Donasi Koperasi Peduli: Berbagi Kebaikan Berkah Ramadhan

Pandemi COVID-19 yang melanda dunia dalam beberapa bulan terakhir membawa dampak yang cukup besar bagi kehidupan manusia dalam berbagai bidang. Mulai dari bidang kesehatan, pendidikan, pertahanan, hingga ekonomi. Selama wabah ini merebak, perekonomian dunia anjlok dan sangat terdampak. Akibatnya banyak pekerja yang kehilangan pekerjaan hingga dirumahkan.

Koperasi “Kopma UGM” sebagai lini usaha yang bergerak di bidang ekonomi bisnis dan usaha tentunya merasakan hal yang serupa. Dalam menyikapi hal ini, sebagai salah satu bentuk nyata Corporate Social Responsibility, Koperasi “Kopma UGM” mencoba memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat dengan membuka program CSR yang diberi nama Donasi Koperasi Peduli. Tema yang diusung adalah “Berbagi Kebaikan Berkah Ramadhan”. Dalam situasi pandemi ini, terlebih lagi di bulan Ramadan yang penuh kemuliaan dan keberkahan, Koperasi “Kopma UGM” mencoba memfasilitasi Kopmania dan masyarakat yang ingin berbagi rezeki dan peduli kepada sesama. Adapun waktu pelaksanaan donasi ini ialah pada bulan Ramadhan 1441 H, mulai tanggal 1 hingga 14 Mei 2020 dengan rincian timeline sebagai berikut:

• 1 Mei : Rilis poster open donasi.
• 1-14 Mei : Open Donasi
• 15-17 Mei : Penyaluran donasi
• 18 Mei : Laporan hasil donasi

Sasaran program donasi ini dibuka untuk seluruh anggota Kopma maupun masyarakat umum. Donasi akan disalurkan melalui Lembaga Penyaluran Donasi Kemanusiaan untuk kemudian didistribusikan kepada yang membutuhkan. Adapun tujuan dari program ini yaitu sebagai bentuk tanggungjawab sosial dan partisipasi koperasi terhadap masyarakat, dengan ikut serta bersama-sama melawan wabah covid-19. Bentuk donasi dapat berupa uang tunai yang diterima melalui transfer rekening bank dan dompet digital lainnya dengan rincian sebagai berikut:

– BRI : 701101011455533 (a.n. ASEP MAHENDRA)
– BNI : 0902783338 (a.n. FADIA NISYA PRASANTI)
– Mandiri: 1370016563609 (a.n. MILADIYATU TSANIA ZU)
– Gopay : 085865863448 (a.n. Tsania Zulfa)
– OVO : 085865863448 (a.n Tsania Zulfa)
– DANA : 082284187094 (a.n. Asep Mahendra)

Untuk detail donasi bisa dicek melalui link ugm.id/DonasiKoperasiPeduli2020 atau melalui CP: Asep Mahendra (082284187094); Tsania Zulfa (082284187094).

Yuk, kita sisihkan sebagian rezeki kita di Bulan Ramadhan yang penuh berkah dengan membantu sesama selama masa pandemi. Semoga amal baik kita diterima dan dapat menjadi tabungan pahala kebaikan di akhirat kelak. Terima kasih.

AFTER REPORT DONASI KOPERASI PEDULI

Alhamdulillah, donasi yang diberikan oleh teman-teman semua sudah disalurkan melalui RZIS UGM. Semoga donasi yang diberikan teman-teman dapat membawa berkah bagi kita semua.

Pasca menyaluran donasi Koperasi Kopma UGM dengan Badan Penyaluran Donasi/Zakat/Shodaqoh (RZIS UGM) pada (tanggal penyaluran) kami selaku pihak Koperasi “Kopma UGM” hendak menyampaikan data dan dokumentasi donasi secara spesifik. Penyaluran donasi disalurkan ke berbagai kalangan masyarakat, mulai dhuafa, penyandang disabilitas, dan lain sebagainya.

Adapun rincian data penyaluran donasi sebagi berikut.

Adapun dokumentasi penyaluran donasi tersebar untuk masyarakat yang membutuhkan dari berbagai kalangan.

Demikian muara akhir penyaluran donasi Koperasi Kopma UGM hingga sampai pada masyarakat yang membutuhkan. Kami mengucapkan terima kasih bagi semua pihak yang terlibat, baik penyumbang donasi, kerjasama RZIS UGM dalam penyaluran, dan pihak-pihak lainnya. Kami juga memohon maaf apabila masih banyak kekurangan dan beberapa hal yang kurang berkenanan.

Semoga semangat kegotong-royongan dan berlomba-lomba dalam menempuh kebajikan senantiasa menyertai dalam kehidupan kedepan.

 

Similar Posts

  • Koperasi “Kopma UGM” Ikuti ICA-AP Workshop on Youth and Campus Cooperative 2015

    Yogyakarta-Koperasi “Kopma  UGM” kembali berpartisipasi di forum Internasional yang diselenggarakan oleh International Cooperative Alliance Asia Pacific di Bangkok, Thailand, pada tanggal 16 s.d 20 September 2015. Dalam kesepatan ini Koperasi “Kopma UGM” diwakili oleh Muhammad Fajri Saptaji (Ketua Umum) dan Nur Lutfiana Widiastuti (Kabid. Humas dan Gerakan) memaparkan country report di forum member ICA-AP sebagai best consumer cooperative dari Indonesia.

    Dalam workshop ini ICA-AP berkolaborasi dengan Cooperative League of Thailand dengan mengambil  tema “moving towards sustainable growth and development in the cooperative decade”.Tema ini  diambil untuk bisa memberikan pemahaman kepada pemuda penggerak koperasi agar tetap bisa sustainable ditengah perkembangan zaman abad ke-21. Workshop untuk youth dan campus cooperative ini dihadiri oleh Pakistan, Nepal, Bhutan, India, Thailand, Malaysia, Indonesia, Kamboja,  Filipina, Tiongkok, Korea Selatan dan Jepang.

    Workshop ini dibuka oleh member ICA Board termuda yaitu Mr. Aditya Yadav. Dalam sambutanya, Aditya Yadav mengatakan bahwa koperasi merupakan solusi bisnis yang terbaik dan pemuda harus ikut serta dalam membangun dunia menjadi lebih baik lagi. Hal yang menarik dari workshop ini adalah keynote address dari Mr. Matthieu Cognac, ILO Regional Office Asia-Pacific tentang youth employment.Matthieu mengatakan bahwa koperasi pada zaman sekarang tidak hanya sekedar wadah untuk menghantarkan pemuda menjadi pekerja atau pengusaha tetapi apapun pilihan yang akan diambil, pemuda dapat mempunyai dapak positif  bagi dunia.

     Tidak kalah penting, materi tentang understanding cooperative principles through ICA guidence notes disampaikan langsung oleh Prof. Yashavantha Dongre, Co-secretary ICA-AP. Dalam kesempatan ini, ICA-AP memberikan penjelasan tentang prinsip-prinsip koperasi dan catatan bagaimana menjalankan prinsip tersebut.Sebagai contoh, pada penjelasan prinsip pertama yaitu keanggotaan yang terbuka dan sukarela. Koperasi membuka peluang kepada siapa saja yang ingin menjadi anggota dan menikmati kebermanfaatan yang diberikan oleh koperasi. Namun, hal yang harus diperhatikan yaitu koperasi mempunyai fokus dalam memberikan kebermanfaatan kepada anggota. Semisal, koperasi petani memberikan kebermanfaatan kepada anggota berbentuk 1 karung pupuk gratis setiap bulan untuk 1 orang anggota. Apakah jika ada seorang dosen yang ingin menjadi anggota koperasi petani tidak diperbolehkan? Tentu saja boleh, namun yang menjadi peranyaan kebermanfaatan apa yang akan diperoleh oleh dosen tersebut, saat koperasi hanya menyediakan 1 karung pupuk gratis setiap bulan untuk 1 orang anggota. Saat koperasi petani fokus pada pemberian pupuk gratis, tidak menutup kemungkinan pada tahun selanjutnya koperasi tersebut dapat memberikan tidak hanya 1 karung, tapi 2 hingga 10 karung pupuk gratis setiap bulan untuk 1 orang anggota. Itu artinya, homogenitas membership itu bukan diartikan sebagai pembatasan, tetapi merupakan bentukpemfokusan koperasi dalam memberikan kebermafaatan kepada anggota.

    Dalam workshop ini terdapat 3 subtema yang menjadi bahan diskusi, sharing ide dan pengalaman antar delegasi dari tiap negara. Tema pertama yaitu tentang youth and campus cooperative in promoting ethical consumption diawali dengan presentasi dari delegasi Korea Selatan.  Tema kedua yaitu financial literacy diawali dengan laporan perkembangan dari delagasi Nepal. Kemudian tema ketiga yaitu career development support dengan studi kasus yang telah dilakukan oleh university co-op in Japan. Di kesempatan ini Koperasi “Kopma UGM” berdiskusi tentang tema ketiga bersama dengan delegasi dari India, Malaysia, Jepang dan didampingi oleh International resource person, Dina Faoziah dari NFUCA Jepang.

    Para delegasi juga diajak untuk melihat langsung praktek koperasi kampus di Chulalongkorn University dan Kasetsart University. Selain itu ada perlombaan poster yang bertujuan untuk mengetahui seberapa paham para aktivis muda koperasi tentang koperasi di abad ke-21 ini. Secara keseluruhan banyak hal yang bisa kita ambil dari workshop kali ini. Tidak hanya dalam pengembangan strategi koperasi pemuda di Indonesia, tetapi juga memperbarui kembali pemahaman identitas dan jati diri koperasi.

  • Kopma UGM Mendominasi di NCC 2018

    Akhir pekan kemarin (6/5) menjadi akhir pekan membahagiakan bagi Koperasi “Kopma UGM”. Pasalnya, tiga dari empat tim delegasi Koperasi “Kopma UGM” berhasil memborong piala di ajang National Cooperative Concourse 2018. Rangkaian acara yang digelar tanggal 5-6 Mei 2018 lalu ini mengusung tema “Kesiapan Koperasi Menghadapi Era Ekonomi Digital”. Adapun para pejuang yang telah mengharumkan nama Koperasi “Kopma UGM” dalam sesi Lomba Cerdas Cermat Koperasi (LCCK) NCC adalah: Annisa Ni’ma, Umar Al Faruq, dan Afif Muflih (Juara 1); Andika Saputra, Fatona Nur, dan Novita Wila (Juara 3); serta Abimanyu Arya, Dewi Arifia, dan Noviana Endah (Juara Harapan 1).

    National Cooperative Concourse atau NCC merupakan ajang kompetisi tahunan antar koperasi mahasiswa tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Koperasi Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (Kopma UNY). Bertempat di Ballroom Hotel UNY, rangkaian acara hari pertama dimulai dengan seminar nasional bersama dua pembicara, Dr. Joko Suprianto, S.H., M.M. selaku pemilik Grand Citra Zamzam 1001 Unit dan beberapa perusahaan lain, serta Achmad Sirojuddin selaku CEO Inspira Indonesia. Materi yang disampaikan berkaitan dengan tema yang diusung, termasuk bagaimana konsep Crowdfunding dan penerapannya dalam sistem bisnis Indonesia. Kemudian, dipaparkan technical meeting pelaksanaan LCCK, dan diakhiri dengan babak penyisihan LCCK untuk menyaring peserta ke babak semi final.

    Dari hasil babak penyisihan, 10 tim termasuk empat tim delegasi Kopma UGM berhasil masuk ke babak semifinal yang dilaksanakan di hari kedua. Setelah kembali beradu pengetahuan, tiga tim dari Kopma UGM diumumkan lolos ke babak final bersama delegasi dari Kopma Universitas Siliwangi dan Kopma UNY. Sementara satu delegasi Kopma UGM lain harus puas dengan peringkat sepuluh besar. Saat diwawancarai usai lomba, Anisa Ni’matussholiha dari Manajemen Sekolah Vokasi mengaku senang dan tidak menyangka mampu menghadapi kompetisi ini, bahkan sampai menyabet juara pertama. Hal serupa juga diungkapkan Novita Wila, mahasiswa Pembangunan Ekonomi Kewilayahan Sekolah Vokasi yang merupakan salah satu anggota tim peraih juara 3, “Eggak nyangka, rasanya deg-degan, senang, gitu deh.” Sementara itu, Muhammad Anharulfikri, Ketua Umum Koperasi “Kopma UGM” mengaku sangat bangga sebab kemenangan ini semakin menunjukkan kemampuan kader Koperasi “Kopma UGM”.

    Melihat ragkaian acara perlombaan, perlu diakui perjuangan Anisa dan kawan-kawan tidaklah mudah dan instan. Novita mengungkapkan perlunya mempersiapkan strategi sebelum maju di kompetisi. Selain itu, tidak lupa Novita dan tim memantapkan niat serta selalu menyemangati satu sama lain. Lebih lanjut, Anisa menceritakan persiapan materi terkait serta adanya pembagian peran masing-masing anggota tim. Adapun materi yang dilombakan termasuk sejarah koperasi, peraturan pemerintah tentang koperasi, peraturan menteri, dan perkembangan koperasi.

    Walaupun kemenangan ini terasa manis, tim delegasi Koperasi “Kopma UGM” tetap menghadapi beberapa kesulitan selama lomba berlangsung. Terkadang, delegasi lupa terhadap materi yang telah dipelajari ketika mengerjakan soal. Meskipun begitu, hal ini tak meruntuhkan semangat tim untuk berkompetisi. Salah satu anggota tim delegasi berpesan untuk jangan pernah takut bersaing. Anhar selaku Ketua Umum Koperasi “Kopma UGM” juga berharap agar Koperasi “Kopma UGM” bisa terus menjuarai kompetisi-kompetisi antar koperasi dan terus menunjukkan kemampuannya. Lebih lanjut, sumbangsih kemenangan untuk Koperasi “Kopma UGM” ini sekaligus menjadi harapan agar Koperasi “Kopma UGM” bisa lebih maju, baik dari segi pendidikan maupun kerja samanya, serta mampu menjadi badan usaha modern berbasis digital yang terus menyejahterakan anggota dan masyarakat.

  • |

    Ragam Tren 2021: Simak dan Ikuti agar Trendi

    Tahun 2020 telah berlalu, ucapkan selamat datang pada 2021. Setahun yang menurut sebagian besar orang sebagai tahun yang sangat tidak menyenangkan, akhirnya telah terlewati menjadi masa lalu. Kini, saatnya kita menyambut dan bersiap menghadapi setiap hal baik di tahun baru. 2021 siap menyapa dengan beragam hal menarik yang tidak lain merupakan buah ide pikiran orang-orang hebat di dunia ini. Mengulik tren atau perkembangan mode, tiap tahun memiliki gaya khasnya tersendiri. Begitu juga telah munculnya prediksi ragam tren yang akan eksis sepanjang tahun ini. Apa saja mereka? Ayo coba disimak!

    1. Tren Teknologi                       

    (Sumber foto: id.techinasia.com)

    Salah satu hal yang menjadi perhatian akibat bencana pandemi, teknologi dan internet kini menjadi hal lumrah. Hampir dikenal oleh seluruh kalangan, internet dan media sosial mengalami peningkatan akses yang tinggi sejak kebijakan pembatasan sosial digencarkan. Tren penggunaan media sosial dan layanan digital masih akan berlanjut di tahun ini dan sangat mungkin semakin meningkat. Pengembangan pelayanan berbasis digital dilakukan oleh perusahaan teknologi untuk kenyamanan dan kemudahaan pengguna. Perubahan kegiatan berbasis daring membuat sejumlah platform kini melejit secara penggunaan. Sebut saja platform video conference Zoom dan kawannya, media sosial Tiktok, Instagram, dan lainnya, kemudian aplikasi chatting WhatsApp, menjadi beberapa hal yang digandrungi masyarakat.

     

    1. Tren Lifestyle

    (sumber foto: wolipop.detik.com)

    Berbicara soal lifestyle erat kaitannya juga dengan hobi yang menjadi aktivitas rutin kegemaran seseorang. Pembatasan sosial sebagai kebijakan yang diindahkan sebagian besar masyarakat, membuat mau tidak mau adaptasi lifestyle turut terjadi. Banyak kebiasaan baru muncul di tengah masyarakat. Mulai dari kegiatan berhubungan dengan kesehatan, aktivitas harian, hingga hiburan kini diadaptasikan agar dapat dilakukan di rumah saja. Yang menjadi tren lifestyle melejit di akhir tahun kemarin hingga diprediksi masih akan berlanjut tahun ini adalah seperti, kegiatan mendekorasi rumah, memelihara ikan hias, berkebun tanaman hias, memasak, hingga olahraga ringan dari rumah.

     

    1. Tren Fashion and Beauty

    (sumber foto: haidiva.com)

    Berbicara perihal tren, tentu fashion menjadi hal yang tidak bisa dilewatkan. Telah diketahui bersama, pasal fashion menjadi target penggiat tren dunia setiap tahunnya. Melahirkan beragam corak, motif, rupa, dan bentuk mengiri pembedaan tren fashion tiap waktunya. Di tahun 2021 ini, yang menjadi sorotan dunia fashion di antaranya seperti masker kain beragam corak, motif tie dye, outfit oversized, warna pastel dan earth tone, dan sneakers. Mengikuti fashion sebagai lifestyle, beauty atau kecantikan juga mengalami tren menarik di tahun ini. Konsep perawatan dan riasan minimalis, warna riasan cerah, alis yang lebih berani, dan DIY masker organik adalah ragam tren pada dunia kecantikan. Begitu juga dengan semakin melejitnya skin care di kalangan milenial, baik wanita maupun pria.

     

    1. Tren Kuliner

    (sumber foto: iStock)

    Makanan atau kuliner turut mendapat pengaruh dari adanya pandemi yang tak kunjung usai. Tren makanan sehat diprediksi akan banyak mendapat sorotan dan favorit masyarakat. Mengingat perlunya menjaga stamina atau imun tubuh agar senantiasa terhindar dari paparan virus menjadi alasan utama pemilihan konsumsi makanan sehat diprioritaskan sejumlah masyarakat. Sejumlah makanan yang diprediksi digandrungi adalah seperti makanan dengan kandungan postbiotik, kopi rumahan, microgreens, makanan kaya rempah, makanan yang melawan perubahan iklim, dan inovasi makanan dengan kecerdasan buatan (AI).

     5. Tren Bisnis

    (sumber foto: hipwee.com)

    Tentunya harus turut disimak, bahwasanya tren bisnis turut berubah dari waktu ke waktu. Sejak bencana pandemi, banyak bisnis mengalami kerugian besar-besaran hingga tidak sedikit memilih untuk gulung tikar. Perekonomian serasa serat laju pertumbuhan akibat berkurangnya daya beli dan produksi. Di tahun ini, penggiat usaha dan bisnis beradaptasi dengan beberapa prediksi tren yang akan ada sepanjang tahun, seperti pengoptimalan penggunaan artificial intelligence (AI). Konsumen sekarang juga akan memilih dengan melihat nilai yang dibawa oleh sebuah bisnis. Katering makanan rumahan, kursus daring, stock photographer, video production, dan homecare service menjadi layanan yang banyak dicari sehingga memunculkan peluang bisnis lebih menjanjikan untuk dicoba.

    Nah itu dia beberapa prediksi ragam tren yang akan berkembang di sepanjang tahun ini. Walau tidak menutup kemungkinan akan muncul ragam tren lain seiring berjalannya waktu. Jika sudah mengetahui apa-apa saja yang kiranya akan digemari banyak orang, apakah itu artinya kamu Kopmania salah satu yang akan ikut memilih tren ini dan menjadi trendi?

    sumber foto sampul: femina.co.id

    (ayu pratiwi)

  • Delegasi Koperasi “Kopma UGM” Ikuti Dikmenkop Se-Jawa

    Yogyakarta-Delegeasi Koperasi “Kopma  UGM” mengikuti Dikmenkop se-Jawa yang diselenggarakan oleh Koperasi Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang dilaksanakan pada Jum’at (20/11) sampai Minggu (21/11) di Universitas Negeri Semarang dan Villa Bukit Ungaran. Kegiatan ini bertujuan untuk menanam jiwa ekonomi kerakyatan dan ideologi koperasi pada generasi muda. Dengan mengusung tema Membangun Generasi Emas menuju Koperasi Unggul, acara ini diikuti sekitar 60 peserta yang berasal dari berbagai Koperasi Mahasiswa di Jawa.

    Pada hari pertama, acara dimulai pukul 15.30 WIB dengan Opening Ceremonydan dilanjutkan dengan  materi tentang Ideologi Koperasi Lanjut dan Studi Kelayakan Usaha KUD Ritel yang disampaikan oleh Dr.Litani Satyawati dari Koperasi Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang dan Ketua Umum dan Penasehat Koperasi Warteg Nusantara.  Setelah itu, acara dilanjutkan dengan acara  makan malam bersama dan ramah tamah antarpeserta.

    Pada hari kedua, para peserta pun menuju lokasi kedua, yaitu Penginapan Bukit Lerep Indah Ungaran. Kemudian kegiatan pun dilanjutkan dengan materi mengenai Manajemen Keuangan dan Manajemen Risiko yang disampaikan oleh Maya Nihayah, S.E, M.Si dari Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarangdan. Pada sore harinya, para peserta pun melakukan kegiatan outbond dan tepat pukul 18.30 WIB acara dilanjutkan dengan materi Achievement Motivation Training dan Power of Negotiation yang disampaikan oleh Syarif Hidayat dari Ketua Majelis Tinggi HGNKPI dan Syaifudin Zahri, S.E.M.Si dari Staff Ahli .Kemudian, acara pun ditutup dengan acara penampilan Seni dari para peserta.

    Pada hari terakhir, tepat pukul 07.30 WIB para peserta  Dikmenkop se-Jawa 2015 melakukanClosing Ceremony dan dilanjutkan dengan acara  kunjungan ke UMKM Center Jawa Tengah dan Obyek wisata kota  Semarang, yakni Lawang Sewu. Acara pun berakhir pukul 15.00 WIB dan para peserta pun kembali ke kota masing-masing. Walaupun hanya berlangsung selama tiga hari, banyak ilmu dan pengalaman yang didapatkan dari kegiatan tersebut. Harapannya, melalui kegiatan inilah semangat para generasi muda dalam perkoperasian akan semakin kuat sehingga dapat menjadi pemimpin bangsa yang berintegritas tinggi.

  • Uprgrading Pandikorg 27

    CAdeXpfUgAEQdIU.jpg large

    Yogyakarta- Jum’at, 20 Maret 2015, bidang Pengembangan Sumber Daya Anggota (PSDA) Koperasi “Kopma UGM” periode 2015/2016 telah menyelenggarakan upragding untuk panitia pendidikan organisasi (dikorg) Koperasi “Kopma UGM” yang ke-27 pada hari Kamis, 19 Maret 2015 di Ruang Sidang Koperasi “Kopma UGM” pukul 19.00—21.30 WIB dan dihadiri oleh sepuluh orang.

    Menurut Anjar Pramesty selaku staf PSDA Koperasi “Kopma UGM” periode 2015/2016 mengatakan, “Tujuan dari diselenggrakan upgrading pandikorg 27 adalah untuk meningkatakan team building dalam kepanitian dikorg sehingga harapannya kinerja mereka semakin baik ke depannya.”

    Acara upgrading kali ini diisi dengan tiga game yang dipandu oleh Trainer Community Koperasi ‘Kopma UGM”. Game pertama yang dimainkan adalah seven bomb. Selanjutnya, game kedua yakni menyanyikan lagu yang berjudul Naik Delman. Tujuan dari game kedua ini adalah untuk melatih konsentrasi serta kekompakan panitia pendidikan organisasi ke-27. Terakhir, game ketiga adalah Describing & Guessing.

    Seusai bermain tiga game, acara dilanjutkan dengan penyampaian makna dan filosofi yang terkadung dalam ketiga permainan tersebut hingga pukul 21.30 WIB. Setelah itu peserta dan pemateri berpamitan pulang menuju rumah masing-masing. (Humas Kopma UGM / Rusli Akhmad Junaedi).

     

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.