Konsolidasi Anggota I

konsolidasi ww

Yogyakarta- 1 April 2015, bidang Pengembangan Sumber Daya Anggota (PSDA) Koperasi “Kopma UGM” periode 2015/2016 telah mengadakan konsolidasi anggota yang dilaksanakan pada tanggal 28 Maret 2015 pukul 16.00—21.00 WIB di Ruang Anggota Koperasi “Kopma UGM” dan GOR SMPN 1 Yogyakarta dan diikuti oleh delapan belas orang.

Menurut Intan Chandra Al Hakim selaku staf PSDA Koperasi “Kopma UGM” periode 2015/2016, “Tujuan diadakan konsolidasi anggota pada kali ini adalah untuk menguatkan tali silaturahim serta menjalin keakraban antar anggota.”

Pukul 16.00 WIB acara dimulai dengan perkenalan setiap peserta karena tidak sedikit peserta merupakan anggota baru. Seusai perkenalan, acara dilanjutkan dengan permainan yang dipandu oleh Siti Ema Atiqah (Ema). Setelah permainan selesai, acara selanjutnya adalah makan bersama di Ruang Anggota Koperasi “Kopma UGM”.

Malam hari, konsolidasi dilanjutkan turnamen badminton di GOR SMPN 1 Yogyakarta. Terdapat enam tim yang bertanding di turnamen tersebut. Setelah beberapa pertandingan berlangsung turnamen dimenangkan oleh Anindityo Dwiprakoso dan Thoriq. (Humas Koperasi “Kopma UGM” / Rusli Akhmad Junaedi).

Similar Posts

  • “Di Rumah Aja 101” : Tips dan Trik PPKM Produktif untuk Mahasiswa

    Pemerintah telah mengumumkan bahwa akan menyelenggarakan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Darurat pada pertengahan tahun ini sehingga masyarakat dihimbau untuk tetap di rumah. Segala aktivitas seperti pembelajaran, rapat, dan pekerjaan lainnya dibatasi secara daring, sehingga mahasiswa menghabiskan kegiatannya di dalam rumah. Terkadang mahasiswa merasa bosan dan tidak tahu cara menghabiskan waktu di rumah saja, hingga tidak jarang waktu yang berharga digunakan untuk hal-hal yang tidak produktif. Maka dari itu, izinkan penulis untuk membagikan beberapa tips dan trik untuk mahasiswa agar menjalani PPKM dengan kegiatan yang tentunya memberikan banyak manfaat.

     

    1. Mencari magang (internship) daring

    Magang atau internship memberikan banyak pengalaman serta menambah portofolio karir kita. Tidak jarang, banyak program magang yang memberikan kita insentif untuk menambah pemasukan kita. Berbagai perusahaan dan startup terutama yang bergerak di bidang jurnalistik dan informasi membuka berbagai program magang untuk para mahasiswa semester pertengahan hingga akhir. So, mari asah kemampuan kerja kita dan coba mendaftar berbagai program magang. Banyak info program magang yang bisa kita temui di berbagai sumber, seperti laman media sosial yang menawarkan informasi program magang yang beragam dan tentunya menawarkan berbagai manfaat.

    2. Menambah skill baru

    Waktu luang yang kita habiskan di rumah saja akan sangat produktif jika kita menggunakannya untuk menambah kemampuan baru seperti memasak, bermain alat musik, dan kemampuan lainnya. Ada banyak media dan metode untuk belajar kemampuan-kemampuan tersebut, seperti video tutorial yang dapat kita temukan di Youtube. Melalui Youtube kita juga dapat mengikuti berbagai pelatihan dasar berbagai kemampuan seperti bermain gitar dan memasak resep-resep masakan yang sederhana

    3. Membaca buku

    Sesuai dengan peribahasa, bahwa buku adalah jendela dunia. Buku nonfiksi maupun buku fiksi dapat mengasah kemampuan literasi kita sembari kita menghibur diri. Berbagai macam buku dapat kita baca seperti buku sejarah, buku novel, hingga buku-buku lainnya yang tentunya dapat menambah wawasan kita.

    4. Berolahraga

    Meskipun kita tidak dapat keluar rumah, kita dapat melakukan berbagai macam home workout. Kita dapat menemukan banyak video panduan olahraga yang dapat kita ikuti. Berolahraga di masa pandemi telah disepakati oleh berbagai ahli kesehatan sebagai salah satu cara utama untuk meningkatkan imun dan kesehatan kita secara umum.

    5. Belajar bahasa asing

    Bahasa asing adalah salah satu kemampuan yang wajib kita asah untuk masa depan kita. Berbagai macam bidang pekerjaan menuntut kita untuk menguasai bahasa asing, terutama bahasa Inggris. Waktu luang di rumah akan menjadi produktif jika kita mulai mempelajari bahasa asing. Banyak sekali kursus yang ditawarkan secara daring. Bahkan kita dapat menonton berbagai video pelatihan dasar bahasa asing melalui Youtube.

    Nah, itulah 5 tips dan trik untuk membuat kegiatan di rumah saat menjalani PPKM menjadi produktif. Semoga bermanfaat!

    Sumber gambar

    https://www.freepik.com/vectors/health’>Health vector created by pikisuperstar – www.freepik.com

  • |

    Ragam Tren 2021: Simak dan Ikuti agar Trendi

    Tahun 2020 telah berlalu, ucapkan selamat datang pada 2021. Setahun yang menurut sebagian besar orang sebagai tahun yang sangat tidak menyenangkan, akhirnya telah terlewati menjadi masa lalu. Kini, saatnya kita menyambut dan bersiap menghadapi setiap hal baik di tahun baru. 2021 siap menyapa dengan beragam hal menarik yang tidak lain merupakan buah ide pikiran orang-orang hebat di dunia ini. Mengulik tren atau perkembangan mode, tiap tahun memiliki gaya khasnya tersendiri. Begitu juga telah munculnya prediksi ragam tren yang akan eksis sepanjang tahun ini. Apa saja mereka? Ayo coba disimak!

    1. Tren Teknologi                       

    (Sumber foto: id.techinasia.com)

    Salah satu hal yang menjadi perhatian akibat bencana pandemi, teknologi dan internet kini menjadi hal lumrah. Hampir dikenal oleh seluruh kalangan, internet dan media sosial mengalami peningkatan akses yang tinggi sejak kebijakan pembatasan sosial digencarkan. Tren penggunaan media sosial dan layanan digital masih akan berlanjut di tahun ini dan sangat mungkin semakin meningkat. Pengembangan pelayanan berbasis digital dilakukan oleh perusahaan teknologi untuk kenyamanan dan kemudahaan pengguna. Perubahan kegiatan berbasis daring membuat sejumlah platform kini melejit secara penggunaan. Sebut saja platform video conference Zoom dan kawannya, media sosial Tiktok, Instagram, dan lainnya, kemudian aplikasi chatting WhatsApp, menjadi beberapa hal yang digandrungi masyarakat.

     

    1. Tren Lifestyle

    (sumber foto: wolipop.detik.com)

    Berbicara soal lifestyle erat kaitannya juga dengan hobi yang menjadi aktivitas rutin kegemaran seseorang. Pembatasan sosial sebagai kebijakan yang diindahkan sebagian besar masyarakat, membuat mau tidak mau adaptasi lifestyle turut terjadi. Banyak kebiasaan baru muncul di tengah masyarakat. Mulai dari kegiatan berhubungan dengan kesehatan, aktivitas harian, hingga hiburan kini diadaptasikan agar dapat dilakukan di rumah saja. Yang menjadi tren lifestyle melejit di akhir tahun kemarin hingga diprediksi masih akan berlanjut tahun ini adalah seperti, kegiatan mendekorasi rumah, memelihara ikan hias, berkebun tanaman hias, memasak, hingga olahraga ringan dari rumah.

     

    1. Tren Fashion and Beauty

    (sumber foto: haidiva.com)

    Berbicara perihal tren, tentu fashion menjadi hal yang tidak bisa dilewatkan. Telah diketahui bersama, pasal fashion menjadi target penggiat tren dunia setiap tahunnya. Melahirkan beragam corak, motif, rupa, dan bentuk mengiri pembedaan tren fashion tiap waktunya. Di tahun 2021 ini, yang menjadi sorotan dunia fashion di antaranya seperti masker kain beragam corak, motif tie dye, outfit oversized, warna pastel dan earth tone, dan sneakers. Mengikuti fashion sebagai lifestyle, beauty atau kecantikan juga mengalami tren menarik di tahun ini. Konsep perawatan dan riasan minimalis, warna riasan cerah, alis yang lebih berani, dan DIY masker organik adalah ragam tren pada dunia kecantikan. Begitu juga dengan semakin melejitnya skin care di kalangan milenial, baik wanita maupun pria.

     

    1. Tren Kuliner

    (sumber foto: iStock)

    Makanan atau kuliner turut mendapat pengaruh dari adanya pandemi yang tak kunjung usai. Tren makanan sehat diprediksi akan banyak mendapat sorotan dan favorit masyarakat. Mengingat perlunya menjaga stamina atau imun tubuh agar senantiasa terhindar dari paparan virus menjadi alasan utama pemilihan konsumsi makanan sehat diprioritaskan sejumlah masyarakat. Sejumlah makanan yang diprediksi digandrungi adalah seperti makanan dengan kandungan postbiotik, kopi rumahan, microgreens, makanan kaya rempah, makanan yang melawan perubahan iklim, dan inovasi makanan dengan kecerdasan buatan (AI).

     5. Tren Bisnis

    (sumber foto: hipwee.com)

    Tentunya harus turut disimak, bahwasanya tren bisnis turut berubah dari waktu ke waktu. Sejak bencana pandemi, banyak bisnis mengalami kerugian besar-besaran hingga tidak sedikit memilih untuk gulung tikar. Perekonomian serasa serat laju pertumbuhan akibat berkurangnya daya beli dan produksi. Di tahun ini, penggiat usaha dan bisnis beradaptasi dengan beberapa prediksi tren yang akan ada sepanjang tahun, seperti pengoptimalan penggunaan artificial intelligence (AI). Konsumen sekarang juga akan memilih dengan melihat nilai yang dibawa oleh sebuah bisnis. Katering makanan rumahan, kursus daring, stock photographer, video production, dan homecare service menjadi layanan yang banyak dicari sehingga memunculkan peluang bisnis lebih menjanjikan untuk dicoba.

    Nah itu dia beberapa prediksi ragam tren yang akan berkembang di sepanjang tahun ini. Walau tidak menutup kemungkinan akan muncul ragam tren lain seiring berjalannya waktu. Jika sudah mengetahui apa-apa saja yang kiranya akan digemari banyak orang, apakah itu artinya kamu Kopmania salah satu yang akan ikut memilih tren ini dan menjadi trendi?

    sumber foto sampul: femina.co.id

    (ayu pratiwi)

  • Koperasi “Kopma UGM” dalam Ceriwis Sosek FAPERTA UGM

    Staf Humas dan Gerakan, Nofita Ngaisaroh, berkesempatan menjadi pembicara dalam Ceriwis (Kewirausahaan Sukses), acara tahunan lembaga Jurusan Sosial Ekonomi Fakultas Pertanian UGM. Ceriwis diselenggarakan oleh Koperasi Mahasiswa Sosial Ekonomi Fakultas Pertanian UGM dan Divisi Kewirausahaan Keluarga Mahasiswa Sosial Ekonomi Fakultas Pertanian UGM, pada 19 November 2016. Bertempat di Ruang Aula 1 Faperta UGM, Ceriwis menampung segala antusiasme Mahasiswa Sosial Ekonomi dari tiga angkatan (2014, 2015, dan 2016) mengenai Koperasi dan Kewirausahaan.

    Nofita Ngaisaroh, memberi penjelasan mengenai perkoperasian di Indonesia masa kini yang bisa dibilang belum begitu berkembang dan maju seperti di negara-negara lain. Koperasi di Indonesia belum memiliki kekuatan yang cukup untuk meningkatkan perekonomian Indonesia. Nofita lebih jauh membahas mengenai generasi muda yang dituntut menciptakan lapangan kerja bukan hanya mencari kerja untuk meningkatkan perekonomian. Semakin gencarnya program kewirausahaan yang digalakkan oleh banyak pihak, tentu mempunyai tujuan demi mengatasi sedikitnya lapangan kerja dan banyaknya pencari kerja tersebut, terutama UGM yang sangat menggalakkan munculnya sociopreneur di lingkungan UGM sendiri. Dalam hal ini, jika dihubungkan antara koperasi dan kewirausahaan adalah mengenai permodalan dan perkembangan kehidupan koperasi dengan diperoleh dari dalam dirinya sendiri. Melalui usahanya sendiri, Koperasi dapat berkembang dan terus memajukan dirinya. Apalagi dengan prinsip koperasi yang berbunyi “Kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan” tentu bisa menjadikan kewirausahaan yang berbasis sosial.

  • Koperasi “Kopma UGM” Usai Selenggarakan RAT Ke-34

    Yogyakarta- Koperasi “Kopma UGM” telah selesai menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-34 yang berlangsung pada 2—4 Februari 2015 bertempat di Auditorium LPPT Unit II UGM. RAT ke-34 Koperasi “Kopma UGM” dihadari oleh perwakilan dari Kementrian Koperasi dan UMKM, perwakilan Gubernur D.I.Y, Kepala Dinas Perindustrian, Perdangan, dan Koperasi  Kabupaten Sleman, pengurus pusat maupun wilayah Forum Komunikasi Koperasi Mahasisa Indonesia (FKKMI), pengurus Himpunan Koperasi Mahaisswa Yogyakarta (HKMY), perwakilan koperasi mahasiswa se-D.I.Y, serta anggota Koperasi “Kopma UGM”.

    Mengangkat tema “Indegeneous Indonesia”,  bahwa koperasi tercipta dari budaya gotong royong dan tolerasi. Dengan koperasi kita bisa belajar berbudaya dan melestarikan budaya asli Indonesia. RAT Ke-34 Koperasi “Kopma UGM” membahas serta mengesahkan berbagai hal, antara lain: Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kepengurusan, RGBPK, RAPBK bidang, divisi, dan non divisi, pemilihan tim Cooperative Plan (CP), pemilihan tim AD/ART, serta pemilihan ketua umum dan ketua pengawas periode 2016/2017.

    Sementara itu, menurut Destri Karlina selaku ketua gugus Lembaga Penerbitan (LP) Koperasi “Kopma UGM” periode 2016/2017 mengatakan, “Penyelenggaraan RAT kali ini sudah baik. Semoga ke depannya dalam penyelenggaraan RAT, anggota lebih diedukasi mengenai RAT dan agenda-agenda yang terdapat didalamnya.”

    In shaa allah dengan amanah yang dititipkan, saya berusaha membawa Koperasi “Kopma UGM” untuk dapat mencapai target BSC yang telah disahkan pada RAT kali ini,” tandas Ufaioroh Nurulhayah selaku ketua umum Koperasi “Kopma UGM” periiode 2016/2017.

  • | |

    Kopma UGM Rilis Pengurus Baru dengan Kabinet “Akar Pradaya”

    Pada 12 Maret 2026, Koperasi Konsumen Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (KOPMA UGM) telah melaksanakan rapat kerja sekaligus perilisan kepengurusan baru untuk periode 2026/2027 dengan membawa nama kabinet “Akar Pradaya”. Kegiatan diselenggarakan di GIK UGM. Pada periode ini, kabinet mengalami sejumlah transformasi pada struktur organisasi, jumlah bidang, serta penambahan staf untuk meningkatkan kinerja kabinet secara positif dan profesional.

    Nama “Akar Pradaya” berangkat dari akronim konsep lima pilar utama organisasi yang saling terintegrasi dan menguatkan satu sama lain, yakni Adaptif (A), Kolaboratif (KA), Resiliensi (R), Proaktif (PRA), dan Berdaya saing (DAYA). Secara filosofis, “Akar” merepresentasikan fondasi yang kokoh, kerendahan hati, serta sumber kehidupan. Sementara, “Pradaya” dimaknai sebagai sumber energi atau kekuatan yang bersifat memberdayakan. Secara garis besar, budaya “Akar Pradaya” mencerminkan suatu landasan yang tidak hanya menopang dari dalam, tetapi juga menjadi sumber daya yang menguatkan dan menggerakkan keberlangsungan organisasi secara berkelanjutan.

    Berbekal pengalaman dan pengetahuan yang kuat terhadap koperasi, kabinet ini diketuai oleh Faisal Agymnastiar Rahmad Fradani (Pembangunan Ekonomi Kewilayahan, 2023). Melalui visi misinya, Kabinet Akar Pradaya berkomitmen untuk mengolaborasikan aspirasi, gagasan, dan pandangan dari para anggota sebagai pondasi kekuatan organisasi yang tidak hanya menguatkan dari luar, tetapi juga menghidupkan dari akar.

    Berbeda dari kabinet sebelumnya, terdapat beberapa perubahan struktural kepengurusan yang berfokus pada rasionalisasi kabinet. Transformasi tersebut ditandai dengan adanya pemisahan kembali bidang Media and Public Relations (MPR) menjadi bidang Public Relations (PR) dan Creative Media (CM), peniadaan departemen dengan melebur menjadi bidang, penyatuan Departemen Research and Tech menjadi bidang RnTD, penggabungan Departemen Aset dengan Bidang General Administration (GA), serta penambahan jumlah staf terutama pada Bidang Business and Partnership (BnP).

    Guna mengoptimalkan kinerja organisasi dengan lebih efisien, Kopma UGM membentuk 8 bidang utama yang masing-masing memiliki tugas dan kewajiban yang berlaku, di antaranya sebagai berikut:

    1. Member Resource Development (MRD), berkontribusi dalam meningkatkan kualitas anggota Kopma UGM melalui berbagai pelatihan dan program pengembangan diri. Selain itu, MRD juga memiliki tanggung jawab dalam proses rekrutmen anggota serta menciptakan ekosistem pembelajaran yang kondusif.
    • Ketua Bidang: Fatih Abiyu Ramadhan (Filsafat, 2024)
    • Staf Member Administration: Vanda Kamilia (Sastra Inggris, 2024), Zariba Arifah Chabsoh (Pengelolaan Hutan, 2024)
    • Staf Maintenance & Development: Muhammad Fahrudin Rosi (Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan, 2025)
    1. Business and Partnership (BnP), memiliki tanggung jawab dalam mengelola unit usaha Kopma UGM, menjalin kemitraan strategis, serta mengembangkan peluang bisnis baru guna mendukung keberlanjutan koperasi.
    • Ketua Bidang: Farrel Raditya (Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak, 2025)
    • Staf Business Development: Ade Dwi Wahyu S (Akuntansi Sektor Publik, 2025), Kharisma Jayanti P (Kimia, 2024), Alya Tri R (Pembangunan Ekonomi Kewilayahan, 2025), Riyanto (Kartografi Penginderaan Jauh, 2025),
    • Staf Marketing: Karin Fatika N (Manajemen Penilaian Properti, 2024), Husna Taqiyya (Produk Pengembangan Agroindustri, 2024)
    1. Human Resources Development (HRD), berperan pada pengelolaan sumber daya manusia dalam organisasi, mencakup pengembangan kompetensi pengurus serta upaya menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan harmonis.
    • Ketua Bidang: Viola Permata A (Teknik Industri, 2024)
    • Staf Recruitment & Development Departement: Ananda Revallina A. N (Manajemen, 2024)
    • Staf Remuneration & Generalist Departement: Aisya Putri Wildani (Akuntansi Sektor Publik, 2025)
    1. Finance, memiliki tanggung jawab dalam pengelolaan keuangan koperasi, meliputi pencatatan transaksi, perencanaan anggaran, serta menjaga transparansi finansial dalam organisasi.
    • Ketua Bidang: Rosinda Fitria Ababil (Akuntansi Sektor Publik, 2024)
    • Staf Finance Organization Department: Oktavia Putri Ramadhani (Akuntansi Sektor Publik, 2025)
    • Staf Finance Analyst Department: Mazaya Puteri Arani (Akuntansi, 2025)
    1. Public Relations (PR), ia membangun dan menjaga hubungan baik dengan publik, serta mengelola citra organisasi melalui komunikasi yang strategis dan terarah.
    • Ketua Bidang: Indah Amalia Indrayani (Bisnis Perjalanan Wisata, 2024)
    • Staf Public Relation: Reva Auralia Finasty (Perbankan, 2025), Tazkia Putri Zanaria (Ilmu Komunikasi, 2025)
    1. Creative Media (CM), mengelola konten dan identitas visual Kopma UGM dan menyampaikan informasi serta citra organisasi secara kreatif melalui berbagai media komunikasi.
    • Ketua Bidang: Kalisa (Teknik Fisika, 2024)
    • Staf Design: Aurellia Zahra Fahriza (Filsafat, 2025), Ganes Ommar Caprianda (Filsafat, 2025)
    1. General Administration (GA), bertugas mengelola administrasi organisasi serta memastikan data dan arsip terdokumentasi dengan baik.
    • Ketua BIdang: Mazaya Hadaina Nadhirani (Psikologi, 2024)
    • Staf Kearsipan: Umi Khusnul Khotimah (Manajemen Kebijakan Publik, 2024)
    • Staf Administrasi Fikriyan Budiana Asmi (Agronomi, 2025)
    1. Riset and Technology (RnTD), berfokus pada pengembangan riset dan pemanfaatan teknologi untuk mendukung pengambilan keputusan serta meningkatkan efektivitas program organisasi.
    • Ketua Bidang: Aurelia Fitri Sholehah (Teknik Fisika, 2023)
    • Staf Riset and Techology: Ahmad Nur Zaini (Antropologi Budaya, 2025), Saskia Salsabila (Sistem Informasi Geografis, 2025), Adrian Bayu Nugraha (Teknologi Rekayasa Elektro, 2024)

    Selain itu, terdapat Fungsi Kepengawasan yang diketuai oleh Mahdalena Shinta N (Bahasa Inggris, 2023), serta Isnaini Nur Maftukhah (Akuntansi Sektor Publik, 2023) dan Abhitah Luita J (Manajemen, 2024) sebagai anggota. Bidang ini memiliki fungsi penting untuk mengawasi kinerja koperasi dan menjaga segala proses operasional dalam organisasi tetap berdasarkan pada transparansi dan akuntabilitas.

    Pergantian kepengurusan ini diharapkan mampu melanjutkan budaya organisasi yang lebih baik melalui “Akar Pradaya”, sekaligus menghadirkan inovasi dan kebermanfaatan yang terus berkembang bagi setiap anggota. Selaras dengan misi Universitas Gadjah Mada, Kopma UGM juga diharapkan mampu memperkuat kerja sama antar berbagai elemen masyarakat guna menciptakan perubahan yang bermakna. 

    Secara konsisten, Kopma UGM terus berkomitmen untuk memberikan wadah kreativitas bagi mahasiswa yang tidak hanya berfokus pada bisnis, tetapi juga menjadi ekosistem belajar yang inovatif, inklusif, dan kolektif.

    Ditulis oleh: Tazkia Putri Zanaria

    #KopmaUGM2026 #KabinetAkarPradaya #KoperasiMahasiswa

  • DIKSARKOP 108

                DIKSARKOP adalah pendidikan dasar bagi anggota baru Koperasi “Kopma UGM” yang biasanya dilaksanakan 4 sampai dengan 5 bulan sekali. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan Koperasi “Kopma UGM” kepada anggota baru agar mereka dapat memahami dan mengerti apa sebenarnya yang dimaksud dengan Koperasi “Kopma UGM”. Hasil yang diharapkan adalah para anggota baru dapat memposisikan dirinya sebagaimana mestinya di Koperasi “Kopma UGM”.

                Hari pertama Pendidikan Dasar Koperasi “Kopma UGM” yang ke-108 ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 20 September 2014 bertempat di perpustakaan pusat UGM. Peserta DIKSARKOP dibagi dalam beberapa kelompok. Masing-masing kelompok menggunakan warna pakaian yang berbeda-beda guna memberikan “kekhasan” pada tiap-tiap kelompok. Kegiatan pada hari itu adalah menanamkan pemahaman kepada para peserta tentang Koperasi “Kopma UGM”, pengenalan pengurus, jajaran panitia DIKSARKOP 108, gugus komunitas, part-timer, dan lain sebagainya sejak pagi hingga sore. Dilanjutkan dengan pentas seni dari masing-masing kelompok.

    Pada hari yang kedua tepatnya 21 September 2014, setiap peserta dikumpulkan dan langsung diarahkan untuk melaksanakan kegiatan senam bersama di depan front-office Koperasi “Kopma UGM”. Setelah melaksanakan kegiatan yang pertama di hari kedua tersebut, mereka dibagi lagi ke dalam enam kelompok besar untuk mengikuti kegiatan selling contest di sepanjang jalan olahraga. Di sana peserta dilatih untuk menjadi seorang wirausahawan yang baik. Setelah itu dilanjutkan dengan kegiatan outbound yang dipandu oleh gugus trainer community.

    Setelah menjalani aktivitas yang cukup melelahkan sejak pagi hingga siang, peserta dipersilakan untuk beristirahat. Ketika istirahat sudah selesai, peserta dikumpulkan kembali di ruang sidang Koperasi “Kopma UGM” untuk memilih ketua angkatan DIKSARKOP 108. Ketua yang terpilih adalah Althof. Pada hari kedua ini diadakan kegiatan Open House bagi seluruh peserta DIKSARKOP 108 untuk memperkenalkan gugus-komunitas yang ada di Koperasi “Kopma UGM”. Kegiatan Open House ini diisi oleh perwakilan-perwakilan dari berbagai gugus komunitas dan jajaran pengurus yang ada di Koperasi “Kopma UGM”.

    Setelah Open House berakhir, acara dilanjutkan dengan tukar kado dan ritual yang wajib dilaksanakan setiap kali DIKSARKOP dilaksanakan. Acara pamungkas ditutup dengan foto bersama DIKSARKOP angkatan ke-108 bersama jajaran panitia.

    Adapun jajaran panitia DIKSARKOP-108 sebagai berikut   :

    v  Ketua Panitia              : Shiddiq Muhammad Isa

    v  Sekretaris                    : Rayi Agasti

    v  Bendahara                   : Nastiti Sendang Wening

    v  Acara                            : Edmund Handias Panggabean

    v  PDD                              : M. Erwin, Nisa, dan Andi Santoso

    v  Perlengkapan              : N.M.I.K.H. Tetuko dan Rikad V. Anoraga

    v  Dana Usaha                 : Siti Khusnul Khotimah dan Ira Noviantin

    v  Konsumsi                    : Nurbaiti dan Agam Barata.

    Dalam menyelenggarakan kegiatan DIKSARKOP 108 ini bukanlah hal yang terbilang mudah. Banyak halangan yang menghadang mulai dari miss-communication antar panitia sebelum hari-H, pengajuan proposal yang ditolak, perizinan, jumlah peserta yang jauh melebihi perkiraan, dan lain sebagainya. Lalu bagaimana panitia bisa mengatasinya? Tentu saja dengan belajar dari pengalaman dan kesalahan-kesalahan yang pernah dilakukan sebelum hari-H. Paniti memperbaiki cara komunikasinya dan saling melebur pada kegiatan DIKSARKOP 108. Walau sebelum kegiatan ini dilaksanakan panitia sempat mengalami kekhawatiran, tapi sungguh hasil yang mereaka peroleh di luar dugaan. Ini adalah hasil kerja nyata panitia sejak sekitar dua bulan sebelumnya bekerja keras.

    Shiddiq Muhammad Isa

    Ketua Panitia DIKSARKOP 108