjungan lapangan. “Pengawasan pada setiap kopma nampaknya memiliki ciri khas berbeda, namun kesamaan dari pengawasan yaitu memastikan jalannya organisasi koperasi sesuai dengan ketentuan yg ada serta kebijakan yang berorientasi kebermanfaatan kolektif.” Ujar Bagas Prakasa, anggota pengawas Koperasi “Kopma UGM”.

  • | | |

    TIPS MENGELOLA UANG ALA ANAK KOS!

    Sumber gambar: https://kumparan.com/kumparanstyle/suka-duka-kehidupan-anak-kos-mana-yang-pernah-kamu-alami

    Sebagai anak kos tentunya perlu mengatur pengeluaran agar dapat bertahan sampai dengan akhir bulan. Nah berikut beberapa tips yang dapat dilakukan anak kos dalam mengelola uang.

    Membuat anggaran kebutuhan

    Nah membuat anggaran kebutuhan ga seribet itu, kok. Kita hanya perlu membuat skala prioritas kebutuhan mana yang harus diprioritaskan terlebih dahulu dan juga estimasi biayanya. Yang termasuk dalam prioritas antara lain uang makan dan uang transportasi. Uang nongki ditahan dulu, ya, gengs.

    Mencoba masak sendiri

    Cara selanjutnya untuk berhemat yaitu dengan memasak sendiri. Selain lebih irit memasak sendiri juga lebih menyehatkan loh.

    Menabung tiap bulan

    Siapa nih yang suka nabung? Nah, tips selanjutnya yaitu menabung setiap awal bulan ketika uang bulanan masuk dari orang tua. Setelah menentukan budget untuk memenuhi skala prioritas, kamu bisa menyisihkan uang untuk menabung yang nantinya pasti bisa kamu gunakan untuk membeli barang impianmu.

    Mencoba bekerja paruh waktu

    Jika ingin memiliki tambahan uang, cobalah untuk bekerja paruh waktu yang tidak mengganggu waktu kuliah. Contohnya kerja paruh waktu di Koperasi Mahasiswa UGM, nih. Dari hasil kerja paruh waktu, kamu bisa mengalokasikannya untuk membayar biaya kuliah ataupun kebutuhan lainnya.

    Manfaatkan promo di toko

    Nah, sebagai anak kos tentunya jangan sampai melewatkan promo-promo di toko-toko, ya. Promo tentunya dapat membantu anak kos untuk berhemat ketika berbelanja.

    Nah, sekian tips untuk mengelola uang ala anak kos, semoga bermanfaat!

  • Entrepreneur Event

    Yogyakarta-Direktorat Kemahasiswaan UGM bekerjasama dengan Gugus Kewirausahaan Koperasi “Kopma UGM” telah menyelenggarakan Entrepreneur Event. Acara ini diselenggarakan pada hari Minggu (7/11) di Gelanggang Mahasiswa UGM dengan tujuan untuk memberikan wawasan dan informasi kewirausahaan kepada mahasiswa UGM. Dengan mengusung tema “Mengembangkan Kreativitas Bisnis Kamu”.

    Entrepreneur Event terdiri dari dua rangkaian acara, yakni Talkshow dan Expo Entrepreneurship. Acara Talkshow dimulai sekitar pukul 08.00 WIB. Acara ini mengundang pembicara yang inspiratif dan telah sukses merintis bisnisnya, yakni Bang Ido, pemilik Warung Tenda Bang Ido; Mas Aries, seorang IT Consultant; dan Pak Irwan, seorang pembuat mainan 3D. Dalam talkshow tersebut, para pembicara pun membagikan seputar pengalaman dan tips dalam merintis usahanya.

    Sesi kedua, yakni Expo Entrepreneur yang dimulai pukul 10.00 WIB. Pada sesi ini, peserta dapat mengunjungi berbagai stand kewirausahaan yang terdiri dari anggota PMW, PMK, dan wirausaha muda mandiri Koperasi “Kopma UGM”. Pengunjung dan peserta pun terlihat antusias dalam acara ini. “Semoga dengan terselenggaranya acara ini, minat para generasi muda dalam berwirausaha akan semakin tinggi,” ujar Rusli, salah satu pengunjung.

  • Konsolidasi Gugus Lembaga Penerbitan

    Yogyakarta, KOPMA UGM, Gugus Lembaga penerbitan telah mengadakan acara konsolidasi berupa buka bersama dan upgrading dalam bentuk sharing mengenai medikopma pada hari Jum’at (26/6) di Kalender Jajajan Ombenan. Acara ini bertujuan untuk menjalin silaturahim antar anggota dan alumni gugus Lembaga Penerbitan.
    Acara yang berlangsung selama tiga setengah jam ini juga turut dihadiri oleh Muhammad Fajri Saptaji selaku ketua umum Koperasi “Kopma UGM” yang dahulu juga merupakan anggota gugus Lembaga Penerbitan. Selain Fajri, acara tersebut juga dihadiri oleh Nur Amalia Majid (Puput) selaku ketua gugus Lembaga Penerbitan periode 2014/2015.
    “Harapannya setelah acara ini anggota gugus Lembaga Penerbitan makin solid dan medikopma lancar,” ujar Ani Fitriani selaku ketua gugus Lembaga Penerbitan periode 2015/2016 yang diwawancarai via Whatsapp pada hari Rabu (01/7).